Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengembangan Media Video Tutorial Teknik Pengoperasian Mesin Jahit (Manual, Portable & Highspeed) Mata Pelajaran Teknik Dasar Menjahit Siswa Kelas X Tata Busana SMK Negeri 5 Kerinci Sherlita; Nelmira, Weni; Adriani; Husni, Rafikah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/g1qccn05

Abstract

Pembelajaran Teknik Dasar Menjahit pada materi pengoperasian mesin jahit (manual, portable & highspeed) masih menggunakan media pembelajaran powerpoint, jobsheet dan modul ajar sebagai media utama dalam pembelajaran yang menyebabkan siswa kesulitan dalam memperhatikan langkah-langkah pengoperasian mesin jahit (manual, portable & highspeed). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan serta mendeskripsikan validitas dan praktikalitas pengembangan media video pembelajaran teknik pengoperasian mesin jahit (manual, portable & highspeed). Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4D. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan angket(kuesioner). Media video ini divalidasi oleh 4 orang ahli dibidang media dan materi, dan praktikalitas di nilai oleh guru mata pelajaran dan siswa. Teknik analisis data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan menguji validitas dan praktikalitas video tutorial pengoperasian mesin jahit (manual, portable & highspeed). Hasil uji validasi media diperoleh skor 87% kategori sangat valid dan hasil uji validasi ahli materi diperoleh skor 94% kategori sangat valid sehingga keseluruhan validitas diperoleh skor 90.5% dengan kategori sangat valid. Sedangkan hasil uji praktikalitas guru mata pelajaran diperoleh skor 100% dengan kategori sangat praktis dan uji praktikalitas siswa diperoleh skor 92% dengan kategori sangat praktis, sehingga media video tersebut layak digunakan pada proses pembelajaran Teknik Dasar Menjahit. Hal ini berpotensi meningkatkan partisipasi aktif siswa, memperjelas pemahaman langkah-langkah teknis pengoperasian mesin jahit, dan pada akhirnya dapat berkontribusi pada peningkatan hasil belajar psikomotorik serta capaian akademik siswa, khususnya dalam mengatasi ketuntasan belajar di atas standar KKM yang sebelumnya belum tercapai.
Pengaruh Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan terhadap Minat Berwirausaha Bidang Busana Siswa Kelas XII Jurusan Tata Busana SMKN 1 Merangin Almirah, Icasia; Nelmira, Weni; Pradana, Samuel Martin; Husni, Rafikah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jktn2w15

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena banyak siswa SMK yang tidak menunjukkan minat yang tinggi untuk berwirausaha setelah melaksanakan Praktik Kerja Lapangan sehingga belum diketahui pengaruh Praktik Kerja Lapangan terhadap minat berwirausaha. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan terhadap minat berwirausaha siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto yang telah dilakukan di SMK Negeri 1 Merangin. Sampel penelitian adalah siswa kelas XII Tata Busana, diperoleh menggunakan teknik total sampling sebanyak 60 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Pada Penelitian ini dilaksanakan analisis deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis dengan menggunakan uji linear sederhana. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Pelaksanaan praktik kerja lapangan menunjukkan pada kategori tinggi yaitu 81%. (2) Minat berwirausaha bidang busana pada kategori skor tinggi yaitu 73%. (3) Terdapat pengaruh antara pengalaman praktik kerja lapangan terhadap minat berwirausaha. Hasil penelitian menunjukan nilai R Square sebesar 0,882 yang artinya bahwa Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan memberikan pengaruh sebesar 88,2% terhadap minat berwirausaha bidang busana siswa. Sedangkan 11,8% dipengaruhi oleh faktor lain, yang tidak diteliti pada penelitian ini. Implikasi praktis dari temuan penelitian ini bagi pihak sekolah dan pengambil kebijakan adalah perlunya penguatan kualitas dan relevansi pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan sebagai strategi utama dalam menumbuhkan minat berwirausaha siswa SMK.
Optimalisasi limbah industri busana untuk hiasan busana dengan pendekatan zero waste dalam program pemberdayaan ibu PKK Nagari Sungai Jambu Hadiastuti Hadiastuti; Rafikah Husni; Siska Miga Dewi; Puji Hujria Suci
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.34184

