Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENGARUH CONSUMER DISSATISFACTION DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEINGINAN BERPINDAH MEREK PROVIDER INDOSAT KE XL AXIATA MELALUI VARIETY SEEKING SEBAGAI VARIABEL MODERASI DALAM PERSPEKTIF BISNIS ISLAM Dinanda; Femei Purnamasari; Nurhayati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2571

Abstract

Dunia usaha saat ini menghadapi persaingan yang ketat. Pada permasalahin ini Indosat tidak bisa bersaing dengan produk lain sehingga membuat konsumen mereka tidak puas dengan produk Indosat, mulai dari layanan yang diberikan ataupun harga. Rumusan masalah dalam penelitian ini apakah Consumer Dissatisfaction berpengaruh terhadap Keinginan Berpindah Merek, apakah Persepsi Harga berpengaruh terhadap Keinginan Berpindah Merek, apakah Variety Seeking memoderasi hubungan antara Consumer Dissatisfaction terhadap Keinginan Berpindah Merek, apakah Variety Seeking memoderasi hubungan antara Persepsi Harga terhadap Keinginan Berpindah Merek, dan bagaimana tinjauan perspektif bisnis islam dalam Consumer Dissatisfaction, Persepsi Harga dan Keinginan Berpindah Merek provider Indosat ke XL Axiata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan pada mahasiswa UIN Raden Intan Lampung Angkatan 2021- 2024, sampel adalah sebanyak 100 responden. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling dengan rumus slovin,pengelolaan data dilakukan dengan menggunakan software SmartPLS 4. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel Consumer Dissatisfaction tidak berpengaruh terhadap Keinginan Berpindah Merek. Sedangkan pada variabel Persepsi Harga berpengaruh terhadap Keinginan Berpindah Merek. Kemudian untuk variabel moderasi, Variety Seeking tidak berpengaruh atau tidak memperkuat hubungan antara Consumer Dissatisfaction dan Persepsi Harga terhadap Keinginan Berpindah Merek.
PENGARUH BIAYA PROMOSI, BIAYA LINGKUNGAN DAN LABA BERSIH TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2019-2023 Okta Sari; Muhammad Iqbal Fasa; Femei Purnamasari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 9 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat pengaruh Biaya Promosi, Biaya Lingkungan dan Laba Bersih terhadap Kinerja Keuangan. Populasi dalam penelitian ini adalah bank umum syariah yang ada di Indonesia. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 55 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan sumber data berupa data sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan Eviews 10. Hasil dari penelitian ini memberikan bukti secara empiris bahwa secara parsial variabel Biaya Promosi dan Biaya Lingkungan tidak berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan. Namun variabel Laba Bersih memliki pengaruh terhadap Kinerja Keuangan. Dan secara simultan variabel Biaya Promosi, Biaya Lingkungan dan Laba Bersih berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan.
The Impact Of Industry In Islamic Economy Anugrah, Risen; Purnamasari, Femei; Syamsiyah, Nur
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 18 No. 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v18i2.11485

