Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PEMANFAATAN DRONE UNTUK PEMBELAJARAN PEMETAAN TOPOGRAFI DAN BATAS WILAYAH PEMERINTAHAN DI SMK N 5 RUMBAI KOTA PEKANBARU Husaini, Rizki Ramadhan; Basri, Doni Rinaldi; Kurnain, Ahmad; Anugerah, M Fajar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.37438

Abstract

Kemajuan teknologi dalam bidang pemetaan dan survei telah membuka peluang baru bagi dunia pendidikan, terutama dalam pengajaran geografi, sains, dan teknologi. Salah satu teknologi yang semakin banyak digunakan dalam pemetaan topografi adalah drone atau pesawat tanpa awak. Di tingkat sekolah menengah, pengenalan teknologi ini menjadi penting agar siswa mendapatkan wawasan yang mendalam tentang aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi secara praktis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di SMK N 5 Rumbai Kota Pekanbaru yang bertujuan untuk memperkenalkan siswa pada teknologi drone serta memberikan pemahaman mengenai aplikasinya dalam pemetaan topografi dan pembuatan batas wilayah pemerintahan. Untuk melaksanakan kegiatan ini, tiga pendekatan digunakan: sosialisasi, pelatihan, dan simulasi. Sosialisasi melibatkan materi, diskusi, dan tanya jawab tentang pengenalan teknologi drone dan contoh pemanfaatannya dalam bidang keilmuan geografi. Sementara itu, pelatihan dan simulasi melibatkan penyebaran materi tentang pengoperasian drone dan contoh penggunaan langsungnya di lapangan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, siswa memperluas pemahaman mereka tentang betapa pentingnya menggunakan teknologi drone untuk pemetaan daripada menggunakan alat total station yang ada di sekolahnya yang dioperasikan secara manual. Mereka tidak hanya memperoleh pemahaman akademik yang lebih baik, tetapi kegiatan ini juga membuka mata mereka pada peluang karir di bidang teknik sipil, dan sistem informasi geografis. Beberapa siswa mengatakan mereka ingin belajar lebih banyak tentang teknologi drone untuk meningkatkan kemampuan mereka.
Analysis Of Compressive Strength Of Foam Mortar With The Use Of Teratak Buluh Sand And Ringgit Sand Tisnawan, Rahmat; Doni Rinaldi Basri; Puspa Ningrum; Zulfikar, Adyus
JIM - Journal International Multidisciplinary Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Rumah Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jim.v1i2.479

Abstract

The core material in the manufacture of lightweight concrete (foam mortar) is influenced by the composition of the mixture of fine aggregate. The purpose of the study was to compare foam mortar with foaming agent using two types of fine aggregates from different sources, namely Teratak Buluh Sand, Kampar and Ringgit Sand, Indragiri Hulu. This study focuses on testing the properties of fine aggregate, flow value, bulk density and Unconfined Compression Strength (UCS) of foam mortar. The fine aggregate of Teratak Buluh has a mud content value of 0.50% while the ringgit sand silt content value is higher with a 1.92% mud content percentage value where the maximum silt content value is 3%. In this study, both types of aggregates had variations in the mixture of sand to cement, namely 18/82%; 16/84%; 15/85%; 14/86% and 12/88%. The flow value in a mixture of 14/86% Teratak Buluh Sand and a mixture of 12/88% ringgit sand has a flow value of 19.00 cm which is the highest value of the five variations. Teratak Buluh sand mixture of 14/86% has a higher value than the five variations, which is 781.67 Kg/m3 while ringgit sand has the highest density value of 758.12 Kg/m3 in a mixture of 12/88%. The value of Unconfined Compression Strength (UCS) using Teratak Buluh sand is superior when compared to the use of ringgit sand. The average value of the Unconfined Compression Strength (UCS) of lightweight foam mortar material from the use of mixed teratak buluh sand of 14/86% (1136.80 kPa) and 12/88% (1175.78 kPa) has the highest value which is close to the reference Unconfined Compression Strength (UCS) of the mixture. 15/85% (1253.73 kPa) while the mixture was 18/82%; 16/84% Teratak Buluh and 18/82%; 16/84%; 15/85%; 14/86%; 12/88% ringgit sand has the lowest f Unconfined Compression Strength (UCS) which does not meet the design Unconfined Compression Strength (UCS) of 1000 kPa and 800 kPa based on the SE-PUPR-46-SE-M-2015 specifications.
Analisis Konstruksi Substruktur Jembatan Rangka Baja Sungai Rokan Kiri di Kota Tengah Kabupaten Kampar Kurnain, Ahmad; Yazid, Muhammad; Tisnawan, Rahmat; Basri, Doni Rinaldi; Ningrum, Puspa
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1261

