Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Komitmen Pemerintah Daerah Dalam Mewujudkan Belanja Berkualitas (Studi Kasus Pada Kabupaten Agam Dan Kota Payakumbuh) Siti Nur Dein; Fauzan Misra
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 4 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i5.2664

Abstract

Salah satu permasalahan yang terus muncul sebagai tantangan dalam pelaksanaan desentralisasi fiskal di Indonesia adalah permasalahan mengenai belanja daerah berupa belum berkualitasnya belanja daerah. Hal ini ditunjukkan dengan masih didominasinya anggaran untuk belanja pegawai dan rendahnya belanja infrastruktur di berbagai daerah. Dalam mengatasi permasalahan ini maka UU HKPD telah mengeluarkan pengaturan berupa peningkatan pengalokasian belanja daerah berupa penetapan Batasan porsi maksimum 30% belanja pegawai dan porsi minimum 40% untuk belanja infrastruktur. Adapun masa penyesuaian yang diberikan adalah lima tahun sejak UU HKPD ini diundangkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis komitmen, kesiapan dan juga persiapan pemerintah daerah serta dampak yang dihadapi atas kebijakan ini. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang mana dalam mendapatkan datanya dilakukan wawancara pada Kabupaten Agam dan Kota Payakumbuh. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa pemerintah daerah sebenarnya pesimis namun terpaksa siap dalam menerapkan kebijakan belanja berkualitas UU HKPD. Namun, tetap berupaya semaksimal mungkin dengan keterbatasan daerahnya berkomitmen dalam mempersiapkan dan mengupayakan agar tercapainya kebijakan ini.
The role of audit information dissemination in curbing the contagion of tax noncompliance Fauzan Misra; Rahmat Kurniawan
Journal of Innovation in Business and Economics Vol. 4 No. 01 (2020): Journal of Innovation in Business and Economics
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jibe.v4i01.10223

Abstract

Disclosure about tax evasion may trigger the contagion of such behavior. However, exposure to news about discovered misconduct can lead to deterrence as well. The economics-of-crime approach and social norm-based explanation suggest that exposure to news about evasion may influence the receiver of information to imitate such misconduct. In contrast, a Psychology-based explanation argues against contagion in taxpayers' misbehavior. This study aims to investigate the effect of disclosing evasion information by another taxpayer toward tax non-compliance and testing of the effectiveness of audit information dissemination to mitigate the contagion effect of such non-compliance that may be occurred. The research was conducted by an experimental approach with a 2 x 2 between-subjects design. The results show that when information about tax evasion is publicly disclosed, unaudited taxpayers tend to imitate such misbehavior. However, the contagion effect of non-compliance can be mitigated by the official announcement of tax audit information.
Pengaruh Corporate Governance dan Auditor Eksternal dalam Pencegahan Kecurangan Menggunakan Model Beneish dan Model OMI Amalia Crisma Indah; Fauzan Misra
Jurnal GeoEkonomi Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/geoekonomi.v14i2.314

