Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Beton Ringan dengan Bahan Plastik sebagai Agregat Kasar untuk Konstruksi di Atas Lahan Gambut Doni Rinaldi Basri; Husni Mubarak
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.164 KB) | DOI: 10.21063/jts.2021.V801.02

Abstract

Provinsi Riau merupakan wilayah yang memiliki lahan gambut yang terluas di Sumatra 4,044 juta Ha (56,1% dari luas lahan gambut Sumatera atau 45% dari luas daratan Propinsi Riau). Tanah gambut memiliki daya dukung rendah, tingkat kompresibilitas yang tinggi dan kandungan air yang juga tinggi sehingga kurang baik digunakan sebagai pendukung bangunan konstruksi. Oleh karena itu untuk menahan konstruksi yang berada di atas tanah gambut perlu inovasi baru terhadap betonnya yaitu menggunakan beton ringan. Pada penelitan beton ringan ini agregat kasar (batu) diganti menggunakan plastik PET (polyethylene terephthalate) selanjutnya dilakukan analisis uji tekan beton dan massa/berat beton. Tujuan pengujian tersebut adalah untuk mangetahui campuran plastik yang mana tergolong dalam beton ringan dan cocok digunakan untuk konstruksi di atas lahan gambut. Manfaat dari penelitian ini adalah membuat beton ringan yang bisa digunakan pada lahan gambut. Penggantian agregat kasar dengan plastik PET dibuat dengan variasi campuran 0%, 40%, 50%, 70% dan 100%, dari hasil pengujian campuran 70% dan 100% yang termasuk beton ringan dengan berat 6.4 Kg dan 5.81 Kg. Pada capuran 70% PET mutu beton K-193 termasuk beton ringan dengan kekuatan menengah, sehingga campuran ini dapat digunakan pada konstruksi lahan gambut.
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN TERHADAP U-TURN DI KOTA PEKANBARU Husni, Husni Mubarak; Basri, Doni Rinaldi; Octiriani, Delka
Civil Engineering Scientific Journal Vol 2, No 1 (2023): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.234 KB) | DOI: 10.35334/cesj.v2i1.3324

Abstract

ABSTRACT: As a result of the closure of the U-Turn, the people around Jalan HR. Soebrantas complained because the travel time they took was very long and there was a buildup of vehicles at the U-Turn intersection of Jalan Manggis. The problem in this study is how is the condition of the U-Turn in front of the handsome Nurul Huda Mosque today . and how to overcome the U-Turn delay in front of the Nurul Huda Mosque . The method used in this study is analysis of existing traffic performance, analysis of traffic performance, applying 3 alternatives , proposing alternative problem solving, alternative problem solving based on the results of HR Road Performance Comparison. Soebrantas, it is obtained that the average degree of road saturation is 0.80, and the service level is D: The flow is approaching unstable, the speed is still tolerable. Alternative 2, the solution to the problem for this research, namely by widening the road in front of the shops This plan affects traffic performance to run smoothly as happened on the Purwodadi road section, but this is still hampered due to land acquisition if it is carried out along the HR road. Soebrantas. Alternative 3, using vissim simulation for U-Turn closure This plan is the final plan, but if this plan is carried out, you must plan for a Fly Over at the Tobek Godang red light intersectionKeywords: Alternative , U-Turn, Road performanceABSTRAK: Akibat dari penutupan U-trun membuat masyarakat sekitar jalan HR.Soebrantas yang mengeluh dikarenakan waktu tempuh yang mereka jalani sangat lama dan terjadi penumpukan kendaraan disimpang U-Turn Jalan Manggis. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana kondisi U-Turn  depan Masjid Nurul Huda tampan saat ini. dan Bagaimana cara untuk mengatasi waktu tundaan U-Turn depan Masjid Nurul Huda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini Analisis Kinerja lalulintas Exsisting, Analisis kinerja lalulintas, menerapkan 3 Alternatif , Usulan Alternatif Penyelesaian Masalah, alternatif pemecahan masalah Berdasarkan hasil Perbandingan Kinerja Jalan HR. Soebrantas, maka didapatkan rata-rata derajat kejenuhan jalan menjadi 0,80, dan tingkat pelayanan menjadi D: Arus mendekati tidak stabil, kecepatan masih dapat di tolerir. Alternatif 2,  pemecaah masalah untuk penelitian ini , yakni dengan membuka pelebaran jalan di depan pertokoan Rencana ini mempengaruhi kinerja lalu lintas menjadi lancar seperti yang terjadi pada ruas jalan purwodadi , namun hal ini masih terhambat akibat pembebasan lahan jika dilakukan di sepanjang jalan HR. Soebrantas. Alternatif 3, menggunakan simulasi vissim untuk penutupan U-Turn Rencana ini adalah rencana terakhir namun jika rencana ini dilakukan harus merencanakan Fly Over di simpang lampu merah Tobek GodangKata kunci: Alternatif , U-Turn, Kinerja jalan
Analysis of 2D Beam Structure Using the Matrix Method Using the PTC Mathcad and SAP2000 Applications Yazid, Muhammad; Doni Rinaldi Basri; Ahmad Kurnain; Muhammad Defri Wahyudi
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v5i1.9208

