Articles
ANALISA STABILITAS MODEL MATEMATIKAPADA PERMASALAHANPENGENDALIAN HAMA TERPADU
Aini S, Nur
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2016): Apotema: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam bidang pertanian dan perkebunan, pemerintah menetapkan suatukebijakan dalam hal perlindungan tanaman yang dilakukan dengansistem Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang mengusahakanpengintegrasian berbagai teknik pengendalian yang kompatibel satusama lain sehingga populasi hama dan penyakit tanaman dapatdipertahanan di bawah ambang yang secara ekonomis tidak merugikan,serta melestarikan lingkungan dan menguntungkan bagi petani.Pengendalian terhadap hama dapat dilakukan secara kimia maupunsecara biologi. Dalam penelitian ini dibahas analisa kestabilan darimodel matematika pada permasalahan pengendalian hama terpadu yangsecara kimia dilakukan dengan penyemprotan insektisida dan secarabiologi dilakukan dengan menggunakan musuh alami (predator) danvirus penginfeksi yang merupakan patogen untuk hama. Modelmatematika pengendalian hama ini dianalisa dengan menormalkanmodel terlebih dahulu kemudian mancari titik setimbang, dandilanjutkan dengan menganalisa kestabilan model bentuk normal.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat-sifat atauperilaku dinamik khususnya kestabilan dari model pengendalian hamaterpadu dengan penyemprotan insektisida, musuh alami (predator) danvirus penginfeksi yang merupakan patogen untuk hama sehingga dapatdigunakan sebagai pedoman dalam pengembangan metodePengendalian Hama Terpadu (PHT)
ANALISA STABILITAS MODEL MATEMATIKA PADA PERMASALAHAN PENGENDALIAN HAMA TERPADU
Aini S, Nur
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2016): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (506.686 KB)
Dalam bidang pertanian dan perkebunan, pemerintah menetapkan suatu kebijakan dalam hal perlindungan tanaman yang dilakukan dengan sistem Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang mengusahakan pengintegrasian berbagai teknik pengendalian yang kompatibel satu sama lain sehingga populasi hama dan penyakit tanaman dapat dipertahanan di bawah ambang yang secara ekonomis tidak merugikan, serta melestarikan lingkungan dan menguntungkan bagi petani. Pengendalian terhadap hama dapat dilakukan secara kimia maupun secara biologi. Dalam penelitian ini dibahas analisa kestabilan dari model matematika pada permasalahan pengendalian hama terpadu yang secara kimia dilakukan dengan penyemprotan insektisida dan secara biologi dilakukan dengan menggunakan musuh alami (predator) dan virus penginfeksi yang merupakan patogen untuk hama. Model matematika pengendalian hama ini dianalisa dengan menormalkan model terlebih dahulu kemudian mancari titik setimbang, dan dilanjutkan dengan menganalisa kestabilan model bentuk normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat-sifat atau perilaku dinamik khususnya kestabilan dari model pengendalian hama terpadu dengan penyemprotan insektisida, musuh alami (predator) dan virus penginfeksi yang merupakan patogen untuk hama sehingga dapat digunakan sebagai pedoman dalam pengembangan metode Pengendalian Hama Terpadu (PHT)
PELATIHAN PEMBUATAN “PENA BABE†(PEMPEK NASI BAGI MASYARAKAT BANYU BESI)
kiptiyah, Mariyatul;
Aini S, Nur
Abdiku : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.751 KB)
Masyarakat minoritas ada yang tidak mampu untuk mengikuti jenjang pendidikan formal karena berbagai faktor penghambat salah satunya masalah ekonomi, dampaknya masyarakat tidak bisa membaca, sehingga akan merembet pada pendidikan anak yang tidak berpendidikan sehingga tidak mampu mencerdaskan generasi-generasi yang akan menjadi estafet bangsa. Mereka membutuhkan pengarahan dan pelatihan berbagai bidang. Salah satu upaya yang diberikan adalah dengan mengadakan pelatihan pembuatan Pempek Nasi. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah Untuk Memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA), meningkatkan kreatifitas masyarakat, dan menjalin hubungan silaturahmi dengan masyarakat khususnya masyarakat desa Banyu Besih Kecamatan Tragah. Dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang berwirausaha menjadi meningkat dan keterampilan masyarakat akan hal berwirausaha juga semakin meningkat.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
Maslahah Maslahah;
Rica Rica Wijayanti;
Nur Aini
