Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal J-PEMAS

Monitize Facebook Video untuk Bisnis di SMK YAPIM Siak Hulu Junadhi; Mardainis; Agustin; Hadi Asnal; Yansyah Saputra Wijaya
J-PEMAS - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat J_PEMAS
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.936 KB)

Abstract

SMK YAPIM Siak Hulu terletak di Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Selain kompetensi utama yang harus dimiliki oleh siswa sesuai jurusannya,perlu juga kompetensi tambahan yaitu tentang bisnis teknologi di era digital, yang populer saat ini adalah ad breaks. Ad Breaks merupakan salah satu fitur untuk memonitisasi akun facebook yang dapat menghasilkan uang bagi pengguna dengan menayangkan jeda iklan komersil di sela-sela video. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang software camtasia, ad break, dan fanpage facebook setelah pelatihan dan memberikan pengetahuan kepada siswa tentang cara pembuatan konten video dengan software camtasia dan fanpage facebook. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah siswa-siswi SMK YAPIM Siak Hulu bisa membuat video konten dengan Software Camtasia dan mampu mengunggahnya ke Fanpage Facebook dan siswa-siswi memilki semangat yang tinggi untuk mengeksplorasi kemampuan mereka terkait aplikasi Software Camtasia dan media Fanpage Facebook.
Pelatihan Pembuatan Video Event Organizer untuk Bisnis di SMK Negeri 1 Bandar Sei Kijang Junadhi; Agustin; Mardainis; Hadi Asnal; Muhammad Jamaris
J-PEMAS - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat J_PEMAS
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.788 KB)

Abstract

Semboyan SMK Bisa menunjukkan bahwa para lulusan siap bekerja sesuai dengan bidang dan kompetensi. Selain kompetensi utama yang harus dikuasai, perlu juga kompetensi pendukung. Era digital yang terjadi saat ini mulai merubah kegiatan dalam masyarakat. Salah satunya adalah memanfaatkan platform digital untuk membuat kegiatan berbasis digital. Event Organizer atau EO adalah istilah untuk penyedia jasa professional penyelenggara acara. Tugas dari EO adalah membantu kliennya untuk dapat menyelenggarakan acara yang diinginkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan kepada siswa tentang software pengolah video yaitu Adobe Premiere dan melatih keterampilan siswa dalam pembuatan video dengan aplikasi tersebut. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah siswa-siswi SMKN 1 Bandar Sei Kijang mampu membuat video undangan digital pernikahan dengan Adobe Premiere dan siswa-siswi memilki semangat yang tinggi untuk mengeksplorasi kemampuan mereka terkait aplikasi Adobe Premiere.
Pelatihan Pengenalan Pemograman Android untuk Pemula pada Siswa-Siswi SMK N 2 Pekanbaru Junadhi Junadhi; Susanti; Helda Yenni; Fransiskus Zoromi; T.Sy Eiva Fatdha
J-PEMAS - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat J_PEMAS
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era revolusi industri 4.0 membuat teknologi semakin berpengaruh dalam setiap aspek kehidupan manusia saat ini, termasuk pada dunia pendidikan. Dunia pendidikan dituntut harus mengikuti perkembangan teknologi yang sedang berkembang pesat salah satunya adalah pemrograman Android. Dari pertimbangan tersebut, maka timbul sebuah gagasan untuk memberikan pelatihan pemrograman Android kepada siswa-siswi SMK Negeri 2 Pekanbaru. Tujuan Pelatihan ini diharapkan menjadi salah satu solusi persiapan siswa-siswi untuk bisa menjadi Android Developer. Berkarir sebagai Android Developer merupakan salah satu pilihan bagi peminat IT karena salary dan peluang kerja yang lebih luas dan juga menjadi salah satu cara dalam membekali diri pada era revolusi industri 4.0. Pelatihan ini membahas mengenai konsep-konsep pemrograman Android, karir Android Developer, praktek pemrograman serta tips dan trik terkait dengan pemrograman Android.
Workshop UI/UX Design dan Prototyping dengan Figma di SMK Taruna Masmur Pekanbaru Hadi Asnal; Junadhi; Muhamad Jamaris; Mardainis; Yuda Irawan
J-PEMAS - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat J_PEMAS
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33372/j-pemas.v3i1.800