Abstract

Concrete beam structure that functions as an element to support bending loads and shear forces. The PTC Mathcad application software has a built-in matrix method, which makes it very easy to use to create simple structural analysis programs using the stiffness matrix method. The aim of this research is to create a simple analysis program using the PTC Mathcad application to analyze 2D beam structures using the matrix method and compare the analysis results with the SAP2000 application. PTC Mathcad and SAP2000 analysis will produce joint reaction values ​​for force, moment, and joint displacement for each beam model. Based on the results of the comparative analysis of internal force results produced from the PTC Mathcad application and the SAP2000 application, it was found that the
Pengaruh Penggunaan Limbah Polyethylene Terephthalate (PET) Terhadap Karakteristik Marshall pada Campuran AC-BC Ningrum, Puspa; Basri, Doni Rinaldi; Oki, Jeni
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i1.243

Abstract

Nowadays, the presence of plastic waste is increasing. This is because the use of plastic as a material for packaging food and drinks has not yet been replaced. This is why researchers are concerned about the accumulation of polyethylene terephthalate (PET) plastic waste at the location of road construction projects which originates from workers' daily consumption of food and drinks. So it is felt necessary to use PET plastic waste as an additional or substitute material for asphalt mixtures that is environmentally friendly and economical, because PET plastic contains polymers that are plastomers. In this research, various levels of PET plastic waste were used: 0%, 4%, 4.5%, 5%, 5.5%, 6%. The research results concluded that the use of 4.5% PET plastic waste in the AC-BC mixture had marshall characteristic values ??that requirements. The optimum asphalt content value is 5.7% with Marshall properties including a stability value of 1,235.1 Kg, a flow value of 3.03 mm, 409.41 Kg/mm of Marshall Qoutient (MQ) value, 15, 62% of VMA, 72.19% of VFA, and 4.34% of VIM.
Analisis Korelasi Antara Berat Sampel Beton Dengan Kuat Tekannya Pada Beton Campuran Batu Apung Yazid, Muhammad; Basri, Doni Rinaldi; Bagio, Toni Hartono; Sugioto, Dedek; Ramdhani, Fitra
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v5i2.107

Abstract

Pemanfaatan material alami batu apung sebagai bahan agregat pada campuran beton diharapkan dapat mengurangi berat beton tersebut. Pada penelitian ini akan menggunakan material batu apung sebagai subtitusi agregat kasar. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui korelasi antara berat sampel beton dengan kuat tekannya pada sampel beton campuran batu apung sebagai subtitusi agregat kasar. Adapun variasi batu apung yang digunakan yaitu 0%, 25%, 50%, dan 100% dari jumlah agregat pada beton. Metodologi yang digunakan yaitu penelitian laboratorium yang dilakukan di laboratorium Teknik SIpil Universitas abdurrab. Pembuatan sampel beton dilakukan dengan membuat sampel silinder berukuran 15 cm × 30 cm dengan jumlah sampel adalah sebanyak 9 buah untuk masing-masing variasi batu apung sehingga total sampel semuanya adalah 36 buah sampel untuk 4 variasi. Sampel beton ini akan dihitung beratnya dan diuji terhadap kuat tekan beton tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan persentase batu apung dalam campuran beton berbanding lurus dengan penurunan berat dan kuat tekan. Pada variasi 25%, terjadi penurunan berat sebesar 8,51% dan kuat tekan sebesar 14,71%. Pada variasi 50%, penurunan berat mencapai 16,03% dengan penurunan kuat tekan sebesar 34,77%. Sementara itu, pada variasi 100%, berat turun sebesar 24,82% dan kuat tekan turun drastis hingga 48,57%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan batu apung memang efektif dalam mengurangi berat beton sehingga menjadi beton ringan, namun disertai konsekuensi penurunan kekuatan yang signifikan, terutama pada kadar substitusi yang tinggi.
Analysis Of Compressive Strength Of Foam Mortar With The Use Of Teratak Buluh Sand And Ringgit Sand Tisnawan, Rahmat; Doni Rinaldi Basri; Puspa Ningrum; Zulfikar, Adyus
JIM - Journal International Multidisciplinary Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Rumah Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jim.v1i2.479

