Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Digital Marketing Pelaku UMKM di Desa Nglebo, Trenggalek: Pengabdian Muhamad Ahsan; Andhy Permadi; Muhammad Maulana Hamilurrosyad; Rieke Artha Nanda Prasetyo; Farhan Fitra Rafifan; Nadia Rachmayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital pelaku UMKM di Desa Nglebo, Kabupaten Trenggalek, melalui pelatihan dan pendampingan digital marketing . Latar belakangnya adalah rendahnya adopsi teknologi dan pemahaman branding, sehingga pemasaran masih tradisional dan jangkauan pasar terbatas. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan workshop dua hari melibatkan 20 pelaku UMKM. Materi meliputi pembuatan akun bisnis digital, copywriting, pengelolaan media sosial, dan strategi branding, dilanjutkan dengan pendampingan langsung. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam membuat akun bisnis, mengelola konten promosi, dan menerapkan teknik komunikasi pemasaran. Peserta juga membentuk kolaborasi promosi bersama melalui media sosial, memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan solidaritas. Program ini terbukti efektif mendorong transformasi digital UMKM desa, memicu perubahan perilaku pemasaran, serta memberikan dampak positif pada aspek sosial dan ekonomi komunitas.
Perancangan Toolkit Manajemen Mutu berbasis ISO 9001:2015 di Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo Rahman Putra, Taufik Ramadhani; Permadi, Andhy; Kunaefi, Anang
Jurnal Bisnis Digital dan Enterpreneur (BISENTER) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Bisnis Digital dan Enterpreneur
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/bisenter.v3i2.173

Abstract

Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, dalam upayanya meningkatkan kualitas pelayanan sosial berdasarkan standar ISO 9001:2015, membutuhkan toolkit audit internal yang efektif. Kesenjangan yang ada terletak pada kurangnya panduan komprehensif untuk auditor internal dalam melaksanakan audit dan mengevaluasi sistem manajemen mutu. Tujuan penelitian ini adalah merancang toolkit manajemen mutu berbasis ISO 9001:2015 yang meningkatkan efektivitas dan efisiensi audit internal di Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, termasuk merancang audit checklist yang sesuai dengan standar tersebut. Metode penelitian kualitatif digunakan melalui wawancara dan observasi untuk menggali informasi langsung dari sumber di Dinas Sosial. Hasil penelitian berupa toolkit yang terstruktur, meliputi klausa dan sub-klausa ISO 9001:2015, mekanisme kontrol, pertanyaan terstruktur untuk identifikasi area perbaikan, sistem pembobotan untuk prioritas tindakan, dan rekomendasi spesifik. Implementasi toolkit menunjukkan peningkatan efektivitas dan efisiensi audit internal. Penelitian ini menyarankan agar toolkit tersebut diimplementasikan secara penuh dan dievaluasi secara berkala untuk penyempurnaan berkelanjutan, sehingga terus mendukung peningkatan kualitas pelayanan sosial di Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Evaluasi berkala ini penting untuk memastikan adaptasi toolkit terhadap perubahan kebutuhan organisasi dan perkembangan standar ISO 9001.
PENGEMBANGAN LANDING PAGE PRODUK SUPLEMEN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN AGILE SCRUM Ramadhani Pambudhi, Raden Muhammad Syaikhan; Kunaefi, Anang; Permadi, Andhy
JURSIMA Vol 12 No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 2025
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS INDOBARU NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to develop an effective and responsive landing page to increase awareness and sales conversion of probiotic-prebiotic supplement products. In the competitive supplement industry, an attractive and informative landing page is key to differentiating products and encouraging consumers to make purchases. This research uses the Scrum method to develop the landing page iteratively, with a focus on testing and collecting user feedback to ensure an optimal user experience. This research is expected to support digital marketing strategies and increase the conversion of Milk Supplement Products.
Quality Analysis of Scheduling System Using COBIT 2019 at Ministry of Religious Affairs Pasuruan Aulia, Latifa Riska; Amrozi, Yusuf; Milad, M. Khusnu; Permadi, Andhy
ULTIMA InfoSys Vol 15 No 2 (2024): Ultima Infosys: Jurnal Ilmu Sistem Informasi
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/si.v15i2.3800

