Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pembuatan Bahan Ajar Digital Berbasis Canva, E-Book, dan Big Book QR Code untuk Mengembangkan Inovasi Pembelajaran di SDN 1 Tamanan Wahyu Nurmalasari; Yovita Puspasari; Julistiyana, Maria Ulfa Yudha; Wardhani, Intan
GIAT : Jurnal Teknologi untuk Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/giat.v4i1.10936

Abstract

Perkembangan teknologi memungkinkan pengembangan bahan ajar berbasis digital yang mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Bahan ajar digital yang beraneka ragam mampu meningkatkan minat siswa dalam belajar. Penggunaan bahan ajar digital perlu dioptimalkan dengan merancang konten yang bervariasi, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru belum terlalu mampu dalam penyusunan bahan ajar digital. Hal ini dikarenakan faktor usia guru yang beberapa sudah tua, pengetahuan guru tentang variasi aplikasi untuk bahan ajar digital, dan belum pernah diadakan pelatihan pembuatan bahan ajar digital di sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan bahan ajar digital berbasis Canva, e-book, dan big book QR code kepada para guru di SDN 1 Tamanan. Melalui serangkaian tahapan kegiatan dimulai dari persiapan, penjelasan materi, praktik pembuatan, evaluasi kegiatan, dan pelaporan. Hasilnya menunjukkan adanya perkembangan pengetahuan dan kemampuan guru terkait bahan ajar digital tersebut. Pelatihan ini dapat mengoptimalkan guru memanfaatkan kemajuan teknologi dalam pendidikan sehingga menghasilkan bahan ajar inovatif dan menarik bagi siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Google Sites untuk Meningkatkan Literasi Sains pada Pembelajaran IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Yusuf Alfarizi, Ahmad; William, Nanda; Puspasari, Yovita
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2025): TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/tjripd.v6i1.935

Abstract

Literasi sains adalah kemampuan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi manusia di zaman modern yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan serta teknologi. Berdasarkan observasi dan wawancara diketahui bahwa tingkat literasi sains peserta didik kelas IV tergolong rendah, hal ini ditandai dengan mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi permasalahan terkait sains, memberikan penjelasan terkait fenomena ilmiah, dan membuat kesimpulan dari data yang disajikan. Untuk mengatasi permasalahan maka dibutuhan adanya pengembangan suatu media pembelajaran yang ditujukan untuk meningkatkan literasi sains. Metode penelitian, yaitu RnD dengan model pengembangan ADDIE. Menggunakan teknik purposive sampling sejumlah 60 peserta didik kelas IV dari SDN 1 Wonorejo, SDN 2 Sukorejo, SDN 2 Ngrayung, dan SDN 4 Sukorejo. Hasil validasi ahli materi adalah 87,14% dengan kategori “Sangat Sesuai”, validasi ahli media adalah 86,25% dengan kategori “Sangat Sesuai”, validasi ahli bahasa adalah 76% dengan kategori “Baik”, dan validasi ahli praktisi adalah 90% dengan kategori “Sangat Praktis”. Hasil uji skala lapangan menunjukkan kenaikan nilai sebesar 58,30%, serta persentase angket respons dari peserta didik mencapai rata-rata 91,82% dan dari pendidik mencapai rata-rata 83%. Hasil uji efektifitan menggunakan uji N-Gain menunjukkan nilai rata-rata 57,87% termasuk dalam kriteria “Cukup Efektif”.
Modeling Cultural Resilience of the Turonggo Yakso Tradition to Foster Students’ Independence and Cultural Literacy: A Confirmatory Factor Analysis and Structural Equation Modeling Approach Maria Ulfa Julistiyana; Intan Susetyo Kusumo Wardhani; Yovita Puspasari
JOSAR (Journal of Students Academic Research) Vol 11 No 1 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/ympjrn91

