Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Cakrawala Indonesia

Penindasan dan Dampak Eksistensi Perempuan dalam Novel Nayla Karya Djenar Maesa Ayu (Feminisme Marxis) Malik, Amanah; Abidin, Aslan; Syam Saguni, Suarni
Cakrawala Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Nopember-April
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v8i2.1158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penindasan perempuan, dan dampak penindasan terhadap eksistensi perempuan, dalam novel Nayla yang dikaji menggunakan teori feminisme Marxis. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan pembaca mengenai penindasan dan dampak penindasan perempuan terjadi di lingkungan pada umumnya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu cetakan ke-4 tahun 2005 oleh Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, dengan ketebalan 180 halaman. Hasil dari penelitian ini, ditemukan bentuk penindasan perempuan berupa penindasan yang berkaitan dengan kapitalisme menganggap bahwa adanya penindasan diakibatkan karena perempuan sebagai objek penguasa seperti perempuan kelas kedua, perbudakan, pelayanan paksa, pemanfaatan fisik, dan perempuan sebagai organ reproduksi. Selain itu, adanya perempuan sebagai objek komoditi seksual seperti perempuan sebagai pelacur, dan perempuan sebagai properti. Dampak penindasan terhadap eksistensi perempuan menimbulkan alienasi berupa keterasingan dalam diri perempuan seperti perempuan terasingkan pada pekerjaannya, terasingkan pada diri sendiri, terasingkan pada orang lain dan terasingkan pada kemanusiaannya.
Strukturalisme Genetik pada Novel ‘Sang Alkemis’ Karya Paulo Coelho (Kajian Sosiologi Sastra) Idrus, Muhammad Ainun; Karman, Andi Karman; Abidin, Aslan; Ramli, Ratu Bulkis; Ecca, Suleha
Cakrawala Indonesia Vol 10 No 1 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v10i1.1711

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis novel Sang Alkemis karya Paulo Coelho dengan menggunakan teori strukturalisme genetik kajian sosiologi sastra. Novel Sang Alkemis karya Paulo Coelho dianalisis berdasarkan fakta kemanusiaan, subjek kolektif dan juga pandangan dunia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan alur analisis yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penyimpulan. Proses analisis dilakukan dengan menghimpun data temuan berupa kata, frasa, klausa, kalimat dan paragraf yang terdapat pada objek penelitian. Pada penelitian ini ditemukan fakta kemanusiaan, subjek kolektif, dan pandangan dunia yang terdapat pada novel Sang Alkemis karya Paulo Coelho. Fakta kemanusiaan yang ditemukan berupa serangkaian perilaku yang sifatnya individual dan juga sosial. Kemudian subjek kolektif tergambarkan pada perilaku individu sebagai sebuah kolektivitas yang saling berkaitan. Sedangkan pandangan dunia menjelaskan mengenai kemiripan stigma dan cara berpikir masyarakat pada novel Sang Alkemis dengan realitas sosial yang terjadi di dunia nyata.
Representasi Pengalaman Tokoh dalam Novel Orang-Orang Gila Karya Han Gagas Syuriati, Syuriati; Mahfud, Mahmudah; Abidin, Aslan
Cakrawala Indonesia Vol 9 No 1 (2024): Mei-Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v9i1.1197

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis-jenis representasi pengalaman yang digunakan tokoh utama dalam novel Orang-Orang Gila karya Han Gagas kajian linguistik sistemik fungsional teori Halliday. Desain penelitian yaitu penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Sumber data penelitian yaitu novel Orang-Orang Gila karya Han Gagas yang diterbitkan melalui penerbit Mojok di Yogyakarta. Data berupa klausa yang menunjukan representasi pengalaman tokoh utama dalam novel Orang-Orang Gila. Teknik pengumpulan data yaitu studi pustaka meliputi teknik dokumentasi, teknik membaca, dan teknik catat. Teknik analisis data berupa teknik analisis data mengidentifikasi, mengklasifikasi, menganalisis, dan mendeskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat representasi pengalaman pada novel Orang-Orang Gila karya Han Gagas. Dalam analisis representasi pengalaman jenis proses yang mendominasi dalam teks novel tersebut adalah proses material, diikuti oleh proses mental, proses perilaku, proses verbal, proses relasional, dan terakhir proses eksistensial.
Habitus, Ranah, dan Modal dalam Novel Jemput Terbawa Karya Pinto Anugrah Perspektif Pierre Bourdieu Charla, Yeremia; Abidin, Aslan; Ridwan, Ridwan
Cakrawala Indonesia Vol 10 No 2 (2025): Nopember-April
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v10i2.2362

Abstract

This study aims to describe and analyze the forms of habitus, realm, and capital in the lives of the characters in the novel entitled Jemput Terbawa by Pinto Anugrah. The study was conducted using the sociology of literature theory from Pierre Bourdieu which is categorized into three concepts: first, habitus which emphasizes how individual habits are formed through social experience, then second, capital as a social resource that plays an important role in maintaining power, and third, realm as an arena of struggle for individuals and groups to gain power. This research is qualitative in nature which aims to describe the forms of habitus, realm, and capital of the characters in the novel. The data sources in this study were obtained through narrative quotations in the novel and analyzed based on the concepts of habitus, realm, and capital. The results of this study indicate that the characters have different forms and roles in habitus, realm, and capital. This is because each individual has their own mindset, habits, and actions in dealing with their social environment. Kalaya's habitus and background are in conflict with the norms and past trauma in the Lembah Pagadih realm, which results in Laya experiencing rejection from society. His efforts to raise capital were hampered by the stigma from the villagers, making his struggle for recognition even more difficult.