Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN POP-UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS IV Kristiani, Maria; Slameto, Slameto; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Vol 6, No 2.1 (2018): KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN (EDISI KHUSUS)
Publisher : KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.987 KB)

Abstract

AbstractThis reseach has to purpose know result of increase study report tematic for social sciens with aplication Project Based Learning model. The study report purpose of kognitif domain, afektif domain and psikomotoric. This reseach is Class Action Research in implement in two cycles in the cycle has a planning stage, implementation stage, observation, and reflection. The subject in the reseach is student grade IV in Ngajaran 03 Elementary School, Tuntang distric, there is 22 student in this class. The technic data colection is use non test and test. The instrument of data colection use a test question and observation shett. The result of this reseach refer that this reaseach has increasing study report of tematic at sosial sciens with Project Based Learning model as pop-up book. The increas of student report became in stage, in pra cycle this presentation result of the student is (45,6%)  with avarage score is 60,40. In the cycle I the complete  presentation in ( 77,27%) with avarage in score 79, 60. In the second cycle that upgarding with the presentation is (83,36%) and avarage score in 81,79. And we can resume that with Project Based Learning model with the as of pop-up book, get increase result student report in social sciens.Keyword: Project Based Learning Model, temathic learning, and study result.AbtrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan  hasil belajar pembelajaran tematik muatan mata pelajaran IPS dengan penerapan model pembelajaran Project Based Learning, hasil belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah ketuntasan belajar atau dalam ranah kognif, afektif dan psikomotor. Penelitian ini merupakan penlitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Ngajaran 03 kecamatan tuntang yang berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non-tes, instrumen pengumpulan data menggunakan soal tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar pembelajaran tematik muatan mata pelajaran IPS dengan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan pop-up book, Peningkatan ketuntasan hasil belajar terjadi secara bertahap di mana pada kondisi pra siklus presentase ketuntasan siswa (45,6%) dengan rata-rata nilai 60,40, pada siklus 1 presentase ketuntasan siswa (77,27%) dengan rata-rata nilai 79,60. Pada siklus II terjadi peningkatan dengan presentase (86,36%) dan rata-rata nilai 81,79. Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan pop-up book mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik muatan mata pelajaran IPS.Kata kunci: model pembelajarn Project Based Learning, pembelajaran tematik, hasil belajar
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING(PBL) BERBANTUAN KOTAK HITAM PUTIH Fatimah, Wike; Slameto, Slameto; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Vol 6, No 2.1 (2018): KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN (EDISI KHUSUS)
Publisher : KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.57 KB)

Abstract

AbstractThis study is aimed to find out the improvement of students learning result and problem solving skill in Mathematic subject by the appliance of PBL (Problem Based Learning) method to the fifth grade elementary school students. In this research, the researcher used CAR (Classroom Action Research) method that bring about of two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. The subject of this research is the fifth grade elementary school students. The Data analysis is carried out by using comparative descriptive analysis. It shows that there is improvement from the students cognitive result, from 71,42 % up to 89,29%, it means the students result improve up to 17,87%.  The result of students problem solving skill in mathematic subject improves from 70,86% to 90,28% and to the students affective result, there is improvement on their behavior become much better, and the student?s mindset become more advance, the student is able to work together with their friends to solve their problem, and become more courageous to ask and share their ideas. From the result, it could be concluded that the using of PBL (Problem Based Learning) with the helping of white and black box could improve student?s learning result and problem solving skill in Mathematic subject.Keywords:  Problem Based Learning (PBL), black and white box, learning result, problem solving skill in Mathematic subject AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan keterampilan pemecahan masalah Matematika dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning(PBL)berbantuan kotak hitam putihpada siswa SD kelas IV. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus.Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi.Subjek penelitian ini terdiri dari siswa kelas IV Sekolah Dasar.Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar kognitif dari 71,42% meningkat menjadi 89,29% untuk itu terjadi peningkatan sebesar 17,87%. Hasil belajar keterampilan pemecahan masalah matematika dari 70,86% menjadi 90,28% dan hasil belajar afektif terjadi peningkatan pada perilaku siswa yang lebih baik, pola pikir siswa menjadi lebih berkembang, siswa mampu bekerjasama dalam pemecahan masalah dan lebih berani bertanya serta mengungkapkan gagasanya. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaranProblem Based Learning (PBL) berbantuan kotak hitam putih dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan pemecahan masalah matematika.Kata kunci: Problem Based Learning, hitam putih, hasil belajar, keterampilan pemecahan masalah Matematika
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING(PBL) BERBANTUAN KOTAK HITAM PUTIH Fatimah, Wike; Slameto, Slameto; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Vol 6, No 2.1 (2018): KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN (EDISI KHUSUS)
Publisher : KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.57 KB)