Abstract

The study explores the cultural resilience model of Turonggo Yakso as an instrument for strengthening students’ independence and cultural literacy in elementary education. The research aims to verify the validity and reliability of three latent constructs cultural resilience, independence, and cultural literacy and to analyze the structural relationships among them. A quantitative confirmatory design was implemented through Confirmatory Factor Analysis (CFA) and Structural Equation Modeling (SEM) using the Partial Least Squares (PLS) approach. Data were obtained from 330 elementary school students in Trenggalek Regency, East Java, who participated in learning activities integrated with local art traditions. The analysis employed a five-point Likert scale questionnaire processed with SmartPLS 4.0. Results demonstrated that all constructs met the reliability and validity criteria, indicating strong internal consistency. Cultural resilience exerted a substantial positive influence on both cultural literacy and independence, suggesting that engagement in local culture enhances students’ autonomy and appreciation of cultural values. The coefficient of determination revealed that cultural resilience and cultural literacy explained a considerable proportion of the variance in students’ independence. The overall model fulfilled the acceptable fit criteria, confirming its empirical robustness. Findings indicate that embedding local cultural practices through Turonggo Yakso can promote independent learning and strengthen cultural literacy. The proposed model contributes to the development of culturally responsive pedagogy aligned with the Merdeka Belajar policy and supports the realization of the Profil Pelajar Pancasila.
Pengembangan Media Pembelajaran MonIPAS untuk Meningkatkan Pemahaman Kebhinekaan Global Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Devi, Nabila Listia; William, Nanda; Puspasari, Yovita
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/tjripd.v6i2.934

Abstract

Berkebhinekaan global termasuk bagian elemen penting pada Profil Pelajar Pancasila dengan mempunyai peran strategis dalam membentuk karakter pelajar Indonesia. Elemen ini tujuannya guna menumbuhkan kemampuan pelajar ketika menjaga dan melestarikan budaya luhur, identitas nasional, serta kearifan lokal yang dimiliki bangsa Indonesia. Pemahaman kebhinekaan global yang dimiliki siswa kelas IV masih rendah. Berlandasan perolehan pengamatan dengan dijalankan, masih ditemukan berbagai konflik, yang di picu oleh kurangnya sikap toleransi antarsiswa. Hal ini menunjukkan bahwa penguatan nilai berkebhinekaan global perlu terus diupayakan dalam proses pendidikan agar tercipta generasi yang inklusif, toleran, dan berwawasan global. Guna di atasinya persoalan yang ada dibutuhkan pengembangan media MonIPAS guna meningkatkan pemahaman kebhinekaan global. Jenis kajian dengan diterapkan yakni RnD dalam model studi ADDIE dengan mencakup 5 tahap. Instrument dengan diterapkan ialah pengamatan, angket (pakar media, materi, bahasa, ahli praktisi, respons pelajar, respons guru). Berlandasan perolehan studi memperlihatkan nilai angket validasi pakar media, materi, maupun Bahasa dalam rata-rata 88,5%, nilai angket praktisi 93,75%, nilai angket respons pelajar 97,5%, nilai angket respons guru 95%, juga nilai N-Gain 87,17%. Maka bisa kita simpulkan bahwasanya pengembangan media MonIPAS (Monopoli IPAS) dikelompokkan sangat valid, sangat menarik, sangat efektif dipakai juga terbukti bisa menaikkan pemahaman kebhinekaan global pelajar kelas IV SD.
Pengembangan Media E-Book Creator dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca dan Menulis Permulaan Siswa Dila Karinda; Intan Susetyo Kusumo Wardhani; Yovita Puspasari
Jurnal Pena Karakter : Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Pena Karakter (Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter)
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/jpk284

Abstract

Early reading and writing skills are initial abilities that must be mastered by lower-grade students. But in reality, second-grade elementary school students still have low initial reading and writing skills. This is evidenced by students who have not mastered punctuation, have unclear pronunciation, still repeating words in reading, and have not paid attention to neatness in writing. So a media is needed that can help solve these problems. This research develops E-Book Creator media to improve the initial reading and writing skills of elementary school grade II students. This research uses the ADDIE development model. Based on the results of validation, the E-Book Creator media is declared very valid for use. Based on the results of the differential test, there was an improvement in reading and writing skills starting with this media. Furthermore, based on the results of the N-Gain test, which is included in the effective category, so the use of E-Book Creator is effective in improving students' initial reading and writing skills.
ANALISIS PERENCANAAN KEBUTUHAN INFORMASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA ERA DIGITAL DI SD NEGERI 2 JATIBANTENG SITUBONDO Yovita Puspasari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 01 (2024): Volume 09 No. 01 Maret 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i1.12674