Abstract

Pengabdian ini fokus pada memberikan berkesempatan kepada siswa/i untuk menjadi seorang UI/UX designer yang mampu merancang sebuah produk digital dalam menjawab setiap kebutuhan, baik sisi pengguna maupun pemilik/produsen. Software yang digunakan adalah Figma. Figma adalah editor grafik vektor dan alat pembuatan prototipe yang berbasis web, dengan fitur offline tambahan yang diaktifkan oleh aplikasi desktop untuk macOS dan Windows. Aplikasi pendamping Figma Mirror untuk Android dan iOS memungkinkan melihat prototipe Figma secara real-time di perangkat seluler. Para peserta pelatihan diharapkan mampu membuat user interface yang baik dan rapi menggunakan Figma dan mampu menggunakan Figma Plugins & GUI kits. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode pelatihan interaktif. Studi kasus pada pelatihan ini adalah pembuatan merancang Homepage/Sign in/Sign Up, dan Design shopping experience, checkout experience, profile, order history
Optimalisasi Penggunaan Microsoft Powerpoint Guna Mendukung Keahlian Siswa Magang Di Stmik Amik Riau Junadhi; Agustin; Edwar Ali; Susanti; Herwin
J-PEMAS - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat J_PEMAS
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33372/j-pemas.v4i2.938

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan melatih para siswa untuk membuat media pembelajaran berbasis powerpoint. Sehingga dapat dimanfaatkan dalam proses presentasi laporan di sekolah. Metode yang digunakan adalah action research (Penelitian tindakan) yang terdiri dari 4 (empat) langkah, yaitu: analisa awal, proses persiapan, proses pelaksanaan dan penutup. Adapun mitra dari kegiatan PKM ini adalah para siswa/siswi yang melaksanakan kerja praktik di STMIK Amik Riau sebanyak 20 orang dan kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari. Adapun topik materi yang diberikan kepada siswa meliputi cara mengaktifkan/membuka dan menutup aplikasi Ms. PowerPoint; membuat file baru, teknik penggunaan warna, mengubah warna background, menambahkan tabel, gambar, video, sound dan menggunakan efek dalam presentasi; serta mencetak slide, note page, dan handout. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKM ini yaitu sebanyak 83% dari jumlah siswa sebagai peserta telah mampu membuat media presentasi berbasis powerpoint secara tuntas. Dengan demikian bisa ditarik kesimpulan bahwa kegiatan ini dapat memberikan dampak yang baik karena peserta (siswa) telah mampu meningkatkan hardskill untuk mengoperasikan laptop atau komputer diantaranya bisa membuat media pembelajaran berbasis powerpoint. Sehingga media pembelajaran yang telah dibuat tersebut dapat digunakan dalam kegiatan keperluan di sekolah.
Optimalisasi Penggunaan Microsoft Powerpoint Guna Mendukung Keahlian Siswa Magang Di Stmik Amik Riau Junadhi; Agustin; Edwar Ali; Susanti; Herwin
J-PEMAS - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat J_PEMAS
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33372/j-pemas.v4i2.938

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan melatih para siswa untuk membuat media pembelajaran berbasis powerpoint. Sehingga dapat dimanfaatkan dalam proses presentasi laporan di sekolah. Metode yang digunakan adalah action research (Penelitian tindakan) yang terdiri dari 4 (empat) langkah, yaitu: analisa awal, proses persiapan, proses pelaksanaan dan penutup. Adapun mitra dari kegiatan PKM ini adalah para siswa/siswi yang melaksanakan kerja praktik di STMIK Amik Riau sebanyak 20 orang dan kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari. Adapun topik materi yang diberikan kepada siswa meliputi cara mengaktifkan/membuka dan menutup aplikasi Ms. PowerPoint; membuat file baru, teknik penggunaan warna, mengubah warna background, menambahkan tabel, gambar, video, sound dan menggunakan efek dalam presentasi; serta mencetak slide, note page, dan handout. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKM ini yaitu sebanyak 83% dari jumlah siswa sebagai peserta telah mampu membuat media presentasi berbasis powerpoint secara tuntas. Dengan demikian bisa ditarik kesimpulan bahwa kegiatan ini dapat memberikan dampak yang baik karena peserta (siswa) telah mampu meningkatkan hardskill untuk mengoperasikan laptop atau komputer diantaranya bisa membuat media pembelajaran berbasis powerpoint. Sehingga media pembelajaran yang telah dibuat tersebut dapat digunakan dalam kegiatan keperluan di sekolah.
Workshop Desain Sistem UI/UX Untuk Membangun Ekosistem Kreatif Junadhi; Agustin; Rahmiati; Susanti; M. Jamaris
J-PEMAS - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat J_PEMAS
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33372/j-pemas.v5i1.1081

