Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Kelimutu Journal of Community Service

Pemanfaatan Teknologi Robotika pada Perangkat Tempat Sampah di Gedung Kebaktian Jemaat GMIT Eklesia Nun Baun Delha Klasis Kota Kupang Fransiskus Ferry Goe Ray; Yetursance Y. Manafe; I Made Parsa; Zet Y. Baitanu; Ichsan Fahmi; Gunadi Tjahjono; Louis F. Boesday; Crispinus P. Tamal; Renold H. Modok; Deprison A. Penu Djira; Benediktus Atitus; Wilhelmus H. R. Lobo
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v2i2.8952

Abstract

Environmental cleanliness is a social issue that is a serious problem in people's lives, especially inurban areas. The challenge faced by the GMIT Eklesia Nun Baun Delha Congregation in terms of wastemanagement lies not only in the quantity of waste but also regarding waste management that is not yetgood. The problem is caused by the lack of availability of proper garbage disposal sites and low awareness of the congregation and the community around the location of the GMIT Eklesia Nun Baun DelhaCongregation's place of worship to dispose of waste in its place. The use of robotic technology in trash binsplaced in the GMIT Eklesia Nun Baun Delha congregation's service building is an alternative offered with theaim of reducing the amount of trash scattered around the worship building and building awareness of themembers of the GMIT Eklesia Congregation themselves to dispose of trash in the space provided. This activity was carried out using the practical method of making a trash can device. At present the GMIT EklesiaNun Baun Delha congregational worship building has a trash can that can be operated by utilizing roboticstechnology where its use is very effective.
Pendampingan Guru dalam Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah Berbasis Penelitian Tindakan Kelas Bagi para Guru di SDK Santo Yoseph Noelbaki Kabupaten Kupang Tokan, Moses Kopong; Imakulata, Mbing Maria; Sukarjita, I Wayan; Bani, Marsi D. S.; Modok, Renold H.; Honin, Maryanto C.
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v5i1.20763

Abstract

Sebagian besar guru di NTT belum memiliki kemampuan untuk melakukan penelitian tindakan kelas dan mempublikasikannya. Begitu juga dengan guru-guru SDK Santu Yoseph Noelbaki Kabupaten Kupang. Kemampuan ini membantu guru untuk memperbaiki permasalahan yang terjadi dalam kelasnya dan mempublikasikannya agar dapat diketahui oleh orang lain, sekaligus sebagai media berbagi pengalaman dalam penelitian. Kegiatan ini dilaksanakan di SDK Santu Yoseph Noelbaki Kabupaten Kupang secara luring dalam bentuk pendampingan penulisan proposal. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 29 orang dari target 20 orang. Peserta kegiatan berasal dari SDK dan SMPK Santu Yoseph Noelbaki Kabupaten Kupang. Kegiatan pendampingan dilakukan dengan tahapan penyajian materi tentang PTK, penulisan proposal, pelaksanaan PTK, penulisan laporan PTK, penulisan artikel dan publikasi artikel. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah para guru memiliki pehamanan yang cukup komperhensip terhadap PTK, mampu menghasilkan proposal PTK, mampu melakukan PTK dan mampu melakukan publikasi karya ilmiah pada jurnal nasional.
Penguatan Kompetensi Pedagogi Bagi Guru Profesional Lulusan PPG LPTK FKIP Undana di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Parsa, I Made; Wonda, Hiwa; Dominikus, Wara Sabon; Taneo, Malkisedek; Messakh, Jacobis J.; Samo, Damianus D; Modok, Renold H.
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v5i1.21150

Abstract

Kompetensi pedagogi merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki seorang guru yang menjadikannya berbeda dengan profesi lainnya. Kompetensi ini menyangkut perencanaan pembelajaran, pengelolaan kelas, penguasaan teori belajar, evaluasi pembelajaran serta pendidikan karakter. Penguatan kompetensi ini menjadi kunci bagi guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang berkualitas, mengembangkan potensi siswa, dan mencapai tujuan pendidikan secara optimal. Pentingnya kompetensi ini berdampak pada capaian hasil belajar siswa serta karakter siswa. Adapun masalah mitra ini adalah 1) keterbatasan pemahaman mengenai kurikulum merdeka dan pembelajaran berdiferensiasi, 2) kurangnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, 3) kurangnya pemahaman dalam penerapan deep learning, 4) keterbatasan dalam manajemen kelas dan pendekatan personalisasi. Solusi dari masalah ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan penguatan kompetensi pedagogi. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan bagi guru profesional lulusan PPG yang berkarya di Kota SoE dan sekitarnya sebanyak 90 peserta pada tanggal 21 Maret 2025. Kegiatan pelatihan dalam bentuk ceramah dengan materi dibawakan oleh instruktur kemudian diskusi, dan kerja mandiri. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pemahaman tentang kurikulum merdeka, pembelajaran berdiferensiasi dan deep learning
Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka dan Pembelajaran Berdiferensiasi Bagi Guru Profesional Lulusan PPG LPTK FKIP Undana di Kabupaten Timor Tengah Utara Wonda, Hiwa; Parsa, I Made; Budiana, I Gusti Ngurah; Supu, Amirudin; Ande, Andreas; Taneo, Malkisedek; Messakh, Jakobis J.; Samo, Damianus D; Modok, Renold H.
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v5i2.24909

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan fleksibilitas dalam proses pembelajaran, penguatan karakter, serta pemberian ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensinya sesuai dengan kebutuhan dan minatnya. Salah satu strategi utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka adalah pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi memiliki konsep teoritik yang baik namun dalam praktiknya tidak mudah yang ditemui dalam berbagai kondisi di lapangan termasuk guru-guru profesional di kabupaten TTU. Adapun masalah mitra ini adalah 1) keterbatasan pemahaman mengenai kurikulum merdeka dan pembelajaran berdiferensiasi, 2) kurangnya keterampilan guru dalam merencanakan dan mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi. Solusi dari masalah ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan penguatan kompetensi pedagogi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Hotel Ariesta Kefa pada Sabtu, 12 April 2025. Peserta dalam kegiatan ini adalah guru-guru alumni PPG LPTK FKIP Undana sebanyak 90 orang. Hasil kegiatan menunjukan adanya perbedaan rata-rata peningkatan pemahaman guru sebelum dan setelah kegiatan pelatihan terkait pemahaman kurikulum merdeka dan pembelajaran berdiferensiasi