Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Penerapan Metode Tahsin dalam Pembelajaran Membaca Al-Qur'an Bagi Anak Usia Dini di Salah Satu TPQ di Desa Kertasari Fadhilah, Alyaa; Danang Dwi Basuki; Muslim
AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/afada.v2i2.1408

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memperbaiki bacaan anak-anak usia dini di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) tersebut. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat kelompok 1 memilih metode tahsin karena pada TPQ tersebut terdiri dari anak-anak dari jenjang Paud sampai dengan Sekolah Dasar. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu TPQ di Desa Kertasari. Simpulan dari kegiatan ini dengan sasaran anak usia dini sudah diselenggarakan dengan baik dan lancar. Anak-anak pada TPQ tersebut antusias menyambut tim Pengabdian Kepada Masyarakat dan mengikuti seluruh program dengan sangat baik. Pengajar TPQ dan pengelola TPQ juga menerima tim dengan baik. Kegiatan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak dan juga agar tetap bersemangat dalam mempelajari membaca Al-Qur’an. Tim berharap semoga program ini dapat ditindaklanjuti dan diteruskan oleh pengurus TPQ agar tetap berjalan.
ANALISIS LATIHAN DAN EVALUASI BUKU BAHASA ARAB KURIKULUM 2013 MTS KELAS VIII BERDASARKAN PRESPEKTIF RUSYDHI AHMAD THU’AIMAH Tiandini, Ajeng Euis; Purwasandy, Tubagus Kesa; Basuki, Danang Dwi
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 23 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v23i2.11434

Abstract

This study aims to assess the relevance of exercises and evaluation in the  Bahasa Arab book for the 2013 Curriculum of Grade VIII MTs, based on the perspective of Rusydhi Ahmad Thu’aimah. In this study, the researcher uses qualitative research and a descriptive content analysis method. The data collection technique was carried out through document study, where the researcher reviewed and analyzed the content of the Bahasa Arab book used in Grade VIII MTs to determine whether the elements of exercises and evaluation align with the theory proposed by Rusydhi Ahmad Thu’aimah. The results of the study show that the three elements of exercises and evaluation according to Rusydhi Ahmad Thu’aimah (1989) have been fully met in the Bahasa Arab book for the 2013 Curriculum of Grade VIII MTs. These three elements are language exercises, independent learning, and tests and evaluation. In terms of language exercises, the book provides various activities that focus on language skills, such as exercises in understanding sentence structure, vocabulary usage, and applying Arabic grammar rules in appropriate contexts. These exercises are designed to enhance students’ ability to communicate both orally and in writing. In the element of independent learning, the book provides students with opportunities to learn independently through various activities, such as individual tasks, practice questions, and reflection. The presented material encourages students to actively seek information and practice without fully relying on the teacher’s guidance, thereby fostering greater independence in learning. In the element of tests and evaluation, the book includes assessments that are appropriate to the students’ level of understanding, with formative and summative tests to measure students’ competency achievements. These evaluations are not limited to knowledge alone, but also assess the language skills acquired by students throughout the learning process. Tests are given at the end of each lesson, while evaluations are conducted every three lessons.
Manfaatan Alat Peraga pada Metode Ummi dalam Pembelajaran Membaca Al-Qur’an di Salah Satu Sekolah Dasar Islam di Cibinong Alyaa Fadhiilah; Fadhilah Prabowo; Danang Dwi Basuki
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2024): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v6i2.1579

