Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

OTOMASI PENGELOLAAN ANGGARAN (BUDGETING) PADA UMKM MENGGUNAKAN PENDEKATAN MACRO EXCEL BERBASIS DASHBOARD VIEW Sisca Santika; Danar Retno Sari; Erick Sorongan; Hasto Finanto; Ferdy Novri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v1i3.1337

Abstract

Dalam menghadapi dampak pandemi COVID-19, UMKM, di Balikpapan, Kalimantan Timur, mengalami tantangan signifikan dalam pengelolaan anggaran. Program pengabdian kepada masyarakat diarahkan untuk meningkatkan produktivitas usaha UMKM melalui pendampingan pengelolaan anggaran menggunakan aplikasi Macro Excel Berbasis Dashboard View. Namun, UMKM sering menghadapi masalah seperti ketidakpahaman tentang anggaran, keterbatasan pengetahuan keuangan, dan sumber daya terbatas. Solusi yang diajukan termasuk pelatihan, pendampingan, penggunaan aplikasi Macro Excel, dan pengembangan rencana kontinjensi. Program dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan monitoring & evaluasi. Tahap pelaksanaan mencakup pengembangan aplikasi, pelatihan, dan konsultasi menggunakan aplikasi Excel. Dengan pendekatan holistik dan berkelanjutan, dapat membantu UMKM mengatasi tantangan pengelolaan anggaran dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman mitra terkait konsep anggaran, serta aplikasinya dalam perencanaan dan pengambilan keputusan bisnis. Hasilnya, sistem pengelolaan keuangan mitra menjadi lebih terstruktur, transparan, dan adaptif terhadap perubahan pasar. Implementasi Macro Excel berbasis Dashboard View telah meningkatkan efisiensi operasional dengan memudahkan pemantauan keuangan secara real-time. Selain itu, mitra juga berhasil menyusun rencana kontinjensi keuangan yang solid, memungkinkan untuk lebih siap menghadapi fluktuasi pasar dan mengambil keputusan keuangan berbasis data. Secara keseluruhan, pengabdian ini memperkuat ketahanan dan daya saing UMKM hidroponik dalam menghadapi tantangan ekonomi dan digitalisasi, serta mendorong keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.
Implementasi Skill Passport Bidang Keahlian Tata Boga: Studi Kualitatif di Kalimantan Timur Henry Winnarko; Tuatul Mahfud; Yuli Fitrianto; Yogiana Mulyani; Andi Yasir Amsal; Erick Sorongan
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v9i1.2462

Abstract

Implementasi skill passport membantu siswa dalam merencanakan dan memantau perkembangan mereka sendiri, tetapi juga memfasilitasi proses evaluasi yang holistik oleh guru dan pihak terkait dalam mengukur pencapaian keterampilan. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui implementasi skill passport di SMK bidang keahlian tata boga. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk memperoleh informasi yang mendalam mengenai implementasi skill passport di SMK. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengambilan data dari wawancara dengan kepala sekolah, kaprodi, ketua LSP, dan guru produktif di SMK Pusat keunggulan. Hasil penelitian ini menunjukkan para guru telah mengetahui terkait ASEAN Toolsbox yang dikembangkan dari ACCSTP dan CATC. Namun, sebagian besar guru dan SMK belum menerapkan pembelajaran berbasis ASEAN Toolsbox. Faktor penyebabnya yaitu kurangnya pemahaman dan pelatihan tentang ASEAN Toolsbox dan standar ACCSTP; tantangan dalam menyesuaikan kurikulum dengan standar ASEAN, keterbatasan waktu dan beban kerja guru; dan keterbatasan pengetahuan tentang kebutuhan industri dan globalisasi. Selain itu, pelaksanaan uji kompetensi (UKK) di SMK bidang keahlian Tata Boga dilaksanakan melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) 1. Adanya perubahasan skema uji kompetensi siswa SMK yang semula skema klaster berubah menjadi skema kualifikasi dan pada akhirnya saat ini berubah menjadi skema okupasi. Temuan lainnya, implementasi perekaman capaian kompetensi sebagai portofolio siswa di SMK bidang keahlian Tata Boga di Provinsi Kalimantan Timur masih terbatas pada bentuk asesmen capaian pembelajaran mata pelajaran yang dilakukan setiap semester dan hanya sebatas evaluasi penguasaan konten mata pelajaran dan belum mengarahkan evaluasi capaian kompetensi baik berdasarkan SKKNI maupun ASEAN Toolsbox.