Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PEMANFAATAN DRONE UNTUK PEMBELAJARAN PEMETAAN TOPOGRAFI DAN BATAS WILAYAH PEMERINTAHAN DI SMK N 5 RUMBAI KOTA PEKANBARU Husaini, Rizki Ramadhan; Basri, Doni Rinaldi; Kurnain, Ahmad; Anugerah, M Fajar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.37438

Abstract

Kemajuan teknologi dalam bidang pemetaan dan survei telah membuka peluang baru bagi dunia pendidikan, terutama dalam pengajaran geografi, sains, dan teknologi. Salah satu teknologi yang semakin banyak digunakan dalam pemetaan topografi adalah drone atau pesawat tanpa awak. Di tingkat sekolah menengah, pengenalan teknologi ini menjadi penting agar siswa mendapatkan wawasan yang mendalam tentang aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi secara praktis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di SMK N 5 Rumbai Kota Pekanbaru yang bertujuan untuk memperkenalkan siswa pada teknologi drone serta memberikan pemahaman mengenai aplikasinya dalam pemetaan topografi dan pembuatan batas wilayah pemerintahan. Untuk melaksanakan kegiatan ini, tiga pendekatan digunakan: sosialisasi, pelatihan, dan simulasi. Sosialisasi melibatkan materi, diskusi, dan tanya jawab tentang pengenalan teknologi drone dan contoh pemanfaatannya dalam bidang keilmuan geografi. Sementara itu, pelatihan dan simulasi melibatkan penyebaran materi tentang pengoperasian drone dan contoh penggunaan langsungnya di lapangan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, siswa memperluas pemahaman mereka tentang betapa pentingnya menggunakan teknologi drone untuk pemetaan daripada menggunakan alat total station yang ada di sekolahnya yang dioperasikan secara manual. Mereka tidak hanya memperoleh pemahaman akademik yang lebih baik, tetapi kegiatan ini juga membuka mata mereka pada peluang karir di bidang teknik sipil, dan sistem informasi geografis. Beberapa siswa mengatakan mereka ingin belajar lebih banyak tentang teknologi drone untuk meningkatkan kemampuan mereka.
Analysis Of Compressive Strength Of Foam Mortar With The Use Of Teratak Buluh Sand And Ringgit Sand Tisnawan, Rahmat; Doni Rinaldi Basri; Puspa Ningrum; Zulfikar, Adyus
JIM - Journal International Multidisciplinary Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Rumah Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jim.v1i2.479

Abstract

The core material in the manufacture of lightweight concrete (foam mortar) is influenced by the composition of the mixture of fine aggregate. The purpose of the study was to compare foam mortar with foaming agent using two types of fine aggregates from different sources, namely Teratak Buluh Sand, Kampar and Ringgit Sand, Indragiri Hulu. This study focuses on testing the properties of fine aggregate, flow value, bulk density and Unconfined Compression Strength (UCS) of foam mortar. The fine aggregate of Teratak Buluh has a mud content value of 0.50% while the ringgit sand silt content value is higher with a 1.92% mud content percentage value where the maximum silt content value is 3%. In this study, both types of aggregates had variations in the mixture of sand to cement, namely 18/82%; 16/84%; 15/85%; 14/86% and 12/88%. The flow value in a mixture of 14/86% Teratak Buluh Sand and a mixture of 12/88% ringgit sand has a flow value of 19.00 cm which is the highest value of the five variations. Teratak Buluh sand mixture of 14/86% has a higher value than the five variations, which is 781.67 Kg/m3 while ringgit sand has the highest density value of 758.12 Kg/m3 in a mixture of 12/88%. The value of Unconfined Compression Strength (UCS) using Teratak Buluh sand is superior when compared to the use of ringgit sand. The average value of the Unconfined Compression Strength (UCS) of lightweight foam mortar material from the use of mixed teratak buluh sand of 14/86% (1136.80 kPa) and 12/88% (1175.78 kPa) has the highest value which is close to the reference Unconfined Compression Strength (UCS) of the mixture. 15/85% (1253.73 kPa) while the mixture was 18/82%; 16/84% Teratak Buluh and 18/82%; 16/84%; 15/85%; 14/86%; 12/88% ringgit sand has the lowest f Unconfined Compression Strength (UCS) which does not meet the design Unconfined Compression Strength (UCS) of 1000 kPa and 800 kPa based on the SE-PUPR-46-SE-M-2015 specifications.