Abstract

The core material in the manufacture of lightweight concrete (foam mortar) is influenced by the composition of the mixture of fine aggregate. The purpose of the study was to compare foam mortar with foaming agent using two types of fine aggregates from different sources, namely Teratak Buluh Sand, Kampar and Ringgit Sand, Indragiri Hulu. This study focuses on testing the properties of fine aggregate, flow value, bulk density and Unconfined Compression Strength (UCS) of foam mortar. The fine aggregate of Teratak Buluh has a mud content value of 0.50% while the ringgit sand silt content value is higher with a 1.92% mud content percentage value where the maximum silt content value is 3%. In this study, both types of aggregates had variations in the mixture of sand to cement, namely 18/82%; 16/84%; 15/85%; 14/86% and 12/88%. The flow value in a mixture of 14/86% Teratak Buluh Sand and a mixture of 12/88% ringgit sand has a flow value of 19.00 cm which is the highest value of the five variations. Teratak Buluh sand mixture of 14/86% has a higher value than the five variations, which is 781.67 Kg/m3 while ringgit sand has the highest density value of 758.12 Kg/m3 in a mixture of 12/88%. The value of Unconfined Compression Strength (UCS) using Teratak Buluh sand is superior when compared to the use of ringgit sand. The average value of the Unconfined Compression Strength (UCS) of lightweight foam mortar material from the use of mixed teratak buluh sand of 14/86% (1136.80 kPa) and 12/88% (1175.78 kPa) has the highest value which is close to the reference Unconfined Compression Strength (UCS) of the mixture. 15/85% (1253.73 kPa) while the mixture was 18/82%; 16/84% Teratak Buluh and 18/82%; 16/84%; 15/85%; 14/86%; 12/88% ringgit sand has the lowest f Unconfined Compression Strength (UCS) which does not meet the design Unconfined Compression Strength (UCS) of 1000 kPa and 800 kPa based on the SE-PUPR-46-SE-M-2015 specifications.
EDUKASI DAN PENERAPAN TEKNOLOGI SEDERHANA PENGELOLAAN AIR BERSIH DI PONDOK PESANTREN AL QUDS PUTRA Rahmat Tisnawan; Toni Hartono Bagio; Doni Rinaldi Basri; Ahmad Kurnain; Afin Surya; Suci Shinta Lestari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.37335

Abstract

Pondok Pesantren Al-Quds Putra menghadapi tantangan dalam menyediakan air bersih yang memadai, yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan santri dan lingkungan pesantren. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada edukasi dan penerapan teknologi sederhana pengolahan air bersih dengan metode filtrasi. Sistem filtrasi yang digunakan terdiri dari beberapa lapisan pasir, kerikil, dan karbon aktif yang berfungsi untuk menyaring partikel besar dan kotoran dari air. Kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi dan pelatihan kepada santri dan pengurus pesantren mengenai pentingnya air bersih dan teknik pengolahan yang benar. Pemasangan sistem filtrasi dilakukan secara partisipatif, melibatkan seluruh elemen pesantren untuk memastikan pemahaman dan keterlibatan aktif. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas air yang memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Selain itu, edukasi yang diberikan juga berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan santri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi sederhana pengolahan air bersih di Pondok Pesantren Al-Quds berhasil meningkatkan kualitas air dan kesadaran lingkungan
PEMANFAATAN DRONE UNTUK PEMBELAJARAN PEMETAAN TOPOGRAFI DAN BATAS WILAYAH PEMERINTAHAN DI SMK N 5 RUMBAI KOTA PEKANBARU Rizki Ramadhan Husaini; Doni Rinaldi Basri; Ahmad Kurnain; M Fajar Anugerah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.37438