Abstract

AbstrakLimbah industri busana merupakan salah satu konstributor utama limbah tekstil yang berdampak signifikan terhadap lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik dan tepat. Pendekatan zero waste menjadi solusi strategis untuk meminimalkan limbah dengan cara mendaur ulang dan memanfaatkan kembali material yang ada. Program ini bertujuan untuk memberdayakan ibu PKK di Nagari Sungai Jambu melalui pelatihan pemanfaatan limbah busana menjadi hiasan busana yang memiliki nilai estetika dan ekonomis. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan tahapan pelaksanaan meliputi: sosialisasi, penyampaian teori, pelatihan, demonstrasi, praktik, pendampingan, evaluasi, dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta terkait konsep zero waste, keterampilan teknis dalam pengolahan limbah tekstil, serta motivasi berwirausaha. Pelatihan ini juga berhasil menghasilkan berbagai karya hiasan busana berbasis limbah yang berpotensi dipasarkan secara lokal. Dengan demikian, program ini tidak hanya berkonstribusi pada pengurangan limbah tekstil, tetapi juga memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas melalui pemberdayaan perempuan. Kata kunci: zero waste; limbah industri busana; hiasan busana; pemberdayaan; ibu PKK. Fashion industry waste is one of the main contributors to textile waste that has a significant impact on the environment if not managed properly. The zero waste approach is a strategic solution to minimize waste by recycling and reusing existing materials. This program aims to empower PKK mothers in Nagari Sungai Jambu through training in the utilization of fashion waste into fashion ornaments that have aesthetic and economic value. The method used is Participatory Action Research (PAR), with implementation stages including: socialization, theory delivery, training, demonstration, practice, mentoring, evaluation, and follow-up. The results of the activity showed a significant increase in participants' knowledge related to the concept of zero waste, technical skills in processing textile waste, and entrepreneurial motivation. This training also succeeded in producing various waste-based fashion decoration works that have the potential to be marketed locally. Thus, this program not only contributes to the reduction of textile waste, but also strengthens the community-based creative economy through women empowerment. Keywords: zero waste; fashion industry waste; fashion embellishment; empowerment; women PKK.
Pengembangan Media Video Tutorial Teknik Pengoperasian Mesin Jahit (Manual, Portable & Highspeed) Mata Pelajaran Teknik Dasar Menjahit Siswa Kelas X Tata Busana SMK Negeri 5 Kerinci Sherlita; Nelmira, Weni; Adriani; Husni, Rafikah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/g1qccn05

Abstract

Pembelajaran Teknik Dasar Menjahit pada materi pengoperasian mesin jahit (manual, portable & highspeed) masih menggunakan media pembelajaran powerpoint, jobsheet dan modul ajar sebagai media utama dalam pembelajaran yang menyebabkan siswa kesulitan dalam memperhatikan langkah-langkah pengoperasian mesin jahit (manual, portable & highspeed). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan serta mendeskripsikan validitas dan praktikalitas pengembangan media video pembelajaran teknik pengoperasian mesin jahit (manual, portable & highspeed). Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4D. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan angket(kuesioner). Media video ini divalidasi oleh 4 orang ahli dibidang media dan materi, dan praktikalitas di nilai oleh guru mata pelajaran dan siswa. Teknik analisis data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan menguji validitas dan praktikalitas video tutorial pengoperasian mesin jahit (manual, portable & highspeed). Hasil uji validasi media diperoleh skor 87% kategori sangat valid dan hasil uji validasi ahli materi diperoleh skor 94% kategori sangat valid sehingga keseluruhan validitas diperoleh skor 90.5% dengan kategori sangat valid. Sedangkan hasil uji praktikalitas guru mata pelajaran diperoleh skor 100% dengan kategori sangat praktis dan uji praktikalitas siswa diperoleh skor 92% dengan kategori sangat praktis, sehingga media video tersebut layak digunakan pada proses pembelajaran Teknik Dasar Menjahit. Hal ini berpotensi meningkatkan partisipasi aktif siswa, memperjelas pemahaman langkah-langkah teknis pengoperasian mesin jahit, dan pada akhirnya dapat berkontribusi pada peningkatan hasil belajar psikomotorik serta capaian akademik siswa, khususnya dalam mengatasi ketuntasan belajar di atas standar KKM yang sebelumnya belum tercapai.
Pengaruh Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan terhadap Minat Berwirausaha Bidang Busana Siswa Kelas XII Jurusan Tata Busana SMKN 1 Merangin Almirah, Icasia; Nelmira, Weni; Pradana, Samuel Martin; Husni, Rafikah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jktn2w15

