Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Web-based cyber counselling system in supporting the implementation of the “merdeka belajar-kampus merdeka (MBKM)” curriculum in university Hidayat, Rahmat; Kusen, Kusen; Risdianto, Eko
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 9 No 2 (2022): KONSELI : Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/kons.v9i2.13518

Abstract

In the 4.0 era, it is required to use technology in all aspects of education, including in the field of counselling. So it is necessary to develop an online counselling system or cyber counselling and to be able to carry out development, it is necessary to analyze student perceptions about the importance of developing a cyber counselling system. Therefore, this study aims to determine the importance of developing a web-based cyber counselling system in supporting the implementation of the MBKM curriculum in universities. This type of research is survey research using quantitative research methods. The population in this study were all guidance and counselling students at IAIN Curup and UIN Mahmud Yunus Batusangkar. However, the research sample was 34 students who were representatives of the 2 universities. The study was conducted in August 2022. The data collection technique used a questionnaire so the measuring instrument was a questionnaire made with a modified Likert scale with 4 answer choices, namely strongly agree, agree, disagree, and strongly disagree, which were then analyzed quantitatively and the results were described. The results of the study show that students strongly agree that the development of a web-based cyber counselling system is essential in supporting the implementation of the MBKM curriculum in universities. This research can contribute to other research on what kind of cyber counselling system can be developed to suit the needs of students.
Pengaruh Literasi Digital dan Media Pembelajaran Berbasis TIK terhadap Kompetensi Pedagogik Guru PAI MTs Se-Kabupaten Kepahiang Supriyadi, Supriyadi; Kusen, Kusen; Anshori, Sakut
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13890

Abstract

Pemahaman guru PAI terhadap literasi digital dan pemanfaatan sarana pembelajaran sangat penting yang seharusnya mampu meningkatkan kompetensi pedagogik guru PAI. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh literasi digital dan media pembelajaran berbasis TIK terhadap kompetensi pedagogic guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di MTs se-Kabupaten Kepahiang. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif. Metode sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah complete sampling dengan total 33 guru PAI dari 99 MTs yang tersebar di Kabupaten Kepahiang. Penelitian menemukan bahwa guru PAI MTs di Kabupaten Kepahiang memiliki tingkat literasi digital yang tinggi, dengan 86,5% guru sadar akan sumber belajar digital. Mereka mampu menggunakan materi pembelajaran berbasis TIK, menggunakan aplikasi, jejaring sosial, dan internet untuk mencari dan menyediakan media pembelajaran. Pemanfaatan teknologi di dalam kelas dinilai baik dengan skor rata-rata 85,6%. Guru PAI menunjukkan kemampuan pendidikan yang baik, antara lain menilai keterampilan siswa, menawarkan pembelajaran terstruktur secara sistematis, mengidentifikasi masalah pembelajaran, dan mengevaluasi pembelajaran secara efektif. Literasi digital berdampak signifikan terhadap keterampilan pedagogi guru PAI MTs di Kabupaten Kepahiang, meningkatkan kompetensi pedagogiknya. Media pembelajaran berbasis TIK meningkatkan desain pembelajaran, komunikasi, kerjasama tim, dan pengembangan pengetahuan siswa. Namun, guru harus terus memperkuat keterampilan teknologinya agar tetap relevan di era digital.
Analisis Gaya Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Berdiferensiasi Kelas VB SD Negeri Kalicari 01 Semarang Trihapsari, Rika Arin; Huda, Choirul; Kusen, Kusen
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya belajar siswa. Hal tersebut disebabkan karena perbedaan keunikan antara masing-masing siswa. Perbedaan itu dipengaruhi faktor lingkungan dan dominasi otak sehingga membentuk gaya belajar yang cenderung mengarah ke penglihatan, pendengaran, atau gerak tubuh. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatatif. Penelitian ini menggunakan subjek semua siswa kelas VB SD Negeri Kalicari 01 yang berjumlah 28 siswa. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket/kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VB memiliki gaya belajar yang beragam. Terbukti bahwa gaya belajar siswa menunjukkan 61% visual, 11% auditori, dan 28% kinestetik. Perbedaan inilah yang menjadi tantangan guru untuk menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi bertujuan untuk memfasilitasi siswa agar terpenuhi kebutuhan belajarnya.
Perception of Indonesian Students on the Importance of Anti-Corruption Education Kusen, Kusen
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 14 No. 2 (2022): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v14i2.1510

