Muhamad Sudharsono
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SDN SUKAMAKMUR 02 Kurniari, Bulan; Muhamad Sudharsono; Nunu Nurhaliza; Inayah Safitri; Nabilah Ayu Lestari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.22157

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini mempengaruhi dunia pendidikan. Oleh karena itu, seorang guru harus lebih aktif dan kreatif dalam menyelesaikan masalah pembelajaran, terutama pembelajaran matematika yang dianggap sulit oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran digital dalam pembelajaran matematika terhadap motivasi belajar siswa kelas V di SDN Sukamakmur 02. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan triangulasi untuk memperoleh data yang valid melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital mampu meningkatkan motivasi belajar siswa terutama pembelajaran matematika. Hal ini terlihat dari antusiasme dan partisipasi siswa, baik secara individu maupun kelompok dalam memahami konsep matematika dengan lebih baik. Namun, penelitian juga menemukan beberapa kendala seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan literasi digital di daerah tersebut. Maka solusi untuk hambatan ini yaitu diperlukan edukasi digital yang berkelanjutan serta kerjasama pemangku kepentingan sekolah untuk meningkatkan fasilitas teknologi yang memadai.
Ethno-Edutainment Electronic Module (EMEE) to Strengthen Local Cultural Character in Elementary School Students Titin Sunaryati; Muhamad Fatchan; Muhamad Sudharsono; Pipin Angela
EduBase : Journal of Basic Education Vol. 6 No. 1 (2025): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : LJPI UI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v6i1.3186

Abstract

The erosion of local cultural values due to globalization poses a significant challenge to the development of character in Indonesian students, who are expected to uphold tolerance, ethics, and mutual respect. Objective: This study aims to develop an Android-based ethno-edutainment electronic module to strengthen local cultural character among elementary school students. Novelty: The module integrates ethno-edutainment and local cultural values into a digital learning platform, offering an innovative approach to character education. Methods: The module was developed using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) within a Research and Development (R&D) framework. The product was validated by media, content, and language experts, and tested on 55 students at Pondok Bambu 06 Duren Sawit State Elementary School, East Jakarta. Results: The validation results showed that the module was categorized as "very good" across all aspects. The practicality test revealed positive student responses, and the effectiveness test demonstrated a significant improvement in learning outcomes, with an average pre-test score of 70.54 and a post-test score of 87.45. Conclusion: The module is effective in supporting character education, with interactive features and local cultural content that enhance student engagement and strengthen their national identity.
Analisis Peran Pendidikan Pancasila dalam Mengembangkan Kompetensi Abad 21 pada Siswa Sekolah Dasar Titin Sunaryati; Muhamad Sudharsono; Ira Restu Kurnia; Muhamad Faiz Rayyan
JANACITTA Vol. 8 No. 2 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i2.4031

Abstract

Abstract Pancasila Education has a strategic role in shaping the character of the younger generation as well as developing 21st century competencies, which include critical thinking skills, creativity, communication, collaboration, and digital literacy. This study aims to analyse the effectiveness of Pancasila Education in shaping students' character, identify challenges in integrating 21st century competencies, and evaluate the gap between learning plans and implementation in the field. The research method used is a qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews, observations and document analysis at several primary schools in Bekasi district, using purposive sampling and snowball sampling techniques to obtain relevant data. Analysis was conducted using a thematic approach to identify the main patterns of the research results. The results showed that Pancasila Education is effective in instilling the values of cooperation, tolerance and responsibility through project-based and collaborative learning methods. However, technological limitations, lack of teacher training, and lack of support from parents are the main obstacles in developing 21st century competencies. A gap between the plan in the teaching module and the implementation was also found, caused by limited time and resources. This study concludes that improvements in implementation strategies, teacher training and technology support are needed to optimise the impact. Recommendations are given to increase the involvement of all parties, including teachers, schools, parents, and government, so that the integration of Pancasila values with 21st century competencies can be more effective and sustainable. Abstrak Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda serta mengembangkan kompetensi abad ke-21, yang mencakup keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter siswa, mengidentifikasi tantangan dalam mengintegrasikan kompetensi abad ke-21, dan mengevaluasi kesenjangan antara rencana dan pelaksanaan pembelajaran di lapangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen pada beberapa sekolah dasar di Kabupaten Bekasi, menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling untuk memperoleh data yang relevan. Analisis dilakukan dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola utama dari hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila efektif dalam menanamkan nilai-nilai kerja sama, toleransi, dan tanggung jawab melalui metode pembelajaran berbasis proyek dan kolaboratif. Namun, keterbatasan teknologi, kurangnya pelatihan guru, dan minimnya dukungan dari orang tua menjadi hambatan utama dalam pengembangan kompetensi abad ke-21. Kesenjangan antara rencana dalam modul ajar dan pelaksanaan juga ditemukan, yang disebabkan oleh keterbatasan waktu dan sumber daya. Penelitian ini menyimpulkan diperlukan perbaikan dalam strategi implementasi, pelatihan guru, dan dukungan teknologi untuk mengoptimalkan dampaknya. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan keterlibatan semua pihak, termasuk guru, sekolah, orang tua, dan pemerintah, agar integrasi nilai-nilai Pancasila dengan kompetensi abad ke-21 dapat lebih efektif dan berkelanjutan.