Abstract

Industrial Zone pusat kegiatan industri dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang dikembangkan dan dikelola oleh kawasan industri perusahaan. Adanya perkembangan industri di berbagai sektor akan mendorong aktifitas ekonomi. Dampak ekonomi dibawa oleh lokasi industri yang terungkap di suatu tempat antara lain berupa peningkatan produksi, pendapatan dan pengurangan pengangguran. Efek langsung dari dampak ini umumnya dirasakan oleh orang-orang di situs industri dan kemudian meluas ke daerah dan mungkin bahkan ke tingkat nasional. Masalah penelitian ini adalah bagaimana kawasan industri telah berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, bagaimana keadaan ekonomi Islam pada dampak industri di perokonomiankawsan aktivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menjelaskan dampak daerah industri aktivitas umum ekonomi dan bagaimana outlook ekonomi Islam pada dampak dari kawasan industri kegiatan ekonomi. Studi diklasifikasikan ke dalam penelitian lapangan (bidang penelitian) ini, data primer yang Diperoleh dari wawancara dan observasi, sementara data sekunder dari dokumentasi. Cara pengambilan contoh yang menggunakan formula slovin. Dalam studi ini, peneliti menggunakan metode kualitatif, analisis secara kualitatif digunakan untuk menganalisis dampak dari kawasan industri dari kegiatan ekonomi masyarakat, dengan 97 responden dari populasi 3,259 orang di desa Lematang. Berdasarkan hasil penelitian mereka kawasan industri berdampak positif terhadap kegiatan ekonomi masyarakat, yaitu penciptaan pekerjaan, pengurangan pengangguran, peningkatan pendapatan dan pengeluaran publik, dan peningkatan produksi masyarakat, sementara di lain-lain ada dampak negatif dari pencemaran lingkungan dan mengurangi lahan pertanian. Kegiatan ekonomi di masyarakat telah menerapkan ekonomi benar Islam dengan menerapkan prinsip-prinsip keadilan, kebersihan, kesederhanaan, kemurahan hati dan moralitas dan masyarakat untuk melaksanakan kewajiban untuk membayar zakat. dan peningkatan produksi masyarakat, sementara di lain ada dampak negatif dari pencemaran lingkungan dan mengurangi lahan pertanian. Kegiatan ekonomi di masyarakat telah menerapkan ekonomi benar Islam dengan menerapkan prinsip-prinsip keadilan, kebersihan, kesederhanaan, kemurahan hati dan moralitas dan masyarakat untuk melaksanakan kewajiban untuk membayar zakat.
Pengaruh Persepsi Risiko Belanja Online Dan Electronic Word Of Mouth (E-Wom) Terhadap Minat Beli Secara Online Dengan Kepercayaan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Masyarakat Desa Bandar Negeri Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur) Ayun, Putri Khurota; Purnamasari, Femei; Fachry, Adib
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v2i2.647

Abstract

Abstract One of the developments in internet technology in the field of trade is E-commerce. When the rise of buying and selling online as is happening today. There are still many people who are afraid and hesitant to shop online. This study aims to determine the effect of the Perceived Risk of Online Shopping and Electronic Word Of Mouth on Online Buying Interest with Trust as a Moderating Variable. This study uses a quantitative approach method. The data used is primary data by distributing google form online questionnaires to the people of Bandar Negeri Village. The population in this study is the people of Bandar Negeri village who have made online purchases through shopee which are unknown or unlimited in number. The sample used amounted to 100 people using the lemeshow formula, taken by purposive sampling. The results of this study indicate that the risk perception variable has a negative and insignificant effect on online buying interest, Electronic Word Of Mouth has a positive and significant effect on online buying interest, trust is unable to moderate / weaken the relationship between risk perception and online buying interest, and trust moderates / strengthens the relationship between Electronic Word Of Mouth on online buying interest. Keywords: Risk Perception, Electronic Word Of Mouth, Purchase Intention, Trust. Abstrak Salah satu perkembangan teknologi internet dibidang perdagangan yaitu E-commerce. Disaat maraknya jual beli secara online seperti terjadi saat ini. masih banyak masyarakat yang takut dan ragu untuk melakukan belanja secara online. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengaruh Persepsi Resiko Belanja Onlie dan Electronic Word Of Mouth terhadap Minat Beli Secara Online dengan Kepercayaan sebagai Variabel Moderasi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan secara kuantitatif. data yang digunakan adalah data primer dengan cara menyebarkan kuesioner online google form kepada masyarakat Desa Bandar Negeri. populasi dalam penelitian ini masyarakat desa Bandar Negeri yang pernah melakukan pembelian secara online melalui shopee yang tidak diketahui jumlahnya atau tidak terbatas. Sample yang digunakan berjumlah 100 orang dengan mnggunakan rumus lemeshow, diambil dengan cara purposive sampling. Analisis data yang digunakan diolah menggunakan SPSS 21. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel persepsi risiko berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap minat beli secara online, Electronic Word Of Mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli secara online, kepercayaan tidak mampu memoderasi/memperlemah hubungan antara persepsi risiko terhadap minat beli secara online, dan kepercayaan memoderasi/memperkuat hubungan antara Electronic Word Of Mouth terhadap minat beli secara online. Kata Kunci: Persepsi Risiko, Electronic Word Of Mouth, Minat Beli, Kepercayaan.
THE EFFECT OF GREEN BANKING IMPLEMENTATION AND OPERATING COST EFFICIENCY ON FINANCIAL PERFORMANCE AT ISLAMIC COMMERCIAL BANKS IN INDONESIA FOR THE 2019-2023 PERIOD Karexa Selvia Yundari; Femei Purnamasari; Ahmad Hazas Syarif
JURNAL PROFIT Vol 9, No 1 (2025): Economic And Development
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/profit.v9i1.11281