Abstract

Hal yang biasa terjadi pada pembelajaran membaca Al-Qur’an di jenjang sekolah dasar adalah banyak peserta didik yang masih terbata-bata dalam membaca Al-Qur’an bahkan tidak bisa membedakan huruf hijaiyah. Tujuan penelitian ini adalah menyajikan manfaat alat peraga dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an pada metode Ummi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode pada penelitian ini adalah studi kasus. Data pada penelitian ini diperoleh dengan cara melakukan obervasi, wawancara dan dokumentasi sebagai penunjang kelengkapan data. Hasil dari penelitian ini adalah manfaat penggunaan alat peraga dari metode Ummi yang ditemukan diantaranya: Pertama, memahami materi yang disampaikan secara bersamaan tidak secara individu. Kedua, mendengar dan melihat materi menjadi lebih cepat dipahami. Ketiga, peserta didik lebih fokus karena hanya bersumber pada satu alat peraga.
Pemanfaatn Metode Talaqqi Pada Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an Bagi Peserta Didik Kinestetik Di Sekolah Dasar Cikarang Suharto, Zulfa Ummu Salamah; Budianto; Danang Dwi Basuki
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2024): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v6i2.1639

Abstract

Metode Talaqqi adalah pendekatan langsung dalam menghafal Al-Qur'an dengan mendengarkan dan meniru bacaan guru untuk memastikan pengucapan dan intonasi yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh metode talaqqi dalam pembelajaran tahfidz al-Qur’an di SDIT Al-Arabi Cikarang, dengan fokus pada peserta didik yang memiliki gaya belajar kinestetik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode talaqqi efektif dalam meningkatkan kemampuan hafalan al-Qur’an pada siswa terutama dalam aspek hukum tajwid dan makhrajul huruf. Evaluasi berkala dan umpan balik atau feedback langsung dari guru sehingga dapat membantu untuk memonitor dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Mesikpun dihadapkan dengan berbagai tantangan, strategi yang diterapkan oleh pihak SDIT Al-Arabi Cikarang berhasil untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam konteks pembelajaran tahfidz Al-Qur'an di lingkungan pendidikan Islam, khususnya bagi siswa dengan gaya belajar kinestetik di SDIT Al-Arabi Cikarang.
Mendorong Prestasi Anak Dalam Tahfidz Qur'an: Peran Orang Tua Dalam Pembentukan Fondasi Keagamaan Said, Ashim Ibrahim; Danang Dwi Basuki; Budianto
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 3 No. 2 (2024): October
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There are still many children who are unable to read the Qur'an today, one of the factors in this occurrence is because the child is not touched by Qur'anic learning. This can happen because the parents themselves do not understand the importance of reading the Qur'an. This study aims to determine the role of parents in memorizing the Koran of children in the formation of religious foundations. The research method used is descriptive qualitative method. The results showed that the role of parents in encouraging children's achievement in memorizing the Qur'an in XYZ District is very significant and diverse. They not only act as the first madrasah to teach religious values and praiseworthy morals from an early age, but also build a supportive home environment by setting special time for tahfidz and involving the whole family in religious activities.
Implementasi Program Bimbingan Konseling di Salah Satu SDIT di Karawang Atikah, Zahra Al; Basuki, Danangn Dwi
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 1 (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i1.4252