Abstract

AbstractThis study is aimed to find out the improvement of students learning result and problem solving skill in Mathematic subject by the appliance of PBL (Problem Based Learning) method to the fifth grade elementary school students. In this research, the researcher used CAR (Classroom Action Research) method that bring about of two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. The subject of this research is the fifth grade elementary school students. The Data analysis is carried out by using comparative descriptive analysis. It shows that there is improvement from the students cognitive result, from 71,42 % up to 89,29%, it means the students result improve up to 17,87%.  The result of students problem solving skill in mathematic subject improves from 70,86% to 90,28% and to the students affective result, there is improvement on their behavior become much better, and the student?s mindset become more advance, the student is able to work together with their friends to solve their problem, and become more courageous to ask and share their ideas. From the result, it could be concluded that the using of PBL (Problem Based Learning) with the helping of white and black box could improve student?s learning result and problem solving skill in Mathematic subject.Keywords:  Problem Based Learning (PBL), black and white box, learning result, problem solving skill in Mathematic subject AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan keterampilan pemecahan masalah Matematika dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning(PBL)berbantuan kotak hitam putihpada siswa SD kelas IV. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus.Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi.Subjek penelitian ini terdiri dari siswa kelas IV Sekolah Dasar.Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar kognitif dari 71,42% meningkat menjadi 89,29% untuk itu terjadi peningkatan sebesar 17,87%. Hasil belajar keterampilan pemecahan masalah matematika dari 70,86% menjadi 90,28% dan hasil belajar afektif terjadi peningkatan pada perilaku siswa yang lebih baik, pola pikir siswa menjadi lebih berkembang, siswa mampu bekerjasama dalam pemecahan masalah dan lebih berani bertanya serta mengungkapkan gagasanya. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaranProblem Based Learning (PBL) berbantuan kotak hitam putih dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan pemecahan masalah matematika.Kata kunci: Problem Based Learning, hitam putih, hasil belajar, keterampilan pemecahan masalah Matematika
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING(PBL) BERBANTUAN KOTAK HITAM PUTIH Fatimah, Wike; Slameto, Slameto; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Vol 6, No 2.1 (2018): KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN (EDISI KHUSUS)
Publisher : KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.57 KB)

Abstract

AbstractThis study is aimed to find out the improvement of students learning result and problem solving skill in Mathematic subject by the appliance of PBL (Problem Based Learning) method to the fifth grade elementary school students. In this research, the researcher used CAR (Classroom Action Research) method that bring about of two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. The subject of this research is the fifth grade elementary school students. The Data analysis is carried out by using comparative descriptive analysis. It shows that there is improvement from the students cognitive result, from 71,42 % up to 89,29%, it means the students result improve up to 17,87%.  The result of students problem solving skill in mathematic subject improves from 70,86% to 90,28% and to the students affective result, there is improvement on their behavior become much better, and the student?s mindset become more advance, the student is able to work together with their friends to solve their problem, and become more courageous to ask and share their ideas. From the result, it could be concluded that the using of PBL (Problem Based Learning) with the helping of white and black box could improve student?s learning result and problem solving skill in Mathematic subject.Keywords:  Problem Based Learning (PBL), black and white box, learning result, problem solving skill in Mathematic subject AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan keterampilan pemecahan masalah Matematika dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning(PBL)berbantuan kotak hitam putihpada siswa SD kelas IV. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus.Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi.Subjek penelitian ini terdiri dari siswa kelas IV Sekolah Dasar.Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar kognitif dari 71,42% meningkat menjadi 89,29% untuk itu terjadi peningkatan sebesar 17,87%. Hasil belajar keterampilan pemecahan masalah matematika dari 70,86% menjadi 90,28% dan hasil belajar afektif terjadi peningkatan pada perilaku siswa yang lebih baik, pola pikir siswa menjadi lebih berkembang, siswa mampu bekerjasama dalam pemecahan masalah dan lebih berani bertanya serta mengungkapkan gagasanya. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaranProblem Based Learning (PBL) berbantuan kotak hitam putih dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan pemecahan masalah matematika.Kata kunci: Problem Based Learning, hitam putih, hasil belajar, keterampilan pemecahan masalah Matematika
Student teams achievement divisions (STAD) to enhance learning outcome Patimah, Siti; Slameto, Slameto; Setyaningtyas, Eunice W.
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 51, No 3 (2018): October 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.889 KB) | DOI: 10.23887/jpp.v51i3.15925