SIGMA Vol 7, No 1 (2021): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53712/sigma.v7i1.1184
This study aims to describe student learning outcomes taught using the Problem Based Learning and Discovery Learning learning model and compare student learning outcomes taught using the Problem Based Learning learning model and the Discovery Learning learning model. Research uses experiments of quantitative methods with research design using the actual experimental design (true-ed) with the form of the design of the control group only post-test. The results of the study show that the value is sig. (2-tailed) is 0.045 or smaller than 0.05 meaning rejected and accepted which means comparison of student learning outcomes taught using the Problem Based Learning learning model and the Discovery Learning learning model is not the same. The conclusion of this study is the average learning outcomes of students using the Problem Based Learning learning model of 63.5, the average learning outcomes of students use the Discovery Learning learning model of 49.2, the average student learning outcomes use the BAS problem learning model
ANALISIS PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN TATAP MUKA (PTM) TERBATAS
Desi Dwi Amelia;
Dwi Ivayana Sari;
Nur Aini S
SIGMA Vol 7, No 2 (2022): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53712/sigma.v7i2.1440
This study aims to analyze students' mathematical understanding in terms of learning motivation in limited face-to-face learning. This type of research is qualitative research. Subjects were taken using a learning motivation questionnaire and a mathematical ability test. Students who meet the indicators of learning motivation and the characteristics of the category of mathematical ability are determined as subjects and then given a mathematical understanding test and then interviewed. The data were then analyzed using the Miles and Huberman model. The results of data analysis show that students who have high learning motivation meet three indicators of mathematical understanding, namely the ability to classify objects according to certain properties (according to the concept), the ability to present concepts in various forms of mathematical representation and the ability to use, utilize and choose procedures or certain operations. However, students have problems in using and utilizing certain perating procedures. Subjects with moderate learning motivation only met two indicators of mathematical understanding, namely the ability to classify objects according to certain properties (according to the concept) and the ability to use, utilize and choose certain procedures or operations. However, students who are motivated to learn are having problems using and utilizing certain operating procedures. Subjects with low learning motivation fulfill one indicator of mathematical understanding, namely the ability to classify objects according to certain characteristics (according to the concept). Even though students do not work on the questions correctly, students still try to solve the questions given. It is recommended that teachers pay attention to students' mathematical understanding, especially in the new normal period.
Efektivitas Penggunaan Model TGT (Teams Games Tournament) dan Media E-Komika ditinjau dari Minat dan Hasil Belajar Siswa
Nadia Armadani;
R.A Rica Wijayanti;
Nur Aini
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2747
Model TGT (Teams Games Tournament) merupakan salah satu dari model pembelajaran kooperatif yang dapat membuat siswa lebih aktif dalam pembelajaran karena dituntut untuk berkompetisi secara kelompok dalam menjawab pertanyaan sebanyak mungkin dan tentunya dengan jawaban yang tepat pula. E-Komika merupakan elektronik komik matematika atau media visual yang di dalamnya terdapat sebuah cerita bergambar. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model TGT (Teams Games Tournament) dan media E-komika ditinjau dari minat dan hasil belajar siswa pada materi baris dan deret kelas XI MA Darul Ittihad Campor Geger. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 43 siswa yang terdiri dari 24 siswa kelas XI IPA I dan 19 siswa kelas XI IPA II MA Darul Ittihad Campor Geger. Intrumen yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu lembar angket minat belajar dan lembar tes hasil belajar siswa. Pada penelitian ini dilakukan pengujian normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data penelitian didapatkan hasil diantaranya 1) Terdapat pengaruh model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) dan media E-komika ditinjau dari minat belajar siswa pada materi baris dan deret kelas XI MA Darul Ittihad Campor Geger ; 2) Terdapat pengaruh model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) dan media E-komika ditinjau dari hasil belajar siswa pada materi baris dan deret kelas XI MA Darul Ittihad Campor Geger