Abstract

This study aims to measure the quality scheduling information system (SIP KEMENAG) of Ministry of Religious Affairs (MORA) in Pasuruan Regency. In this study, the author used a combination or mixed methods research with a sequential explanatory model. The combination research method with a sequential explanatory model is characterized by the collection and analysis of quantitative data in the initial stage, followed by qualitative data explanation in the next stage. The website quality analysis process using COBIT 2019 produced an average maturity score: BAI3 (4.14), BAI4 (4.34), and DSS5 (4.32). After averaging, the SIP KEMENAG application is at level 4 (quantitatively managed) in the capability maturity model integration. This shows that the application has adopted an approach based on data and numbers to plan, measure, and control the performance of the application process. The desired value is level 5 (optimizing), with a gap of 0.73. After the quantitative data is found, in-depth information mining or interviews will be carried out using qualitative methods.
Penilaian Kualitas Layanan Aplikasi E-Sambat Pasuruan Dengan Pendekatan Dimensi E-Govqual Meitasari, Bella Tri; Milad, Mohammad Khusnu; Permadi, Andhy
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol. 8 No. 1 (2025): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v8i1.y2025.p32-38

Abstract

Pelayanan publik merupakan mediator pemerintah dalam memberikan layanan kebutuhan masyarakat. Perkembangan teknologi mempermudah aparatur negara dan daerah dalam memberikan pelayanan publik melalui sebuah aplikasi disebut E-Government. Seperti halnya Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pasuruan telah mencoba menyelenggarakan aplikasi E-Sambat. Penelitian ini bertujuan untuk memberi pemahaman terkait kualitas layanan E-Sambat berdasarkan pendekatan dimensi E-GovQual, gap antara kinerja E-Sambat dengan harapan masyarakat untuk aplikasi E-Sambat, serta mengetahui item mana saja yang akan dijadikan prioritas untuk segera diperbaiki pada aplikasi E-Sambat. Untuk menganalisis kelayakan aplikasi menggunakan GAP dan metode Important Performance Analysis (IPA) digunakan untuk menganalisa item yang dijadikan prioritas pembenahan. Responden pada penelitian ini sebanyak 445 responden. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan, kualitas layanan aplikasi E-Sambat sudah sangat layak dengan nilai persentase kelayakan sebesar 100%, GAP kinerja aplikasi dan harapan masyarakat untuk variabel Kemudahan Penggunaan (Ease of Use) sebesar 0,08, variabel Kepercayaan sebesar -0,04, variabel Functionality of the Interaction Environment sebesar 0,02, variabel Kehandalan sebesar -0,03, variabel Isi dan Tampilan Informasi sebesar 0,01, dan variabel Dukungan Masyarakat sebesar 0,00. Rata-rata gap secara keseluruhan sebesar 0,01 yang berarti bahwa masyarakat puas terhadap layanan aplikasi E-Sambat. Ada enam item yang dijadikan prioritas perbaikan yaitu TR 1 (keamanan data pribadi pengguna E-Sambat), TR 6 (akses kontrol pengguna E-Sambat), RLB 1 (kecepatan dalam mengunduh formulir E-Sambat), CAI 7 (penggunaan warna di aplikasi E-Sambat), CAI 8 (grafis pada aplikasi E-Sambat), dan CS 5 (Pertanyaan pengguna dijawab dengan cepat).
Continuance Intention Pengguna Tokopedia: Technology Continuance Theory dengan Trust dan Perceived Risk Maulana Sulistio Saputra; Faris Muslihul Amin; Andhy Permadi
Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK) Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK)
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/jumistik.v5i1.336

