Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Magang kerja sebagai IT Support di PT. Avecode International Eryc; Calvin; Indasari
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.10719

Abstract

Artikel ini menguraikan pengalaman magang sebagai IT Support di PT Avecode International selama enam bulan, dengan fokus pada pelaksanaan berbagai kegiatan teknis terkait instalasi, perawatan, dan troubleshooting perangkat keras, perangkat lunak, serta jaringan komputer. Penekanan diberikan pada proses perencanaan, pengembangan, pengujian, dan peluncuran sistem yang dilakukan secara sistematis melalui metode Agile dan siklus evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas kerja. Hasil yang diperoleh menunjukkan peningkatan keterampilan teknis, pemahaman terhadap prosedur operasional, serta dokumentasi kegiatan secara terstruktur. Pengalaman ini turut memperkaya kompetensi mahasiswa dalam bidang teknologi informasi sekaligus mendukung kelancaran operasional perusahaan. Temuan ini menyarankan perlunya pengembangan sistem penilaian kinerja magang yang terukur dan peningkatan kemampuan komunikasi serta kerja sama dalam tim agar peserta magang dapat beradaptasi lebih baik di lingkungan profesional.
MEMBANGUN JIWA MANDIRI DAN KREATIF DALAM KEWIRAUSAHAAN BAGI ANGGOTA KOPERASI BUMI MANDIRI SEJAHTERA DI KELURAHAN PASIR KALIKI KECAMATAN CIMAHI UTARA Adiputra, I Gede; Calvin; Budiman, Juan
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i4.28320

Abstract

ABSTRACT The development of the creative economy cannot be separated from the young generation as a repository of creativity. Namely with creative ideas that can open up entrepreneurship and help the government in its efforts to reduce the unemployment rate in Indonesia. The more young people who want to enter the world of entrepreneurship, the more productivity will be generated which will have an impact on national economic development. Creative and innovative abilities are the basis for an entrepreneurial spirit to achieve success. An entrepreneurial spirit can encourage an independent, creative and innovative mentality, responsibility and not giving up easily when starting a business. The objectives of this PKM activity are as follows: a) As a form of counseling and motivating the community to be able to improve their abilities to support their abilities in the future, b) partner communities can train their mentality and creativity in entrepreneurship and entrepreneurship, c) Providing provisions for partners about the benefits of entrepreneurship. The problems faced are (1) entrepreneurial management has not been implemented optimally (2) good packaging has not been provided for the products being marketed and (3) labeling has not been provided to introduce the products. It can be concluded that: the implementation of service activities is in accordance with the plans that have been made and is running smoothly. Participants who take part in activities are more than the specified minimum number. This training provides participants with additional knowledge and understanding regarding creativity, innovation, independence, promotion and marketing as well as the importance of packaging and labeling. ABSTRAK Perkembangan ekonomi kreatif tidak lepas dari generasi muda sebagai gudang kreatifitas. Yaitu dengan ide kreatifnya yang dapat membuka wirausaha serta ikut membantu pemerintah dalam upaya mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Semakin banyak anak muda yang mau terjun ke dunia wirausaha, semakin banyak juga produktifitas yang dihasilkan yang akan berdampak pada perkembangan ekonomi nasional. Kemampuan yang kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar jiwa kewirausahaan untuk mencapai kesuksesan. Jiwa entrepreneur dapat mendorong mental yang mandiri, kreatif dan inovatif, bertanggung jawab serta tidak mudah menyerah ketika memulai usaha. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah sebagai berikut : a)Sebagai bentuk penyuluhan dan memotivasi masyarakat agar mampu meningkatkan kemampuan untuk menunjang kemampuannya di masa yang akan datang, b) masyarakat mitra dapat melatih mental dan kreatifitas dalam kewirausahaan dan entrepreneurship, c) Memberikan bekal bagi mitra tentang manfaat dari kewirausahaan. Permasalahan yang dihadapi adalah (1) belum maksimalnya manajemen wirausaha yang dilakukan (2) belum diberikan kemasan yang baik pada produk yang dipasarkan dan (3) belum diberikan labelling untuk mengenalkan produknya. Dapat disimpulkan bahwa:pelaksanaan kegiatan pengabdian sesuai dengan rencana yang telah dibuat dan berlangsung dengan lancar. Peserta yang mengikuti kegiatan lebih dari jumlah minimal yang ditetapkan. Pelatihan ini memberikan tambahan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai Kreativitas, inovatif, kemandirian, promosi dan pemasaran serta pentingnya kemasan dan labeling.
Dinamika Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia: Kajian Sosiologi Hukum Atas Budaya Patronase Dan Kekuasaan Calvin; Agusmidah; Rosmalinda
Case Law : Journal of Law Vol. 7 No. 2 (2026): Case Law : Journal of Law
Publisher : Program Studi Hukum Program Pasca Sarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/caselaw.v7i2.5565

