Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Perancangan dan Analisis Mesin Pencacah untuk Limbah Hasil Purging dengan Menggunakan Metode Computer Aided Engineering Mikail Tito Rendo Prawara; Perwita Kurniawan; Aditya Nugraha; Agustinus Wisnu Setiawan
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 13 No. 2 (2023): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v13i2.5288

Abstract

Plastik merupakan salah satu material yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia karena mudah dibentuk, praktis, ringan, tidak berkarat, dan tentu saja lebih ekonomis. Plastik banyak digunakan untuk produk makanan, bidang otomotif, bidang farmasi, bidang pertanian, bidang konstruksi, bidang elektronika, bidang industri hingga kosmetika. Salah satu proses yang umum digunakan yaitu proses injection molding, proses yang kurang sempurna akan mengakibatkan cacat atau kegagalan pada produk. Untuk mengurangi hasil cacat produk maka salah satu proses yang digunakan adalah proses purging pada barrel. Limbah hasil purging atau biasa disebut avalan belum dapat diolah secara maksimal seperti limbah cacat produk dan runner. Penelitian ini menghasilkan sebuah rancangan alat atau mesin pencacah untuk mencacah limbah hasil purging pada mesin injeksi molding. Mekanisme pencacahan yang digunakan menggunakan tipe gunting atau shear. Hasil analisis menunjukan pada bagian tengah poros komponen tersebut memenuhi syarat keamanan, diindikasikan dengan nilai tegangan yang terjadi akibat pembebanan sebesar 8,885.10-10 N/m² hingga 7,283.10-3 N/m², nilai tersebut jauh dibawah tegangan maksimal ijin / yield strength sebesar 5,650e+02 N/mm². Sedangkan untuk bilah pisau memiliki nilai tegangan yang terjadi akibat pembebanan sebesar 7,656.10-5 N/m² hingga 7,627.10-2 N/m², nilai tersebut jauh dibawah tegangan maksimal ijin / yield strength sebesar 2,000.102 N/mm².
Analisis Variasi Layout Runner Dan Dimensi Gate Terhadap Berat dan Cacat Produk Pada Produk Handle Lock Pin Dengan Simulasi Moldflow Aditya Nugraha; Leocadia Candra Thomas; Sriyono
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 13 No. 3 (2023): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v13i3.5752

Abstract

Perancangan dasar sebuah konstruksi mold ditentukan melalui pertimbangan teknis yang terdiri dari bentuk produk, layout runner, posisi gate, dan lain-lain. Produk yang akan diteliti terdiri dari empat jenis yaitu handle, lock, male pin dan female pin. Permasalahan yang dihadapi pada penelitian kali ini adalah bentuk kontur 3D produk satu dengan yang lain sangat berbeda sehingga menyebabkan perbedaan berat yang cukup signifikan. Perbedaan kontur 3D setiap produk diprediksi akan membuat aliran plastik menjadi tidak balance. Penelitian kali ini menggunakan dua variabel bebas yaitu layout produk dan lebar gate. Variabel layout produk terdiri dari layout 1 (L1), layout 2 (L2) dan layout 3 (L3). Variabel lebar gate terdiri dari lebar gate 1 (W1) dan lebar gate 2 (W2). Dua variabel dikombinasikan dan dilakukan proses simulasi moldflow dengan menggunakan Solidwork MoldflowPlastic 2018 for education. Hasil yang didapatkan menunjukkan kombinasi variabel L3W1 merupakan kombinasi variabel yang paling baik diantara lima kombinasi variabel lainnya. Kombinasi variabel L3W1 secara simulasi moldflow didapatkan balance yang bagus, tidak didapatkan sinkmark, ditemukan sembilan titik weldlines dan enam titik air traps. Penggunaan MTC (Mold Temperature Control) dapat menyamarkan titik weldlines dan penambahan venting juga dapat menurunkan resiko terjadi air traps.
OPTIMASI PARAMETER STRATEGI PEMOTONGAN 2D CONTOUR CNC MILLING TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN DAN KEBULATAN DENGAN METODE TAGUCHI DAN ANOVA Aditya Nugraha; FX Ristiawan Tri Saputro; Arif Kurniawan
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 8, Issue 1, Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v8i1.10470

