Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PERANCANGAN PETA ANCAMAN BENCANA DAN PETA KAPASITAS BENCANA SEBAGAI PENDUKUNG INFORMASI BAGI DESA WISATA DI DESA LAMAJANG KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG Nurwulandari, Furi Sari; Pirngadi, Budi Heri; Rismana, Gerry Andrika; Nurhasbi, Prayoga Faiz; Febrianti, Annisa Devilia; Eka Putri, Azhar
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.11445

Abstract

Desa Wisata Lamajang merupakan desa wisata yang terletak Desa wisata yang terletak di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Desa Lamajang menyimpan potensi wisata yang besar antara lain ada 16 yang dijadikan objek daya tarik wisata. Untuk menyelesaikan permasalahan di Desa Lamajang dilihat berdasarkan potensi ancaman bencana multihazard maka dibutuhkan bentuk profil data terkait ancaman bencana yang diprediksi bisa terjadi di wilayah ini, dengan cara melakukan pemetaan wilayah berdasarkan kondisi fisik serta kondisi historis bencana, serta memetakan kapasitas di wilayah desa Lamajang.Metode pelaksanaan yang digunakan dalam perancangan peta ancaman dan kapasitas bencana di Desa Wisata Lamajang adalah dengan menggunakan pendekatan pengelolaan risiko bencana berbasis komunitas (PRBBK). Tahapan kerja dari pelaksanaan PPM ini adalah: [1] Memilih Komunitas Sasaran, [2] Membangun Hubungan dan Memahami Komunitas, [3] Penjajakan Risiko Bencana secara Partisipatif (Participatory Disaster Risk Assessment/PDRA).Berdasarkan hasil observasi kapasitas di Desa Lamajang yaitu tersedianya lapangan untuk tempat evakuasi bencana, terdapat rambu peringatan bencana di area wisata Desa lamajang. Desa Wisata Lamajang mempunyai Desa Tangguh Bencana (DESTANA) yang elemennya terdiri dari perangkat Desa, Karang Taruna, dan Masyarakat terpilih. Komunitas Desa Tangguh Bencana menjadi orang pertama dalam menangani bencana tersebut. Berdasarkan kondisi eksisting bahwa tingkat kapasitas yang ada di Desa Lamajang masih kurangnya sarana mitigasi bencana dan pengetahuan masyarakat terhadap mitigasi bencana. Maka dari itu perlu adanya upaya peningkatan kapasitas dalam menghadapi bencana yang ada di Desa Lamajang khususnya terkait penambahan sarana mitigasi bencana dan juga perlu ada sosialisasi terhadap masyarakat terkait pentingnya mitigasi bencana.
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN HASIL IKAN LELE SEBAGAI PRODUK UNGGULAN DESA SARIWANGI KECAMATAN PARONGPONG Ishak, Riza Fathoni; Pirngadi, Budi Heri; Syarifudin, Deden
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.11463

Abstract

Lele merupakan salah satu komoditas ternak ikan yang sangat potensial untuk dikembangkan, karena mempunyai kandungan omega yang tinggi bermanfaat bagi tubuh manusaia khususnya anak-anak yang sedang mengalami masa perkembangan fisik. Produksi ikan lele yang terdapat di Desa Sariwangi memiliki potensi besar dalam memasarkan dan memproduksi lele tidak hanya dalam bentuk ikannya saja tapi dalam produksi pengolahan. Tujuan dalam pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan produksi tidak hanya dalam bentuk ikan tetapi dalam bentuk produk olahan pangan. Metoda yang dilaksanakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah dengan metoda pendampingan. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat mendaparkan pengetahuan mengenai pengolahan ikan lele dalam beberapa produk yakni abon lele, nuget, bakso lele yang diproses dengan baik dan higienis. Berkembangnya pengalaman dan pengembangan kapasitas masyarakat dalam sisi memulai usaha baru dan mengelola produksi pengolahan lele. Dengan hal tersebut ternyata keberadaan pihak perguruan tinggi dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat setidaknya ada tiga hal yang dibangun yaitu pengetahuan meningkat, keterampilan meningkat dan motivasi usaha meningkat. Dampak yang diharapkan bahwa dengan produksi yang dihasilkan dari produk pengolahan lele dapat menstimulasi adanya peningkatan ekonomi dan gizi masyarakat terutama pada level konsumsi rumahtangga mitra.