Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Enhancing nutritional literacy and improving dietary patterns in obese adolescents through e-booklets Bektiningrum, Afifah; Sitasari, Almira; Rialihanto, Muhammad Primiaji; Nurhidayat, Nurhidayat; Waluyo, Waluyo; Suryani, Isti; Azizan, Nurul Ain; Siswati, Tri
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) VOLUME 13 ISSUE 6, 2025
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijnd.2025.13(6).433-443

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Obesitas merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan peningkatan prevalensi di semua kelompok usia di dunia. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap obesitas pada remaja adalah rendahnya literasi gizi dan pola makan yang tidak sehat. Tujuan: untuk mengetahui dampak intervensi edukasi dengan media e-booklet terhadap pengetahuan dan asupan makanan. Metode: single group pre-posttest intervention pada remaja di SMA di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia. Sampel ditentukan dengan kriteria inklusi siswa SMAN 1 Sentolo, kelas X dan XI, bersedia menjadi responden, hadir saat pengumpulan data dan mempunyai skor IMT/U > 1 SD, sehingga berjumlah 46 orang. Intervensi edukasi diberikan dengan media e-booklet melalui grup WhatsApp sedangkan data pengetahuan dan asupan makanan diobservasi pada saat pre-test, posttest-1 dan posttest-2. Data pengetahuan dikumpulkan dengan kuesioner dan data asupan makanan dikumpulkan dengan food recall 2 x 24 jam lalu dianalisis dengan t-test dan Wilcoxon.Hasil: Skor pengetahuan siswa pre, posttest-1 dan posttest-2 masing-masing adalah 56,3; 94,5; dan 98,5. Terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan baik pada posttest-1 maupun posttest-2. Tingkat asupan energi, protein, karbohidrat dan lemak pada pengukuran pre, posttest-1 dan posttest-2. Asupan energi menurun dari 126%, 110% dan 91%; asupan protein menurun dari 163%, 156% dan 106%; asupan lemak menurun dari 153%, 137% dan 106%; asupan karbohidrat menurun dari 100%, 91%, 76%. Hasil analisis menyatakan ada perbaikan asupan yang signifikan baik pada posttest-1 maupun posttest-2 kecuali asupan karbohidrat pada posttest-1. Kesimpulan: Edukasi gizi dengan media e-booklet berdampak pada peningkatan pengetahuan tentang obesitas dan memperbaiki asupan makanan pada remaja yang mengalami overweight dan obesitas.  KATA KUNCI: asupan;edukasi; e-booklet; pengetahuan; protein; remaja.  ABSTRACTBackground: Obesity is a public health problem with increasing prevalence in all age groups in the world. One of the factors that contribute to obesity in adolescents is low nutritional literacy and unhealthy diets.Objective: To determine the impact of educational interventions with e-booklet to knowledge and  food intakeMethod: A single group pre-posttest intervention study was conducted on adolescents in senior high school Sentolo 1 (SMAN 1 Sentolo), Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia. The sample was chosen by criteria for grades X and XI, willing to be responders, present during data collection, and had BMI-for-age-score >1 SD, as many as 46 participants included this study. Educational interventions were provided with e-booklet was shared through WhatsApp groups, while knowledge and food intake were observed during the pre-test, post-test 1, and post-test 2. Knowledge was collected by questionnaire, and food intake was collected by food recall 2x24 hours. We apply t-test and Wilcoxon to analyze the data. Results: The knowledge scores significantly improved from 56.3 (pre-test) to 94.5 (post-test 1) and 98.5 (post-test 2) (p< 0.05). Significant reductions were observed in energy, protein, carbohydrate, and fat intake between pre-test, post-test 1, and post-test 2, demonstrating the intervention's effectiveness in improving dietary habits among adolescents.Conclusion: Nutrition education using e-booklet has an impact on increasing knowledge about obesity and improving food intake in adolescents who are overweight and obese. KEYWORDS: adolescent; education; e-booklet; intake; knowledge; protein. Article submitted on January 19, 2025; Articles revised on February 17, 2025; Articles received on July 25, 2025; Articles available online on November 28, 2025 
Pengaruh Media Edukasi Video Gizi Seimbang terhadap Pengetahuan dan Sikap Calon Pengantin di KUA Kabupaten Sleman, Yogyakarta Sufriani, Febri; Siswati, Tri; Lestari, Nugraheni Tri; Waluyo, Waluyo
Health Promotion and Community Engagement Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Health Promotion and Community Engagement Journal
Publisher : Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70041/hpcej.v4i1.247

Abstract

Indonesia terus menghadapi tantangan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada wanita usia reproduksi, terutama karena terbatasnya pemahaman tentang gizi seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh video edukasi gizi seimbang terhadap pengetahuan dan sikap calon pengantin. Penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain pretest posttest with control group design. Penelitian dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) Godean (intervensi) dan KUA Depok (kontrol), Yogyakarta pada bulan Maret hingga Mei 2025. Empat puluh enam peserta (23 per kelompok) dipilih menggunakan purposive sampling. Kelompok intervensi menerima edukasi gizi seimbang melalui video, sedangkan kelompok kontrol menerima edukasi dengan leaflet. Pengetahuan dan sikap responden diukur pada awal, segera setelah intervensi (posttest-1), dan tujuh hari setelah intervensi (posttest-2) menggunakan kuesioner yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan t-test atau wilxocon, serta independent sampel t-test atau Man Whitney tergantung jenis datanya untuk mengetahui efektivitas perbedaan intervensi pada kelompok intervensi dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor pengetahuan rata-rata kelompok intervensi meningkat secara signifikan dari 74,13±12,89 menjadi 87,39±10,38 (?=13,26; pvalue <0,001) dan tetap tinggi pada posttest-2 (86,09±12,45; pvalue = 0,001). Skor sikap juga meningkat dari 67,17±15,10 menjadi 80,87±9,69 (?=13,70; pvalue <0,001). Sebaliknya, kelompok kontrol menunjukkan peningkatan yang lebih kecil. Perbandingan antar kelompok mengungkapkan perbedaan yang signifikan dalam peningkatan pengetahuan pada posttest-1 (pvalue=0,040), sedangkan perbedaan sikap tidak signifikan. Kesimpulannya, edukasi berbasis video lebih efektif daripada media leaflet dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap gizi. Media video sebaiknya diintegrasikan ke dalam program konseling pranikah sebagai media praktis untuk meningkatkan pemahaman tentang gizi seimbang.