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi program Bimbingan Konseling (BK) di SDIT Harapan Ummah Karawang, yang baru berjalan kurang dari satu tahun. Program ini bertujuan untuk mendampingi siswa yang mengalami berbagai permasalahan di sekolah, baik internal maupun eksternal, dengan pendekatan yang intensif dan komprehensif. Desain penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi menunjukkan bahwa program BK telah menyediakan layanan konseling pribadi dan klasikal, serta mengadakan seminar bullying yang edukatif. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya tenaga konseling dan keterbatasan waktu, yang menghambat implementasi program secara menyeluruh. Meskipun demikian, kolaborasi antara guru konseling, guru kelas, psikolog, dan staf sekolah lainnya memperkuat efektivitas program ini. Pelatihan eksternal yang diikuti oleh guru konseling juga meningkatkan kualitas layanan yang diberikan. Kasus signifikan yang berhasil ditangani termasuk kasus pelecehan seksual terhadap salah satu siswa, yang diidentifikasi dan diselesaikan dengan pendekatan mendalam. Berdasarkan temuan penelitian, program BK di SDIT Harapan Ummah Karawang efektif dalam membantu siswa dan guru menghadapi permasalahan yang ada, meskipun perlu peningkatan sumber daya manusia untuk mencapai hasil yang lebih optimal.
Strategi Guru Tahfidz Al-Qur’an dalam Penanganan Hafalan Menggunakan Metode Tahdhir, Itqan dan Rabth di MTQ Asy-Syifa Karawang Ramdhani, Fathiya Fitri; Basuki, Danang Dwi; Budianto, Budianto
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 1 (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i1.4278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi metode tahdhir, itqan dan rabth dalam pembelajaran tahfidz di Madrasah Tahfidz Qur’an Asy- Syifaa Karawang. Penelitian ini menggunakan motode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini dapat bahwa sebelum memasuki fase menghafal maka setiap peserta didik akan dimasukkan pada program tahsin yaitu memperbaiki bacaan Al-Quran sebelum peserta didik diharuskan mampu memabaca dan menghafal Al-Qur’an secara mandiri. Pelaksanaan tahfidzul Qur'an di Madrasah Tahfidz Qur’an Asy- Syifaa Karawang menggunakan metode tahdhir, itqan dan rabth. Tahdhir adalah persiapan bacaan sebelum dilaksanakannya setoran hafalan baru setiap harinya dengan target yang telah ditentukan disetiap kelasnya dan disesuaikan dengan kemampuan peserta didik. Itqan adalah penguatan hafalan baru yaitu dengan cara mengulang hafalan yang baru disetorkan dihari sebelumnya. Rabth yaitu menggabungkan hafalan baru dengan 5 halaman sebelumnya. Pelaksanaan tahfidzul Qur'an dengan metode tahdhir, itqan dan rabth dan jadwal setoran dan murojaah lainnya yang telah dibuat serta kegiatan pendudukung lainnya sudah berjalan dengan efektif, sehingga harapannya seluruh peserta didik mampu menyelesaikan target hafalan yaitu 10 juz dengan baik dan benar serta kuat dan lancar dengan waktu yang telah ditargetkan yaitu selama 6 tahun (kelas1-6). Dan menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dan dapat mengamalkan isi dan kandungannya dengan baik dalam aplikasi kehidupannya. Evaluasi pada metode tahdhir, itqan dan rabt dilakukan dalam 5 tahap yaitu evaluasi harian, evaluasi pekanan, evaluasi setengah juz, evaluasi 1 juz, evaluasi bulanan dan evaluasi tahunan.
Implementasi Metode Tahdhir Itqon Robth dalam Pembelajaran Tafhizh Al-Qur’an pada Sekolah Dasar Islam di Karawang Ainah, Nur; Basuki, Danang Dwi; Budianto, Budianto
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 1 (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i1.4279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang implementasi metode Tahdhir Itqon Robth dalam pembelajaran tahfizh Al-Qur’an di Sekolah Dasar Islam di Karawang serta mengeksplorasi kendala-kendala yang dihadapi. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Metode Tahdhir Itqon Robth terdiri dari tiga tahapan: Tahdhir (menghadirkan hafalan), Itqon (menguatkan hafalan), dan Robth (menghubungkan hafalan). Setiap tahap melibatkan pengulangan hafalan di hadapan guru dan secara mandiri, serta peran penting orang tua dalam mendukung hafalan siswa. Pembelajaran dilaksanakan secara intensif dalam empat sesi pertemuan harian, dengan setiap sesi dipimpin oleh seorang guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berhasil mencapai target hafalan, meskipun terdapat tantangan seperti perbedaan kecerdasan dan motivasi anak, serta kurangnya keterlibatan orang tua. Temuan ini menunjukkan bahwa metode Tahdhir Itqon Robth efektif dalam membantu siswa mencapai target hafalan Al-Qur’an, dan dapat menjadi model bagi institusi pendidikan lain dalam mengembangkan program tahfizh yang berkualitas dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi berharga dalam pengembangan pendekatan pembelajaran tahfizh yang lebih efektif di sekolah-sekolah Islam, khususnya di Karawang.
Pembentukan Karakter Islami melalui Pengembangan Mata Pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah An-Najah Bekasi Danang Dwi Basuki; Hari Febriansyah
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Agustus 2020
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ji.v10i2.1209

