Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Technopreneurial Mindset dan Knowledge Management di Kalangan Wirausahawan Perempuan: Peningkatan Produktivitas dan Kinerja Nining Yuningsih; Ilham Muhammad Mardiputra; Eka Avianti Ayuningtyas; M R Rafli Ramdani; Fitria Amalia
Jesya Vol 9 No 2 (2026): ARTICLES : RESEARCH JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2914

Abstract

Dominasi perempuan dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama stabilitas ekonomi nasional, namun keberlanjutannya di era Industri 4.0 terhambat oleh keterbatasan literasi digital, digital anxiety , dan rendahnya efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Technopreneurial mindset terhadap Performance Growth melalui peran mediasi ganda dari Knowledge Management dan Productivity pada UMKM yang dipimpin oleh perempuan. Berlandaskan integrasi Theory of Planned Behaviour (TPB) dan Resource-Based View (RBV), riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal-asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner campuran (mixed-mode) kepada 158 wirausahawan perempuan di Kabupaten Bekasi, khususnya di koridor industri Jababeka, menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dieksekusi dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil analisis struktural (inner model) membuktikan bahwa seluruh hipotesis yang diajukan diterima dengan tingkat signifikansi yang sangat kuat. Technopreneurial mindset terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap knowledge management. Selanjutnya, knowledge management ditemukan berkontribusi positif dan signifikan secara langsung baik terhadap Productivity maupun Performance Growth. Analisis jalur juga mengonfirmasi bahwa Productivity harian memiliki pengaruh positif signifikan dalam mendorong Performance Growth usaha jangka panjang. Temuan ini menegaskan bahwa kesiapan mental berbasis teknologi tidak secara otomatis memicu pertumbuhan bisnis, melainkan membutuhkan kapabilitas knowledge management sebagai intangible resource untuk menyerap keterampilan teknis dan mengoptimalkan produktivitas operasional. Implikasi riset ini menekankan pentingnya program pendampingan teknologi terstruktur bagi UMKM perempuan guna mentransformasikan pola pikir inovatif menjadi ketahanan ekonomi yang riil agar mampu naik kelas dan keluar dari lingkaran ekonomi subsisten.
Pengaruh Experiential Learning Activities, Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Rini Ernawati; Eka Avianti Ayuningtyas; Adibah Yahya; Rina Nurjanah; Taufik Hidayat
Peradaban Journal of Economic and Business Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjeb.v5i1.585

Abstract

Employee performance is a pivotal factor in driving organizational effectiveness, necessitating strategic efforts to enhance capacity building and work motivation. This study aims to analyze the influence of experiential learning activities, human resource development (HRD), and motivation on employee performance at the Faculty of Economics and Business, Universitas Tarumanagara. Employing a quantitative approach, data were gathered through Likert-scale questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The findings reveal that experiential learning, HRD, and motivation exert a positive and significant impact on employee performance. Theoretically, this study reinforces the role of experience-based learning and competency development as primary determinants of performance. Practically, these results provide a framework for organizations to strengthen participatory learning practices and motivational systems to optimize employee productivity. Kinerja karyawan merupakan faktor krusial dalam meningkatkan efektivitas organisasi, sehingga diperlukan upaya strategis untuk mendukung pengembangan kapasitas dan motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas experiential learning, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan motivasi terhadap kinerja karyawan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas experiential learning, pengembangan SDM, dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Secara teoretis, penelitian ini mengonfirmasi peran penting pembelajaran berbasis pengalaman dan pengembangan kompetensi sebagai determinan utama kinerja. Secara praktis, temuan ini memberikan dasar bagi organisasi untuk memperkuat praktik pembelajaran partisipatif dan sistem motivasi guna mengoptimalkan produktivitas karyawan.
PELATIHAN KEPEMIMPINAN DAN KERJASAMA TIM (TEAM BUILDING) BAGI PENGURUS LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT DI DESA JATIREJA Nining Yuningsih; Ilham Muhammad Mardiputra; Eka Avianti Ayuningtyas; M R Rafli Ramdani; Lutfi Abdul Hadi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58875

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas individu dan kolektif pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Desa Jatireja melalui penguatan aspek kepemimpinan dan kerja sama tim. Masalah utama yang diidentifikasi di lapangan meliputi dominasi pola kepemimpinan tradisional yang bersifat top-down, koordinasi tim yang masih lemah, serta sistem manajemen administrasi organisasi yang belum terstruktur dengan baik. Metode pelaksanaan dirancang secara partisipatif dan bertahap menggunakan pendekatan experiential learning yang meliputi tahapan sosialisasi, pelatihan simulasi, penerapan teknologi manajemen sederhana, serta pendampingan dan evaluasi intensif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terkait prinsip kepemimpinan partisipatif dan kemampuan manajerial praktis. Keberhasilan ini dibuktikan dengan terbentuknya struktur organisasi yang memiliki pembagian kerja (job description) yang jelas serta draf rencana kerja tahunan yang lebih terukur. Pelatihan ini terbukti berhasil mengubah tata kelola organisasi dari yang sebelumnya bersifat insidental menjadi lebih profesional, transparan, dan terencana. Simpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah bahwa penggunaan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman sangat efektif dalam mendorong transformasi perilaku organisasi serta kemandirian lembaga di tingkat desa.