Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Nilai-Nilai Kualitas Layanan dalam Al-Qur’an dan Hadits Rokim, Syaeful; Zakaria, Aceng; Triana, Rumba
International Conference on Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2022): December
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini berusaha untuk menggali nilai-nilai kualitas layanan yang terkandung di dalam Al-Qur’an al-karim dan hadits nabawi. Pendekatan yang digunakan dalam artikel ini adalah pendekatan kepustakaan dan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun sumber utama dalam penelitian ini adalah teks ayat al-Qur’an dan hadits nabawi, serta sumber pendukung dari jurnal yang berkaitan tentang tema pembahasan. Artikel ini menemukan bahwa ada nilai-nilai yang menunjukkan pada kualitas layanan bagi umat Islam dalam kegiatan mereka yang berhubungan dengan sesama muslin atau orang lain. Hasil dari penelitian ini bahwa nilai kualitas layanan dilihat dari segi dimensinya yang terkandung dalam al-Qur’an dan Hadits Nabawi adalah zaen, ihsan, mubadarah, ikram dan ihtimam.
PEMBERDAYAAN TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPA) PASCA PANDEMI Rokim, Syaeful; Maya, Rahendra; Yuspiain, Agus; Hasyim, Hasnil
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2022): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/khidmatul.v3i01.2835

Abstract

Pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui pendampingan pendidikan TPA merupakan kegiatan pengabdian sosial yang dibutuhkan oleh masyarakat, terutama hal ini dilakukan pasca pandemi covid 19 dan di daerah pedesaan atau pinggiran ibukota yang masih minim penggunaan sarana komunikasi digital dalam proses pendidikannya. Sebagian besar pendidikan mengalami kendala vakum saat terjadi wabah covid-19, tak terkecuali pada pendidikan keagamaan non formal seperti TPA. Pemdampingan TPA ini dilakukan di Madrasah Diniyah Al-Hasan di desa Neglasari Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor, dengan bersama-sama melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Aktualisasi Kegiatan Sosial Keagamaan Pasca Pandemi Covid-19 Pada Masyarakat Perkotaan (PKM di Kelurahan Menteng Kota Bogor Jawa Barat) Rokim, Syaeful; Kohar, Ade; Heryanto, Budi; Jabar, Abdul
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 01 (2023): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/khidmatul.v4i01.4811

Abstract

Selain pertumbuhan ekonomi, pasca pandemi covid-19 menjadi kesempatan untuk aktualisasi kegiatan sosial dan keagamaan yang terhenti dikarenakan pandemi ini. Dosen STAI Al-Hidayah bogor berusaha mengambil bagian ini dalam program kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu tugas dari tridarma perguruan tinggi. Daerah yang menjadi objek PKM dosen ini adalah kelurahan Menteng yang beradai wilayah kec. Bogor Barat Kota Bogor Jawa Barat. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam PKM ini adalah empat langkah; perencanaan, observasi, tindakan, dan evaluasi. Program utama dalam PKM ini adalah (1) Program Pelatihan Baca Al-Qur’an. (2) Pembinaan Keluarga Sakinah. (3) Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Amil Dalam Pemulasaran Jenazah. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya antusias masyarakat dalam aktifasi kegiatan sosial keagamaan seperti ta’lim “Ngabaca”, layanan konsultasi pra nikah, dan terbentuknya amil pemulasaran jenazah di kelurahan Menteng. 
INTEGRASI TIGA PILAR: PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN KEAGAMAAN DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA TELUKPINANG MENUJU KEMANDIRIAN DAN SPIRITUALITAS Triana, Rumba; Ribowo, Sugeng; Rokim, Syaeful
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2025): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/khidmatul.v6i01.8788

