Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Authentic Research

Pengaruh Model Pembelajaran Role-Playing Berbantuan Media Wayang Kertas Terhadap Keterampilan Menyimak Siswa Kelas III SD Negeri 1 Aikmel Barat Rossada, Amrina; Parhanuddin, Lalu; Hakim , Arif Rahman; Taufiq, Muh.
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/vx6z7v10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran role playing berbantuan media wayang kertas terhadap keterampilan menyimak siswa kelas 3 SD Negeri 1 Aikmel Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen berbentuk pre-eksprimental dengan desain yang digunakan adalah one group pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik sampling purposive. Subjek penelitian ini terdiri dari 20 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes pilihan ganda, observasi dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan pada penelitian ini meliputi uji validitas instrument, reliabilitas instrument, uji normalitas dengan Shapiro wilk serta uji hipotesis menggunakan paired-sample T Test. Pada analisis deskriptif tes keterampilan menyimak siswa memperoleh rata-rata pretest 51,30 sedangkan rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 78,35. Berdasarkan Hasil uji normalitas menunjukkan nilai p-value >0,05 pada pretest maupun posttest, hal tersebut menunjukkan kedua data berdistribusi normal. Dari hasil perhitungan uji hipotesis apabila nilai sig < 0,05 maka terdapat pengaruh variabel x terhadap variabel y. setelah dilakukan uji paired sample T Test untuk keterampilan menyimak siswa telah diperoleh hasil sig. (2-tailed) 0,001 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh. Dengan demikian, hipotesis yang diajukan dapat diterima yaitu “” ditolak, sedangkan “” diterima, yang berarti adanya pengaruh model pembelajaran role playing berbantuan media wayang kertas terhadap keterampilan menyimak siswa pada materi teks narasi kelas 3 di SD Negeri 1 Aikmel Barat.
Implementasi Model Project-Based Learning (Pjbl) Berbasis Budaya Lokal Dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Moyot Suptiani, Yulinda; Parhanuddin, Lalu; Sulastri, Andi; Rohini
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/d722xf12

Abstract

Abstrak Budaya Sasak sebagai kearifan lokal mulai tergerus oleh pengaruh globalisasi, sehingga siswa kurang mengenal dan menginternalisasi nilai-nilai luhur budayanya sendiri. Hal ini berimbas pada lemahnya pembentukan karakter yang selaras dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila, seperti nilai kebhinekaan global dan berkebinekaan global. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Project-Based Learning (PjBL) berbasis budaya lokal dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas V SD Negeri 1 Moyot. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui berbagai kendala yang muncul dalam proses implementasi serta solusi yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas V dan siswa SDN 1 Moyot. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan memastikan keabsahan data melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PjBL berbasis budaya lokal dapat diterapkan dengan cukup baik dan efektif dalam membangun serta memperkuat nilai-nilai karakter yang tercermin dalam Profil Pelajar Pancasila. Kendala yang ditemukan dalam implementasi meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, minimnya sumber belajar budaya lokal, serta perbedaan kemampuan siswa dalam memahami dan mengerjakan proyek. Guru mengatasi kendala tersebut dengan memberikan pendampingan intensif, menyediakan bahan ajar tambahan, serta melibatkan orang tua dan masyarakat dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, model PjBL berbasis budaya lokal terbukti mendukung penguatan pendidikan karakter yang kontekstual dan bermakna bagi siswa.agar pendidikan karakter yang holistik dapat tercapai secara berkelanjutan. Model PjBL berbasis budaya Sasak dapat diadopsi sebagai strategi pembelajaran inovatif yang terstruktur untuk mengintegrasikan penguatan Profil Pelajar Pancasila ke dalam mata pelajaran secara kontekstual, sekaligus menjadi panduan dalam mengembangkan perangkat ajar berbasis kearifan lokal.