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena banyak siswa SMK yang tidak menunjukkan minat yang tinggi untuk berwirausaha setelah melaksanakan Praktik Kerja Lapangan sehingga belum diketahui pengaruh Praktik Kerja Lapangan terhadap minat berwirausaha. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan terhadap minat berwirausaha siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto yang telah dilakukan di SMK Negeri 1 Merangin. Sampel penelitian adalah siswa kelas XII Tata Busana, diperoleh menggunakan teknik total sampling sebanyak 60 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Pada Penelitian ini dilaksanakan analisis deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis dengan menggunakan uji linear sederhana. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Pelaksanaan praktik kerja lapangan menunjukkan pada kategori tinggi yaitu 81%. (2) Minat berwirausaha bidang busana pada kategori skor tinggi yaitu 73%. (3) Terdapat pengaruh antara pengalaman praktik kerja lapangan terhadap minat berwirausaha. Hasil penelitian menunjukan nilai R Square sebesar 0,882 yang artinya bahwa Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan memberikan pengaruh sebesar 88,2% terhadap minat berwirausaha bidang busana siswa. Sedangkan 11,8% dipengaruhi oleh faktor lain, yang tidak diteliti pada penelitian ini. Implikasi praktis dari temuan penelitian ini bagi pihak sekolah dan pengambil kebijakan adalah perlunya penguatan kualitas dan relevansi pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan sebagai strategi utama dalam menumbuhkan minat berwirausaha siswa SMK.
Cultural Wisdom in Fashion Design Learning: Bibliometric Meta-Analysis of Educational Trends Aryati, Yulia; Husni, Rafikah; Oktaviani, Vina; Hadiastuti, Hadiastuti
YASIN Vol 5 No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v5i4.6375

Abstract

The development of the fashion industry in the era of globalization demands adaptation to trends without abandoning cultural identity, making culture-based learning essential in fashion design education. This study aims to explore the integration of local cultural elements into the fashion design education curriculum and to assess its impact on learning through bibliometric analysis. The bibliometric method was conducted using Scopus data on publications related to fashion design and education, yielding 100 documents analyzed to identify publication trends, author and affiliation productivity, and the most cited articles. The findings reveal an annual publication growth rate of 14.9%, indicating rising interest in this topic. The analysis also identifies five of the most productive affiliations and authors, with major contributions from countries such as China, South Korea, and the United States. This study concludes that integrating local cultural values into fashion design education has considerable potential to be developed with the support of modern technology. The implications provide a foundation for developing a fashion design curriculum that is sustainable, adaptive, and culturally relevant amid the challenges of the global industry.
Video as a Virtual Teacher: Analysing the Effectiveness of Digital Media-Based Flat Pattern Design Learning Towards Quality Education Puspaneli; Puji Hujria Suci; Mimi Yupelmi; Sri Zulfia Nofrita; Ilham Zamil; Vina Oktaviani; Rafikah Husni; Reni Fitria; Hadiastuti; Hazevi Atila Yazel Aze; Yulia Aryati; Rima Agustia Utami
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 5 (2026): In Progress
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i5.15101

Abstract

This study examined the effectiveness of video tutorials in enhancing students’ cognitive understanding and psychomotor skills in Flat Pattern Design learning. A quasi-experimental pretest–posttest design was employed involving 30 fashion design students selected through purposive sampling. The instructional intervention utilized video tutorials that demonstrated each stage of the flat pattern design process, enabling students to review learning materials repeatedly and practice independently. Data were collected through cognitive achievement tests and psychomotor performance assessments and analyzed using descriptive and inferential statistics. The findings revealed statistically significant improvements in students’ learning outcomes following the intervention (p < 0.05). Cognitive achievement scores increased from pretest to posttest, accompanied by substantial gains in psychomotor performance. Classroom observations also indicated high levels of participation and engagement throughout the learning activities. These results suggest that video tutorials provide effective support for procedural learning by facilitating visual demonstration, self-paced practice, and skill mastery. The study contributes to the growing body of research on digital learning in vocational education by demonstrating the potential of video-based instruction to strengthen both conceptual understanding and practical competencies in fashion design courses