Abstract

Masyarakat pedesaan menghadapi tantangan sosial dan budaya akibat arus globalisasi dan perubahan zaman. Pendekatan integratif dalam pemberdayaan berbasis nilai Qur’ani menjadi penting untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan religius. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan model Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis tiga pilar (pendidikan, kesehatan, keagamaan) dalam membentuk ekosistem sosial yang resilien di Desa Telukpinang. Pendekatan kualitatif eksploratif-partisipatoris digunakan, dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Data dianalisis secara deskriptif melalui triangulasi sumber dan metode. Program PkM meningkatkan literasi Qur’ani, keterlibatan pendidikan anak, kesadaran hidup sehat, serta solidaritas sosial. Masyarakat terlibat aktif dalam kegiatan, menunjukkan model partisipatif efektif dalam menciptakan perubahan sosial.Integrasi pendidikan, kesehatan, dan keagamaan secara partisipatif mampu mendorong transformasi sosial berbasis nilai Islam. Model ini dapat direplikasi pada konteks pedesaan lain untuk membangun kemandirian yang berkelanjutan.
HAWA NAFSU DALAM AL-QURAN: STUDI TAFSIR TEMATIK AYAT-AYAT TENTANG HAWA NAFSU DALAM TAFSIR SYARAWI Aji, Frianda Wisnu; Rokim, Syaeful; Zakaria, Aceng
Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah Vol. 5 No. 01 (2025): Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/cendikia.v5i01.8812

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menjelaskan perspektif Al-Qur’an tentang konsep hawa nafsu, dan menganalisis tafsir ayat-ayat hawa nafsu menurut Syekh Muhammad Mutawalli Sya’rawi pada buku tafsirnya yaitu, Tafsir Sya’rawi. Metode penelitian ini menggunakan tafsir maudhu’i (tematik) yaitu menafsirkan ayat Al-Qur’an enggak berdasarkan runtutan ayat serta surat yang tercantum dalam Al-Qur’an, akan tetapi berdasar pada masalah yang dikaji. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kalau hawa nafsu merupakan sesuatu kemauan yang bisa menjerumuskan terhadap hal-hal yang berlawanan atas tuntunan Allah ﷻ yang terselip dalam diri manusia yang menciptakan sesuatu perbuatan. Syekh Muhammad Mutawalli Sya’rawi berpendapat bahwa ayat-ayat terkait hawa nafsu disebutkan dengan kata أَهۡوَآءَ. hawa nafsu merupakan segala hal yang disenangi oleh jiwa manusia dan kemudian diaplikasikan dengan metode yang tidak benar. Oleh sebab itu, setiap kata “al-hawa” dalam Al-Qur’an senantiasa mengarah pada bidang kesesatan serta kerugian
ANALISIS STRUKTURAL TIPOLOGI TAKUT DALAM AL-QUR'AN (PERSPEKTIF LINGUISTIK DAN SEMANTIK) Rokim, Syaeful; Maya, Rahendra
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 10 No 01 (2025): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v10i01.8467

Abstract

Fear is a characteristic inherent to humans in this world. However, if not well managed, it can lead to anxiety and distress. The Qur'an provides guidance for humans to regulate this fear so that it can be beneficial in life. This research employs a qualitative approach and descriptive analytical method. The explanation steps utilize maudhui interpretation, which involves collecting verses related to the theme, understanding the reasons for the revelation of the discussed verses, comprehending the meaning of words, and establishing connections between words with interrelated meanings in interpretation. The result of this thematic discussion is that the word "fear" in the Qur'an is mentioned with eight different words, namely al-khauf, al-khasyah, al-ra'b, al-rahbah, al-raw'u, al-faraq, al-faza', and al-wajal. These words share the same meaning, which is anticipation of something undesirable, and pressure on the soul because of it. However, these words have different semantic connotations.
Tafsîr Maudhû’î Perspektif Ibn Al-Qayyim: Studi Komparatif Al-Tafsîr Al-Qayyim, Badâ’i’ Al-Tafsîr, Dan Al-Dhau’ Al-Munir ‘alâ Al-Tafsîr Maya, Rahendra; Alfarisi, Muhammad Fadilah; Rokim, Syaeful; Bulloh, Muhammad Naji
ZAD Al-Mufassirin Vol. 5 No. 2 (2023): ZAD Al-Mufassirin December 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) ZAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55759/zam.v5i2.125

