Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RAGAM PEMAKNAAN QIRO’AH Analisis Deskripsi Ayat-Ayat Hukum Dalam Tafsir Al-Bahr Muhith Lukman; Nyoko Adi Kuswoyo; Amir Mahmud; Miftara Ainul Mufid
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : CV SWA ANUGERAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/tjmis.v1i2.47

Abstract

Skripsi ini berjudul Ragam Pemaknaan Qiro’ah Sab’ah Analis Deskripsis ayat-ayat hukum Dalam Tafsir Al-Bahr merupakan Karya Al-imam Atsiruddin abu hayyan muhammad ibn yusuf ibn ali ibn yusuf ibn hayyan al-Andalusi al-Gharnathi Al-Nafzi yang popupler di panggil dengan Abu hayyan. kitab tafsir yang bercorak lughowi dan membahas keragaman ilmu Qiro’ah pada tafsir tersebut apakah perbedaan qiro’ah bisa mempengaruhi pemaknaan dan penafsiran? dan bagaimana cara Abu hayyan menafsirakan Ayat-Ayat memiliki keragaman Qiro’ah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemaknaan dan penafsiran Abu hayyan terhadap ayat-ayat hukum yang memiliki perbedaan Qiro’ah. Serta pemakaian Qiro'ah sebagai sarana penafsiran al-Qur'an dalam Tafsir Al-Bahr Al-Muhith Penelitian ini bersifat kepustakaan (library research) dengan mengunakan metode diskriptif-analitis yaitu mengambarkan atau menjelaskan perbedaan Qiro’ah yang menimbulkan perbedaan makna dan penafsiran yang berkaitan dengan penelitian tersebut menggali makna-makna yang terkandung dalam penafsiran ayat. Selama ini penelitian-penelitian tentang ’ilmu al-Qiro’ah yang dikaitkan dengan adanya perbedaan pemaknaan dan penafsiran masih sangat sedikit, beberapa penelitian menyimpulkan bahwa sebagian perbedaan tersebut juga berpengaruh besar terjadinya perbedaan penafsiran, bahkan juga meliputi dalam hukum fikih. Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa Abu hayyan menggunakan perbedaan Qiro’ah sebagai salah satu saranah penafsiran pada aya-tayat yang memiliki perbedaan bacaan, bila dinilai perbedaan bacaan tersebut mempunyai implikasi terhadap berbedanya makna yang dihasilkan.
PENAFSIRAN JALALUDDIN RAKHMAT TENTANG AYAT MUTASYABIHAT DALAM AL-QUR’AN DI DALAM BUKU TAFSIR SUFI AL-FATIHAH Kharisma Tri Wahyuni; Nyoko Adi Kuswoyo; Miftara Ainul Mufid
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : CV SWA ANUGERAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/tjmis.v1i2.51

Abstract

Jalaluddin Rakhmat lahir pada tahun 1949 beliau adalah seorang tokoh Indonesia yang dikenal sebagai seorang ulama, cendekiawan, pakar komunikasi dan ahli keislaman. Beliau telah memberikan kontribusi dalam berbagai bidang, termasuk dalam wacana tafsir di Indonesia. Jalaluddin Rakhmat memiliki beberapa karya terkait dengan tafsir al-Qur’an yang menggambarkan pendekatan dan metodologi penafsirannya.Metode penelitian yang dijelaskan adalah kepustakaan atau library research. Dalam metode ini, akan mengumpulkan data berbagai sumber primer dan sekunder untuk mendukung pembahasan penelitian. Data primer yang digunakan adalah karya Jalaluddin Rakhmat yang berjudul Tafsir Sufi al-Fatihah (Mukaddimah). Data sekunder ini bisa berupa artikel-artikel yang membahas tentang penafsiran al-Qur’an, baik yang ditulis Jalaluddin Rakhmat maupun penulis lain. Data sekunder ini dapat membantu dalam memberikan pandangan yang lebih luas dan mendalam tentang topik.Metode analisis-deskriptif yang akan digunakan dalam menguraikan dan menganalisis data yang akan dikumpulkan. Dengan metode ini akan menggambarkan secara detail objektif data yang ditemukan, serta menghubungkannya dengan tujuan penelitian. Analisis deskriptif akan membantu dalam memahami dan menjelaskan pemikiran Jalaluddin Rakhmat serta konteks penafsiran al-Qur’an yang dibahas dalam karya-karyanya. Dengan menggunakan penelitian kepustakaan, data primer, data sekunder, dan metode analisis-deskriptif akan dapat menyusun penelitian yang berfokus pada penafsiran Jalaluddin Rakhmat tentang takwil untuk ayat mutasyabihat dengan pemahaman yang lebih baik.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM AL-QUR’AN SURAT AL-ANKABUT AYAT 16,17 DAN AL-HUJURAT AYAT 7,9,11 (STUDI PENAFSIRAN TAFSIR IBNU KASIR DAN ATH-THOBARI) Faizatur Rochmah; Amir Machmud; Miftara Ainul Mufid; Nyoko Adi Kuswoyo
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : CV SWA ANUGERAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/tjmis.v1i2.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap pentingnya pendidikan dalam al quran, jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang mana sumber yang di dapatkan oleh penulis yaitu dari kitab tafsir dan al-Qur'an. kitab tafsir yang di gunakan yaitu tafsir ibnu kasir dan tafsir ath thobari Al-Qur’an merupakan kitab suci islam yang berisi firman Allah SWT yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW. Untuk dibaca, dipahami dan diamalkan diberikan kepada umat Nabi Muhammad SAW, melalui perantara malaikat Jibril sebagai pedoman hidup bagi umat manusia. Al-Qur’an merupakan sumber utama dalam perihal pendidikan, disini dapat di ketahui nikmat Allah SWT yang mana dapat kita manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Yaitu al-Qur’an, dengan adanya tersebut dapat membantu manusia dalam segala hal. Dalam Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan yang ada dalam al-Qur’an, Penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif bercorak studi pustaka dengan menggunakan pendekatan tafsir tematik. Dalam surat yang di tafsirkan disini, terkandung nilai-nilai pendidikan yang ada dalam al-Qur’an di antara nya Nilai pendidikan ibadah, nilai pendidikan sosial, nilai pendidikan akhlak dan nilai pendidikan akidah.