Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Implementasi Metode Interaktif dan Kolaboratif dalam Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an pada Kelas Kecil: Studi Kasus di Salah Satu Sekolah di Karawang Dhani, Alife Ahmad; Budianto, Budianto; Basuki, Danang Dwi
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis implementasi metode interaktif dan kolaboratif dalam pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an pada kelas kecil di Karawang. Pendidikan Tahfidz Al-Qur’an sangat penting dalam pendidikan Islam, namun menghadapi tantangan seperti kurangnya motivasi siswa dan metode pengajaran yang monoton. Metode interaktif dan kolaboratif melibatkan siswa secara aktif melalui diskusi dan aktivitas partisipatif, meningkatkan daya ingat, motivasi, dan kerja sama antar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara dengan guru tahfidz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode interaktif dan kolaboratif secara signifikan meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dibandingkan metode tradisional. Pengajar menerapkan strategi yang sesuai dengan kebutuhan individu siswa dan memberikan insentif untuk mempertahankan semangat belajar. Kerja sama antar siswa dalam menghafal Al-Qur’an juga terbukti efektif dalam mengatasi rasa bosan dan meningkatkan motivasi.
Penerapan Metode Al-Qira’ah li Al-Athfal dalam Pembelajaran Membaca Al-Qur’an Mushaf Madinah di Sekolah Dasar Tahfiz Al-Qur’an di Karawang Ruswandi, Andi; Basuki, Danang Dwi
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4064

Abstract

Penelitian ini berfokus pada metode pembelajaran membaca Al-Qur’an yang mengacu pada standar Mushaf Al-Madinah di Sekolah Dasar Tahfiz Al-Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami gambaran umum Metode Al-Qira’ah li Al-Athfal, cara penerapannya dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an, dan hasil penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara kepada beberapa guru dan siswa, serta observasi di halaqah-halaqah pembelajaran. Dokumentasi dilakukan terhadap buku Metode Al-Qira’ah li Al-Athfal yang terdiri dari 6 jilid, serta catatan hasil belajar, ujian, dan raport siswa. Sekolah Dasar Tahfiz Al-Qur’an di Karawang menggunakan Metode Al-Qira'ah li Al-Athfal dalam 3 sesi halaqah (Dhuha, ba’da Ashar, dan ba’da Maghrib), dengan durasi rata-rata 70 menit per sesi dan waktu tatap muka one-on-one dengan guru selama 11 menit. Hasil pembelajaran dari 26 siswa kelas 1 tahun ajaran 2023-2024 menunjukkan bahwa metode ini efektif, dengan 23 dari 26 siswa berhasil menyelesaikan pembelajaran hingga jilid 6 dalam satu tahun ajaran. Pembelajaran disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing siswa berdasarkan observasi awal, memungkinkan adaptasi terhadap kecepatan belajar individu. Tiga siswa yang belum menyelesaikan pembelajaran memerlukan pendekatan lebih personal dan intensif. Ini menekankan pentingnya pemantauan dan dukungan berkelanjutan bagi siswa yang mengalami kesulitan untuk memastikan semua siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.
Implementasi Metode Sabaq, Sabqi, Manzil dalam Pembelajaran Tahfizhul Qur'an pada Salah Satu Sekolah Dasar di Bekasi Amanallah, Atik Sufi; Basuki, Danang Dwi; Budianto, Budianto
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 2 (April 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i2.4802

Abstract

Institusi pendidikan formal dan nonformal menawarkan pelajaran dalam berbagai bidang akademik. Menurut Undang-Undang No 20 Tahun 2003, pendidikan didefinisikan sebagai upaya terencana dan sadar untuk menciptakan proses pembelajaran dan lingkungan belajar di mana siswa dapat secara aktif mengembangkan potensi diri mereka sendiri. Kekuatan spiritual dan keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, dan keterampilan yang diperlukan adalah beberapa dari potensi ini. Salah satu Sekolah Dasar di Bekasi adalah subjek penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan berbagai elemen sesuai dengan rumusan masalah, seperti persiapan pembelajaran, proses pembelajaran, dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat program sabaq, sabqi, dan manzil. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan di rancang sebagai studi kasus.  Penelitian ini berlangsung pada salah satu Sekolah Dasar yang terletak di Bekasi. Data yang dikumpulkan dari guru atau pembina tahfizh Al-Qur'an di kelas 5 Sekolah Dasar di Bekasi. Beberapa metode pengumpulan data termasuk observasi, wawancara, studi dokumen, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program menghafal Al-Qur'an seperti sabaq, sabqi dan manzil merupakan metode efektif yang digunakan dalam pembelajaran tahfizh Al-Quran di sebuah Sekolah Dasar di Bekasi. Metode ini membantu meningkatkan hafalan siswa dan mengajarkan mereka disiplin serta manajemen waktu. Meskipun memiliki kelebihan, seperti memperkuat memori penghafal dan membuat hafalan melekat dalam ingatan, metode ini juga memiliki kelemahan, seperti membutuhkan banyak waktu dan menyebabkan kebosanan.
Pemanfaatan Metode Cerdas Cermat dalam Pembelajaran Tahfizh Al-Qur’an di Sekolah Dasar Islam Al-‘Arabi Az-Zahra, Aura; Basuki, Danang Dwi; Budianto, Budianto
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 2 (April 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i2.4791