Abstract

Environmental problems such as climate change and natural disasters are now increasingly frequent. Banking operations that pay less attention to environmental aspects contribute to worsening this situation, because the drive for profit often makes the negative impact of business on the environment ignored. This study aims to analyze the application of green coin rating (GCR) and Operational Cost Efficiency (BOPO) to return on equity (ROE) as an indicator of financial performance at Islamic Commercial Banks in Indonesia for the 2019-2023 Period. The population in this study are all financial reports from 13 BUSs that have been published until 2023. The sample of this study used purposive sampling with a sample of 6 BUS, namely BCA Syariah, Bank Aceh Syariah, Bukopin Syariah, NTB Syariah, Bank Panin Dubai Syariah, and Bank Muamalat, using annual report data and sustainability reports for the 2019-2023 period. The data analysis technique uses panel data regression analysis through the E-Views10 program. The results showed that partially, the application of GCR has a negative and insignificant effect on ROE with a sig value. 0.5845>0.05, while BOPO shows a positive significant effect on ROE with a sig value. 0,0000<0,05. Simultaneously GCR and BOPO have a significant effect with a sig value. 0.000001 <0.05 on ROE at Islamic Commercial Banks in Indonesia for the 2019-2023 Period Keywords: Green Banking, Operating Cost Efficiency, Financial Performance, Islamic Commercial Bank
The effect of Merchandising, Price Discount, and Store Atmosphere on Impulse Buying with Positive Emotion as a mediating variable based on Islamic Business Perspective Ismi Zahra Fadila Yusuf; Femei Purnamasari; Is Susanto
Journal of Economics and Social Sciences (JESS) Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Economics and Social Sciences (JESS)
Publisher : CV. Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/jess.v4i2.992

Abstract

This study aims to describe the phenomenon and also examine the causal relationship that is structured by using a scientific approach and quantitative analysis that is valid and reliable. This study was conducted using quantitative methods. In the context of this study, the population in question is all Alfamart consumers who are in the District Sukarame, Bandar Lampung, which is actively engaged in purchasing activities in Alfamart outlets scattered in the area. The number of samples used in this study is as many as 96 respondents who are domiciled in the city of Bandar Lampung, especially Alfamart consumers in the Sukarame Sub-District. Based on the results of the study, it can be concluded that positive emotions are the main driving factor for impulsive purchases in consumers. Although marketing strategies such as merchandising, price discounts, and store atmosphere have no direct influence, their impact on impulse buying is mediated through the positive emotions they elicit. This finding is also in line with the Islamic business perspective, which views that excessive promotion to manipulate consumer emotions and encourage waste is an unethical practice.
PENGARUH KEMAMPUAN FINANSIAL DAN DAFTAR TUNGGU TERHADAP MINAT HAJI DENGAN RELIGIUSITAS SEBAGAI VARIABEL MODERATING Aurel Lia Putri, Desy; Purnamasari, Femei; Malik, Anas
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2025.vol8(2).22709

