Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa SMK Melalui Pelatihan Ergonomi dan K3: Studi Kasus di SMKN 4 Batam Permatasari, Ririt Dwiputri; Bora, M. Ansyar; Wijaya, I Made Sondra; Munir, Zainul; Harsyah, Abdulloh Bin; Shilah, Nur
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.17394

Abstract

Pendahuluan: Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berperan penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja. Namun, masih banyak siswa yang belum memahami prinsip ergonomi dan keselamatan serta kesehatan kerja (K3), sehingga berisiko mengalami cedera dan kecelakaan di tempat kerja. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan siswa sebelum menjalani praktik kerja industri. Metode: Pemberian materi teori, praktik, dan evaluasi.  Hasil: Adanya peningkatan kesadaran dan kesiapan siswa terhadap ergonomi dan K3. Sebanyak 56% siswa merasa sangat siap menerapkan prinsip ergonomi dan K3 dalam pekerjaan mereka, sementara 76% siswa menilai pelatihan ini sangat membantu dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman. Tidak ada responden yang merasa kurang paham atau tidak siap, yang menunjukkan bahwa materi dan metode pelatihan sudah sesuai dengan kebutuhan peserta. Kesimpulan: Pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menerapkan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja. Untuk meningkatkan efektivitas pelatihan, disarankan adanya integrasi dengan program magang industri serta pelatihan berkala dengan materi yang lebih spesifik sesuai bidang keahlian siswa. 
Sinergi Framework RACI dan Six Sigma dalam Optimaliasi Efisiensi Manajemen SDM di Perusahaan Manufaktur Batam Sondra Wijaya, I Made; Pertiwi, Elsa Putri; Sari, Dely Indah; Oktafebrian, Febby
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i6.6432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergi antara Framework RACI (Responsible, Accountable, Consulted, Informed) dan metode Six Sigma dalam upaya optimalisasi efisiensi manajemen sumber daya manusia (SDM) di perusahaan manufaktur Batam. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner berbasis skala likert yang disebarkan kepada 70 responden (karyawan operasional, supervisor, dan manajer). Hasil penelitian menunjukkan penerapan RACI memperoleh skor rata-rata 3,92, Six Sigma 4,06, sinergi RACI–Six Sigma 4,06, dan efisiensi manajemen SDM 4,01. Faktor pendukung utama implementasi adalah dukungan manajemen puncak dan budaya kerja adaptif, sedangkan tantangan utama adalah resistensi karyawan dan kurangnya pelatihan teknis. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa sinergi RACI dan Six Sigma mampu mengoptimalkan efisiensi manajemen SDM, meskipun diperlukan strategi tambahan untuk peningkatan produktivitas dan perbaikan berkelanjutan.
OPTIMIZATION OF DECISION SUPPORT SYSTEM (DSS) CUSTOMER SERVICE OF TELECOMMUNICATION COMPANIES WITH MOORA METHOD Sari, Dely Indah; Sondra Wijaya, I Made; Harahap, Widiya Lestari; Rizki, Mohd.
JURTEKSI (jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol. 11 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v11i3.3853