Abstract

Metode cerdas cermat merupakan alat evaluasi yang tepat dalam mengasah pencapaian hafalan peserta didik. Terbukti metode ini berhasil memberikan hasil belajar yang seru dan menyenangkan. Pelajaran tahfizh jika menggunakan metode yang monoton, pastinya membuat peserta didik menjadi jenuh dan mengantuk, karena itu peneliti tertarik untuk memperkenalkan metode cerdas cermat agar peserta didik tetap bisa menghafal dan mengulang hafalan dengan cara yang menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar keberhasilan dan antusias mereka selama mengikuti pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sehingga hasil yang didapatkan dalam penelitian ini terdapat lima pembahasan yakni alasan guru pengampu memilih metode cerdas cermat dalam pembelajaran tahfizh, respon peserta didik terhadap metode cerdas cermat, tantangan yang dihadapi dalam metode cerdas cermat, manfaat metode cerdas cermat, dan cara pelaksanaan permainan cerdas cermat pada pembelajaran tahfizh. Metode ini memiliki potensi besar terhadap hasil belajar peserta didik meskipun dalam metode ini ditemukan berbagai macam tantangan, permasalahan tersebut masih bisa teratasi dengan baik.
Pemanfaatan Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Kelas V di Salah Satu SDI TQ Karawang Laela, Dafa Febra; Basuki, Danang Dwi; Subandriyo, Subandriyo
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 2 (April 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i2.4789

Abstract

Saat ini guru di tuntut untuk bisa menggunakan teknologi salah satu nya dalam penggunaan media pembelajaran agar lebih bervariasi sehingga peserta didik lebih aktif dan pembelajaran bermakna. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi proses dan respon peserta didik dalam pemanfaatan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses pemanfaatan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) cukup baik diterapkan untuk peserta didik agar melatih kreativitas dalam mendesain poster secara mendiri. Kemudian, respon peserta didik dalam pemanfaatan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas V yaitu peserta didik senang dan antusias dengan aplikasi Canva pada pembelajaran IPAS, lebih paham apabila guru menggunakan aplikasi Canva pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), peserta didik mendapatkan manfaat dengan pemanfaatan aplikasi Canva dengan membuat poster sendiri, dan peserta didik tidak merasa bosan apabila guru menggunakan aplikasi Canva pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).
Strategi Penguatan Karakter Mandiri Belajar Siswa Melalui Pola Asuh Orang Tua dan Bimbingan Guru Di SDIT Al-Islamiyyah Rahmadani, Habibah; Prabowo, Fadilah; Basuki, Danang Dwi
El Banar : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 8 No 1 (2025): El Banar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : STAI Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54125/elbanar.v8i1.179

