Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Strategi Resolusi Konflik dan Dampaknya Terhadap PenyesuaianPernikahan Pada Pasangan Suami-Istri di Kota Bandung Akbar, Rifqi Farisan; Ekanesia, Pratidina; Sastri, Prinska Damara
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 22, No 2 (2024): Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi
Publisher : Esa Unggul University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jpsi.v22i2.379

Abstract

Penelitian ini menguji model teoritis yang bersifat dyadic untuk mengestimasi dampak strategi resolusi konflik terhadap penyesuaian pernikahan pada suami dan istri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional menggunakan analisis korelasi dan pemodelan struktural. Sebanyak 262 partisipan (131 pasangan) yang terlibat dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari Conflict Resolution Behavior Questionnaire (CRBQ) dan Revised Dyadic Adjustment Scale (R-DAS) yang diadministrasikan secara berpasangan. Hasil pengukuran dianalisis menggunakan pemodelam sifat laten (latent trait model). Hasilnya menunjukkan bahwa strategi resolusi konflik memiliki implikasi yang signifikan terhadap penyesuaian pernikahan, baik bagi pihak suami maupun istri. Laki - laki cenderung menggunakan strategi withdrawal sedangkan pihak istri cenderung menggunakan strategi attack sebagai sarana resolusi konflik.
The Implication Time Budget Pressure and Task Complexity in Dysfunctional Audit Behavior Rifqi Farisan Akbar
Jurnal Riset Psikologi Volume 5, No. 1 Juli 2025, Jurnal Riset Psikologi (JRP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrp.v5i1.6906

Abstract

Abstract.This study examines the influence of time budget pressure and audit task complexity on dysfunctional audit behavior (DAB) among certified public accountants in South Sulawesi, Indonesia. DAB includes actions such as premature audit sign-off and underreporting of audit time, often triggered by stress, cognitive overload, and role conflict. Grounded in bounded rationality and cognitive load theories, the research assumes that increased pressure and task complexity prompt auditors to rely on heuristics or shortcuts that compromise audit quality. Using a quantitative approach, structured questionnaires were distributed to 313 auditors selected through stratified random sampling. Correlation and regression analyses show that time budget pressure significantly influences premature sign-off (RAQP: r = 0.679; β = 1.021; p < 0.01) and underreporting (URT: r = 0.570; β = 0.536; p < 0.01). Audit task complexity also correlates with DAB, albeit more weakly (RAQP: r = 0.478; β = 0.552; URT: r = 0.350; β = 0.177; p < 0.01). These findings highlight the need for organizational interventions, including stress management, workload regulation, and realistic budgeting, to mitigate DAB. The study offers valuable insights for audit firms and regulators in promoting ethical and high-quality audit practices despite organizational pressures.   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh tekanan anggaran waktu dan kompleksitas tugas terhadap perilaku audit disfungsional (Dysfunctional Audit Behavior/DAB) pada auditor eksternal tersertifikasi di Sulawesi Selatan, Indonesia. DAB merupakan perilaku menyimpang yang menurunkan kualitas audit, seperti premature sign-off dan underreporting audit time, yang secara psikologis dipengaruhi stres, kelebihan beban kognitif, dan konflik peran. Teori rasionalitas terbatas (bounded rationality) dan beban kognitif, studi ini mengasumsikan bahwa tekanan organisasi dan kerumitan tugas dapat mendorong auditor untuk menggunakan heuristik atau jalan pintas dalam menyelesaikan tugas audit. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 313 auditor melalui teknik stratified random sampling. Hasil analisis korelasi dan regresi menunjukkan bahwa tekanan anggaran waktu memiliki pengaruh signifikan terhadap RAQP (r=0,679; β=1,021; p<0,01) dan URT (r=0,570; β=0,536; p<0,01), sedangkan kompleksitas tugas juga menunjukkan hubungan signifikan namun lebih rendah terhadap kedua bentuk DAB (RAQP: r=0,478; β=0,552; URT: r=0,350; β=0,177; p<0,01). Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan tekanan waktu dan kompleksitas tugas berpotensi besar dalam mendorong perilaku disfungsional, sehingga diperlukan intervensi organisasi berupa pelatihan manajemen stres, penyesuaian beban kerja, serta evaluasi realistis terhadap alokasi waktu dan tugas audit. Studi ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam perumusan kebijakan internal dan pengawasan audit yang lebih adaptif terhadap tekanan psikologis auditor.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LOCUS OF CONTROL,LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT GOBEL DHARMA NUSANTARA Alfaridzi, Muhammad Sholeh; Muttaqin, Ridlwan; Akbar, Rifqi Farisan
Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Vol 9 No 3 (2025): JISAMAR (Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Resea
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisamar.v9i3.1984

