Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Minat Baca dengan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Siswa Kelas IV dan V SD Negeri Samata Kabupaten Gowa Tomo S, Arwan; Amrah, Amrah; AP, Nurfaizah
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i2.32033

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto dan menggunakan desain penelitian uji korelasi yang bertujuan untuk mengetahui hubungan minat baca dengan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan Siswa SD Negeri Samata Kabupaten Gowa. Populasi dalam penelitian ini yaitu, siswa kelas IV dan V SD Negeri Samata Kabupaten Gowa yang berjumlah 93 siswa. Teknik sampling yang digunakan yakni proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel 75 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif , uji normalitas dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat baca siswa kelas IV dan V SD Negeri Samata Kabupaten Gowa termasuk sangat kuat dan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan termasuk baik sekali. Hasil perhitungan korelasi product moment menunjukkan bahwa rhitung > rtabel (0,933 > 0,227). Dapat disimpulkan bahwa minat baca memiliki hubungan dengan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas IV dan V SD Negeri Samata Kabupaten Gowa.Kata kunci : minat baca, hasil belajar, pendidikan kewarganegaraan
Pengaruh Model Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Numerasi Siswa Kelas V Mujib, Nadhilah Al; AP, Nurfaizah; Nurfadillah, Sudiana
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i2.57521

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Numerasi Siswa Kelas V SD Negeri 13 Tappong. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen, desain yang digunakan dalam penelitian ini yakni one group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini yakni seluruh siswa kelas V dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V B yang berjumlah 23 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 13 Tappong, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling. Data yang diperoleh statistic yaitu software IBM SPSS statistic. Analisis data dilakukan yakni dengan uji analisis statistika deskriptif dan analisis statistika inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa sebelum penerapan model CTL berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata 47,17 dan setelah penerapan model CTL berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 85,61. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CTL memiliki pengaruh positif untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa kelas V SD Negeri 13 Tappong diperoleh signifikan < 0,05, yakni 0,000 < 0,05.
PKM Media Pembelajaran Bahasa Inggris yang Inovatif: Kartu Ular Tangga yang Digamifikasi untuk Meningkatkan Penguasaan Kosakata di Sekolah Dasar Yusuf, Faidah; Handayani L, Rifhani; AP, Nurfaizah; Mulqi, Tiara; Kartini, Ina; Rorrong, Nopan
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.527

Abstract

Penguasaan kosakata merupakan salah satu keterampilan mendasar yang harus diperoleh siswa sekolah dasar dalam belajar bahasa Inggris. Namun, pengamatan awal di SD Muhammadiyah Perumnas Makassar mengungkapkan bahwa sebagian besar siswa masih memiliki keterbatasan dalam mengenali dan menggunakan kosakata sederhana, serta menunjukkan motivasi yang rendah dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan 25 siswa SD dan 1 guru bahasa Inggris sebagai peserta. Program ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata melalui gamifikasi kartu ular tangga sebagai media pembelajaran bahasa Inggris. Kegiatan terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, kartu alfabet dan kartu ular tangga dirancang dan dimodifikasi sesuai dengan tema kosakata yang dipilih. Selama implementasi, siswa terlibat dalam pelatihan berbasis permainan interaktif yang menekankan pengenalan dan pengucapan kosakata, dipandu oleh guru. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan penilaian pengembangan kosakata dan partisipasi siswa. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan: siswa yang awalnya hanya menguasai 3-5 kata dasar dapat mengingat dan menggunakan lebih dari 10 item kosakata baru. Selain itu, motivasi, partisipasi aktif, dan kepercayaan diri siswa meningkat, sementara suasana belajar menjadi lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan. Inovasi ini juga bermanfaat bagi guru dengan memberikan strategi alternatif untuk merancang pembelajaran bahasa Inggris yang kreatif dan berpusat pada siswa. Kesimpulannya, penggunaan gamifikasi kartu ular tangga terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata di kalangan siswa SD.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VALUE TIME PIE UNTUK MENINGKATKAN SIKAP DISIPLIN SISWA PADA MATA PELAJARAN PKn KELAS IV SD INPRES KASSI-KASSI 1 KOTA MAKASSAR Khairunnisa, Nur Rifkah; AP, Nurfaizah; Faisal, Muh.
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.10689

Abstract

This study was designed to examine the extent to which the Value Time Pie learning model is capable of fostering disciplined attitudes among students in the context of Civic Education (PKn) subject in Grade IV of SD Inpres Kassi-Kassi 1, Makassar City. A mixed method approach was employed through a classroom action research (CAR) design conducted over two cycles, with each cycle encompassing four core stages: planning, action implementation, observation, and reflection. This study involved 20 students as research subjects. To obtain comprehensive data, three data collection instruments were utilized, namely observation sheets, questionnaires, and documentation. Data analysis was carried out descriptively using percentages and reinforced with qualitative analysis to provide a thorough overview of the development of students' disciplinary attitudes. The findings indicate a substantial leap in students' disciplinary attitudes, whereby the achievement in Cycle I at 60% rose significantly to 100% in Cycle II. This progress was further supported by improvements in the quality of the teacher's instructional activities as well as the intensity of student engagement throughout the learning process. These findings affirm that the Value Time Pie model has proven effective in shaping students' disciplinary behavior through a learning approach that prioritizes value reflection, time management skills, and the internalization of positive habits. On this basis, the model has the potential to serve as an alternative character-based Civic Education learning strategy at the elementary school level. ABSTRAK Studi ini dirancang untuk mengkaji sejauh mana model pembelajaran Value Time Pie mampu menumbuhkan sikap disiplin pada peserta didik dalam konteks mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di kelas IV SD Inpres Kassi-Kassi 1 Kota Makassar. Pendekatan yang digunakan adalah mixed method dengan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) yang berjalan selama dua siklus, di mana setiap siklus mencakup empat tahapan pokok, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini melibatkan 20 peserta didik sebagai subjek kajian. Untuk memperoleh data yang komprehensif, digunakan tiga instrumen pengumpulan data, yaitu lembar observasi, angket, dan dokumentasi. Proses analisis data dilakukan secara deskriptif berbasis persentase dan diperkuat dengan analisis kualitatif guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai perkembangan sikap disiplin siswa. Hasil yang diperoleh mengindikasikan adanya lonjakan yang cukup berarti pada sikap disiplin peserta didik, di mana capaian pada siklus I sebesar 60% meningkat secara signifikan menjadi 100% pada siklus II. Perkembangan ini turut ditopang oleh meningkatnya kualitas aktivitas pengajaran guru serta intensitas keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Temuan tersebut mempertegas bahwa model Value Time Pie terbukti efektif dalam membentuk perilaku disiplin siswa melalui pendekatan pembelajaran yang mengutamakan perenungan nilai, kecakapan pengelolaan waktu, serta internalisasi kebiasaan positif. Atas dasar itu, model ini berpotensi menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran PKn berbasis pendidikan karakter di jenjang sekolah dasar.