Abstract

Fraud cases have occurred since 2001. This has an impact on the decline in the world economy. In 2019, there was another decline in the world economy due to the Covid-19 outbreak which had an impact on reducing the quality of company financial reports. To prevent a decline in the quality of company financial reports which results in increased fraud, corporate governance and the quality of a company's external auditors must be improved. This study aims to empirically examine the role of corporate governance attributes, consisting of boards of directors, commissioners, audit committees, and institutional ownership, as well as the role of the quality of external auditors which is proxied by differences in Big 4 and Non Big 4 auditors in fraud prevention. The research sample is non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) during the 2017-2021 period, with observations of 307 companies. The regression method used to test the hypothesis is, the Beneish Model uses the logistic regression method with the help of SPSS ver 21 and the OMI Model uses the OLS regression method with the help of Eviews 12. The results of the research between the two regression models are that only the external auditor quality variable has a significant relationship with prevention. fraud. However, when tested using the logistic regression method, the variables that are significant in preventing fraud are institutional ownership and the quality of external auditors. Meanwhile, when tested using the OLS regression method, the research results showed that the variable that was significant in preventing fraud was the quality of the external auditor. So the use of the OMI Model in this research can strengthen the probability results of the Beneish Model to measure fraud in a company.
Pengaruh Struktur Kepemilikan Dengan Karakteristik Eksekutif Sebagai Pemoderasi Terhadap Penghindaran Pajak Studi Pada Perusahaan Di Asean Ichsan Marsal; Fauzan Misra
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 6 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i6.3545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris struktur kepemilikan dengan karakter eksekutif sebagai variabel pemoderasi terhadap penghindaran pajak. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data sekunder dari tahun 2016-2020. Data yang digunakan berasal dari laporan keuangan tahunan pada Software Refinit Data Stream. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik yang terdiri atas uji normalitas, uji multikolinearitas, uji autokorelasi dan uji heteroskedastisitas. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Untuk mengukur penghindaran pajak menggunakan Effective Tax Rate (ETR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak, kepemilikan entitas strategis berpengaruh terhadap penghindaran pajak, karakter eksekutif dapat memoderasi pengaruh kepemilikan institusional terhadap penghindaran pajak,  karakter eksekutif dapat memoderasi pengaruh kepemilikan entitas strategis terhadap penghindaran pajak, dan sistem hukum yang diterapkan di masing-masing negara ASEAN dapat mengontrol struktur kepemilikan perusahaan dalam melakukan penghindaran pajak.
Analisa Pengaruh Kepemilikan Keluarga, Coorporate Social Responsbility (CSR), Dan Peran Tax Expert Terhadap Penghindaran Pajak Riedy Riandani; Fauzan Misra
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 6 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i6.3576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan keluarga, Corporate Social Responsibility, dan tax expert terhadap penghindaran pajak. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian in adalah seluruh perusahaan manufaktur dengan kepemilikan saham keluarga yang terdaftar di BEI pada tahun 2018-2021. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik yang terdiri atas uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alat bantu software SPSS Statistics 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kepemilikan keluarga dan tax expert tidak memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak. Sedangkan Corporate Social Responsibility (CSR) memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak.
Analisis Peran Inspektorat Kabupaten Pasaman Barat Dalam Melakukan Fungsi Pengawasan Yudi Mufti Prawira; Fauzan Misra
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 6 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i6.3632

Abstract

Inspektorat merupakan pengawas intern pemerintah yang dimana bertugas membantu kepala daerah untuk mencapai tujuan organisasi. Penelitian dilakukan di Kabupaten Pasaman Barat dikarenakan pada tahun 2022 terjadi kasus korupsi di RSUD Kabupaten Pasaman Barat, hal ini menjadi indikasi bahwa Inspektorat belum berperan maksimal dalam proses pengawasan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dan sumber data adalah data primer yang diperoleh lansung dari informan yaitu Inspektur, Inspektur Pembantu, Pengendali Teknis, dan Supervisor.Data diolah dengan alat analisis Nvivo menggunakan teknik analisis pattren matching. Berdasarkan hasil penelitian Inspektorat Kabupaten Pasaman Barat telah menjalankan tugas dan fungsi pengawasan dalam memastikan kegiatan efektif dan efesien, keandalan laporan keuangan, pengamanan asset, dan ketaatan terhadap laporan keuangan dengan cara melakukan audit,reviu, evaluasi, dan pemantauan.
MODERNISASI SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN DAN TINGKAT KEPATUHAN PENGUSAHA KENA PAJAK Lasnofa Fasmi; Fauzan Misra
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.472 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2014.04.5007