Abstract

This study focuses on evaluating the employee performance of PT Gobel Dharma Nusantara, influenced by three main variables: work environment, locus of control, and leadership style. A descriptive and verificative approach within a quantitative framework was employed, with the entire population of 35 employees serving as the research sample. Descriptive analysis revealed that the average score for the work environment was 29.57 (SD = 3.75), leadership style was 21.71 (SD = 2.32), locus of control was 16.74 (SD = 2.48), and employee performance averaged 21.09 (SD = 2.93). Based on the results of multiple linear regression analysis, all three variables showed significance levels of p < 0.05, with regression coefficients as follows: work environment (β = 0.348), locus of control (β = 0.355), and leadership style (β = 0.395). These findings indicate that each variable has a significant impact on employee performance. Collectively, the three variables contribute to enhancing employee performance within the company.
Predictors Financial Management Behavior of MSMEs in Bandung Ridwan, Ridwan; Berliani, Kartika; Akbar, Rifqi Farisan
International Journal of Marketing & Human Resource Research Vol. 6 No. 3 (2025): International Journal of Marketing and Human Resource Research
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/ijmhrr.v6i3.2921

Abstract

The objective was to identify the financial management practices of MSMEs in Bandung, West Java, Indonesia, using quantitative method with a Likert scale for measurement of variables. The independent variables include financial literacy, financial attitude, financial experience, personality, and locus of control, while the dependent variable is the finance management behavior. The analysis yielded the following findings: financial literacy, financial attitude, and locus of control exerted a detrimental influence on financial management behavior, whereas personality demonstrated a favorable impact on the same. Conversely, financial experience was observed to exert no discernible effect on financial management behavior. The results demonstrate that all variables in this study exert a simultaneous influence on financial management behavior. The findings of this study may prove useful as a reference point for a variety of stakeholders, particularly the Government of Bandung, in formulating policies aimed at enhancing the financial management practices of MSMEs
Studi Deskriptif Kepribadian Shadiq Pada Mahasiswa Psikologi di Universitas X di Bandung Akbar, Rifqi Farisan
Nathiqiyyah Vol 8 No 1 (2025): Nathiqiyyah - Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/nathiqiyyah.v8i1.1576

Abstract

Kejujuran merupakan nilai moral utama dalam kehidupan individu maupun masyarakat, dan dalam Islam dikenal dengan konsep shadiq—yaitu kesesuaian antara niat, ucapan, dan perbuatan yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kepribadian shadiq pada mahasiswa Psikologi di Universitas X Bandung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi sebanyak 226 mahasiswa dan sampel sebanyak 68 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kepribadian shadiq berbasis teori Al-Ghazali, yang mencakup tiga indikator utama: (1) kesesuaian antara yang diucapkan dengan kejadian yang sesungguhnya, (2) kesesuaian antara yang di hati dengan yang ditampakkan, (3) perkataan yang benar ketika berhadapan pada orang yang ditakuti atau diharapkan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori shadiq tinggi (64,7%), diikuti oleh kategori sedang (35,3%), dan tidak ada responden dalam kategori rendah (0%). Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah menunjukkan integritas moral dan spiritual yang tinggi dalam kehidupan akademik mereka. Penelitian ini menegaskan pentingnya pembinaan karakter kejujuran di lingkungan pendidikan tinggi sebagai fondasi pembentukan profesional psikologi yang bermoral dan berakhlak.
Pengaruh Latihan Mnemonik Terhadap Peningkatan Daya Ingat Pada Mahasiswa Di Fakultas Psikologi Universitas X Di Bandung Rahman, Nazwa Putri; Akbar, Rifqi Farisan; Ranabila, Zahra Alvira; Muthmainnah, Qonita; Sudrajat, Najwa Salsabila
Inaba Journal Of Psychology Vol. 2 No. 2 (2024): Inaba Journal of Psychology, Vol. 2, Issue. 2, 2024
Publisher : Universitas Indonesia Membangun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/ijop.v2i2.260

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas metode mnemonik dalam meningkatkan daya ingat mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas X Di Bandung yang belum mengambil mata kuliah Praktikum Metodik Tes. Metode mnemonik digunakan untuk membantu mahasiswa mengingat informasi melalui teknik penghafalan, dengan hasil diukur menggunakan post-test setelah perlakuan diberikan. Dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimental dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang belum mengikuti mata kuliah Praktikum Metodik Tes. Instrumen yang digunakan adalah tes daya ingat dengan kata kunci yang divalidasi sebelumnya. Data dianalisis menggunakan uji t dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode mnemonik berpengaruh signifikan terhadap peningkatan daya ingat mahasiswa, terutama pada mereka yang memiliki gaya belajar kinestetik. Peningkatan daya ingat lebih tinggi pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol, meskipun hasil uji t menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam hasil post-test antara kedua kelompok. Pengaruh metode mnemonik juga bervariasi tergantung pada gaya belajar mahasiswa, dengan mahasiswa kinestetik mendapatkan manfaat paling besar dari penerapan metode ini. Kesimpulannya, metode mnemonik dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan daya ingat mahasiswa, khususnya bagi mereka dengan gaya belajar kinestetik. Metode ini menawarkan pendekatan yang interaktif dan relevan dalam proses pembelajaran di lingkungan akademik.
The Effect of Work Climate and Leadership Style on Job Satisfaction of Production Operators at PT. X Artia, Risa; Akbar, Rifqi Farisan
International Journal of Marketing & Human Resource Research Vol. 6 No. 3 (2025): International Journal of Marketing and Human Resource Research
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/ijmhrr.v6i3.2904

