Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PERANCANGAN KURSI BERLENGAN BERBASIS KEBERLANJUTAN MENGGUNAKAN MATERIAL MISEL-TEX DENGAN GAYA MID-CENTURY MODERN Satria, I Gede Deva Maheswara; Ramawisari, Ica; Nugraha, Bintang
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena fast furniture berdampak buruk terhadap lingkungan karenapenggunaan material yang tidak ramah lingkungan dan masa pakai yang pendek.Menanggapi hal tersebut, penelitian ini merancang kursi berlengan berdasarkan prinsipkeberlanjutan menggunakan Misel-Tex, material kulit vegan yang terbuat dari limbah kulitkopi yang diproduksi oleh Bell Living Lab. Desainnya mengadopsi gaya Mid-CenturyModern yang menekankan bentuk biomorfik, estetika organik, dan kesadaran ekologis.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur,observasi, wawancara, dan analisis produk yang ada. Proses desain menerapkan metodeSCAMPER untuk mengeksplorasi ide-ide desain. Pertimbangan utama meliputikeberlanjutan, karakteristik material, dan preferensi estetika pengguna modern. Hasildesain menunjukkan bahwa kombinasi Misel-Tex dan kayu jati menghasilkan kursiberlengan yang fungsional, estetis, dan ramah lingkungan. Pendekatan biomorfikmemperkuat hubungan emosional pengguna dengan alam melalui bentuk organik yangmengalir secara alami. Produk ini menjadi alternatif fast furniture, mendorong kesadarankonsumen terhadap produk ramah lingkungan, dan membuka peluang bagi industrikreatif lokal untuk mengembangkan furnitur berkelanjutan di masa depan.Kata Kunci : Fast Furniture, Misel-Tex, Furnitur Berkelanjutan, Mid-Century Modern,Biomorfik, SCAMPER.
Perancangan Kursi Makan Adjustable untuk Anak Usia 1-3 Tahun di Telkom School Daycare Putri, Alfira Kenanga Hadi; Ramawisari, Ica; Bahri, Nurul Fitriana
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa toddler merupakan fase penting dalam tumbuh kembang anak, di manadibutuhkan sarana yang mendukung aktivitas makan anak dengan mempertimbangkanaspek kenyamanan dan keamanan. Berdasarkan observasi di Telkom School Daycare,dibutuhkan kursi makan yang dapat melatih kemandirian, motorik, serta ergonomissesuai kebutuhan anak usia 1-3 tahun. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian inibersifat kualitatif dengan metode SCAMPER untuk eksplorasi ide desain. Penelitian inibertujuan merancang kursi makan adjustable yang mendukung kemandirian danmotorik halus anak dengan menunjang aktivitas saat makan, atau aktivitas lainnyaseperti, bermain sekaligus mengutamakan aspek kenyamanan, keamanan, danergonomis. Kursi di desain dengan fitur pengaturan tinggi yang dapat diubah dari highchair menjadi floor chair. Selain itu, meja dan bantalan duduk dirancang agar dapatdilepas-pasang untuk memudahkan proses pembersihan dan perawatan. Material yangdigunakan adalah kayu pinus solid, yang aman serta tahan lama. Warna natural kayudipadukan dengan aksen biru pada bantalan untuk menciptakan tampilan yang menarikbagi anak. Kursi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi daycare yang dapatmendukung tumbuh kembang anak secara ergonomis, sekaligus memudahkanpengasuh dalam penggunaan sehari-hari. Kata Kunci: Masa toddler, perkembangananak, kursi makan adjustable, Telkom School Daycare.