Abstract

The purpose of this study was to determine student perceptions of the Tarbiyah Faculty of IAIN Curup about the importance of anti-corruption education in Indonesia. This research is a type of quantitative descriptive research. The population taken in this study were all students at IAIN Curup. The sampling technique used is probability sampling with the number of data samples, namely 118 students from 7 study programs from the Tarbiyah Faculty. Collecting data using a questionnaire. The instrument used in this study was a questionnaire on the perception of students from Tarbiyah IAIN that they were bad at the importance of anti-corruption education in Indonesia. This research was conducted at IAIN Curup, Rejang Lebong Regency, Bengkulu Province in May 2022. The questionnaire asked students' opinions about the importance of anti-corruption education in Indonesia. In this study, the questionnaire was prepared using a four-point scale, with Strongly Agree, Agree, Disagree, and Strongly Disagree. The results of this study indicate that students of the Tarbiyah Faculty of IAIN Curup consider the importance of anti-corruption education in Indonesia. Anti-corruption education is important to shape anti-corruption characteristics for the younger generation by showing the phenomenon of corruption to the consequences of corruption itself.
Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Inovasi Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Nur Riska Kota Lubuklinggau Susanti, Susi; Istan, Muhammad; Kusen, Kusen; Hamengkubuwono, Hamengkubuwono; Warlizasusi, Jumira
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 3 (Juli 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i3.3123

Abstract

Kepemimpinan kepala madrasah merupakan kunci utama dalam menentukan keberhasilan dalam melaksanakan inovasi pendidikan. Kepemimpinan adalah rangkaian usaha seorang individu dalam mempengaruhi sekelompok orang dalam suatu komunitas untuk dalam mencapai tujuan. Kepemimpinan kepala madrasah mempunyai arti sebagai proses kepala madrasah dalam memberikan pengaruh bagi seluruh warga madrasah yang ada melalui cara-cara tersendiri dalam mewujudkan tujuan pendidikan madrasah. Melihat fenomena di atas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan fokus: Kepemimpinan kepala madrasah dalam inovasi pendidikan di MI Nur Riska Lubuklinggau, yang meliputi: 1) Inovasi pendidikan pada bidang Pembelajaran, dan Sarana Prasarana di MI Nur Riska Lubuklinggau; 2) Implementasi ide-ide baru di MI Nur Riska Lubuklinggau; dan 3) Pengaturan lingkungan kerja di MI Nur Riska Lubuklinggau. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan dalam penelitian ini meliputi: 1) Inovasi pendidikan bidang pembelajaran dan sarana prasarana pada MI Nur Riska Lubuklinggau dikemas dalam bentuk program perencanaan peningkatan mutu pembelajaran dan sarana prasarana pembelajaran, yaitu program peningkatan kualitas guru melalui supervisi, penilaian kinerja, diklat, PKG dan pemberdayaan KKM dan KKG, serta pengadaan sarana prasarana penunjang pembelajaran; 2) Implementasi gagasan baru pada MI Nur Riska Lubuklinggau telah dilaksanakan dengan baik oleh semua komponen madrasah untuk kemajuan pendidikan mutu pembelajaran dan kelengkapan sarana prasarana penunjang pembelajaran di MI Nur Riska Lubuklinggau; 3) Mengatur lingkungan kerja pada MI Nur Riska Lubuklinggau dengan baik mulai dari yang berbentuk fisik dan nonfisik sehingga menjadi lingkungan kerja yang kondusif serta memungkinkan para guru dan karyawan untuk bekerja optimal.
Students' Perceptions of the Effectiveness of Learning Management During the Covid-19 Period at University Kusen, Kusen
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 4 No. 2 (2022): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v4i2.1552

Abstract

The purpose of this study was to analyze student perceptions of the effectiveness of learning management during the covid-19 period at the IAIN Curup Bengkulu Management Program. This research is a type of survey research. The study was conducted in May-June 2022. The population in this study were all undergraduate and postgraduate students of the Islamic Education Management Study Program IAIN Curup. The samples in this study were 73 students who were taken by the purposive sampling technique. The research instrument used is a closed questionnaire which is a modification of the Likert Scale with 4 answer choices. The results of this study indicate that learning management during the covid-19 period in the management program is effective based on student perceptions.
Pelatihan Pengelolaan E-Learning Menggunakan Metode Blended Learning di Universitas Muhamadiyah Bengkulu Risdianto, Eko; Parwito, Parwito; Kusen, Kusen
DIKDIMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): DIKDIMAS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT  VOL 1 NO 1 APRIL 2022
Publisher : Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/dikdimas.v1i1.15