Abstract

This study investigates the influence of work climate and leadership style on job satisfaction among production operators at PT X. Employing a quantitative approach with an explanatory research design, the study included all production operators as the population, selected through purposive sampling. Data were collected using three validated and reliable instruments: the Job Satisfaction Scale, the Work Climate Scale, and the Leadership Style Scale. Multiple linear regression analysis was employed to examine the relationships between variables. The findings reveal that both work climate and leadership style simultaneously have a significant effect on job satisfaction (R² = 0.805; p < 0.05). Moreover, the partial analysis indicates that work climate exerts a more dominant influence compared to leadership style. These results underscore the importance of fostering a supportive and conducive work environment to enhance employee satisfaction. Although leadership style has a relatively smaller effect, it still plays a critical role in shaping employees' attitudes and performance. The study recommends that organizations focus on improving both the work climate and leadership practices to promote higher job satisfaction and overall organizational effectiveness. Future studies may explore additional variables such as employee motivation or organizational culture to provide a more comprehensive understanding of job satisfaction dynamics.
The Influence of Leadership Style and Organizational Culture on Workplace Well-Being In Company X Hadiansyah, Widia Karlina; Akbar, Rifqi Farisan
International Journal of Marketing & Human Resource Research Vol. 6 No. 3 (2025): International Journal of Marketing and Human Resource Research
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/ijmhrr.v6i3.2911

Abstract

This study aims to investigate the impact of leadership style and organizational culture on workplace well-being among employees at Company X. Workplace well-being refers to an individual's psychological state and overall quality of life within the work environment, influenced by both internal and external factors. Leadership style and organizational culture are considered critical external factors that shape employees' perceptions and work experiences. The study employs a quantitative correlational design with 32 employees as respondents. Data were collected using three instruments: the Workplace Well-being Questionnaire (WWQ), a leadership style scale, and an organizational culture scale. The results of the multiple regression analysis indicate that both leadership style and organizational culture have a significant impact on workplace well-being (p < 0.05). These findings suggest that a positive organizational culture and an effective leadership style are associated with higher levels of employee psychological well-being. The study highlights the importance for organizations to cultivate healthy leadership practices and foster a supportive work environment to promote employee well-being.
Perkembangan Karir Mahasiswa Pria Berdasarkan Profil Minat Tes Holland di Fakultas Psikologi Universitas X Di Kota Bandung Akbar, Rifqi Farisan; Ekanesia, Pratidina; Kireyna, Salma Divani; Jauhary, Zakiyah Aulia Sabrina Hanifah
Inaba Journal Of Psychology Vol. 1 No. 2 (2023): Inaba Journal of Psychology, Vol. 1, Issue. 2, 2023
Publisher : Universitas Indonesia Membangun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/ijop.v1i2.383

Abstract

Psikologi sebagai ilmu pengetahuan mempelajari perilaku manusia dan proses mental, dengan menekankan kemampuan sosial seperti komunikasi verbal, relasi interpersonal, dan pemahaman terhadap orang lain. Menurut teori John Holland, pria lebih cenderung berada pada tipe kepribadian Realistik, Investigatif, dan Enterprising, yang dicirikan oleh sifat agresif, kurang sosial, dan maskulin. Pada Fakultas Psikologi Universitas X di Bandung, jumlah mahasiswa laki- laki hanya sekitar 20% di setiap angkatan. Banyak dari mereka memilih fakultas ini karena akreditasi unggul. Namun, minat berperan penting dalam menentukan pilihan karier dan masih banyak mahasiswa pria yang bingung menentukan pekerjaan yang sesuai dengan minat mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan status fenomena secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 mahasiswa yang diteliti, 14 orang memiliki kesesuaian antara minat karier berdasarkan tes Holland dengan pilihan karier pribadi mereka. Sementara itu, 16 mahasiswa lainnya belum menemukan kesesuaian antara minat dan bidang pekerjaan yang tepat. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa masih kurang menggali informasi tentang pilihan karier dan pemahaman terhadap minat pribadi. Lingkungan dan eksplorasi diri menjadi faktor penting dalam membantu mahasiswa mengidentifikasi karier yang sesuai dengan kepribadian dan minat mereka