Abstract

Perkembangan teknologi mengalami perubahan yang sangat pesat terutama pada sektor industri manufaktur. Penggunakan mesin milling CNC menjadi salah satu proses pemesinan dalam industri manufaktur. Penelitian ini melakukan optimasi parameter strategi pemotongan dari 2D Contour terhadap kekasaran permukaan pada material mild steel dan kebulatan pada diameter Ø32 mm. Penelitian ini menggunakan metode Taguchi untuk mendapatkan kombinasi terbaik dari parameter strategi pemotongan dan metode ANOVA yang berguna untuk mendapatkan seberapa besar pengaruh dari faktor parameter strategi pemotongan. Pengujian kekasaran permukaan menggunakan alat ukur Surface Roughness Tester Mitutoyo SJ-210 dan metode pengujian kebulatan dengan alat ukur 3-Point Micrometer 30-35mm Tesa. Parameter optimal yang diperoleh untuk mendapatkan hasil kekasaran permukaan yang rendah yaitu depth of cut 0,5 mm, feed rate 0,05 mm/menit dan spindle speed 2000 rpm. Variabel yang mempengaruhi hasil kekasaran adalah 91,4% depth of cut, feeding 5,4%, spindle speed  2,3%. Kebulatan dalam penelitian ini memperoleh hasil parameter yang optimal dengan depth of cut 0,5 mm, feed rate 0,05 mm/menit dan spindle speed 2000 rpm. Variabel depth of cut  berpengaruh sebesar 89,01%, sedangkan feeding dan spindle speed sebesar 5,35%.Kata kunci : milling CNC, strategi pemotongan, kekasaran permukaan, kebulatan
Penelitian Parameter Mesin Trubend 5130 Terhadap Hasil Sudut Dan Inner Radius Bending Plate Material SPHC Tebal 1,5 mm Aditya Nugraha; Yanuarius Bagaskara Mahendra Valentara; Yohanes Nugroho; Fredericus Prijo Santoso
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 10, Issue 1, Mei 2025
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v10i1.16409

Abstract

Masalah dalam proses tekuk di PT. DLM dalam pengerjaan tutup mesin panjang 600mm memiliki hasil sudut tekuk lebih dari 90o±1o dan hasil radius pada titik tengah melebihi 1,6 mm di mesin TruBend 5130. Masalah disebabkan springback setelah selesai proses bending berakibat ketidaktepatan sudut bending. Penelitian bertujuan mencari parameter terbaik pada bending plate SPHC tebal 1,5 mm agar sudut bending mencapai 90o dengan toleransi ± 1o dan radius bending di ukuran 1,6 mm ± 0,3 mm, menganalisis parameter jenis V-block, jarak punch die, dan holding time terhadap hasil sudut dan hasil radius pada proses bending plate material SPHC. Metode yang digunakan adalah metode Taguchi, ANOVA dan RSM. Hasil konfirmasi RSM material SPHC tebal 1,5 mm pada mesin TruBend 5130 adalah jarak punch die 50 mm, lebar V 12 mm, holding time 5 detik, press force 150 kN menghasilkan sudut tekuk 91o dan inner radius sebesar 5,557 mm. Tuntutan ukuran sudut 90o±1o terpenuhi. Inner radius tidak memenuhi ukuran 1,6 mm ± 0,3 mm. Berdasarkan ANOVA RSM, jarak punch die mendominasi pengaruh terhadap hasil sudut tekuk dan inner radius tekuk (95,3% respon springback dan 93,7% respon inner radius). Kombinasi parameter berdasarkan surface plot yang mempengaruhi respon springback adalah parameter jarak punch die dan holding time (varian B) dengan rentang nilai springback luas (1o hingga 6o), nilai minimum springback 1o. Parameter mempengaruhi respon inner radius adalah parameter jarak punch die dan holding time (varian B) dengan rentang nilai inner radius luas (6 mm hingga 10 mm), nilai minimum inner radius 6 mm.
ANALISIS KEBERHASILAN PENGGUNAAN ULANG CARTRIDGE FS2-7 MESIN INJEKSI MOLDING TIPE SPACELINE 1 PADA SISTEM PELUMASAN OTOMATIS Aditya Nugraha; Franciscus Brian; Ana Ningsih; Thomas Ganda Wijaya; Yudha Samudra
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 8, Issue 2, Nopember 2023
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v8i2.11035