Abstract

Abstract This study aims to analyze the formation of Islamic character through the development of akidah akhlak. The method used in this research is descriptive analytic with data collection instruments through observation, documentation and interviews. The results showed that the Islamic character is a character that originates from Islamic teachings or Islamic character. The formation of Islamic characters in Madrasah Aliyah Annajah Bekasi through the development of akidah akhlak has several ways, including: the madrasa head instructs the teacher who teaches akidah akhlak to pay close attention to the character education that has been rolled out by the government so that it can be implemented into learning adapted to the conditions of the madrasa and pay attention to the vision and mission of the madrasa relating to the application of Islamic character values, teachers of akidah akhlak are given the freedom to develop existing characters in accordance with the level levels of each class and establish cooperation with class teachers and teachers guidance counseling to see the extent to which the implementation of Islamic character in students and the use of walls with words of wisdom and wisdom. Key Word: Islamic Character, Development, Akidah Akhlak Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan karakter Islami melalui pengembangan mata pelajaran akidah akhlak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan instrument pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakter Islami adalah karakter yang bersumber dari ajaran Islam atau karakter yang bersifat Islami. Pembentukan karakter Islami di Madrasah Aliyah Annajah Bekasi melalui pengembangan mata pelajaran akidah akhlak memiliki beberapa cara, diantaranya: kepala madrasah memerintahkan kepada guru yang mengampu mata pelajaran akidah akhlak untuk memperhatikan secara baik tentang pendidikan karakter yang telah digulirkan oleh pemerintah agar dapat diimplementasikan ke dalam pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi madrasah dan memperhatikan visi dan misi madrasah yang berkaitan dengan penerapan nilai-nilai karakter Islami, guru pengampu mata pelajaran akidah akhlak diberikan kebebasan untuk mengembangkan karakter yang telah ada sesuai dengan tingkatan jenjang masing-masing kelas dan menjalin kerjasama dengan wali kelas dan guru bimbingan konseling untuk melihat sejauh mana implementasi penerapan karakter Islami pada peserta didik serta pemanfaatan dinding dengan tulisan kata-kata bijak dan hikmah. Kata Kunci: Karakter Islami, Pengembangan, Akidah Akhlak
Pendekatan Integratif Pendidikan Tauhid dan Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Pembentukan Akhlak Terpuji Basuki, Danang Dwi
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 14 No. 3 (2024): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ji.v14i3.6187

Abstract

Forming noble morals is Islamic education's primary goal, reflecting faith in Allah. However, challenges such as moral deviation, violence, and intolerance indicate the need for a holistic educational approach. This study analyzes the integration of monotheistic education and religious moderation values ​​in forming noble morals. Monotheism education is becoming a spiritual foundation, including Rububiyah, Uluhiyah, and Asma wa Sifat. Meanwhile, religious moderation values, such as tolerance (tasamuh), justice (i'tidal), and love of the homeland (al-muwathanah), provide social guidance in a multicultural society. This study uses a qualitative approach with a literature study design. The process is carried out through three stages: (1) identification of literature using relevant keywords, (2) selection of literature, and (3) thematic synthesis to reveal the relationship between monotheism education and religious moderation values. The study results indicate that the integration of monotheistic education and religious moderation values ​​can form noble morals relevant to modern challenges. For example, muraqabatullah (awareness of being watched by Allah) contains values ​​of improvement and exemplary behavior, while tawadhu (humility) strengthens values ​​of tolerance and anti-violence. This integration process can be implemented through a curriculum based on moderation values, experiential learning, and teacher training. In conclusion, the integrative approach forms tolerant religious individuals and contributes to social harmony. This paradigm reflects Islam as rahmatan lil 'alamin, as a solution to the challenges of character education in the era of diversity.