Abstract

Abstract: Decision Support System (DSS) in telekomunication company service is the key to improving customer satisfaction and operational efficiency. This study aims to assess and select the optional customer service strategy using the Mutly Objective Optimization on The Basic of Ratio Analysis (MOORA) method. This approach is used to analyze various indicators such as respon time, complaint resolution, service cost and costomer satisfaction to find the most efficient solution. The research finding indicate that the MOORA method can provide from the calculation results, it was found that the age range <25 years was ranked first as users who felt satisfied with Product Quality, Price, Service Quality, and the most telecommunications users and the second rank was the age range 25-35 years, the third rank was the age range 36-45 years, the fourth rank was the age range >45 years. The implementation of DSS strengthened by MOORA is expected to improve the quality of service and competitiveness of companies in the competitive telecomunication industry. Keywords: customer service; DSS; MOORA; telecomunication; optimization  Abstrak: Sistem Pendukung Keputusan (DSS) dalam layanan perusahaan telekomunikasi merupakan kunci untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan memilih strategi layanan pelanggan opsional dengan menggunakan metode Mutly Objective Optimization on The Basic of Ratio Analysis (MOORA). Pendekatan ini digunakan untuk menganalisis berbagai indikator seperti waktu respons, penyelesaian keluhan, biaya layanan dan kepuasan pelanggan untuk menemukan solusi yang paling efisien. Temuan penelitian menunjukkan bahwa metode MOORA dapat memberikan Dari hasil perhitungan, ditemukan bahwa rentang usia <25 tahun menduduki peringkat pertama sebagai pengguna yang merasa puas terhadap Kualitas Produk, Harga, Kualitas Layanan, dan pengguna telekomunikasi terbanyak dan peringkat kedua adalah rentang usia 25-35 tahun, peringkat ketiga adalah rentang usia 36-45 tahun, peringkat keempat adalah rentang usia >45 tahun. Penerapan DSS yang diperkuat oleh MOORA diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dan daya saing perusahaan dalam industri telekomunikasi yang kompetitif. Kata kunci: DSS; MOORA; layanan pelanggan; telekomunikasi; optimasi 
Sosialisasi Teknologi Digital Bagi Pelaku UMKM Kecamatan Sekupang Permatasari, Ririt Dwiputri; Bora, M Ansyar; Hernando, Luki; Sondra Wijaya, I Made; Hazimah, Hazimah; Shilah, Nur; Fauzan, Haidil
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i1.3567

Abstract

The development of digital technology has transformed various aspects of life, including the micro, small, and medium enterprise (MSME) sector. In Sekupang District, the adoption of digital technology by MSME actors faces various challenges, particularly in understanding and accessing such technologies. The purpose of this digital technology outreach is to enhance the knowledge and skills of MSME actors in adopting technology, enabling them to compete in the digital era. This outreach activity includes a basic understanding of business software usage, digital marketing strategies, and the use of social media to expand market reach. The methods used include seminars, hands-on training, and Q&A sessions. The results of the outreach indicate an increase in MSME actors' understanding of the importance of digitalization and readiness to implement technology in daily business operations. This program is expected to increase the competitiveness of MSMEs in Sekupang District in facing the challenges of the digital economy.Keywords: outreach; digital technology; MSME; digitalization Abstrak: Perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di Kecamatan Sekupang, pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pemahaman dan akses terhadap teknologi tersebut. Sosialisasi teknologi digital bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengadopsi teknologi, sehingga mampu bersaing di era digital. Kegiatan sosialisasi ini mencakup pemahaman dasar tentang penggunaan perangkat lunak bisnis, strategi pemasaran digital, serta pemanfaatan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar. Metode yang digunakan meliputi seminar, pelatihan langsung, dan sesi tanya jawab. Hasil dari sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya digitalisasi, serta kesiapan untuk mengimplementasikan teknologi dalam operasional bisnis sehari-hari. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM di Kecamatan Sekupang dalam menghadapi tantangan ekonomi digital.Kata kunci: sosialisasi; teknologi digital; UMKM; digitalisasi
Analisis Risiko Ergonomis pada Aktivitas Pengangkatan Cable Box 800G Menggunakan Metode Nordic Body Map, Recommended Weight Limit, dan Lifting Index di PT XYZ Marbun, Dewinta; Bora, M Ansyar; Rahmiati, Sari; Sondra Wijaya, I Made; Pertiwi, Elsa Putri
Jurnal Teknik Ibnu Sina (JT-IBSI) Vol. 10 No. 2 (2025): JT-IBSI (Jurnal Teknik Ibnu Sina)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/jt-ibsi.v10i2.1288