Abstract

AbstrakSistem pelumasan otomatis menggunakan media cartridge untuk menyimpan grease, tetapi cartridge hanya dapat digunakan sekali sehingga dilakukan penelitian untuk pengisian grease ulang ke dalam cartridge. Perbaikan desain pengisian adalah pada sistem pencekaman cartridge. Sistem pencekaman didesain untuk mengurangi tekanan ketika proses pengisian sedang berlangsung. Sistem pencekaman menggunakan dua unit metode. Pencekaman pertama digunakan untuk mencekam cartridge yang terbuat dari resin polyester. Resin digunakan karena proses pengaplikasian pada kontur luar cartridge yang mudah, sehingga dapat meminimalisir biaya produksi. Pencekaman kedua digunakan hose clamp untuk mencekam unit pencekaman pertama. Hasil analisis menunjukan presentase konsistensi pengisian grease pada cartridge fs2-7 sebesar 98,88%. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pengisian grease selama 14 menit 59 detik, sedangkan estimasi pemompaan sebanyak 135 kali dengan 1 kali pompaan menghasilkan 5 gram grease. Hasil pengujian cartridge pada mesin injeksi molding menunjukan presentase keberhasilan sebesar 96 %. Rata-rata waktu untuk satu cycle time sebesar 8,38 detik, sedangkan estimasi sebesar 8,35 detik. Hasil pengukuran terhadap tekanan yang keluar pada cartridge untuk unit clamping sebesar 9,58 MPa dan unit injection sebesar 6,94 MPa.Kata Kunci: Pengisian Grease, Cartridge fs2-7, Alat Bantu Pengisian Grease AbstractThe automatic lubrication system uses a media cartridge to store grease, but the cartridge can only be used once, so research is being done to refill the grease into the cartridge. The filling design improvement is in the cartridge suppression system. The clamping system is designed to relieve pressure when the filling process is in progress. The suppression system uses two unit methods. The first clamp is used to clamp the cartridge which is made of polyester resin. Resin is used because the application process on the outer contour of the cartridge is easy, so it can minimize production costs. The second clamp is used to clamp the hose clamp to the first clamping unit. The results of the analysis show that the percentage of grease filling consistency in the fs2-7 cartridge is 98.88%. The average time required to fill the grease is 14 minutes 59 seconds, while it is estimated that 135 pumping times with 1 pumping time will produce 5 grams of grease. The results of testing the cartridge on the injection molding machine showed a success rate of 96%. The average time for one cycle time is 8.38 seconds, while the estimation is 8.35 seconds. The measurement results for the pressure coming out of the cartridge for the clamping unit is 9.58 MPa and the injection unit is 6.94 MPa.Keywords: Grease Filling, fs2-7 Cartridge, Grease Filling Tool
PERANCANGAN CHECKING FIXTURE UNTUK PENGECEKAN KOMPONEN GARNISH REAR DOOR SIDE PRODUK PT. XYZ Aditya Nugraha; Kristian Ismartaya; Muhammad Daffa Pahlevi Madewa; Yohanes Nugroho; Andhy Rinanto
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 9, Issue 1, Mei 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v9i1.13111

Abstract

Checking Fixture merupakan alat bantu inspeksi pengecekan ukuran panjang, lebar, dan kontur radius dari komponen otomotif garnish rear door side. Proses pengecekan menggunakan alat ukur mistar dengan titik acuan pengukuran berada pada garis ukur diatas permukaan alat inspeksi yang dinamakan bansen. Pembuatan alat inspeksi diharapkan dapat menjawab kebutuhan PT.XYZ yang akan membuat produksi massal komponen garnish rear door side untuk mobil A berjenis low SUV. Metode penelitian yang digunakan adalah metode VDI (Verein Deutsche Inginieuer) 2222. Metode VDI 2222 merupakan metode pendekatan sistematik terhadap desain untuk merumuskan metode desain yang berkembang oleh kegiatan riset. Langkah umum yang dilakukan dalam merancang suatu desain menggunakan metode VDI 2222 adalah merencana, mengkonsep, merancang, dan penyelesaian. Hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan rancangan alat inspeksi yang dapat mengukur panjang, lebar, dan kontur radius produk garnish rear door side dengan cycle time pemasangan produk adalah 71,35 detik serta efisiensi sebesar 29%. 
Analisis Pengaruh Holding Time, Holding Pressure, dan Cooling Time Terhadap Nilai dan Konsistensi Lid Opening Force Nugraha, Aditya; Nugroho, Adi; Hutama, Adhi Setya; Budiarto, Stevanus Hanung Tri
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 15 No. 1 (2025): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v15i1.8552

