Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Karaton

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM SMART TOURISM: KERANGKA SMART VILLAGE UNTUK DESTINAS WISATA PEDESAAN BUKIT TAWAP SUMENEP Rasaili, Wilda; Zain, Muh Hamdi
Jurnal Karaton Vol 2 No 2 (2023): Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep smart tourism telah menjadi tren utama dalam pengembangan destinasi pariwisata di era digital. Namun, kesuksesan pengembangan smart tourism tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan teknologi yang canggih, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kerangka Smart Village sebagai pendekatan yang efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam smart tourism di Desa Pagar Batu, Saronggi. Konsep Smart Village menggabungkan penggunaan teknologi digital, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan dalam konteks pedesaan. Dalam kerangka ini, masyarakat di destinasi pedesaan didorong untuk terlibat dalam pengambilan keputusan, pengembangan ekonomi lokal, dan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Metode yang digunakan kualitatif diskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi lapangan dan analisis dokumen. Penelitian ini menyajikan komponen-komponen kunci dari kerangka Smart Village, termasuk infrastruktur digital, pendidikan dan pelatihan masyarakat, pengembangan ekonomi lokal, partisipasi masyarakat, dan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Penelitian ini menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam smart tourism. Keterlibatan aktif masyarakat diharapkan dapat menciptakan destinasi pariwisata berkelanjutan, autentik, dan memberdayakan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman tentang bagaimana kerangka Smart Village dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam smart tourism di Desa Pagar Batu, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep. Kata kunci: Smart tourism, Smart Village, partisipasi masyarakat, destinasi pedesaan, pengembangan pariwisata berkelanjutan.
KEBERLANJUTAN DAN DIGITALISASI PARIWISATA PEDESAAN DALAM EKOSISTEM SOSIAL, EKONOMI, DAN LINGKUNGAN DI KABUPATEN SUMENEP Rasaili, Wilda
Jurnal Karaton Vol 4 No 1 (2024): Karaton: Jurnal Inovasi Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Kabupaten Sumenep memiliki beragam potensi wisata pedesaan yang dapat dikembangkan berbasis digital dan keberlanjutan. Sentuhan teknologi digital ini tidak hanya akan meningkatkan kunjungan wisatawan, akan tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal melalui peningkatan ekonomi kreatif berbasis wisata. Perkembangan pariwisata dapat memberikan manfaat yang cukup besar, akan tetapi perkembangan tersebut juga mengandung risiko yang tidak kecil. Manfaat yang diperoleh serta risiko yang mungkin timbul harus dikelola dengan baik agar dapat diusahakan suatu bentuk perencanaan pariwisata yang mampu memperoleh manfaat secara optimal tanpa harus mengabaikan kelestarian fungsi lingkungan hidup. Untuk itu, penelitian ini fokus pada keberlanjutan pembangunan dan digitalisasi pariwisata pedesaan di Kabupaten Sumenep dalam ekosistem sosial, ekonomi, dan lingkungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian adalah enam destinasi wisata pedesaan, yaitu Sumber Rajeh, Sawah Calina Bato, Pantai Tanaros, Wisata Oksigen Gili Iyang, Bukit Tawaf Pagar Batu, dan Pantai Matahari. Penelitian ini menggunakan dua jenis sumber data, yaitu sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data-data terkumpul dianalisis menggunakan tahapan yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kabupaten Sumenep, terdapat enam wisata pedesaan yang berpotensi dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis digital. Wisata pedesaan yang ada di Kabupaten Sumenep berpotensi menjadi wisata-wisata yang dapat membuat perekonomian masyarakat setempat meningkat seiring dengan maksimalnya pemanfaatan platform digital sebagai sarana media promosi pariwisata. Selain berbasis digital untuk mendongkrak perkembangan ekonomi dan memberikan dampak positif kepada masyarakat lokal, agar berlekanjutan juga harus menjamin kelestarian kualitas lingkungan. Namun, dalam hal ini masih banyak kekurangan, terutama dari sudut pandang ekologis.