Abstract

Aktivitas pengangkatan manual merupakan salah satu faktor yang berpotensi menimbulkan risiko ergonomis pada pekerja industri manufaktur, terutama jika dilakukan secara berulang dengan postur kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko ergonomis pada aktivitas pengangkatan Cable Box 800G di PT XYZ dengan menggunakan metode Nordic Body Map (NBM), Recommended Weight Limit (RWL), dan Lifting Index (LI). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta pengukuran langsung terhadap dua operator yang melakukan pengangkatan tiga kardus Cable Box 800G dengan berat berbeda, yaitu 11,685 Kg dan 9,165 Kg. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa aktivitas pengangkatan dengan berat 11,685 Kg memiliki nilai LI sebesar 3,748, yang berarti berisiko tinggi terhadap cedera muskuloskeletal. Sebaliknya, aktivitas dengan berat 9,165 Kg menghasilkan nilai LI 0,99, yang masih berada dalam batas aman. Hasil kuesioner NBM memperlihatkan bahwa keluhan paling dominan dialami pada bagian punggung bawah dan bahu, akibat posisi kerja membungkuk dan gerakan pengangkatan berulang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa risiko ergonomis pada pekerja tidak hanya dipengaruhi oleh berat beban, tetapi juga oleh postur tubuh, frekuensi, dan cara kerja. Diperlukan penerapan prinsip ergonomi seperti perbaikan posisi kerja, modifikasi desain beban, dan penggunaan alat bantu angkat untuk menurunkan risiko cedera serta meningkatkan kenyamanan dan produktivitas pekerja.
Decision Support System for Digital Business Optimization: A Comparative Analysis of Sales Forecasting Using the Moving Average Method Dely Indah Sari; I Made Sondra Wijaya; Muhammad Rizki
Neo Journal of economy and social humanities Vol 5 No 1 (2026): Neo Journal of Economy and Social Humanities
Publisher : International Publisher (YAPENBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56403/nejesh.v5i1.404

Abstract

This research aims to analyze and compare the accuracy of sales prediction fore-casting methods using three types of Moving Average (MA), namely Simple Moving Average (SMA), Weighted Moving Average (WMA), and Trend Semi Average in the context of digital business optimization. The MA method is used to identify sales trends and assist in planning more effective business strategies. The data used in this research is historical sales data from digital business companies during a certain period. Each MA method is applied to the data to produce sales predictions. The accuracy of each method was evaluated using Mean Absolute Percentage Error (MAPE) as the main metric. This research provides an important contribution for companies in choosing the most appropriate forecasting method to increase operational efficiency and effectiveness. Recommendations resulting from this research can help companies optimize sales strategies and manage inventory better, to increase competitiveness in the market.
Integrative Human Resource Governance for Enhancing Coordination and Performance in Shipyard Industries of Batam Wijaya, I Made Sondra; Putera, Dimas Akmarul; Adi, Roni; Bahri, M. Irvanni; Bora, M. Ansyar
Annals of Human Resource Management Research Vol. 6 No. 1 (2026): March
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/ahrmr.v6i1.3654

Abstract

Purpose: This study aims to explain how integrated Human Resource (HR) governance strengthens coordination mechanisms and improves organizational performance in the shipbuilding industry in Batam. Methodology: This study adopts a qualitative case study approach involving three major shipyard companies in Batam, Indonesia. Data were collected through in-depth interviews with nine key informants, including HR managers, operations heads and project supervisors. The data were analyzed thematically to identify the relationships between HR governance practices, coordination processes, and performance outcomes. Results: The study identified four key findings. First, integrated workforce planning aligns the labor allocation with the project timelines, thereby reducing delays and rework. Second, cross-functional coordination supported by shared HR governance frameworks improves communication across units, enabling faster decision making and problem solving. Third, structured training and competency development programs enhance workforce adaptability and improve technical accuracy. Fourth, integrated performance evaluation systems that combine individual and team-based indicators strengthen accountability and collaboration, resulting in improved productivity and organizational responsiveness. Conclusions: The findings show that integrated HR governance plays a vital role in strengthening coordination, improving organizational performance, and enhancing competitiveness through collaborative leadership and an open organizational culture. Limitations: This study is limited to three large shipyard companies in Batam; therefore, the findings may not fully represent practices across the broader maritime industry. Contributions: Theoretically, this study enriches the literature on integrated HR governance by providing empirical evidence from the shipbuilding sector. Practically, it provides guidance for managers and policymakers in developing adaptive, collaborative, and performance-oriented HR systems.