Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

K KELIMPAHAN JAMUR PADA DAUN KARET BERGEJALA PENYAKIT GUGUR DAUN KARET (GDK) Syahdan, Muhammad; Nurliana; Parinduri, Sulthon; M. Yusuf Dibisono; Sari Ginting, Makharani
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 no 2 periode februari - september 2025 ( continues)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i2.6549

Abstract

Penyakit gugur daun tanaman karet disebabkan oleh jamur patogen yang menginfeksi jaringan pada daun tanaman karet, gejala yang timbul pada daun memiliki karakteristik yang berbeda-beda, hal ini disebabkan oleh perbedaan jenis jamur patogen yang menginfeksi daun tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui macam-macam jamur patogen yang diisolasi dari daun tanaman karet. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fisiologi Unit Riset Sungei Putih. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil isolasi daun bergejala gugur daun karet didapatkan 11 isolat jamur diantaranya 8 isolat yang telah teridentifikasi jamur patogen yaitu jamur Colletotrichum gloeosporidaes (1 isolat), Pestalotiopsis sp. (3 isolat), dan Corynespora cassiicola (4 isolat), dan yang teridentifikasi jamur antagonis yaitu jamur Penicillium sp. (2 isolat). Serta 1 isolat yang belum dapat teridentifikasi.
Peningkatan Daya Saing UMKM Melalui Diversifikasi dan Inovasi Produk Tempe Menuju UMKM Modern di Desa Dalu 10B Tanjung Morawa Sri Wahyuni; Nurliana Nurliana; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.598

Abstract

Rendahnya diversifikasi produk, keterbatasan inovasi serta kurang optimalnya pengemasan dan pemasaran menjadi permasalahan utama yang dihadapi pelaku usaha tempe di Desa Dalu 10B, Tanjung Morawa. Kondisi tersebut menyebabkan daya saing produk tempe masih relatif rendah di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui diversifikasi dan inovasi produk tempe menuju UMKM modern. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan dan evaluasi. Kegiatan pelatihan difokuskan pada pengembangan produk olahan tempe bernilai tambah, peningkatan kualitas kemasan, penguatan branding serta pemanfaatan pemasaran digital. Pendampingan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan penerapan inovasi dalam kegiatan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengembangkan berbagai produk olahan tempe, menerapkan desain kemasan yang lebih menarik serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan pemasaran. Diversifikasi produk yang dilakukan mampu meningkatkan nilai tambah produk dan memperluas peluang pasar bagi pelaku UMKM. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya inovasi dan strategi pemasaran dalam menghadapi persaingan usaha. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berhasil mendorong transformasi usaha tempe tradisional menuju UMKM yang lebih modern, inovatif dan berdaya saing, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat di Desa Dalu 10B Tanjung Morawa.
Sosialisasi Perbanyakan Jamur Trichoderma Pada Lahan Kelapa Sawit Di Desa Kwala Pesilam, Kabupaten Langkat Robi Alisyahbana Sinuraya; Reza Ashari; Surya Achmad Rambe; Fadhillah Martua Lubis; Moreno Fransaro Mendrofa; Albertus Halawa; Habib Handoko; Ananda Apri Anata; Musdalifah Kherunnisa; Nurliana Nurliana; Maisarah Maisarah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.9309

Abstract

Kelapa sawit, sejenis tanaman tropis, diyakini berasal dari Nigeria (Afrika Barat) karena awalnya ditemukan di hutan belantara negara tersebut. Pada tahun 1848, kelapa sawit pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh seorang warga Belanda yang membawanya dari Mauritius Amsterdam. Tanaman kelapa sawit memiliki penyakit yang bernama ganoderma yang telah banyak membunuhnya. Untuk mencegah masalah ini, salah satu langkah preventif yang dapat diterapkan adalah mengintroduksi jamur trichodema sp ke dalam lubang tanam kelapa sawit. Mahasiswa ITSI melakukan sosialisasi di aula kantor Desa Kwala Pesilam, Kabupaten Langkat mengenai cara perbanyakan jamur trichoderma dan pengaplikasiannya. Dengan adanya sosialisasi yang dilakukan oleh mahasiswa ITSI. Masyarakat yang sebelumnya belum mengetahui cara sederhana mengatasi penyakit ganoderma menjadi tahu dengan penerapan dan praktek yang telah disosialisasikan oleh mahasiswa ITSI
Pengaruh Pemberian Alelopati Ekstrak Daun Mangga Kweni (Mangifera orodata Griff) Terhadap Pertumbuhan Gulma Teki (Cyperus rotundus) Aida Farida; Eka Bobby Febrianto; Nurliana Nurliana; Henry Budi Hasibuan; Kurnainy Tohir; Bambang Abdul Ghani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.9219

