Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN RUMAH TANGGA MISKIN PADA DESA CIBANGKONG DENGAN METODE WASPAS Riyadi, Sugeng; Haryanti, Tuti; Kurniawati, Laela
Jurnal Riset Informatika Vol. 1 No. 4 (2019): Periode September 2019
Publisher : Kresnamedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34288/jri.v1i4.27

Abstract

Pada era sekarang ini, berbagai kegiatan proses bisnis membutuhkan penerapan teknolog informasi. Pengambilan keputusan merupakan salah satu kegiatan proses bisnis yang dapat dibantu dengan adanya teknologi. Penentuan keluarga miskin adalah suatu masalah yang rumit karena banyak kriteria yang harus terpenuhi untuk menentukan sebuah keluarga miskin dan layak menerima bantuan penanganan kemiskinan. Oleh karena itu dibuatlah sistem pendukung keputusan dengan metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS) dengan kriteria yang telah ditetapkan kemudian diimplementasikan dengan menggunakan Visual Basic .Net. Sampel yang digunakan adalah warga Desa Cibangkong sebanyak 89 Rumah Tangga yang terdaftar mengajukan bantuan pemerintah. Hasil penelitian diperoleh 12 rumah tangga sangat miskin, 28 rumah tangga miskin, 38 rumah tangga rentan miskin dan 11 rumah tangga tidak miskin. Dengan sistem pendukung keputusan metode WASPAS ini pengolahan data akan menjadi lebih efektif dan efisien karena proses penilaian dan pembuatan laporan menjadi cepat. Pegawai hanya memasukan data penduduk, data kriteria dan data penilaian penduduk, sedangkan proses perhitungan dan pembuatan laporan dilakukan oleh sistem.
IMPLEMENTASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN MURID BERPRESTASI Ariyuda, Muhammad Raffi Zidne; Haryanti, Tuti; Kurniawati, Laela
Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Sistem Komputer TGD Vol. 6 No. 2 (2023): J-SISKO TECH EDISI JULI
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jsk.v6i2.8275

Abstract

Pada era saat ini Persaingan di dunia belajar semakin kompeten dan kompetitif.murid tidak hanya mampu menjalan hal tugas dalam satu bidang melainkan harus generalis yang mampu menangani masalah dalam bidang lain. Dengan kata lain, pada saat ini yang diutamakan adalah harus memiliki kualitas yang unggul. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka digunakan sistem pendukung keputusan yang mampu menjalankan pengambilan keputusan secara objektif sesuai dengan nilai-nilai yang ada. Sistem pendukung keputusan metode Simple Additive Weighting (SAW) adalah salah satu metode yang digunakan untuk penyelesaian masalah Multiple Attribute Decision Making (MADM).Dengan Pemilihan kriteria C1,C2,C3,C4,C5 Pengambilan nilai alternatif A1,A2,A3,A4,A5. Untuk menentukan murid Berprestasi. Didapatkan hasil dengan A2 nilai tertinggi yaitu 0.830 dan menjadi kandidat murid berpretasi pada VIA English Study Center. 
Peran Transportasi Berbasis MRT dalam Mendukung Mobilitas Cerdas Kota Jakarta Haryanti, Tuti; Kurniawan, Irvan Arif; Prasetyo, Eko
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10548101

Abstract

Pentingnya peningkatan mobilitas cerdas di Kota Jakarta sebagai solusi terhadap kemacetan dan polusi udara yang disebabkan oleh peningkatan jumlah penduduk dan penggunaan kendaraan bermotor. Dalam konteks implementasi konsep kota pintar, peningkatan mobilitas cerdas melalui sistem pelayanan transportasi umum menjadi sangat penting untuk menarik minat masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Secara umum transportasi massal, MRT (Mass Rapid Transit) menjadi alternatif yang diharapkan dapat mengurangi kemacetan di Ibu Kota Jakarta. Dengan fasilitas yang disediakan, seperti AC, toilet, tempat duduk, CCTV, dan tingkat keamanan yang baik, MRT Jakarta diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk beralih ke transportasi massal. Konsep MRT ini dianggap aman dan cepat, serta memberikan solusi transportasi yang diminati oleh masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya peningkatan mobilitas cerdas, khususnya melalui MRT Jakarta, sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan dan polusi di Ibu Kota. Temuan dan rekomendasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan efisiensi transportasi dan mempromosikan penggunaan transportasi umum sebagai pilihan utama dalam mobilitas perkotaan yang berkelanjutan.
KETIMPANGAN DALAM PENERAPAN HUKUM PERKAWINAN ANTARAGAMA DI INDONESIA: ANALISIS DAN SOLUSI Umar, Nasaruddin; Haryanti, Tuti; Pikahulan, Rustam Magun
Law Journal (LAJOUR) Vol 6 No 2 (2025): Law Journal (LAJOUR) Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/lajour.v6i2.266

Abstract

Interfaith marriage in Indonesia has become a complex legal issue with legal disparities between the Marriage Law and the Population Administration Law. The Marriage Law affirms that marriage is valid if conducted according to each religion's law, while the Population Administration Law allows interfaith marriages to be legalized through court decisions. This disparity creates legal uncertainty in Indonesia, as evidenced by differing legal interpretations by judges at various court levels. This research uses normative legal methods with legislative, conceptual, and case approaches to analyze this phenomenon and find solutions. The research findings suggest the need for harmonization between marriage law and population administration. A short-term solution involves issuing Supreme Court regulations that align with religious values, while a long-term solution requires legal reforms to synchronize regulations, ensuring legal certainty for interfaith marriages in Indonesia.