Abstract

Abstrak: Modernisasi Sistem Administrasi Perpajakan dan Pengaruhnya Pada Tingkat Kepatuhan Pengusaha Kena Pajak. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa pengaruh dari modernisasi sistem administrasi perpajakan pada tingkat kepatuhan pengusaha kena pajak (PKP), khususnya untuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Penelitian ini menggunakan convenience sampling dengan 39 responden. Modernisasi sistem administrasi meliputi empat dimensi yaitu struktur organisasi, prosedur organisasi, strategi organisasi, dan budaya organisasi. Kepatuhan PKP diukur dengan kepatuhan untuk melakukan pendaftaran, penghitungan dan pembayaran, serta pelaporan dan pembayaran pajak. Temuan menunjukkan bahwa modernisasi sistem administrasi perpajakan secara signifikan berpengaruh pada kepatuhan PKP. Abstract: Tax Administration System Modernization and its Effect on the Level of Compliance of Taxable Entrepreneur. The objective of this research is to analyze the influence of tax administration system modernization on the tax compliance of taxable entrepreneur for Value Added Tax (VAT). Tax administration system modernization consists of four dimensions, namely organizational structure, organizational procedures, organization strategy and organization culture. Tax compliance was measured from compliance in registering, calculation and payment, reporting and to pay tax arrears. This research used a convenience sampling method and collected 39 samples. Data used in this research obtain through questionnaires. Research findings show that tax administration system modernization significantly influence taxpayer compliance. This research also shows that taxpayers have a higher compliance rate in registering and to pay their tax arrears than compliance in payment and reporting.
Pengaruh Penyajian Informasi Pajak dalam Kondisi Ketidakpastian terhadap Perilaku Kepatuhan Pajak Mayar Afriyenti; Fauzan Misra
Jurnal Akuntansi dan Governance Andalas Vol 1 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jaga.v1i1.9

Abstract

Reinforcement paradigm is assumed as an incomplete paradigm to increasing taxpayer compliance. This paradigm should be supported by other paradigm, i.e. service paradigm. Reinforcement paradigm is too emphasized on tax audit and penalty charges. It needs high tax audit frequencies and, as consequence, very costly. Recent tendencies show that its intensity decreases. In adverse, service paradigm is adopted in many countries’ current tax reform, including Indonesia. This paradigm recognizes the importance role of “kinder” and “gentler” tax administration. This research aims to examine the influence of information provision as a service mechanism toward taxpayer compliance. This experiment consist of two treatments (i.e. uncertainty and information provision) and a baseline. Data is analyzed using one-way Anova. The result of research shows tax compliance declines when taxpayer faces uncertainty. This condition then off-set by information provision. This findings suggest that service paradigm is a good complement to reinforcement paradigm.
Pengaruh Tarif Pajak dan Sosialisasi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Pajak Pelaku UMKM Setelah Penerapan PP No.23 Tahun 2018: Prespektif Sunset Clause Qurratul Aini; Fauzan Misra; Riyadi Aprayuda
Jurnal Akuntansi dan Governance Andalas Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Akuntansi dan Governance Andalas 3 (2)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jaga.v3i2.52

Abstract

This study aims to empirically examine the effect of reducing tax rates and taxation socialization on taxpayer compliance with MSMEs after the application of PP No. 23 of 2018 from the perspective of the sunset clause. The Sunset clause is The sampling technique that uses purposive sampling. Based on the criteria set, the number of samples obtained was 60 respondents. The results of this study indicate that the reduction in tax rates has a significant influence on taxpayer compliance. Likewise, tax socialization also has a significant effect on tax compliance. As a practical contribution, the results of this study imply that the tax authorities are expected to be able to make policies that are perceived as fair and do not burden taxpayers regarding tax rates or other rules. In addition, the tax authorities need to make taxation socialization an important tool to improve tax compliance.
Hubungan Intensitas Modal, Transfer Pricing, Manajemen Laba dan Pajak Tangguhan terhadap Tax Avoidance (Studi pada Perusahaan Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022) Netta Handika Leswari; Fauzan Misra
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 8, No 1 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i1.12245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai pengaruh Intensitas Modal, Transfer Pricing, Manajemen Laba dan Pajak Tangguhan terhadap Tax Avoidance pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor pertambangan periode 2018-2022 yang datanya termuat dalam Retinitiv Eikon Thomson Reuter. Teknik pengumpulan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, yang mana ditentukan dari beberapa kriteria pemilihan sampel. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini yaitu intensitas modal, manajemen laba dan pajak tangguhan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Sedangkan transfer pricing memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap tax avoidance. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pandangan kepada akademisi dan kelompok kepentingan seperti otoritas pengatur, investor, dan eksekutif