Abstract

Korupsi merupakan salah satu persoalan utama dalam sistem hukum di Indonesia yang tidak hanya berkaitan dengan kelemahan regulasi, tetapi juga erat dipengaruhi oleh budaya patronase dan relasi kekuasaan. Kondisi ini menjadikan penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi tidak selalu berjalan sesuai prinsip keadilan, melainkan kerap dipengaruhi oleh faktor politik dan kepentingan elit. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi hukum (sociology of law). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya patronase dan relasi kekuasaan sering kali melemahkan independensi aparat penegak hukum, sehingga proses penindakan terhadap tindak pidana korupsi cenderung tidak konsisten. Dalam perspektif teori sistem hukum Lawrence Friedman, ketidakefektifan penegakan hukum korupsi di Indonesia disebabkan oleh ketidakseimbangan antara legal structure, legal substance, dan legal culture. Meskipun regulasi antikorupsi telah diperkuat, budaya hukum masyarakat yang permisif dan terpengaruh patronase masih melemahkan independensi aparat hukum. Kesimpulannya, penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia belum sepenuhnya efektif karena masih dipengaruhi oleh budaya patronase dan kekuasaan. Oleh karena itu, dibutuhkan reformasi kelembagaan yang lebih kuat serta transformasi budaya hukum agar prinsip keadilan dan kepastian hukum dapat terwujud.
Penerapan Integrated Marketing Communication (IMC) melalui Media Sosial Instagram dalam Meningkatkan Brand Awareness pada UMKM Fortune Pao di Kota Batam Hasan, Golan; Gilbert, Kerdion; Celline; Jolyn; Calvin
Jurnal Relevansi : Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Relevansi : Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM STIE KRAKATAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61401/relevansi.v9i2.321

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Integrated Marketing Communication (IMC) strategies through the social media platform Instagram to enhance brand awareness of the MSME (Micro, Small, and Medium Enterprise) Fortune Pao in Batam City. Employing a qualitative descriptive approach, data were collected through direct observation of digital marketing activities and content analysis on Fortune Pao's Instagram account. The findings indicate that Integrated Marketing Communication (IMC) implementation, encompassing media integration, message consistency, and two-way communication, effectively strengthens brand awareness by fostering intensive consumer interaction and delivering a uniform message. The study recommends enhancing promotion effectiveness evaluation and strengthening cross-media coordination to maximize Integrated Marketing Communication (IMC) outcomes. These results offer valuable insights for MSME practitioners aiming to optimize digital marketing strategies to expand market reach and competitiveness in the digital era.
Kegiatan PKM: Sekolah Ramah Anak Sunny, Gloria Christina; Danibrata, Aulia; Widayati, Nurti; Ponziani, Regi Muzio; Calvin; Lea, Valerie Amabel
Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34208/qjwx6w43

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga sekolah mengenai konsep Sekolah Ramah Anak (SRA) sebagai upaya pencegahan bullying di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan PkM dilaksanakan dalam bentuk seminar edukatif yang melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan siswa, dengan menghadirkan narasumber dari bidang hukum perlindungan anak, psikologi pendidikan, dan manajemen pendidikan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pemaparan materi dan diskusi interaktif yang membahas kerangka hukum perlindungan anak, pembentukan budaya sekolah positif, penguatan aspek psikososial siswa, serta manajemen sekolah dalam penyusunan kebijakan anti-bullying, pelatihan guru, keterlibatan orang tua, dan pembentukan satuan tugas perlindungan anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya implementasi sekolah ramah anak secara sistematis dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan sekolah mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan sehingga mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.