Abstract

Kemajuan teknologi dalam bidang pemetaan dan survei telah membuka peluang baru bagi dunia pendidikan, terutama dalam pengajaran geografi, sains, dan teknologi. Salah satu teknologi yang semakin banyak digunakan dalam pemetaan topografi adalah drone atau pesawat tanpa awak. Di tingkat sekolah menengah, pengenalan teknologi ini menjadi penting agar siswa mendapatkan wawasan yang mendalam tentang aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi secara praktis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di SMK N 5 Rumbai Kota Pekanbaru yang bertujuan untuk memperkenalkan siswa pada teknologi drone serta memberikan pemahaman mengenai aplikasinya dalam pemetaan topografi dan pembuatan batas wilayah pemerintahan. Untuk melaksanakan kegiatan ini, tiga pendekatan digunakan: sosialisasi, pelatihan, dan simulasi. Sosialisasi melibatkan materi, diskusi, dan tanya jawab tentang pengenalan teknologi drone dan contoh pemanfaatannya dalam bidang keilmuan geografi. Sementara itu, pelatihan dan simulasi melibatkan penyebaran materi tentang pengoperasian drone dan contoh penggunaan langsungnya di lapangan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, siswa memperluas pemahaman mereka tentang betapa pentingnya menggunakan teknologi drone untuk pemetaan daripada menggunakan alat total station yang ada di sekolahnya yang dioperasikan secara manual. Mereka tidak hanya memperoleh pemahaman akademik yang lebih baik, tetapi kegiatan ini juga membuka mata mereka pada peluang karir di bidang teknik sipil, dan sistem informasi geografis. Beberapa siswa mengatakan mereka ingin belajar lebih banyak tentang teknologi drone untuk meningkatkan kemampuan mereka.
Cost and Schedule Comparison of Bauxite Soil Embankment Works for Open Storage Yard Development in the Futong Coastal Area, Siak, Indonesia Ahmad Kurnain; Muhammad Yazid; Rahmat Tisnawan; Doni Rinaldi Basri
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v5i1.1824

Abstract

This study aims to analyze the comparative efficiency of cost and time in soil transportation using two methods: 300-foot barges and 250-foot barges, within a reclamation project. The research employs a descriptive quantitative method with a comparative approach to assess volume, cost, and completion time. The analysis indicates that using a 300-foot barge, with a transport capacity of 8,000 tons or approximately 3,810 m³ per trip, can complete a total workload of 1,000,000 m³ within 350 working days. The total cost for this method amounts to IDR 600 billion. In comparison, the 250-foot barge method requires a higher cost of IDR 650 billion for the same volume of work. Based on these calculations, the 300-foot barge method is deemed more efficient in both cost and time, offering a cost savings of IDR 50 billion and a more consistent execution timeline. The findings of this study are expected to serve as a reference for planning and decision-making regarding soil material transportation methods in future projects of similar scope.
PENGARUH LIMBAH PLASTIK BOTOL (LELEH) SEBAGAI MATERIAL TAMBAH TERHADAP KUAT LENTUR BETON: Indonesia DONI RINALDI BASRI
Racic : Rab Construction Research Vol. 4 No. 2 (2019): Desember
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.062 KB)

Abstract

Dalam konstruksi beton merupakan bahan bangunan yang paling banyak di pakai di dunia, baik di konstruksi. Beton adalah sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari kombinasi agregat dan pengikat semen. Bentuk paling umum dari beton adalah beton semen portland, yang terdiri dari agregat mineral (kerikil, dan pasir), semen dan air. Indonesia merupakan negara dengan menghasil limbah plastik terbesar ke-2 didunia pada 7 juni 2017, dengan data jumlah plastik di laut lepas Indonesia mencapai 0,48-1,29 juta ton pertahunnya. Oleh sebab itu, salah satu cara untuk menanggulangi sampah plastik, di kesempatan ini penulis mencoba untuk melakukan ekperimen tentang Pengaruh Pemanfaatan Limbah plastik Botol Sebagai Material Tambahan Terhadap Kuat Lentur Beton. Penelitian ini dilakukan pembuatan beton dengan penambahan bahan polimer alternatif yaitu limbah botol plastik (PET). Variasi persentase penambahan limbah botol plastik dalam penelitian ini adalah 0%, 2%, 3% ,5% dari masa semen dan material beton digunakan material yang berasal dari Kabupaten Kampar dan semen Padang dengan type PCC (Portland Composite Cement). Hasil uji kuat lentur, didapatkan mutu beton mengalami penurunan, yang mana pada capuran 3% penurunan mutu beton cukup rendah dari campuran yang (0%,2%,3% & 5%) yaitu dari 53.93 kg/cm2 pada campuran 0% menjadi 45.09 kg/cm2 pada campuran 3%.