Abstract

This study examines the factors influencing Tokopedia users' continuance intention by extending Technology Continuance Theory (TCT) with trust and perceived risk. The topic is important because the rapid growth of e-commerce does not necessarily guarantee the long-term retention of users, while trust and perceived risk remain critical considerations in online transactions. A quantitative approach was employed through a survey of state university students in Surabaya who actively use Tokopedia. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The findings indicate that attitude has a positive and significant effect on continuance intention. Perceived usefulness significantly affects attitude and satisfaction, perceived ease of use positively influences perceived usefulness, and confirmation positively affects perceived usefulness and satisfaction. Perceived risk significantly influences trust. However, perceived usefulness, satisfaction, trust, and perceived risk do not have a direct effect on continuance intention. Furthermore, trust does not mediate the relationship between perceived risk and satisfaction or continuance intention. These results highlight that users' positive attitudes are the primary driver of continued Tokopedia usage and demonstrate the relevance of extending TCT with trust and perceived risk in the e-commerce context. Keywords: Technology Continuance Theory, Continuance Intention, Trust, Perceived Risk, Tokopedia ABSTRAK Abstrak Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi continuance intention pengguna Tokopedia dengan mengembangkan Technology Continuance Theory (TCT) melalui penambahan variabel trust dan perceived risk. Topik ini penting karena pertumbuhan e-commerce yang pesat belum tentu menjamin keberlanjutan penggunaan platform, sementara kepercayaan dan persepsi risiko menjadi pertimbangan utama dalam transaksi daring. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri di Surabaya yang aktif menggunakan Tokopedia. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa attitude berpengaruh positif dan signifikan terhadap continuance intention. Perceived usefulness berpengaruh signifikan terhadap attitude dan satisfaction, perceived ease of use berpengaruh positif terhadap perceived usefulness, serta confirmation berpengaruh positif terhadap perceived usefulness dan satisfaction. Perceived riskterbukti berpengaruh signifikan terhadap trust. Namun, perceived usefulness, satisfaction, trust, dan perceived risk tidak berpengaruh langsung terhadap continuance intention. Selain itu, trust tidak mampu memediasi hubungan perceived risk terhadap satisfaction maupun continuance intention. Temuan ini menegaskan bahwa sikap positif pengguna menjadi faktor utama yang mendorong keberlanjutan penggunaan Tokopedia serta menunjukkan relevansi pengembangan TCT dengan trust dan perceived risk dalam konteks e-commerce. Kata kunci: Technology Continuance Theory, Continuance Intention, Trust, Perceived Risk, Tokopedia
Analisis Continuance Intention Pada Google Scholar Menggunakan Expectation Confirmation Model (Ecm), Information Quality Dan Service Quality Wildan Mufti Ma’arif; Faris Muslihul Amin; Andhy Permadi
Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Edisi September 2026
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/justikpen.v6i1.1044

Abstract

Google Scholar merupakan salah satu platform pencarian literatur ilmiah yang banyak digunakan oleh mahasiswa untuk mendukung kegiatan akademik dan penelitian. Meskipun demikian, berbagai permasalahan terkait kualitas informasi dan kualitas layanan masih ditemukan, seperti ketidakakuratan metadata, hasil pencarian yang kurang relevan, serta ketidakkonsistenan layanan yang dapat memengaruhi pengalaman pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi Continuance Intention penggunaan Google Scholar dengan mengintegrasikan Expectation Confirmation Model (ECM), Information Quality, dan Service Quality. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 220 mahasiswa dari lima perguruan tinggi negeri di Surabaya yang pernah menggunakan Google Scholar. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Confirmation berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perceived Usefulness dan Satisfaction. Selain itu, Information Quality dan Service Quality berpengaruh positif terhadap Perceived Usefulness, sedangkan Service Quality juga berpengaruh positif terhadap Satisfaction. Penelitian ini menemukan bahwa Perceived Usefulness tidak berpengaruh langsung terhadap Continuance Intention, sementara Satisfaction menjadi faktor yang paling dominan dalam mendorong penggunaan berkelanjutan Google Scholar. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan model Expectation Confirmation Model dalam konteks layanan pencarian literatur akademik melalui integrasi variabel Information Quality dan Service Quality. Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembang layanan akademik digital untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengguna.   
Analisis Risiko Website BMKG Maritim Tanjung Perak dengan ISO 31000:2018 Hikmah Fajriana Anggun Pitaloka; Anang Kunaefi; Mohammad Khusnu Milad; Andhy Permadi
Jurnal Bisnis Digital dan Enterpreneur (BISENTER) Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Bisnis Digital dan Enterpreneur
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/bisenter.v4i1.264

Abstract

Website BMKG Maritim Tanjung Perak berperan penting dalam penyebaran informasi cuaca maritim yang mendukung keselamatan pelayaran di Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, menganalisis, dan menyusun strategi perlakuan risiko pada sistem informasi website menggunakan kerangka ISO 31000:2018. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus, dengan objek penelitian berupa proses operasional website yang meliputi pembaruan data cuaca, pengelolaan server, dan distribusi informasi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap alur kerja pembaruan informasi dan kondisi teknis infrastruktur, serta wawancara semi-terstruktur kepada dua informan kunci yaitu forecaster dan teknisi jaringan sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap operasional sistem. Instrumen yang digunakan berupa pedoman observasi, daftar pertanyaan wawancara, serta dokumentasi internal terkait prosedur operasional. Analisis risiko dilakukan melalui tahapan identifikasi aset, risiko, dan dampak; penilaian likelihood dan impact; serta evaluasi menggunakan matriks risiko. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 18 risiko teridentifikasi, dengan lima risiko berkategori tinggi terkait kemampuan SDM dan kestabilan jaringan. Strategi perlakuan risiko difokuskan pada pendekatan pengurangan risiko melalui peningkatan kompetensi personel, perbaikan infrastruktur jaringan, dan penguatan tata kelola sistem informasi. Temuan ini memberikan dasar dalam penerapan manajemen risiko yang terstruktur pada layanan informasi cuaca maritim.
Analisis Spasial Sebaran CCTV Menggunakan K-Means Clustering untuk Optimalisasi Penempatan CCTV Raden Roro Dalilati Nabilah Karamina; Andhy Permadi; Noor Wahyudi; Yunita Ardilla