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi penguatan karakter kemandirian belajar siswa melalui pola asuh orang tua dan bimbingan guru. Latar belakang nya yaitu sekolah juga turut berperan dalam memberikan kesempatan kepada anak untuk mandiri, dengan bantuan dan bimbingan guru anak bisa lebih mandiri dan berkembang didalam belajar. Tujuan penelitian ini mengetahui strategi penguatan karakter kemandirian belajar melalui pola asuh orang tua dan bimbingan guru, kemudia mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam penguatan karakter kemandirian belajar siswa. Metode penelitian yang dipakai yaitu metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian yang peneliti lakukan adalah Anak-anak di SDIT Al-Islamiyyah kebanyakan sudah mandiri walaupun masih perlu bantuan beberapa orang tua sudah menerapkan strategi dalam kemandirian belajar adanya pola asuh dari orang tua yang dimana akan membentuk anak menjadi mandiri dengan kebiasaan-kebiasaan yang orang tua terapkan. Guru memberikan pembiasaan kepada anak-anak karena, pembiasaan salah satu bentuk bimbingan pada anak terutama dalam mengembangkan kemandirian belajar anak dikelas.
Peran Dalam Memotivasi Belajar Membaca Siswa Kelas Satu Sekolah Dasar: Persepsi Guru Annisa, Iffat Tia; Danang Dwi Basuki; Fitri Yessi Jami
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 3 No. 1 (2024): April
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reading learning is one of the lessons that has an important role in the learning process. Reading is one of the main foundations in developing knowledge. The way to foster interest in learning to read in students is by motivation from a teacher. In this study, researchers used descriptive qualitative methods. The data in this study were obtained through interviews, observation and documentation. The results of this study can be concluded that the role of teachers in motivating learning to read to first grade elementary school students is needed. Various ways of motivation that can be done by the teacher. Each teacher has different ways of providing motivation. It can be seen that in every activity created by the teacher in the process of providing motivation to students. students look happy and enthusiastic in learning to read.
Implementasi Kegiatan Esktrakurikuler English Club Dalam Mengembangkan Keterampilan Berbahasa Inggris Lusiyana Suherman, Hana; Danang Dwi Basuki; Fitri Yessi Jami
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 3 No. 1 (2024): April
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Extracurricular English Club is an activity held by the school to add English lessons to English Club extracurricular activities. To develop English language skills in Learners. It is also driven by the interest and talent of learners in English. Extracurricular activities become a place for students to channel their interests and talents. This study aims to determine the process of implementing English Club extracurricular activities in developing English language skills as well as supporting and inhibiting factors. This research uses descriptive research method with qualitative approach. The informants in this study were teachers who support English Club extracurricular activities and students who participated in English Club extracurriculars. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The steps in analyzing data are using data collection techniques, data reduction, data presentation, and conclusion making.
Peran dan Upaya Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Membaca Siswa SD Kelas Rendah Syahrani, Jihan Fitri; Basuki, Danang Dwi
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 6 No. 2 (2023): Pendidikan Dasar Anak
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v6i2.525

Abstract

The difficulty of learning to read is one of the problems in the learning of low-grade elementary school students. Difficulty in learning to read is a problem that teachers and parents should not take lightly. The role of the teacher is very important in overcoming this. The method used in this research is the descriptive qualitative method. Data collection was carried out through structured interviews to explore the data needed in the research. Based on the results of the study, it was shown that there were several factors that influenced students to experience difficulties in learning to read, including family factors, internal factors, cellphone factors, and environmental factors. In addition, students who have difficulty learning to read can have a negative impact on their academics. Efforts made by teachers vary, ranging from using interesting methods such as literacy methods, reading corners, and conducting additional classes to learn to read.
Peran Pola Asuh Orang Tua untuk Meningkatkan Kecerdasan Sosial Pada Anak Sekolah Dasar Nafisah, Itsna Latifatun; Basuki, Danang Dwi
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 6 No. 2 (2023): Pendidikan Dasar Anak
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v6i2.545

Abstract

Pola asuh orang tua dalam membimbing dan mengarahkan anak akan sangat berpengaruh kepada karakter kecerdasan sosial anak. Namun, masih banyak orang tua yang mengabaikan pentingnya pola asuh anak dengan benar dan tepat. Pola asuh anak yang tepat akan membentuk karakter anak yang baik, begitu pula sebaliknya anak yang tidak mendapatkan pola asuh yang baik maka akan memiliki karakter yang buruk. Maka, pola asuh orang tua terhadap anaknya memiliki dampak yang besar terhadap kecerdasan sosial bagi anak. Tujuan penelitian ini dilakukan supaya para orang tua bisa membenahi cara mendidik anak nya dengan pola asuh yang benar agar dapat membentuk karakter yang baik dan memiliki kecerdasan sosial yang bagus. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian lapangan (Field Research) yang bersifat deskriptif analisis. Data penelitian ini diperoleh dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang terdapat di Kelurahan Cakung Timur. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposeful sampling. Sampel yang peneliti dapatkan sesuai dengan kriteria tersebut sebanyak 8 informan. Dari hasil penelitian observasi dan wawancara terhadap Ibu dan Anak di Kelurahan Cakung Timur, maka diperoleh 1 orang menerapkan pola asuh otoriter, 2 orang pola asuh permisif, dan 5 orang pola asuh demokratis. Dari 8 anak tersebut 1 anak memiliki sikap yang tidak percaya diri, pemalu, pendiam, dan tidak suka bergaul. 2 anak memiliki sikap agresif dan sulit dikendalikan, dan 5 siswa yang memiliki sikap sosial yang baik, ramah, sopan, dan santun. Hal ini menunjukkan bahwa pola asuh orang tua mempengaruhi kecerdasan sosial pada anak sekolah dasar.