Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS BLENDED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH Ayu Wahyuni; Romdah Romansyah; Endang Hardi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 3 (2022): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i3.8595

Abstract

Pembelajaran sains pada abad ke-21 dituntut untuk mempersiapkan siswa dengan berbagai keterampilan dan kecakapan seperti berpikir kreatif, inovatif, kritis, pemecahan masalah, komunikasi, kolaborasi, Information and Communication Technology (ICT) Literacy. Pada pembelajaran sains, hakekatnya harus senantiasa mengarahkan siswa untuk mengembangkan dan mentransformasikan pengetahuan yang dimiliki serta mengaitkannya dalam kehidupan sehari-hari guna melatih siswa berpikir kritis termasuk dalam memecahkan masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan Model Problem Based Learning berbasis Blended Learning terhadap kemampuan memecahkan masalah siswa. Jenis penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan adalah Pre-Exsperiment dan desain penelitiannya One Group Pretest-posttest Design. Penelitian ini populasinya adalah seluruh siswa kelas X MIPA di MA PK Yaba Al-Maarif yang berjumlah 41 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Jumlah sampel 21 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan memecahkan masalah berupa soal uraian sebanyak delapan soal. Analisis data menggunakan uji Z. Hasil penelitian diperoleh Zhitung > Ztabel yaitu 2,5 >1,65 dengan taraf signifikansi ɑ 5%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh penggunaan Model Problem Based Learning Berbasis Blended Learning Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa Kelas X MIPA di MA PK Yaba Al-Ma’arif Sub Materi Pencemaran Lingkungan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP PEMECAHAN MASALAH SISWA Zidan Maulana; Endang Hardi; Romdah Romansyah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.20120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada mata pelajaran Biologi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental) tipe One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Baregbeg. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian kemampuan pemecahan masalah yang mencakup indikator memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan solusi, dan mengevaluasi hasil. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari pretest sebesar 52,13 menjadi 78,25 pada posttest, dengan nilai N-Gain sebesar 0,63 yang termasuk kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Proses pembelajaran berbasis masalah mendorong keterlibatan aktif, berpikir kritis, serta pemahaman konseptual yang lebih mendalam. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model PBL secara konsisten untuk memperkuat pembelajaran kontekstual dan kolaboratif di kelas. Kata kunci: Pembelajaran aktif, Pemecahan Masalah, Problem Based Learning (PBL)
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Pemecahan Masalah Siswa Zidan Maulana; Endang Hardi; Romdah Romansyah
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v5i3.8868

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Problem Based Learning (PBL) model on students' problem-solving skills in Biology subjects. The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a One Group Pretest-Posttest Design. The participants were 32 students of class X MIPA 1 at SMA Negeri 1 Baregbeg. The instrument used was an essay test designed to measure problem-solving skills, covering indicators such as understanding problems, planning solutions, implementing strategies, and evaluating outcomes. The results showed an increase in the average score from 52.13 (pretest) to 78.25 (posttest), with an N-Gain value of 0.63, categorized as moderate. These findings indicate that the PBL model effectively enhances students’ problem-solving abilities. The problem-based learning process encourages active engagement, critical thinking, and deeper conceptual understanding. This research recommends the consistent implementation of PBL to support contextual and collaborative classroom learning.