Abstract

Flip top cap tube merupakan tutup botol yang terdiri dari 2 bagian yaitu tutup dan topi, dibutuhkan gaya untuk melakukan gerakan membuka pada flip top cap tube yang disebut dengan lid opening force. Dalam mengatasi permasalahan rendahnya nilai lid opening force pada produk cap tube 35 mm, dilakukan penelitian pada parameter yang memiliki pengaruh terhadap nilai lid opening force yaitu tekanan tahan, waktu tahan, dan waktu pendinginan. Tekanan tahan yang diteliti memiliki nilai 25%, 30%, 35%, dan 40%. Waktu tahan dengan nilai 0,8 detik, 1 detik, 1,2 detik, dan 1,4 detik dan waktu pendinginan dengan nilai 11,5 detik dan 12,5 detik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Taguchi dan ANOVA. Analisis dari hasil penelitian menunjukan bahwa parameter tekanan tahan memberikan persentase kontribusi 72,42%, waktu pendinginan dengan persentase kontribusi 15,35%, dan waktu tahan dengan persentasi kontribusi 4,33%. Untuk mendapatkan nilai lid opening force terbaik dengan nilai 1,73 kgf, maka digunakan parameter setting tekanan tahan dengan nilai 40%, waktu tahan dengan nilai 1,4 detik, dan waktu pendinginan dengan nilai 12,5 detik.
Analisis Kegagalan Mesin Produksi Rokok Cigarillos dengan Metode FMEA Hutama, Adhi Setya; Nugroho, Th. Adi; Kurniawan, Perwita; Aji, Bayu Crisna; Nuriyah, Sinta
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Crankshaft Vol.6 No.3 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i3.11255

Abstract

Industri Hasil Tembakau menjadi salah satu sektor manufaktur nasional yang strategis, berkontribusi besar dan berdampak luas terhadap pembangunan bangsa. Salah satu industri yang bergerak dibidang pengolahan hasil tembakau adalah PT. XYZ, dengan produknya adalah rokok cigarillos. Mesin produksi pada produk ini terdiri dari gluing dan  cutting. Hasil wawancara yang dilakukan peneliti selama bulan agustus – oktober 2022 ditemukan adanya cacat produk berupa seperti broken (873 pcs) dan wrapper loose parah (14.521), dengan total prosentase rata rata 30%, melebihi standar yang ditetapkan perusahaan (15%). Hal ini imbas dari kondisi mesin yang tidak terawat (roll finger dan vacuum roll kotor menyebabkan wrapper loose, dan bunker yang bermasalah menyebabkan rokok patah). Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan dalam studi ini untuk mengidentifikasi risiko kegagalan, mendapatkan nilai Risk Priority Number  (RPN) dan memberikan usulan perbaikan untuk produksi selanjutnya. Studi ini berhasil menemukan penyebab kegagalan produksi yaitu roller tidak bersinggungan dengan belt (Nilai RPN adalah 45). Rekomendasi yang diberikan kepada perusahaan adalah modifikasi dudukan roll belt dengan memperbesar radius atas pada dudukan belt.
TRANSMISSION SYSTEM PROTOTYPE AS SPEED OPTIMIZATION IN THE POWER DRIVE MECHANISM OF THE MAKER S4000 MACHINE AT PT DM Mahernanda Putanto, Christian Yokevin; Nugraha, Aditya; Nugroho, Yohanes; Karyadi, Bagus
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 15 No. 3 (2025): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/gws9wp29

Abstract

The S4000 maker machine at PT DM faces issues during the cigarette rod cutting process due to a mismatch in speed between the servo motors in the feeding and cutting processes. This lack of synchronization results in imprecise cuts and an increase in defective products. This problem indicates the need for a system capable of mechanically synchronizing the rotational speeds between the two processes. This study aims to design a gear transmission system as a solution to synchronize the speeds between the feeding and cutting processes. Problem analysis was conducted using the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method. The design process follows the VDI 2221 method, which includes functional requirement analysis, development of several conceptual alternatives, evaluation of transmission ratios, and selection of suitable mechanical components. Structural strength analysis was carried out through simulations using Finite Element Analysis (FEA). A system prototype was created using 3D printing as a design verification tool. The results show that the transmission system is capable of delivering synchronized rotation, resulting in consistent cigarette rod lengths. The FEA simulation indicates the system is safe under working loads. The prototype was successfully validated both visually and functionally, serving as a basis for evaluation prior to actual implementation