Abstract

Gulma dapat berkompetisi dengan tanaman pokok dalam memperoleh air, unsur hara, cahaya, maupun CO2. Selain itu, gulma dapat berperan sebagai tanaman inang bagi hama dan penyakit. Berdasarkan hal ini maka di lakukan penelitian respon pertumbuhan gulma teki (Cyperus rotundus) akibat pemberian alelopati ekstrak daun mangga kweni (Mangifera Odorata Griff). Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui konsentrasi, jenis daun mangga kwenis, dan kombinasi terbaik dalam menekan pertumbuhan gulma teki (Cyperus rotundus). Penelitian dilakukan di lahan penelitian kampus Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIPAP) Medan. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor, yaitu faktor pertama adalah konsentrasi bioherbisida yang terdiri dari K0(0%), K1(20%), K2(40%), dan K3 (60%), faktor kedua adalah jenis daun mangga kweni (Mangifera odorata Griff) yang terdiri dari S1(daun segar) dan S2(daun kering), dengan menggunakan 3 ulangan . Parameter yang diamati adalah tinggi gulma(cm), panjang akar(cm), berat basah(gr) dan berat kering(gr). Pengujian parameter disusun pada daftar sidik ragam dan dilakukan uji Beda Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf 5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut, bahwa pada perlakuan konsentrasi 60% yang terbaik untuk menekan pertumbuhan gulma teki (Cyperus rotundus). Jenis daun mangga kweni (Mangifera odorata Griff) terbaik dalam menekan pertumbuhan gulma adalah jenis daun kering. Kombinasi terbaik dalam menekan pertumbuhan gulma adalah dengan konsentrasi 60% alelopati ekstrak daun mangga kweni kering
Performance Evaluation of YOLOv9, YOLOv10, and YOLOv11 for Real-Time Early Detection of Ganoderma Boninense in Oil Palm Rizky Delianngi; Ratu Mutiara Siregar; Nurliana; Muhammad Akbar Syahbana Pane; Phaklen Ehkan; Andi Prayogi
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 10 No 2 (2026): April 2026
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v10i2.7479

Abstract

Early detection of Ganoderma boninense infection is essential to reduce yield losses in oil palm plantations. This study aims to evaluate the performance of three recent YOLO architectures, namely YOLOv9, YOLOv10, and YOLOv11, for real-time detection of early infection symptoms under natural field conditions. A dataset of 2,000 annotated RGB images was used with a 70:20:10 split for training, validation, and testing. Model performance was evaluated using precision, recall, F1-score, mean average precision (mAP50 and mAP50–95), and inference speed. The results show that YOLOv9 achieved the highest detection accuracy with an mAP50 of 0.989 and F1-score of 0.968. Meanwhile, YOLOv11 demonstrated the best computational efficiency with an inference speed of 35 FPS and processing time of 28.5 ms per frame. These findings indicate a trade-off between accuracy and speed, where YOLOv9 is suitable for accuracy-oriented applications, while YOLOv11 is more appropriate for real-time deployment in precision agriculture.
ANALYSIS OF PATHOGENIC FUNGAL DIVERSITY ON OIL PALM (Elaeis guineensis Jacq.) LEAVES EXHIBITING DISEASE SYMPTOMS Nurliana Nurliana; Satria Pratama
BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan) Vol. 13 No. 1 (2026): Biolink August
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/biolink.v13i1.18151