Abstract

Workshop Desain Sistem UI/UX Untuk Membangun Ekosistem Kreatif bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang desain sistem antarmuka pengguna (UI/UX) sebagai kunci dalam pengembangan ekosistem kreatif yang berkelanjutan. Kegiatan dilakukan selama dua hari dengan melibatkan dosen sebagai narasumber dan mahasiswa komunitas UI/UX desain yang berjumlah sebanyak 30 orang. Rangkaian kegiatan dimulai dari tahapan pengantar dan pemahaman dasar desain UI/UX, peserta diperkenalkan pada prinsip-prinsip penting dan tren terkini dalam desain. Studi kasus dan analisis mendalam memberikan contoh aplikasi praktis dari konsep-konsep tersebut dalam situasi dunia nyata. Sesi praktis dan hands-on memberikan peserta kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang telah mereka pelajari melalui proyek-proyek desain yang relevan. Workshop kelompok dan kolaborasi meningkatkan interaksi antar peserta, memfasilitasi diskusi, dan mendukung pertukaran ide. Sesi konsultasi dan feedback memastikan bahwa peserta mendapatkan panduan dan perbaikan langsung terhadap desain mereka. Pameran dan diskusi hasil karya mengakhiri workshop dengan merayakan kreativitas peserta dan memberikan kesempatan untuk mendiskusikan solusi desain. Evaluasi dan umpan balik sesudahnya membantu memperbaiki workshop untuk masa depan. Hasil akhir kegiatan workshop menunjukkan bahwa 87% peserta berhasil memperoleh kemampuan dalam merancang sistem UI/UX untuk membangun ekosistem kreatif, sedangkan 13% lainnya belum mencapai kriteria tuntas.
Optimalisasi Penggunaan Microsoft Powerpoint Guna Mendukung Keahlian Siswa Magang Di Stmik Amik Riau Junadhi; Agustin; Edwar Ali; Susanti; Herwin
J-PEMAS - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat J_PEMAS
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33372/j-pemas.v4i2.938

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan melatih para siswa untuk membuat media pembelajaran berbasis powerpoint. Sehingga dapat dimanfaatkan dalam proses presentasi laporan di sekolah. Metode yang digunakan adalah action research (Penelitian tindakan) yang terdiri dari 4 (empat) langkah, yaitu: analisa awal, proses persiapan, proses pelaksanaan dan penutup. Adapun mitra dari kegiatan PKM ini adalah para siswa/siswi yang melaksanakan kerja praktik di STMIK Amik Riau sebanyak 20 orang dan kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari. Adapun topik materi yang diberikan kepada siswa meliputi cara mengaktifkan/membuka dan menutup aplikasi Ms. PowerPoint; membuat file baru, teknik penggunaan warna, mengubah warna background, menambahkan tabel, gambar, video, sound dan menggunakan efek dalam presentasi; serta mencetak slide, note page, dan handout. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKM ini yaitu sebanyak 83% dari jumlah siswa sebagai peserta telah mampu membuat media presentasi berbasis powerpoint secara tuntas. Dengan demikian bisa ditarik kesimpulan bahwa kegiatan ini dapat memberikan dampak yang baik karena peserta (siswa) telah mampu meningkatkan hardskill untuk mengoperasikan laptop atau komputer diantaranya bisa membuat media pembelajaran berbasis powerpoint. Sehingga media pembelajaran yang telah dibuat tersebut dapat digunakan dalam kegiatan keperluan di sekolah.
Workshop Desain Sistem UI/UX Untuk Membangun Ekosistem Kreatif Junadhi; Agustin; Rahmiati; Susanti; M. Jamaris
J-PEMAS - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat J_PEMAS
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33372/j-pemas.v5i1.1081

Abstract

Workshop Desain Sistem UI/UX Untuk Membangun Ekosistem Kreatif bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang desain sistem antarmuka pengguna (UI/UX) sebagai kunci dalam pengembangan ekosistem kreatif yang berkelanjutan. Kegiatan dilakukan selama dua hari dengan melibatkan dosen sebagai narasumber dan mahasiswa komunitas UI/UX desain yang berjumlah sebanyak 30 orang. Rangkaian kegiatan dimulai dari tahapan pengantar dan pemahaman dasar desain UI/UX, peserta diperkenalkan pada prinsip-prinsip penting dan tren terkini dalam desain. Studi kasus dan analisis mendalam memberikan contoh aplikasi praktis dari konsep-konsep tersebut dalam situasi dunia nyata. Sesi praktis dan hands-on memberikan peserta kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang telah mereka pelajari melalui proyek-proyek desain yang relevan. Workshop kelompok dan kolaborasi meningkatkan interaksi antar peserta, memfasilitasi diskusi, dan mendukung pertukaran ide. Sesi konsultasi dan feedback memastikan bahwa peserta mendapatkan panduan dan perbaikan langsung terhadap desain mereka. Pameran dan diskusi hasil karya mengakhiri workshop dengan merayakan kreativitas peserta dan memberikan kesempatan untuk mendiskusikan solusi desain. Evaluasi dan umpan balik sesudahnya membantu memperbaiki workshop untuk masa depan. Hasil akhir kegiatan workshop menunjukkan bahwa 87% peserta berhasil memperoleh kemampuan dalam merancang sistem UI/UX untuk membangun ekosistem kreatif, sedangkan 13% lainnya belum mencapai kriteria tuntas.