Abstract

This study aimed at determining the increase in students’ learning outcomes in social science by applying the student teams achievement divisions (STAD) model with the steps based on Curriculum 2013. This research was a type of a classroom action research which was conducted in two cycles in 33 fourth grade students in a primary school in Salatiga in second semester of academic year 2017/2018. Data was collected using test and non-test techniques with help of evaluation test and an observation sheet. Results show improvement of learning outcomes by applying STAD model on social science subjects. The average completeness of learning outcomes increased from pre-cycle to cycle II. At pre-cycle, the average was 57.71 with 31,42% completeness, at cycle I was 68.28 with 50% completeness, and cycle II was 70 with 71.87% completeness. Therefore, applying the STAD model can improve the learning outcomes of primary students in social science.
Perbedaan Pengaruh Model Pembelajaran STAD dengan TSTS terhadap Keterampilan Sosial Muatan IPS Lestari, Dwi; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
DIDAKTIKA TAUHIDI: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 7 No. 1 (2020): Didaktika Tauhidi: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.252 KB) | DOI: 10.30997/dt.v7i1.2659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh signifikan antara model pembelajaran STAD dan TSTS terhadap keterampilan sosial muatan IPS kelas IV siswa SD. Keterampilan sosial siswa diukur dari aspek kenali diri, mengenal emosi, empati, simpati, berbagi, menolong, keterampilan bekerjasama, dan bersaing dengan indikator yang diamati yakni memiliki kesadaran akan dirinya sendiri, mengatur dan mengendalikan emosi, memiliki kepedulian, merasakan apa yang dirasakan orang lain, menghayati perasaan orang lain, memiliki sikap murah hati, membagi apa yang menjadi miliknya, membantu orang lain, menawarkan bantuan ke orang lain, saling menghargai, dan mengungguli orang lain. Jenis penelitian kuasi eksperimen (Quasi-Experimental Design). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan yakni statistik deskriptif dan inferensial. Hasil Uji beda rata-rata menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran STAD dan TSTS. Perbedaan signifikan dari penerapan dua model dapat dilihat pada rerata posttest keterampilan sosial dari kedua kelas. Kelas eksperimen STAD pada kelas IV memiliki rata-rata lebih tinggi sebesar 7,78 dibanding kelas kontrol TSTS. Hasil uji Independent Samples T-test menunjukkan nilai sig (2-tailed) keterampilan sosial antara STAD dan TSTS = 0,000 < 0,05, jadi Ho ditolak dan Ha diterima.Kata Kunci: STAD, TSTS, Keterampilan Sosial, IPS.
Persepsi Mahasiswa PPL 1 dan 3 PGSD BIPE UKSW Mengenai Profesi Guru SD yang Profesional dan Pengajaran Literasi Eunice W. Setyaningtyas
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.991 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p139-152

Abstract

Penelitian kualitatif pada 21 mahasiswa program BIPE PGSD ini bertujuan menganalisa persepsi mengenai sosok seorang guru SD yang profesional sebagai guru bahasa sehingga menjadi bekal yang memadai dalam melaksanakan pembelajaran yang ideal. Hasil penelitian ini juga berguna untuk pihak program studi untuk memonitor hasil belajar praktik magang (PPL 1 dan PPL 3) di sekolah-sekolah negeri maupun nasional plus dan internasional. Data dikumpulkan dari hasil angket Y-chart yang terbagi atas bagian “apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan”. Hasil menunjukkan mahasiswa tahap Magang 1 memiliki persepsi mendasar mengenai guru profesional dalam pembelajaran literasi yaitu rapi, berwibawa, lebih memilih menggunakan strategi, metode, dan teknik pembelajaran kreatif dan menyenangkan daripada metode belajar yang kerap digunakan sehingga kurang memaksimalkan aktivitas belajar siswa. Sedangkan mahasiswa Magang 3 lebih berorientasi pada kebutuhan di konteks kelas sesuai dengan karakter siswa yaitu kebutuhan belajar, minat, serta kemampuannya. Disarankan pihak penyelenggara pendididkan calon guru agar dapat memfasilitasi dengan pengalaman nyata dan pelatihan lebih intensif yang dapat membuka wawasan luas namun tidak melupakan kearifan lokal.
Potensi Metode 1:4:P:C:R untuk Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif Eunice Widyanti Setyaningtyas
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 9 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.961 KB) | DOI: 10.24246/j.js.2019.v9.i2.p111-121