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i5.9859

Abstract

Abstrak - Sistem transportasi cerdas menjadi solusi vital untuk manajemen lalu lintas di perkotaan, dengan kamera Closed-Circuit Television (CCTV) sebagai komponen utama. Di Kota X, implementasi sistem transportasi cerdas mengandalkan 580 unit CCTV yang tersebar di berbagai titik. Namun, seiring dengan meningkatnya jumlah perangkat, tantangan muncul dalam mengelola distribusinya yang sering kali tidak merata. Hal ini berpotensi menciptakan blind spot dan menghambat perencanaan penempatan CCTV baru yang berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan menerapkan K-Means Clustering untuk menganalisis sebaran lokasi CCTV. Data 580 titik lokasi CCTV diproses dan dikelompokkan menggunakan algoritma ini, dengan menggunakan Metode Elbow, nilai optimal Cluster ditetapkan pada K=3. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebaran CCTV di Kota X tidak merata, dengan adanya area-area yang kurang terpantau. Analisis lebih lanjut berdasarkan kepadatan Cluster  (rasio luas area per jumlah CCTV) mengidentifikasi Cluster 1 sebagai area yang paling jarang terpasang CCTV. Cluster  ini berlokasi di Bagian Barat Kota X dan memiliki skor kepadatan tertinggi, yaitu 1.700.779,70 m²/CCTV. Berdasarkan temuan ini, centroid dari Cluster tersebut direkomendasikan sebagai lokasi prioritas untuk penambahan CCTV baru. Penelitian ini menunjukkan bahwa K-Means Clustering dapat menjadi pendekatan yang efektif untuk menyediakan rekomendasi strategis dalam mengoptimalkan sistem pengawasan lalu lintas. Kata kunci: Analisis Spasial; CCTV; K-Means Clustering; Optimalisasi Penempatan;Abstract - Intelligent transportation systems are becoming a vital solution for urban traffic management, with Closed-Circuit Television (CCTV) cameras serving as a core component. In X City, the city’s intelligent transport system relies on 580 CCTV units strategically placed throughout the area. However, as the number of devices increases, managing their distribution efficiently becomes a challenge. The lack of a systematic data-driven analysis of CCTV locations can lead to imbalanced surveillance and create potential blind spots, hindering the planning of new CCTV placements. This research aims to address this problem by applying K-Means Clustering to analyze the spatial distribution of CCTV locations. Data from 580 CCTV points were pre-processed and then grouped using this algorithm, using the Elbow Method, the optimal number of Clusters was determined to be K=3. The analysis revealed that the distribution of CCTV in X City is uneven, with certain areas being less monitored. Further analysis based on Cluster density (the ratio of area size to the number of CCTVs) identified Cluster 1 as the area with the sparsest CCTV coverage. This Cluster , located on the West side of X City, had the highest density score of 1,700,779.70 m²/CCTV. Based on these findings, the centroid of this Cluster  is recommended as a priority location for adding new CCTV units. This study demonstrates that K-Means Clustering can be used as an effective approach for providing strategic recommendations to optimize traffic surveillance systems. Keywords: Spatial Analysis; CCTV; K-Means Clustering; Steganography;
Three-Category News Text Classification Using LSTM on a Local Government Portal Febrisari Amalia; Andhy Permadi; Ilham Ilham
Jurnal Ilmiah Informatika dan Komputer Vol. 3 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/informatech.volume3number1.582

Abstract

This research develops an automated three-category news classification system for the official news portal of the Regional Revenue Agency (Bapenda) of Surabaya City, using a Long Short-Term Memory (LSTM) deep learning model to reduce reliance on manual, inconsistent categorization. The training corpus combined original institutional data, web-scraped articles from other regional revenue agencies, and GPT-generated synthetic text, all validated by domain experts, then processed through a structured preprocessing pipeline. On an unseen test set of 513 authentic institutional articles, the model achieved an overall accuracy of 77.78% and a weighted F1-score of 0.78, driven mainly by strong performance on the majority "Important Information" class (F1-score 0.87). However, the macro-averaged F1-score was only 0.4434, reflecting substantially weaker performance on minority classes, particularly "Information Technology" (F1-score 0.069). The model was deployed as a human-in-the-loop recommendation feature within the agency's existing dashboard.