Abstract

The education sector has a crucial role in the nation's progress. The progress of the times which is marked by rapid technology can actually facilitate access and educational activities, including the learning process. Meeting information needs in all subjects, including mathematics, can run smoothly in the digital era and at all levels of education, especially at the elementary school (SD) level. Mathematics subjects are often seen as difficult because students are bored with the learning methods applied by teachers. This research aims to identify planning information needs in mathematics learning in the digital era at SD Negeri 2 Jatibanteng Situbondo. The research method used is a qualitative descriptive method through observation, interviews and literature study. Based on the research results, it was found that planning and fulfilling information needs in the learning process still faces various limitations and challenges, such as a lack of teacher competence and inadequate technology available. Some of these obstacles make students interest and activeness in mathematics subjects decrease so that the learning process becomes boring.
PENGARUH MODEL PLAY BASED LEARNING DENGAN BANTUAN MEDIA TIMANG TERHADAP KEMAMPUAN NUMERIK SISWA : Bahasa Indonesia Ratnasari, Nadila; Yovita Puspasari; Nurmalasari, Wa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.64478

Abstract

Siswa sekolah dasar harus memiliki kemampuan numerik yang penting untuk mempelajari matematika dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan konsep bilangan. Hasil pengamatan awal menunjukkan bahwa kemampuan numerik siswa kelas I masih perlu ditingkatkan, terutama dalam mengenal nilai tempat, operasi hitung dasar, dan menguasai konsep bilangan. Kondisi ini menunjuk perlunya penerapan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik gaya belajar peserta didik di sekolah dasar. Studi ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran berbasis permainan yang dibantu oleh media timbangan angka (Timang) mempengaruhi kemampuan numerik siswa di kelas I. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dan metode quasieksperimen dengan desain kelompok kontrol yang tidak sebanding. Penelitian ini melibatkan 37 siswa, terdiri dari 22 siswa dari SDN 2 Bendoagung sebagai kelas eksperimen dan 15 siswa dari SDN 1 Bendoagung sebagai kelas kontrol. Metode sampel jenuh digunakan untuk menentukan sampel non-probability. Observasi, tes kemampuan numerik, angket, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Kemudian, uji N-Gain, uji prasyarat, dan uji sampel independen digunakan untuk menganalisisnya. Hasil menunjukkan perbedaan kemampuan numerik signifikan antara kelas kontrol dan eksperimen (p < 0,001). Menurut analisis N-Gain, kelas eksperimen memperoleh skor 78% (kategori efektif), sedangkan kelas kontrol hanya memperoleh 39%. Hasil ini menunjukkan bahwa, dibandingkan dengan kelas kontrol, model pembelajaran yang menggunakan permainan dan media Timang lebih efektif meningkatkan kemampuan numerik siswa di kelas I. Oleh karena itu, model ini dapat dianggap sebagai alternatif untuk matematika di SD.
PENGARUH MEDIA BLOOKET BERBASIS MODEL GAME BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA : Bahasa Indonesia Nur Fatmasari, Eka; Yovita Puspasari; Nurmalasari, Wahyu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.64495

Abstract

Kemampuan literasi numerasi sangat krusial bagi siswa sekolah dasar dalam memecahkan masalah matematika kontekstual. Meski demikian, tes awal kelas IV SDN 2 Prambon dan SDN 3 Prambon pada materi piktogram dan diagram batang mencatatkan 74,4% siswa belum mencapai KKTP. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan intervensi pembelajaran interaktif menggunakan Blooket berbasis Game Based Learning (GBL). Penelitian kuantitatif eksperimen semu (quasi-experiment) berdesain nonequivalent control group design ini bertujuan menguji pengaruh media Blooket berbasis GBL terhadap literasi numerasi siswa. Melalui teknik sampling jenuh, penelitian melibatkan 39 siswa (24 kelas eksperimen dan 15 kelas kontrol). Pengumpulan data via observasi, angket, dan tes diolah dengan SPSS 25 mencakup uji prasyarat, Independent Samples t-Test, serta N-Gain. Uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,007 (< 0,05), mengonfirmasi pengaruh signifikan media Blooket berbasis GBL. Hasil N-Gain kelas eksperimen (62,61%) yang melampaui kelas kontrol (47,61%) membuktikan keunggulan efektivitas media Blooket GBL dalam menguatkan literasi numerasi siswa.