Abstract

This article discusses about the implementation of 1:4:P:C:R teaching and learning method related to its potential to stimulate critical and creative thinking skill of the students. This is based on the fact that critical and creative thinking skills has never been an out-to-dated discussion in education as it has to be taught and trained to prepare the students function well in all aspects in professional and private life. Therefore, lecturers need to design instruction that can help students teachers learn and develop their capacity of thinking critically and creatively. It is hoped that the discussion can be a useful inspiration for other lecturers in applying the critical and creative thinking strategies in their classes. This article is a result of observation in Curricullum and Learning subject in three classes using the 1:4:P:C:R method in the Elementary School Teacher Training and Education, UKSW. This observation study functions as a preliminary study before doing further research. The result showed that 1:4:P:C:R could start the student teachers to think critically because students had to give information to their peers in the area of material in which their peers are lacking, also to think creatively as students needed to create a product to show their knowledge to others.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW BERBASIS KURIKULUM 2013 Lindha Andhita Aprilia; Eunice Widyanti Setyaningtyas; Slameto Slameto
WACANA AKADEMIKA: Majalah Ilmiah Kependidikan Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.059 KB) | DOI: 10.30738/wa.v2i1.2529

Abstract

Proses pembelajaran pada Kurikulum 2013 masih membutuhkan perbaikan kualitas yang ditunjukkan dari rendahnya hasil belajar siswa di salah satu SD di Salatiga. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan cara menerapkan model pembelajaran Jigsaw berbasis kurikulum 2013. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas melalui dua siklus pembelajaran. Setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Hasil belajar sebelum diadakan tindakan pra siklus siswa yang sudah mencapai KKM dengan presentase 42,86%, sedangkan setelah dilaksanakan siklus I jumlah siswa yang sudah mencapai KKM meningkat dengan presentase 71,42% dan setelah dilaksanakan siklus II jumlah yang sudah mencapai KKM meningkat dengan presentase 85,71%. Hal tersebut membuktikkan dengan menerapkan model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DAN MODEL MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Eko Prihatiningsih; Eunice Widyanti Setyanigtyas
JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 4, No 1 (2018): JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar)
Publisher : Department of Primary education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.755 KB) | DOI: 10.30870/jpsd.v4i1.1441

Abstract

Abstrak.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan model pembelajaran Picture and Picture dan Make a Match terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran IPA.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampelnya kelas IV SD Negeri Samirono berjumlah 20 siswa sebagai kelas eksperimen menggunakan model Picture and Picture dan kelas IV SD Negeri Sumogawe 2 berjumlah 25 siswa sebagai kelas kontrol menggunakan model Make a Match. Nilai posttest dianalisis menggunakan uji-T. Hasil uji hipotesis menunjukkan signifikansi sehingga Ho diterima dan Ha ditolak.Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Kemudian hasil belajar siswa yang menggunakan model Picture and Picture dan Make a Match memiliki kemampuan yang seimbang.Kata Kunci: picture and picture, make a match, hasil belajar, SD. Abstract.The purpose of this study is to know how the effect of the application of learning models Picture and Picture and Make a Match about the results of student learning science subjects. This research is experimental research design using Nonequivalent Control Group Design. Elementary School fourth grade sample Samirono total of 20 students as an experimental class using a model Picture and Picture and fourth grade primary school students Sumogawe 2 total 25 as the control class using a model Make a Match. Value posttest were analyzed using t-test. Hypothesis test results show the significance so Ho accepted and Ha rejected. Conclusions This study shows that there is no effect on student learning outcomes. Then the learning outcomes of students who used the model Picture and Picture and Make a Match has the ability to balance.                                                                                                Keyword : picture and picture, make a match, learning outcomes, elementary school