Abstract

Oil palm (Elaeis guineensis Jacq.) is a strategic plantation commodity in Indonesia, but its productivity is often affected by diseases, particularly pathogenic fungal infections that reduce the photosynthetic area of leaves. This study aimed to identify and characterize the morphology of pathogenic fungi causing oil palm leaf diseases at Sei Merah Plantation, PT PP London Sumatra Tbk. A qualitative descriptive approach was employed using purposive sampling of 20 symptomatic leaves from 10 oil palm trees aged 5–8 years. Fungal isolation was conducted on Potato Dextrose Agar (PDA), followed by macroscopic and microscopic identification using lactophenol cotton blue staining. Infected leaves showed brown to blackish necrotic spots, chlorosis, and severe blight resulting in leaf tissue desiccation. Eleven isolates were identified into three genera, with Fusarium sp. and Curvularia sp. showing the highest equal proportions (36.36% each), followed by Rhizoctonia solani (27.27%). Colony growth rates ranged from 8.3–12.7 mm/day, with Curvularia sp. growing fastest (12.4 mm/day). The Shannon–Wiener index (H′ = 1.09), evenness (E = 0.99), and Simpson dominance index (C = 0.34) indicated a relatively balanced pathogen community without absolute dominance. These findings highlight the need for integrated disease management based on accurate morphological identification.
ANALYSIS OF THE EFFECTS OF SUNLIGHT INTENSITY AND CONIDIAL DENSITY ON EDAMAME LEAF RUST (PHAKOPSORA PACHYRHIZI) IN AN IMMATURE OIL PALM PLANTATION Kevin Angelanta; Guntoro; Nurliana
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 9 (2026): AUGUST
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to analyze the effects of sunlight intensity and conidial density on the severity of leaf rust caused by Phakopsora pachyrhizi in edamame cultivated in an immature oil palm plantation. A quantitative descriptive approach was employed, involving observations of sunlight intensity, conidial counts, and disease severity. The data were analyzed using multiple linear regression in SPSS after the disease severity variable was log-transformed to meet the normality assumption. The Kolmogorov-Smirnov test yielded an Asymp. Sig. value of 0.200, indicating that the data were normally distributed. The model showed no multicollinearity (Tolerance = 0.904; VIF = 1.106) and no discernible heteroscedasticity pattern in the residual scatterplot. The regression equation was Y = 0.830 + 0.000000039X1 + 0.033X2. Sunlight intensity had no significant partial effect, whereas conidial density had a positive and significant effect on disease severity. Simultaneously, both variables had a significant effect, with F = 440.049 and R Square = 0.954.
EFFECTS OF WIND SPEED AND CONIDIAL DENSITY ON EDAMAME LEAF RUST (Phakopsora pachyrhizi) IN IMMATURE OIL PALM PLANTATIONS Kania Yustika Pakpahan; Guntoro; Nurliana
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 9 (2026): AUGUST
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzed the effects of wind speed and conidial density on edamame leaf rust caused by Phakopsora pachyrhizi in an immature oil palm plantation. The research was conducted at the Oil Palm Teaching and Research Farm of Institut Teknologi Sawit Indonesia, Deli Serdang, North Sumatra. Wind speed was measured, airborne conidia were collected using spore traps, and disease intensity was assessed. Data were analyzed using multiple linear regression in SPSS, including classical assumption tests, an F-test, and the coefficient of determination. The regression model satisfied the normality assumption, showed no multicollinearity, and exhibited no evidence of heteroscedasticity. Partially, wind speed had no significant effect on disease intensity (p = 0.437), whereas conidial count had a significant effect (p < 0.001). Simultaneously, both variables significantly affected disease intensity (F = 442.472; p < 0.001), with an R Square value of 0.955. These findings indicate that conidial density is an important indicator of edamame leaf rust development.
Co-Authors Abdiansyah, Rei Abdul Latif Aida Farida Al Fatiha, Nazwa Putri Alamsyah, Jumadil Albertus Halawa Aldrisya Amir, Saiful Ananda Apri Anata Anata, Ananda Apri Andi Prayogi Ardana, M. Tara Mico Ashari, Reza Awalluddin Siregar Bambang Abdul Ghani Dewi Novina Sukapiring, Dewi Novina Dina Arfianti Saragih Dwi Napsetia, Upik Eka Bobby Febrianto, Eka Bobby Fadhillah Martua Lubis Faizin Ridho Ferdi Riza Friska Anggraini Barus Ghani, Bambang Abdul Guntoro Habib Handoko Habib Handoko Hafis Hari Alfahri Halawa, Albertus Handoko, Habib Hasibuan, Henry Budi Hasrudy Tanjung, Hasrudy Hastina Febriaty Henry Budi Hasibuan Ika Ucha Pradifta Rangkuti Irma Christiana Ivan Alvianus Simangunsong Ivan Alvianus Simangunsong Jayawarsa, A.A. Ketut Juhari, Habi Kania Yustika Pakpahan Kevin Angelanta Kherunnisa, Musdalifah Kurnainy Tohir Lubis, Fadhillah Martua Maisarah Makhrani Sari Ginting Mardiah Mendrofa, Moreno Fransaro Moreno Fransaro Mendrofa Muhamad Iqbal Muhammad Akbar Syahbana Pane Muhammad Alfarizi Muhammad Firza Alpi, Muhammad Firza Muhammad Syahdan Muhammad Yusuf Dibisono Musdalifah Kherunnisa Novita Anggraini Nurhayati Nurhayati Phaklen Ehkan Poppy Fitria Purba, Dwiky Julius Rafli Affandi Rahmad Dian Rahmadani, Nisfa Amalia Rambe, M. Sofyan Sauri Rambe, Surya Achmad Ratu Mutiara Siregar Reza Ashari Rico Ramadhan, Rico Rini Astuti Rio Ardiansyah Fenni Rio Ardiansyah Fenni Rizki Ananda Rizky Delianngi Robi Alisyahbana Sinuraya Saputra, Ferdian Saragih, M. Setya Perdana Sari Ginting, Makharani Satria Pratama Sibagariang, Roga Oloan Simbolon, Hasanal Fachri Satia Sinaga, Aguswan Sinuraya, Robi Alisyahbana Sovhia Agina Areta Br Ginting Sri Wahyuni Sulthon Parinduri Surya Achmad Rambe Suwanto Suwanto Syadrin, Saldi Syarifa Mayly Tiffany Zia Aznur Tohir, Kurnainy Utomo, Yuyut Budi Wanda Sandy Pratama WARDATUL HUSNA IRHAM Wiwik Lestari Yollanda, Resty Fadhillah