PKM Industri Rumah Tangga Kerupuk Tahu Nagih (Enak dan Gurih) di Kelurahan Kemayoran Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan Provinsi Jawa Timur
Nur Aini;
Ika Lis Mariatun
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 3, No 2 (2019): EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (334.605 KB)
|
DOI: 10.33366/jast.v3i2.1436
Industri pangan adalah salah satu bentuk industri kecil yang berkembang di Indonesia. Salah satu industri pangan yang merupakan industri rumah tangga dalam skala kecil yang banyak berkembang adalah produksi kerupuk. Ibu Siti Hotijeh adalah salah satu produsen kerupuk tahu di Kabupaten Bangkalan. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh produsen kerupuk tahu tersebut dari segi produksi adalah keterbatasan teknologi dalam pengolahan kerupuk yaitu untuk membuat adonan kerupuk dan memotong kerupuk masih dilakukan secara manual. Selain itu bentuk kerupuk tahu tidak beraturan sehingga terlihat kurang menarik dan tidak bervariasi. Kemasan kerupuk tahu juga masih menggunakan plastik tipis yang diikat dengan tali rafia tanpa ada label kemasan sehingga kerupuk tidak awet dan tidak ada identitas produsen pada kemasan. Dari segi pemasaran, kerupuk tahu hanya dipasarkan terbatas pada warung-warung kecil di sekitar tempat tinggal saja, sehingga hasil penjualan yang diperoleh kurang maksimal. Dari segi manajemen masih belum ada pembukuan tentang biaya produksi dan hasil pendapatan yang diperoleh dari penjualan kerupuk tahu. Berdasarkan permasalahan tersebut, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini ditujukan untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha kerupuk tahu. Hal ini dilakukan dengan tujuan supaya produk kerupuk tahu memiliki nilai jual lebih tinggi daripada sebelumnya, melalui beberapa program kegiatan yang meliputi: (1) penyuluhan pengembangan varian bentuk kerupuk; (2) pelatihan penggunaan mesin pengaduk adonan, mesin pemotong kerupuk, dan mesin Hand Sealer; (3) pelatihan pengemasan dan pemasangan label ; (4) pelatihan pemasaran secara online; (5) dan pelatihan manajemen keuangan. Hasil yang telah dicapai dalam PKM ini adalah mitra dapat menerapkan pengetahuan dan teknologi dalam memproduksi kerupuk tahu sehingga pengembangan usaha ini dapat meningkatkan keuntungan yang diperoleh mitra.Kata kunci : kerupuk Tahu; peningkatan produksi; PKM ABSTRACT One of the home industry-based food industries on a small scale is the production of tofu crackers. Mrs. Siti Hotijeh is one of the tofu crackers producers in Bangkalan Regency. The problems experienced by partners (Mrs. Hotijeh) in the production aspect of tofu crackers is the limited technology to make dough crackers and the crackers is still cutting manually. So far, the tofu crackers shape is irregular so this is not good looking and the shape is not variated. Beside that, the packaging of tofu crackers is still using rope and there is no label on the package so the tofu crackers is not crunchy and there is no identity of producer in the product. In the marketing aspect, tofu crackers is only marketed limited to shops on neighborhood, so the profit is not maximum obtained. In the management aspect,there is no accounting system that calculate the cost and income from producing tofu crackers. Based on these problems, the Program Kemitraan Masyarakat (PKM) is intended to improve and develop business tofu crackers. This is done with the aim that tofu cracker products have a higher selling value than previously, through several program activities that include: (1) training of development variant of tofu crackers shape; (2) training of using a mixer dough machine, cutting machine, and hand sealer machine; (3) training of packaging and labelling; (4) training of online marketing; (5) and accounting management training. The result has been achieved in this program is the partner can apply knowledge and technology to producing tofu crackers so it can increase the profit of production.
