Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN BUAH MANGGIS DESA BANTARKALONG KECAMATAN CIPATUJAH KABUPATEN TASIKMALAYA Rizaldi, Andre; Setiawan, Iwan; Kurnia, Rian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i2.8752

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) Mengetahui jenis saluran pemasaran serta pelaku pemasaran yang terlibat. (2) Mengetahui efisiensi pemasaran berdasarkan harga yang diterima petani (Farmer’s Share) dengan rasio keuntungan biaya. Penelitian ini dilakukan di Desa Bantarkalong Kecamatan Cpatujah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara kepada 22 orang petani, 3 orang pedagang pengepul, 6 orang pedagang besar dan 2 orang pedagang pengecer. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dan kualititatif dengan menggunakan rumus margin pemasaran dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan berhasil mengidentifikasi bahwa terdapat 3 jenis saluran pemasaran manggis, yaitu; Saluran 1 pembudidaya menjual ke pengepul  menjual ke pengecer diperoleh total margin Rp.9.000  dengan  farmer’s share 71,87 persen dan rasio keuntungan terhadap biaya sebesar 24 persen.  Saluran 2 pembudidaya menjual ke pengecer diperoleh total marjin Rp.6.000  dengan  Farmer’s share 80,64 persen dan rasio keuntungan 25,85 persen.  Saluran 3 pembudidaya menjual ke pedagang besar dengan  total  margin Rp.7,000 dengan farmer’s share 78,12 persen dan rasio keuntungan  biaya 25,80 persen. Berdasarkan efisiensi pemasaran bahwa ketiga saluran pemasaran tersebut telah efisien. Akan tetapi jika dilihat berdasarkan harga yang diterima petani saluran kedua merupakan yang paling efisien..
Pengolahan Pupuk Organik Penunjang Pertanian Berkelanjutan "Pejantan" Kurnia, Rian; Aziz, Saepul; Herdiana, Ade
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16512

Abstract

Tujuan dan manfaat dari pelaksanaan kegiatan ini antara lain: 1) Memberdayakan petani dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan, 2) Meningkatkan produktivitas tanaman pangan khususnya padi dengan menggunakan teknologi yang ramah lingkungan, 3) Meningkatkan perekonomian petani yang tergabung dalam Kelompok Tani dan Petani lain di lingkungan sekitar, 4) Memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik sesuai dengan standar nasional, 5) Memperkenalkan petani dengan teknologi yang tepat guna dengan pelatihan operasionalnya. Metode pengabdian yang digunakan adalah Sosialisasi, Pelatihan, Penerapan Teknologi, Pendampingan dan Evaluasi. Hasilnya menunjukkan  dari kegiatan pengabdian dalam pembuatan pupuk organik memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat, lingkungan, dan pertanian, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas, melalui pelatihan dan pendampingan, masyarakat dapat memproduksi pupuk organik secara mandiri dan berkelanjutan. Penggunaan limbah organik sebagai bahan baku pupuk memberikan solusi nyata untuk mengurangi timbunan sampah organik di lingkungan.  Penggunaan alat-alat modern dalam proses produksi pupuk organik, seperti mesin pencacah dan pengayak, telah mempercepat proses produksi dan meningkatkan efisiensi. Dengan adanya keterlibatan aktif masyarakat dan peningkatan keterampilan teknis, program ini memiliki potensi untuk berkelanjutan dalam jangka Panjang.
Keragaan Usahatani dan Kinerja Agribisnis Jagung di Kabupaten Ciamis Kurnia, Rian; Andrie, Benidzar M; Aziz, Saepul
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i1.12197

Abstract

Corn productivity in West Java continues to decline from year to year. This is inversely proportional to the need for corn which increases from year to year. This research aims to assess the performance of agribusiness subsystems in sustainable corn agribusiness in Ciamis Regency. The performance of corn agribusiness development is explained using descriptive analysis and processed by grouping using percentages and then given a narrative explanation to provide an empirical picture of the primary data collected from respondents. The performance status of maize agribusiness development is discussed using an agribusiness system approach consisting of production input subsystem, production/on-farm subsystem, handling and processing subsystem, marketing subsystem and supporting facilities subsystem. Based on the results of the analysis of the performance of the corn agribusiness system in Ciamis Regency, it is in the good category (more than 60 percent). So it can be said that corn farmers in Ciamis Regency have implemented the corn agribusiness system well. This means that with good agribusiness performance, the development of corn in Ciamis Regency has the potential to continue to be developed in order to achieve corn self-sufficiency as proclaimed by the government. Only the performance of the supporting subsystem is in the sufficient category (less than 60 percent). This is because there are still many farmers who have not benefited from climate mitigation policies and access to financial institutions. Agribusiness performance is closely related to productivity because it is an indicator in determining how efforts to achieve high productivity in a farming business. In connection with this matter, the effort to conduct an assessment of the performance of agribusiness in the development of farming is important.