Abstract

Minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji semakin meningkat dari tahun ke tahun, namun terdapat tantangan seperti kemampuan finansial dan panjangnya daftar tunggu yang dapat mempengaruhi keputusan untuk mendaftar. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana kemampuan finansial dan daftar tunggu mempengaruhi minat haji, serta menguji peran religiusitas sebagai variabel yang memperkuat hubungan tersebut. Penelitian ini dilakukan di Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung dengan melibatkan 100 responden. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner dan analisis data menggunakan SPSS dengan metode Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan finansial dan daftar tunggu memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat haji. Selain itu religiusitas terbukti secara signifikan memoderasi hubungan antara kemampuan finansial dan minat haji, serta antara daftar tunggu dan minat haji. Dapat disimpulkan bahwa selain faktor ekonomi, tingkat religiusitas berperan penting dalam  memperkuat minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah haji.
ANALISIS PERAN DISCOUNT DAN BONUS PACK TERHADAP IMPULSE BUYING DENGAN PERSPEKTIF ETIKA KONSUMSI ISLAM (Studi Pada Pelanggan Minimarket Chamart di Kota Bandar Lampung) Ferdiawan; Femei Purnamasari; Nurhayati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 4 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ad53w124

Abstract

Perkembangan ritel modern mendorong pelaku usaha untuk menerapkan berbagai strategi promosi penjualan, seperti discount dan bonus pack, guna menarik minat konsumen. Strategi promosi tersebut sering kali memicu perilaku impulse buying, yaitu pembelian yang dilakukan secara spontan tanpa perencanaan sebelumnya. Fenomena ini menjadi permasalahan karena impulse buying berpotensi mendorong perilaku konsumtif yang berlebihan. Dalam perspektif etika konsumsi Islam, perilaku konsumsi seharusnya didasarkan pada prinsip kesederhanaan, kemaslahatan, serta menghindari israf dan tabdzir. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian untuk mengetahui bagaimana pengaruh price discount dan bonus pack terhadap impulse buying, khususnya pada pelanggan Minimarket Chamart di Kota Bandar Lampung, serta kesesuaiannya dengan nilai-nilai etika konsumsi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian adalah pelanggan Chamart, dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS) untuk menguji validitas, reliabilitas, dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa discount berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Demikian pula, bonus pack juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi terhadap munculnya perilaku pembelian impulsif pada pelanggan Chamart. Namun, dalam perspektif etika konsumsi Islam, perilaku konsumtif yang berlebihan harus dikendalikan agar tidak bertentangan dengan prinsip kesederhanaan dan kemaslahatan.
THE INFLUENCE OF BANKING AND TOP MANAGEMENT SUPPORT ON CUSTOMER LOYALTY THROUGH GREEN SUSTAINABILITY AS MODERATING VARIABLE: A SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW Nabila Maharani; Muhammad Iqbal Fassa; Femei Purnamasari; Hanif .; Moh Mukri
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 7 No 3 (2026): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v7i3.28427

Abstract

The increasing global demand for sustainable business practices is driving banking institutions to rethink how they build and maintain relationships with customers. This study was designed to examine the extent to which Green Banking Initiatives and Top Management Support contribute to the formation of Customer Loyalty, by positioning Green Sustainability as a moderating variable. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, 35 reputable international journals published between 2019 and 2026 were systematically reviewed to understand how green banking strategies have evolved and how they shape customer behavior. Research findings indicate that Green Banking Initiatives—including green product development, digitalization of banking services, and transparency in environmental reporting—have been proven to strengthen customer trust and foster sustainable loyalty. Meanwhile, Top Management Support has been identified as a key determinant in driving organizational change: without concrete commitment from top leadership, green initiatives often remain mere policy statements that are not grounded in daily operational practices. Green Sustainability, as a moderating variable, has been shown to play a significant role, either strengthening or weakening the link between green banking initiatives and customer loyalty, depending on how seriously an institution internalizes environmental commitments into its business governance. Based on these findings, this study encourages banking practitioners to integrate sustainability values ​​comprehensively into product design and service approaches, while also proposing to regulators to immediately formulate uniform green banking metric standards to support more objective and measurable performance evaluations. Keywords : Green Banking Initiatives, Top Management Support, Customer Loyalty, Green Sustainability, Systematic Literature Review.