The Implementation of Batik Tanjung Bumi Philosophy Value in Cross Culture Understanding Classroom
Tera Athena;
Nur Aini S;
Mety Liesdiani
English Teaching Journal : A Journal of English Literature, Language and Education Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25273/etj.v10i2.13996
Batik is part of local wisdom that exists in the Madurese community and is an ancestral heritage that needs to be preserved. This preservation can be applied by linking the Batik philosophy to Cross Culture Understanding learning which emphasizes the background of certain motifs that describe the life of the Madurese community. Through the qualitative method, the author tries to explore the reflection of the philosophy of the Tanjung Bumi Batik Motif. The motifs and colors of Tanjung Bumi Batik tell some aspects of the life of the Madurese community and the symbols of the habits of the Madurese people in general. Linking the Philosophical Values of the Tanjung Bumi Batik Motif will add real insight into the life of the Madurese community. This can also motivate teachers to implement learning in lectures.
Development of Instructional Media on Mathematics Assisted Mobile Learning-Based with I-SPRING ON Algebraic Materials
Ririn Hanifah;
Dwi Ivayana Sari;
Nur Aini
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 6 No 1 (2022): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Urogram Studi Pendidikan Matematika, Universitas IVET
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (372.406 KB)
|
DOI: 10.31331/medivesveteran.v6i1.1906
This study aims to develop mobile learning-based mathematics learning media that can be accessed offline, as a solution to the problems faced by students during the learning process from home. The test subjects of this study were 25 students of SMP Taman Sari. The research method uses the ADDIE development model which consists of 5 stages, namely: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. From the research process carried out, the results obtained are media that are developed and practical to use. Keyword : Mathematics Learning Media, Applications, Mobile Learning.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT-BASED LEARNING BERBANTUAN ALAT PERAGA EDUKATIF PADA PELAJARAN MATEMATIKA DI SMP AN NUR FUADI BANGKALAN
NUR AINI S;
RIA FAULINA;
NOFIA ALFA RIZKY
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51878/teaching.v3i2.2382
This research aims to determine how the implementation of the Project-Based Learning teaching model, supported by educational aids, for mathematics lessons at SMP An Nur Fuadi Bangkalan. The researcher hypothesized that there would be a difference in student learning outcomes before and after the implementation of the Project-Based Learning teaching model with educational aids. This research is a quantitative study with a one-group pretest-posttest experimental design, where the researcher measured the variables before (pretest) and after (posttest) the intervention/research. The sample used was one class group consisting of 14 students, from which pretest and posttest scores were collected. The pretest and posttest scores were processed and analyzed using a paired two-sample t-test. The analysis results indicate that both samples' scores are normally distributed. Then, the obtained t-value is 4.28711, and the t-table value is 2.16037, which means that the t-value is greater than the t-table value, leading to the rejection of the null hypothesis (H0). Therefore, it can be concluded that there is a significant difference in the learning outcomes of students at SMP An Nur Fuadi Bangkalan before and after the implementation of the Project-Based Learning teaching model with the educational aids. The student response questionnaire results indicate that the majority of students at SMP An Nur Fuadi Bangkalan responded positively to the implementation of the Project-Based Learning teaching model in mathematics, with an average percentage of students giving positive responses of 85.71%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Project-Based Learning berbantuan alat peraga edukatif pada pelajaran matematika di SMP An Nur Fuadi Bangkalan. Peneliti membuat hipótesis yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran Project-Based Learning berbantuan alat peraga edukatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimental tipe one grup pre test – post test dimana peneliti melakukan pengukuran antar variabel yang dilakukan sebelum (pre test) dan sesudah (post test) tindakan/ penelitian. Sampel yang digunakan adalah satu kelompok kelas yang terdiri dari 14 siswa yang kemudian diambil nilai pre test dan post test. Hasil nilai pre test dan post test diolah dan dianalisis menggunakan uji-t dua sampel berpasangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua sampel nilai berdistribusi normal. Kemudian diperoleh nilai  dan nilai  yang berarti  sehingga  ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa SMP An Nur Fuadi Bangkalan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Project-Based Learning berbantuan alat peraga edukatif. Hasil angket respon siswa menunjukkan bahwa sebagian besar siswa di SMP An Nur Fuadi Bangkalan memberikan respon positif terhadap hasil penerapan model pembelajaran Project Based Learning pada mata pelajaran matematika dengan persentase rata-rata siswa yang memberikan respon positif sebesar 85,71%.