Knockdown Work Desk: Enhancing Design Student’s Activities in Limited Spaces Arifin, Akmal Nur; Andrianto, Andrianto; Ramawisari, Ica
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 2 (2024): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v13i2.62820

Abstract

With the increasing population, residential land is becoming more limited, including accommodations such as boarding houses, which are commonly used by students, including design students. Observation of design students at Telkom University revealed that the average size of boarding house rooms ranges from 9-12 m², equipped with facilities like wardrobes, bathrooms, and floor desks to support studying. However, these conditions pose challenges for design students due to their specific activities, such as sketching, using laptops or PCs, and creating mockups or models. The lack of supporting facilities in such limited spaces can hinder the productivity of design students. Furthermore, preliminary data shows that design students have a high level of mobility in terms of relocating residences, requiring an ergonomic work desk that can support their activities and mobility within limited space and access. Therefore, an ergonomic work desk with a knockdown system is needed to enhance flexibility and adaptability in constrained spaces and access, supporting the activities and mobility of design students. This research employs a qualitative approach with the User-Centered Design methodology. Data collection techniques include interviews, participant observation, questionnaires, documentation, and literature reviews. The study resulted in a work desk designed with ergonomic dimensions and a knockdown system to accommodate the specific activities of design students within limited space and mobility constraints.
Design concept analysis of educational toys to stimulate early childhood fine motor development Fitriana Bahri, Nurul; Ramawisari, Ica; Andita Putri, Sheila
Gelar: Jurnal Seni Budaya Vol. 21 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/glr.v21i1.5058

Abstract

The early years of a child's life are widely acknowledged as a critical period for growth and development, encompassing significant advancements in their physical, cognitive, and emotional aspects. While development encompasses many different areas, fine motor skills are the cornerstone of a child's capacity to interact with their environment and attain significant achievements. This research discusses educational toys to stimulate fine motor development in early childhood. This research uses the theory of Palgunadi about design aspects, which are functional, aesthetic, and security of the product. This research aims to produce several alternative component designs that can be placed on a busy board to stimulate children's fine motor development. This research uses qualitative methods with data collection techniques through observation, interviews, and literature studies. The design method used in this research is SCAMPER. The results of this research are several alternative components of educational toy design that can be implemented on busy boards in order to optimize early childhood fine motor development. This research presents a comprehensive analysis of the design concept that underlies an educational toy to stimulate fine motor development in early children. The proposed toy provides a distinctive and captivating learning experience that effectively targets multiple aspects of fine motor skill development. This pioneering design contributes to the burgeoning collection of educational toys that are intentionally fashioned to foster skill-building in early children.
PERANCANGAN CUSTOMIZABLE & ADAPTABLE STORAGE FURNITURE DENGAN SISTEM MODULAR UNTUK MENGAKOMODASI KEBUTUHAN KAUM MILENIAL Putri Mawarni, Gabriella Chrismaditya; Pambudi, Terbit Setya; Ramawisari, Ica
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan industri furnitur lokal dan global membuka peluang bagi Indonesia untuk kembali memproduksi furnitur lokal demi mendukung perekonomian. Milenial sebagai pangsa pasar furnitur terbesar di Indonesia memiliki ketertarikan terhadap furnitur modular. Sistem furnitur modular menyediakan kemudahan mobilisasi, instalasi, dan kustomisasi yang membantu optimalisasi penggunaan lahan huni yang semakin terbatas. Selain itu, furnitur modular berdampak baik bagi keberlanjutan sehingga desainer memang dianjurkan untuk merancang furnitur dengan sistem modular. Penelitian ini berfokus untuk merancang lemari modular yang mengakomodasi kebutuhan milenial. Perancangan dilakukan dengan metode desain: observasi, wawancara, kuesioner, dan studi literatur, dilanjutkan dengan proses perancangan menggunakan metode User-Centered Design dan identifikasi persona pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa milenial membutuhkan lemari yang mudah diatur dan tahan lama. Furnitur yang akan dirancang adalah furnitur dengan gabungan sistem modular ona-frame & single bodied dengan sistem knockdown untuk memudahkan mobilisasi dan kustomisasi, menggunakan sustainable material yaitu baja dan multi-plywood. Hasil validasi melalui kuesioner menunjukkan bahwa produk yang dirancang sudah sesuai dan memenuhi aspek ukuran, fungsi, estetika, instalasi, dan harga.Kata kunci: milenial, lemari modular, keberlanjutan
