Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Community Service

PKM PELATIHAN MODEL KEPEMIMPINAN MINANGKABAU UNIVERSAL DAN MANAJEMEN ARSIP KANTOR DI KELURAHAN LOLONG BELANTI KECAMATAN PADANG UTARA KOTA PADANG Andriani, Chichi; Sulastri, Sulastri; Fitria, Yuki
Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2019): JCS, Desember 2019
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.815 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v1i1.2

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dalam rangka mengembangkan model kepemimpinan ideal serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pegawai kelurahan dalam rangka menciptkan pelayanan prima pada masyarakat Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang di bidang manajemen arsip kantor. Kelurahan Lolong Belanti, merupakan salah satu kelurahan di Kota Padang yang merepresentasikan pluralisme dan transformasi yang tidak terelakkan dan mempengaruhi tatanan kehidupan bermasyarakat terutama dalam mengimplementasikan kepemimpinan tungku tigo sajarangan dan tali tigo sapilin. Maka dari itu pada masyarakat khususnya di Kelurahan Lolong Belanti dirasa perlu untuk disosialisasikan dan diimplementasikan model Kepemimpinan Minangkau Universal. Dalam rangka mengimplementasikan model kepemimpinan tersebut diperlukan pengelolaan manajemen arsip yang baik dalam rangka merealisasikan fungsi dan peran pemimpin. Melalui penyebaran kuisioner diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan dan pemahaman peserta sebelum dan setelah pelatihan tentang model Kepemimpinan Minangkabau Universal, di mana terjadi peningkatan pengetahuan peserta sesudah kegiatan pelatihan. Setelah dilakukan proses pendampingan diketahui bahwa proses manajemen arsip di kantor Kelurahan Lolong Belanti telah dilaksanakan dengan baik, terbukti dengan terpajangnya alur pelayanan yang bisa dibaca oleh masyarakat serta adanya buku kontrol surat masuk maupun surat keluar, untuk proses pencatatan arsip kelurahan. Disimpulkan bahwa peserta pelatihan merasakan manfaat yang besar dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini.
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN USAHA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN INCOME GENERATING BAGI MASYARAKAT NELAYAN Fitria, Yuki; Muthia Roza Linda; Hendri Andi Mesta; Abel Tasman
Journal of Community Service Vol 2 No 2 (2020): JCS, December 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1111.741 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v2i2.37

Abstract

Sumatera Barat salah satu provinsi di Indonesia dengan potensi bahari yang besar. Sumatera Barat memiliki garis pantai sepanjang 2.420 km, akan tetapi justru masyarakat pesisir masih terbelenggu kemiskinan, salah satunya adalah Nagari Mandeh. Hasil tangkapan dominan nelayan Pantai Mandeh adalah ikan- ikan kecil (ikan teri, sehingga dikenal sebagai salah satu sentra penghasil ikan teri dengan citra rasa yang khas di Sumatera Barat. Sebaliknya, kondisi sosial masyarakat Nagari Mandeh sungguh kontras dengan potensi dan sumber daya ekonomi yang dimiliki nagari tersebut. Nagari Mandeh memiliki potensi bahari, baik dari sektor perikanan maupun sektor pariwisata yang besar dan potensial, namun masyarakat nelayannya masih terbelenggu kemiskinan. Belum optimalnya produktifitas sektor perikanan sebagai salah satu upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan di Nagari Mandeh, diduga dipengaruhi oleh masih rendahnya kemampuan nelayan dalam mengelola usaha hilirisasi produk dari hasil tangkapan laut, karena terbatasnya pengetahuan masyarakat mitra mengenai manajemen keuangan dan income generating dari usaha yang mereka lakukan. Berdasarkan hal tersebut, tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mitra dalam pengelolan dan perencanaan terhadap keuangan usaha dan keluarga. Metode pelaksanaan adalah melalui ceramah, tanya jawab dan simulasi serta role-play dengan cara melakukan pembukuan manajemen keuangan sederhana untuk usaha dan manajemen keuangan keluarga. Hasil kegiatan pelatihan, melalui penyebaran kuisioner terbukti terdapat peningkatan pengetahuan peserta pelatihan akan pentingnya melakukan perencanaan dan pengendalian terhadap keuangan usaha maupun keluarga, sehingga masyarakat mitra dapat mengelola usaha hilirisasi pengolahan hasil tangkapan laut dengan baik dan menjadi income generating bagi mereka.
PKM PENGEMBANGAN KAMPUNG ENTREPRENEUR BERBASIS DIGITAL MARKETING SEBAGAI MEDIA PROMOSI BAGI PELAKU UMKM DI KELURAHAN PASIE NAN TIGO KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG Sulastri; Chichi Andriani; Yuki Fitria
Journal of Community Service Vol 2 No 2 (2020): JCS, December 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1375.801 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v2i2.43

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dalam rangka pengembangan kampung entrepreneur berbasis digital marketing sebagai media promosi bagi pelaku UMKM di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Kelurahan Pasie Nan Tigo merupakan salah satu kelurahan yang ada di Kota Padang yang berada di pesisir pantai dan memiliki ciri khas objek wisata, kuliner olahan hasil laut dan pusat penjualan ikan segar. Selain itu, pada kelurahan ini juga banyak ditemukan UMKM yang bergerak di bidang kerajinan dan kuliner yang dikelola olah ibu-ibu rumah tangga. Sehingga dirasa perlu dilakukan kegiatan pelatihan digital marketing sebagai media promosi usaha. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan penggunaan aplikasi digital marketing kepada 12 orang pelaku UMKM. Untuk melihat hasil kegiatan dilakukan evaluasi melalui penyebaran kuisioner pada peserta. Kuisioner diberikan sebelum dan setelah dilakukan pelatihan. Dari hasil pengolahan kuisioner menggunakan uji beda diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan pengetahuan dan pemahaman peserta sebelum dan setelah dilakukan kegiatan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peserta kegiatan ini merasakan manfaat akan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat.