Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementasi Program Perlindungan Khusus Anak di Kota Surakarta Oktaviani, Rizka Dyah; Mulyadi, Asal Wahyuni Erlin
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v4i1.89075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan kinerja implementasi program perlindungan khusus anak Kota Surakarta. Kota Surakarta dipilih karena kasus kekerasan terhadap anak di Kota Surakarta masih meningkat. Hal ini bertolak belakang dengan kondisi Kota Surakarta yang mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak Utama selama 6 kali berturut-turut. Maka perlu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surakarta dalam rangka perlindungan khusus anak mulai dari upaya pencegahan, penanganan dan pengurangan resiko terhadap kasus kekerasan terhadap anak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses dan kinerja implementasi program perlindungan khusus anak di Kota Surakarta belum berjalan dengan baik. Masih mengalami kendala yaitu pada aspek sumber daya masih dirasa kekurangan personil, masyarakat kurang memililiki pemahaman tentang kasus kekerasan dan alur pelaporannya karena sosialisasi belum dilakukan secara merata. Sehingga kesimpulannya, tujuan program untuk mengurangi kasus kekerasan pada anak belum tercapai karena kasus kekerasan pada anak masih meningkat setiap tahunnya Namun secara keseluruhan, DP3AP2KB telah melakukan upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak secara optimal.
Implementasi Strategi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Madiun Nurvitasari, Diana; Mulyadi, Asal Wahyuni Erlin
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v5i2.101420

Abstract

Pemerintah Kabupaten Madiun termasuk dalam daerah fokus stunting tahun 2021 dengan penurunan kasus signifikan dari 2018 ke 2022. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi strategi program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Madiun. Penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara informan yang dipilih secara purposive dan studi dokumentasi terhadap dokumen terkait. Data dianalisis dengan metode interaktif Miles & Huberman dengan validasi data berbasis triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi program percepatan penurunan stunting Kabupaten Madiun memenuhi empat dari lima aspek. Kabupaten Madiun memiliki lima instrumen strategi dengan dua fokus yakni intervensi gizi, ketahananan pangan dan gizi serta komunikasi perubahan perilaku. Pada aspek sasaran operasional, terdapat 12 program yang digunakan untuk mencapai sasaran operasional strategi. Kedua, pengorganisasian SDM diatur oleh Keputusan Bupati Madiun Nomor 100.3.3.2/623/KPTS/402.013/2023 yang memuat struktur TPPS Kabupaten Madiun. Ketiga, pengarahan dan komunikasi didukung oleh 11 jenis rapat. Keempat, alokasi anggaran program dan kegiatan intervensi Kabupaten Madiun belum memenuhi rekomendasi RAN PASTI mengenai alokasi ideal intervensi. Kelima, pemantauan dan peninjauan ulang pelaksanaan strategi melalui persiapan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan penilaian kinerja pemerintah kabupaten oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Rekomendasi penelitian yakni untuk mengaktifkan kembali dan meningkatkan sistem satu data oleh Dinas Kominfo Kabupaten Madiun untuk mendukung pengelolaan data dan pelaksanaan intervensi.
Implementasi Strategi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Madiun Nurvitasari, Diana; Mulyadi, Asal Wahyuni Erlin
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v5i1.102893

Abstract

Pemerintah Kabupaten Madiun termasuk dalam daerah fokus stunting tahun 2021 dengan penurunan kasus signifikan dari 2018 ke 2022. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi strategi program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara kepada informan yang merupakan pelaksana program serta melalui kajian pada dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi program percepatan penurunan stunting Kabupaten Madiun memiliki lima instrumen strategi dengan dua fokus yakni intervensi gizi, ketahananan pangan dan gizi serta komunikasi perubahan perilaku. Pada aspek sasaran operasional, terdapat 12 program yang digunakan untuk mencapai sasaran operasional strategi. Pengorganisasian SDM diatur oleh Keputusan Bupati Madiun Nomor 100.3.3.2/623/KPTS/402.013/2023 yang memuat struktur Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Madiun. Pengarahan dan komunikasi didukung dengan pertemuan rutin dengan agenda yang beragam seperti persiapan, koordinasi, rembuk stunting, dan evaluasi. Alokasi anggaran program dan kegiatan intervensi belum memenuhi rekomendasi alokasi ideal intervensi yang sudah ditentukan yaitu 25% spesifik, 70% sensitif, dan 5% koordinatif dalam Peraturan BKKBN Nomor 12 Tahun 2021 (RAN PASTI). Pemantauan dan peninjauan ulang pelaksanaan strategi melalui persiapan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan penilaian kinerja pemerintah kabupaten oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur terlaksana sesuai rencana. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan program penurunan stunting di Kabupaten Madiun didukung oleh aspek sasaran operasional, pengorganisasian, pengarahan dan komunikasi, serta pemantauan dan peninjauan ulang. Meskipun, alokasi anggaran belum memenuhi alokasi ideal dengan capaian 35,77% spesifik, 64,23% sensitif, dan 0,17% koordinatif.