PERANCANGAN ECO PACKAGING SKINCARE BRAND KAHF DENGAN SISTEM REFILL Humiara, Reyha Athirah; Putri, Sheila Andita; Ramawisari, Ica
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan ini berdasarkan kondisi dimana sebagian besar packaging skincareyang beredar di pasar Indonesia merupakan packaging sekali pakai dan meningkatnyafenomena ketertarikan pria terhadap skincare atau men’s grooming. Perancangan iniberfokus pada design packaging yang dapat diisi ulang atau refill yang dikhususkan untukpria dan menggunakan brand Kahf sebagai referensi utama untuk perancangan ini,khususnya produk face wash, sunscreen-moisturizer, dan serum. Dalam pengumpulandata yang dibutuhkan untuk perancangan menggunakan kuesioner yang disebar kepadauser untuk menetukan preferensi, kemudian kajian pustaka jurnal, buku, dan artikel, danwawancara kepada perusahaan PT. Paragon Technology and Innovation dengan ProductManager (PM) mereka. Perancangan ini menggunakan metode SCAMPER dimanapackaging yang dirancang mengadaptasi fitur-fitur yang biasa terdapat pada produk lainsebagai bagian dari packaging itu sendiri. Hasil yang didapatkan adalah bahwa denganmenggunakan sistem refill pada packaging skincare dapat mengurangi jumlah sampahplastik yang dihasilkan sebanyak sekitar 68%. Pengimplementasian sistem ini dapatmembantu mengurangi sampah yang dihasilkan dibanding dengan menggunakanpackaging skincare sekali pakai.Kata kunci: Refill, Packaging, Skincare Pria
PERANCANGAN HANDBAG DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH TEKSTIL SEBAGAI BAHAN UTAMA (STUDI KASUS PT. DAUR LANGKAH BERSAMA) Lukman, Abdurrahman Musyaffa; Azhar, Hanif; Ramawisari, Ica
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah tekstil merupakan salah satu masalah lingkungan yang mendesak di eraindustri fashion saat ini. Dengan peningkatan signifikan dalam produksi limbah tekstil olehindustri tersebut, menjadi krusial untuk menemukan solusi yang berkelanjutan. Salah satupendekatan yang diusulkan adalah konsep upcycle, di mana limbah tekstil diolah menjadibahan utama untuk pembuatan handbag iPad. Tujuannya adalah mengurangi jumlahlimbah tekstil yang beredar dan menghasilkan produk yang bermanfaat.Perancangan inimengadopsi metode kualitatif yang melibatkan observasi, wawancara, kuesioner, dandokumentasi. Selain itu, metode perancangan yang digunakan adalah metode SCAMPER,yang mencakup substitusi, adaptasi desain, dan modifikasi fitur. Teknik crazy patchworkdigunakan untuk menghubungkan kain perca dari limbah tekstil, menciptakan tampilanunik pada handbag.Hasil perancangan ini telah divalidasi oleh dua ahli dan sebelaspengguna. Diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan kontribusi yang signifikandalam penanganan limbah tekstil dengan cara menciptakan produk handbag yangberkelanjutan dan fungsional. Selain itu, upcycle dapat menjadi model untuk pengolahanlimbah tekstil di masa depan, membantu mengurangi dampak negatif industri fashionterhadap lingkungan. Keseluruhan, upcycle memiliki potensi besar dalam mengatasimasalah mendesak limbah tekstil dan meningkatkan kesadaran akan keberlanjutan dalamindustri ini.Kata Kunci: Handbag, Upcycle, Limbah Tekstil, Patchwork
PERANCANGAN JAM TANGAN FASHION UNISEX DARI DAUR ULANG PAPAN SKATE (SKATEBOARD) BEKAS Ramadhira, Aura Diandra; Azhar, Hanif; Ramawisari, Ica
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemakaian limbah kayu pasti sangat banyak karena produksi maupun pakaian sehari hari. Skateboard bekas pakai adalah limbah kayu kecil yang dilapisi bahan kimia (laminate composite materials). Papan yang dilapisi bahan kimia/cat pernis bisa terurai lebih lama, sekitar lebih dari 13 tahun. Dalam angka pasti pembuatan papan skateboard pertahunnya belum diketahui tetapi perkiraannya mencapai angka jutaan. Kebanyakan atlet skateboard menggunakan papan skateboard sebelum mengganti ke papan baru kurang lebih selama 2-3 bulan sebelum berganti ke papan yang baru karena rusak ataupun patah. Jutaan skateboard pertahunnya dibuang, limbah kayu bisa menyebabkan pencemaran lingkungan dan pemenuhan lahan. Sekarang sudah banyak produk yang menggunakan limbah kayu. Banyak digunakan untuk furnitur kembali, perabotan rumah juga aksesoris fashion, salah satunya jam tangan. Berdasarkan permasalahan diatas maka penulis melakukan perancangan dan penelitian yang berfokus pemanfaatan kembali papan deck skateboard bekas pakai menjadi material alternatif untuk perancangan Jam Tangan Fashion Unisex. Menggunakan metode penelitian Kualitatif juga menggunakan metode Studi Kasus. Konsep desain berdasarkan kebutuhan pengguna juga memperlihatkan lapisan maple pada skateboard.Kata kunci: Jam Tangan, Skateboard, Deck Skateboard, Upcycled, Limbah Kayu.