Abstract

Penelitian ini membahas perencanaan teknis bangunan bawah jembatan, khususnya abutment pada Jembatan Rangka Baja Sungai Rokan Kiri di Kota Tengah, Kabupaten Kampar. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur dan studi desain, dengan pengumpulan data primer berupa hasil sondir, data tanah, topografi, serta hidrografi aliran sungai. Analisis dilakukan terhadap beban yang bekerja pada abutment, meliputi beban vertikal, beban horizontal, serta tekanan tanah lateral. Faktor keamanan terhadap geser (SF-{geser}) dan guling (SF-{guling}) dihitung untuk memastikan stabilitas konstruksi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa abutment yang direncanakan memenuhi kriteria keamanan yang dipersyaratkan, baik terhadap gaya geser maupun gaya guling, sesuai dengan standar peraturan Departemen Pekerjaan Umum. Dengan demikian, rancangan bangunan bawah jembatan ini dapat dinyatakan layak secara teknis dan aman digunakan dalam mendukung beban lalu lintas di atasnya.   This study discusses the technical planning of bridge substructures, particularly the abutment of the Steel Truss Bridge over the Rokan Kiri River in Kota Tengah, Kampar Regency. The research methods employed include a literature review and design study, with primary data collection consisting of cone penetration test (CPT) results, soil data, topographic data, and river flow hydrology data. The analysis focuses on the loads acting on the abutment, including vertical loads, horizontal loads, and lateral earth pressure. Safety factors against sliding (SF_sliding) and overturning (SF_overturning) are calculated to ensure the structural stability of the abutment. The calculation results indicate that the planned abutment meets the required safety criteria against both sliding and overturning forces in accordance with the standards set by the Ministry of Public Works. Therefore, the design of the bridge substructure can be considered technically feasible and safe to support traffic loads above it.  
Optimasi Kuat Tekan Beton Fast Track Berbasis Semen PCC Melalui Variasi Gradasi Agregat Kasar Basri, Doni Rinaldi; Yazid, Muhammad; Warman, Fachrur Rozi
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kuat tekan beton Fast Track (BFT) berbasis semen Portland Composite Cement (PCC) melalui rekayasa gradasi agregat kasar sebagai solusi percepatan durasi proyek konstruksi. Melalui metode eksperimental, penelitian ini membandingkan tiga variasi gradasi agregat: A1 (ukuran tunggal), A2 (gabungan ukuran sedang-kecil), dan A3 (gabungan ukuran sedang-besar). Temuan utama menunjukkan bahwa variasi gradasi agregat memberikan pengaruh dominan terhadap kepadatan matriks beton, di mana Variasi A3 secara konsisten menghasilkan performa mekanis terbaik. Pada umur 28 hari, BFT Variasi A3 mencapai kuat tekan maksimum sebesar 47,417 MPa, yang menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 52,28% dibandingkan Beton Normal pada variasi yang sama. Sinergi antara penggunaan Superplasticizer dan gradasi agregat kasar gabungan (A3) terbukti menjadi kunci utama dalam mencapai beton mutu tinggi dengan pengerasan cepat. Hasil ini memberikan implikasi praktis bagi industri konstruksi dalam mencapai efisiensi waktu proyek yang optimal melalui komposisi beton yang lebih stabil dan kuat.   This study aims to optimize the compressive strength of Fast Track Concrete (FTC) based on Portland Composite Cement (PCC) through the engineering of coarse aggregate gradation as a solution to accelerate construction project duration. Using an experimental method, the study compares three variations of aggregate gradation: A1 (single-sized aggregate), A2 (combined medium–small sizes), and A3 (combined medium–large sizes). The main findings indicate that aggregate gradation has a dominant influence on the density of the concrete matrix, with Variation A3 consistently delivering the best mechanical performance. At 28 days, FTC with Variation A3 achieved a maximum compressive strength of 47.417 MPa, representing a significant increase of 52.28% compared to Normal Concrete with the same variation. The synergy between the use of superplasticizer and the combined coarse aggregate gradation (A3) was proven to be the key factor in achieving high-strength concrete with rapid hardening. These results provide practical implications for the construction industry in achieving optimal project time efficiency through a more stable and stronger concrete composition.  
Perbandingan Estimasi Biaya Struktur Menggunakan AHSP 2023, SNI 2008, dan Engineer Estimate Tisnawan, Rahmat; Basri, Doni Rinaldi; Husaini, Rizki Ramadhan; Makhfi Mhd, Khairul
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1359