Abstract

This research article aims to thematically describe Ibnu Al-Qayyim’s interpretation  of the verses and lettres of the Qur’an (maudhu’i) and analyze it from his works. This research uses a qualitative-comparative method with a library study approach and uses a thematic interpretation method (maudhu’i) which is descriptive in nature with data collection techniques using literature and documentation sources, while the analysis technique uses qualitative-interpretative content analysis. By introducing the three collectors’ works, examining Ibnu Al-Qayyim’s interpretation in them, and comparing the three, both in terms, of similarities and differences; It can be concluded that Ibnu Al-Qayyim really proved himself as a commentator who used many thematic interpretation methods (maudhu’i) in his various works. The results of the research in this article also provide implivation for the feasibility of Ibnu Al-Qayyim’s thematic interpretation as an object of scientific research, including through his three collector’s books.
Religious Moderation In The Quranic Story Of Prophet Joseph And Its Education Values : الاعتدال الديني في قصة يوسف القرآنية ومضامينه التربوية Rokim, Syaeful; Muslim, Muslim; Supriadi, Cecep; Al-Shahri, Shalih Ali
ZAD Al-Mufassirin Vol. 6 No. 2 (2024): ZAD Al-Mufassirin December 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) ZAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55759/zam.v6i2.253

Abstract

This study aims to examine the concept of religious moderation embedded in the story of Prophet Yusuf as narrated in the Qur'an, as well as to explore the educational values that can be implemented in daily life. This research employs a qualitative method with a thematic interpretation approach. Additionally, this study explores the perspectives of scholars on the educational values found in the narrative. The results of the study indicate that the story of Yusuf presents a range of essential values, including steadfastness in religious principles, balance between religious obligations and worldly activities, the practice of tolerance and reconciliation, and the importance of dialogue and mutual understanding. Yusuf teaches us that strong faith and self-control can help individuals overcome various life challenges. This study concludes that the story of Prophet Yusuf provides valuable lessons on religious moderation that can be integrated into moral and spiritual education. Values such as adherence to principles, balance between religion and life, tolerant behavior, and open dialogue are crucial for building a harmonious and respectful society. Therefore, teaching and applying these values in daily life is essential for achieving positive personal and social development.
Analisis Nilai Pendidikan Keluarga Dalam Kisah Nabi Yusuf di Al-Qur’an Rokim, Syaeful; Maya, Rahendra; Zakaria, Aceng; Triana, Rumba
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5320

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  dan  menganalisis  nilai-nilai Pendidikan keluarga yang terkandung di dalam surat Yusuf.  Penelitian ini  menggunakan metode  library research dengan pendekatan kualitatif sebagai jenis penelitiannya. Sumber data yang dikaji , yaitu; surat Yusuf dalam al-Qur’an al-karim. Untuk mengkaji teks ayat surat Yusuf dan penafsirannya, peneliti menggunakan Content  Analysis.  Content Analysis  merupakan  analisis  ilmiah  tentang  isi  pesan  suatu informasi.  Secara  teknis,  substansi content  analysis  ruang  lingkupnya  mencakup;  klasifikasi  tanda-tanda   yang   digunakan   dalam   informasi dan komunikasi,   menggunakan   kriteria   sebagai   dasar   klasifikasi,   dan menggunakan metode penafsiran maudhui sebagai  sarana penjelas kandungan nilai-nilai Pendidikan keluarga dalam surat Yusuf. Hasil penelitian ini  menunjukkan bahwa kisah Nabi Yusuf bersama keluarga dalam Al-Qur’an terkandung nilai-nilai pendidikan keluarga Islami. Beberapa pelajaran yang dapat dipetik dari Surat Yusuf mengenai pendidikan keluarga adalah: pertama, kasih sayang dan perhatian. Kedua, keadilan dalam perlakuan Anak. Ketiga, pendidikan moral. Keempat, keimanan kepada Allah. Kelima, kesabaran. Keenam, Pengampunan dan persaudaraan. Ketujuh, komunikasi terbuka. Kedelapan, Kewaspadaan terhadap Kemungkinan Konflik. Surat Yusuf terkandung kisah yang kaya dengan pelajaran moral dan nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam pendidikan keluarga. Yaitu mengajarkan pentingnya kasih sayang, keadilan, komunikasi terbuka, pendidikan moral, dan keimanan dalam mendidik anak-anak.