PERANCANGAN KURSI KERJA JAHIT YANG ERGONOMIS DENGAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI UNTUK MENGATASI MASALAH MUSCULOSKELETAL DISORDER Tuhepaly, Rafrafin Baldanullah; Raharjo, Yoga Puji; Ramawisari, Ica
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri tekstil di seluruh dunia mengalami perkembangan pesat seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya permintaan pasar. Di Indonesia, industri tekstil juga berkembang dengan pesat, terutama dalam pekerjaan menjahit yang menyerap banyak tenaga kerja. Meskipun pekerjaan menjahit memberikan peluang bisnis yang menjanjikan, Meskipun perkerjaan menjahit merupakan pekerjaan yang menyerap banyak tenaga kerja di indonesia. Tetapi masih kurangnya perhatian perusahaan di industri tekstil terhadap kesehatan dan keselamatan kerja para penjahitnya, terutama masalah kursi yang tidak ergonomis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah yang dialami oleh para penjahit yaitu Musculoskeletal Disorder . Metode perancangan yang digunakan adalah UCD (Ucer Centered Design) dengan pendekatan antropometri. Hasil dari perancangan kursi kerja jahit yang ergonomis dengan menggunakan metode UCD dan antropometri mampu memenuhi kebutuhan pekerjaan penjahit serta mengurangi masalah cedera Musculoskeletal Disorder berdasarkan uji validitas produk kepada para penjahit di DMNT.ID.Kata kunci : kursi jahit , ergonomi, perancangan, musculoskeletal disorder
PERANCANGAN KURSI UNTUK IBU MENYUSUI DENGAN PENDEKATAN ASPEK ERGONOMI (STUDI KASUS: HAPPY MOM & BABY SPA) Prasetiya, Rizki Wira; Muttaqien, Teuku Zulkarnain; Ramawisari, Ica
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyusui termasuk dalam kategori proses kerja ibu dalam mengasuh anak. Seorang ibu menyusui seringkali mengalami ketidaknyamanan saat menyusui selama beberapa jam ibu menyusui mengalami kelelahan pada otot-otot tubuh dan keluhan yang paling banyak terjadi pada area tubuh adalah bahu, lengan atas, lengan bawah, dan punggung. Oleh karena itu, di perlukan sebuah alat bantu yang dapat membuat seorang ibu ketika menyusui tidak mengalami sebuah kelelahan.Tujuan penelitian ini adalah bagainan merancang kursi ergonomis untuk ibu menyusui di happy mom & baby spa Kota Pekalongan. Metode perancangan menggunakan SCAMPER dan menggunakan ukuran antropometri wanita indonesia. Scamper dengan fokus pada Subtitute untuk mengganti material pada kerangka kursi yang sebelumnya besi menjadi material kayu dan dudukan yang sebelumnya material rotan diganti menggunakan material busa dan kulit sintetis, pada Modify kursi untuk ibu menyusui di modifikasi dengan menambahkan leg rest yang dapat dilipat, bagian sandaran tangan dan kaki kursi bisa diatur ketinggiannya. Hasilnya ibu menyusui merasakan nyaman saat menyusui karena dapat bersandar pada bagian punggung, tangan, dan kaki. Kesimpulan kursi yang dirancang ergonomis sesuai ukuran antropometri wanita indonesia dapat menciptakan kenyamanan dalam menyusui.Kata kunci: Kursi, Ergonomi, Ibu menyusui, Happy Mom & Baby Spa