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi dosen Universitas Muhammdiyah Bengkulu (UMB) dalam mengelola pembelajaran secara daring dan blended learning Khalayak sasaran kegiatan pengabdian ini adalah seluruh dosen dilingkungan UMB. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan partisipatif, dan pelatihan. Materi pelatihan dikemas dalam bentuk pelatihan langsung, diskusi dan melalui buku yang disertai video tutorial sehingga diharapkan guru-guru dapat mudah untuk memahami tentang cara mengelola pembelajaran elearning dengan model blended learning. Kegiatan dimulai dengan observasi lapangan sampai kepada pencarian informasi pendukung kelayakan program. Kegiatan workshop elearning dan blended learning difasilitasi oleh LPMPP UMB dan dilaksanakan pada tanggal 4-5 Desember 2019 bertempat di Gedung Ahmad Dahlan kampus 14 Universitas Muhamadiyah Bengkulu. Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 100 dosen UMB yang mewakili masing masing fakultas di UMB. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang efektif untuk meningkatkan kamampuan dosen dalam pengelolaan elearning dan blended learning di UMB.
Esoterisme dan Seni Perspektif Seyyed Hossein Nasr Faizah, Elok Nur; Kusen, Kusen
Paradigma: Jurnal Kalam dan Filsafat Vol. 5 No. 02 (2023): Paradigma: Jurnal Kalam dan Filsafat
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/paradigma.v5i02.31860

Abstract

Abstrak: Krisis spiritualitas disebabkan oleh pelupaan terhadap yang sakral dalam pelbagai ranah, termasuk seni. Menurut Seyyed Hossein Nasr, seorang filsuf perenial sekaligus tradisionalis mengatakan krisis spiritualitas disebabkan karena tenggelamnya esoterisme. Dalam esoterisme itu lah relasi kuat antara seni dan kesakralan dapat didapatkan. Esoterisme juga menjadi penting sebagai landasan seni tradisional, sebuah gagasan yang merupakan antitesis dari pandangan baru tentang seni yang sedang berkembang, yakni gagasan seni untuk seni. Gagasan tersebut mengedepankan pembuatan karya seni untuk kepentingan seni itu sendiri, tanpa memerhatikan nilai-nilai etika atau moral. Oleh karena itu topik mengenai esoterisme dan seni ini menjadi sangat penting dan menarik untuk dibahas. Penulis membatasi penelitian ini pada relasi antara esoterisme dan seni perspektif Seyyed Hossein Nasr, karena menurut penulis, Nasr merupakan tokoh yang sangat pas dalam memberikan penjelasan terkait kedua term tersebut. Dalam penelitian ini penulis mengunakan metode deskriptif analitis, sementara teknik pengumpulan datanya menggunakan library research, yakni pembedahan  terhadap sumber primer karya Seyyed Hossein Nasr dan sumber-sumber terkait lainnya. Salah satu hasil penelitian ini yakni esoterisme memungkinkan manusia untuk membuat obyek seni tradisional yang mengagumkan, serta esoterisme sebagai landasan dan tujuan seni tradisional. Melalui seni tradisional, dimensi esoterisme menemukan bentuknya yang konkrit dan seimbang.              Abstract:The spirituality crisis is caused by forgetting the sacred in various domains, including art. According to Seyyed Hossein Nasr, a perennial philosopher and traditionalist, the spiritual crisis is caused by the decline of esotericism. It is in esotericism that a strong relationship between art and the sacred can be found. Esotericism also became important as a basis for traditional art, an idea that was the antithesis of the new view of art that was developing, namely the idea of art for art's sake. This idea prioritizes creating works of art for the sake of art itself, without paying attention to ethical or moral values. Therefore, the topic of esotericism and art is very important and interesting to discuss. The author limits this research to the relationship between esotericism and Seyyed Hossein Nasr's perspective art, because according to the author, Nasr is a very suitable figure in providing an explanation regarding these two terms. In this research the author used descriptive analytical methods, while the data collection technique used library research, namely dissection of primary sources by Seyyed Hossein Nasr and other related sources. One of the results of this research is that esotericism allows humans to create amazing traditional art objects, and esotericism is the basis and goal of traditional art. Through traditional art, the dimension of esotericism finds its concrete and balanced form.