Abstract

Perencanaan Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan tahapan penting dalam proyek konstruksi untuk menjamin ketepatan pengendalian biaya. Perbedaan metode analisis harga satuan dapat menghasilkan estimasi yang bervariasi dan memengaruhi pengambilan keputusan proyek. Penelitian ini bertujuan membandingkan estimasi biaya pekerjaan struktur menggunakan metode Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) 2023, Standar Nasional Indonesia (SNI) 2008, dan Engineer Estimate. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus pada pembangunan Masjid Markaz Sunnah Nusantara Al-Hijrah di Kota Pekanbaru. Data yang digunakan berupa data sekunder meliputi AHSP 2023, SNI 2008, standar harga barang dan jasa Kota Pekanbaru tahun 2022, gambar kerja struktur, serta dokumen Engineer Estimate proyek. Hasil penelitian menunjukkan estimasi biaya metode AHSP 2023 sebesar Rp61.333.100.000, metode SNI 2008 sebesar Rp46.397.700.000, dan Engineer Estimate sebesar Rp47.292.800.000. Dibandingkan Engineer Estimate, metode AHSP 2023 menghasilkan estimasi lebih tinggi sekitar 29,69%, sedangkan SNI 2008 lebih rendah sekitar 1,89%, sehingga SNI 2008 merupakan metode yang paling mendekati Engineer Estimate pada studi kasus ini dan dapat menjadi acuan estimasi yang lebih ekonomis untuk pekerjaan struktur.   Cost Budget Planning (RAB) is a crucial stage in construction projects to ensure accurate cost control. Differences in unit price analysis methods may produce varying cost estimates and influence project decision-making. This study aims to compare structural work cost estimates using the 2023 Indonesian Unit Price Analysis Standard (AHSP 2023), the Indonesian National Standard (SNI 2008), and the Engineer Estimate method. A quantitative descriptive approach with a case study design was applied to the construction of the Markaz Sunnah Nusantara Al-Hijrah Mosque in Pekanbaru City. Secondary data were used, including AHSP 2023, SNI 2008, the 2022 standard prices for goods and services in Pekanbaru, structural drawings, and the project Engineer Estimate document. The results show that the estimated structural cost using AHSP 2023 is IDR 61,333,100,000, SNI 2008 is IDR 46,397,700,000, and the Engineer Estimate is IDR 47,292,800,000. Compared with the Engineer Estimate, AHSP 2023 produces an estimate about 29.69% higher, while SNI 2008 is about 1.89% lower. Therefore, SNI 2008 provides the closest estimate to the Engineer Estimate in this case study and may serve as a more economical reference for structural cost estimation.