Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Topic Modeling dan Analisis Sentimen Ulasan Google Maps untukMendukung Daya Saing Taman Nasional di Pulau Jawa Arij, Zahrina; Sianturi, Riswan Septriayadi; Aryadita, Himawat
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naskah ini akan diterbitkan di Jurnal TEKNOSI
Evaluasi Kesuksesan Platform E-Learning Dibimbing Learning Center Menggunakan Model DeLone dan McLean Abdurrahman, Ikzaaz Bakhtar; Wijoyo, Satrio Hadi; Aryadita, Himawat
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 4 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring meningkatnya pemanfaatan layanan e-learning, Dibimbing Learning Center perlu memastikan platform yang digunakan mampu memberikan pengalaman belajar yang efektif serta manfaat yang nyata bagi pengguna. Penelitian ini mengevaluasi kesuksesan platform e-learning Dibimbing Learning Center menggunakan model kesuksesan sistem informasi DeLone dan McLean. Data dikumpulkan melalui survei daring terhadap 170 pengguna aktif pada periode 25 Oktober–03 November 2025. Variabel yang dianalisis meliputi Kualitas Informasi (KI), Kualitas Sistem (KS), Kualitas Layanan (KL), Penggunaan (P), Kepuasan Pengguna (KP), dan Manfaat Bersih (MB). Instrumen (18 indikator, skala Likert) memenuhi uji validitas dan reliabilitas, serta data memenuhi asumsi normalitas. Hasil regresi menunjukkan KI, KS, dan KL berpengaruh positif terhadap P (B=0,117; 0,176; 0,198; Sig≤0,007) dan terhadap KP (B=0,114; 0,336; 0,256; Sig≤0,003). Selanjutnya, P (B=0,448; Sig<0,001) dan KP (B=0,347; Sig<0,001) berpengaruh positif terhadap MB. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas platform mendorong intensitas penggunaan dan kepuasan pengguna yang pada akhirnya meningkatkan manfaat pembelajaran yang dirasakan. Oleh karena itu, perbaikan layanan perlu diprioritaskan pada respons dukungan (KL) dan performa teknis platform (KS), serta penguatan kejelasan informasi pembelajaran (KI) sebagai bagian dari peningkatan berkelanjutan.
Analisis Proses Bisnis Menggunakan Bussines Process Modeling And Notation (Bpmn) Pada Industri Percetakan Buku (Studi Kasus : Pt Temprina Media Grafika) ZULFA ANSHORI, MUHAMMAD; Trias Hanggara, Buce; Aryadita, Himawat
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 4 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperbaiki proses bisnis pada PT Temprina Media Grafika, khususnya pada proses order cetak dan penyerahan akhir proyek. Penelitian ini dilakukan karena masih ditemukannya permasalahan pada proses bisnis utama, seperti ketidaksesuaian data pesanan akibat input manual, ketidaklengkapan informasi dari pelanggan, serta kendala dalam penyelesaian pembayaran akhir. Permasalahan tersebut berdampak pada menurunnya efisiensi operasional, meningkatnya risiko kesalahan produksi, dan terganggunya arus kas perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Business Process Management (BPM) sebagai kerangka kerja utama. Penentuan proses bisnis prioritas dilakukan menggunakan metode Importance-Performance Analysis (IPA). Proses bisnis prioritas kemudian dimodelkan dalam kondisi saat ini (as-is) dan usulan perbaikan (to-be) menggunakan Business Process Modeling Notation (BPMN) dengan bantuan Bizagi Modeler. Analisis akar permasalahan dilakukan menggunakan metode 5 Whys Analysis, kemudian diklasifikasikan berdasarkan konsep Lean untuk mengidentifikasi jenis pemborosan dalam proses bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama disebabkan oleh pemborosan berupa kesalahan proses, waktu tunggu, dan proses yang tidak efisien. Model proses bisnis usulan dirancang dengan menekankan pada standarisasi data order, kejelasan alur pembayaran, dan peningkatan koordinasi antar pihak. Usulan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas layanan perusahaan.