Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan, Kepuasan dan Penurunan Sisa Makanan Pasien Hipertensi Akibat Konseling Gizi Fatmawati, Dewi Ima; Nirbaya, Arindra; Setyaningrum, Yahmi Ira
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.713 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i2.699

Abstract

Hipertensi sering diderita oleh orang Indonesia. Prevalensi hipertensi harus diatas, karena menimbulkan komplikasi yang membahayakan jiwa. Alternatif solusi melalui konseling gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling gizi terhadap pengetahuan, kepuasan dan sisa makanan pasien hipertensi di RSU Mitra Delima Bululawang Malang. Desain penelitian one group pre-post-test yang mengukur tingkat pengetahuan, tingkat kepuasan dan sisa makanan pasien  sebelum konseling gizi dan setelah konseling gizi. Sampel berjumlah 16 pasien yang diukur tingkat pengetahuan dan kepuasan dengan menggunakan kuesioner. Sisa makanan diukur dengan metode comstock, Analisis bivariat yang digunakan untuk variabel tingkat pengetahuan dan kepuasan yaitu uji paired t-test, sedangkan sisa makanan adalah uji Willcoxon signed rank test. Konseling gizi mampu meningkatkan pengetahuan sebesar 37,5%, dengan nilai pre tes 48,7% dan post tes 86,2%. Tingkat kepuasan aroma, bumbu, tekstur dan kematangan juga meningkat setelah konseling gizi. Sisa makanan lauk hewani, lauk nabati, sayuran meningkat setelah konseling gizi. Persentase sisa makanan sayuran rata – rata sebelum konseling gizi sebesar 53,8% dan setelah konseling gizi sebesar 19,3%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konseling gizi mampu meningkatkan pengetahuan, kepuasan, dan menurunkan makanan sisa di piring pasien RSU Mitra Delima.
Peningkatan Pengetahuan, Kepuasan dan Penurunan Sisa Makanan Pasien Hipertensi Akibat Konseling Gizi Dewi Ima Fatmawati; Arindra Nirbaya; Yahmi Ira Setyaningrum
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.713 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i2.699

Abstract

Hipertensi sering diderita oleh orang Indonesia. Prevalensi hipertensi harus diatas, karena menimbulkan komplikasi yang membahayakan jiwa. Alternatif solusi melalui konseling gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling gizi terhadap pengetahuan, kepuasan dan sisa makanan pasien hipertensi di RSU Mitra Delima Bululawang Malang. Desain penelitian one group pre-post-test yang mengukur tingkat pengetahuan, tingkat kepuasan dan sisa makanan pasien  sebelum konseling gizi dan setelah konseling gizi. Sampel berjumlah 16 pasien yang diukur tingkat pengetahuan dan kepuasan dengan menggunakan kuesioner. Sisa makanan diukur dengan metode comstock, Analisis bivariat yang digunakan untuk variabel tingkat pengetahuan dan kepuasan yaitu uji paired t-test, sedangkan sisa makanan adalah uji Willcoxon signed rank test. Konseling gizi mampu meningkatkan pengetahuan sebesar 37,5%, dengan nilai pre tes 48,7% dan post tes 86,2%. Tingkat kepuasan aroma, bumbu, tekstur dan kematangan juga meningkat setelah konseling gizi. Sisa makanan lauk hewani, lauk nabati, sayuran meningkat setelah konseling gizi. Persentase sisa makanan sayuran rata – rata sebelum konseling gizi sebesar 53,8% dan setelah konseling gizi sebesar 19,3%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konseling gizi mampu meningkatkan pengetahuan, kepuasan, dan menurunkan makanan sisa di piring pasien RSU Mitra Delima.
Hubungan Sikap Ahli Gizi, Sikap Pramusaji Dan Cita Rasa Makanan Terhadap Kepuasan Pasien: Relationship between Attitudes of Nutritionists, Attitudes of Waiters and Food Taste on Patient Satisfaction Supriyono; Setyaningrum, Yahmi; Nirbaya, Arindra
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Vol. 4 No. 1 (2023): Agustus 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shjig.v4i1.2179

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan pasien merupakan salah satu parameter kualitas Rumah Sakit. Faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien perlu diteliti. Kepuasan pasien diduga dipengaruhi oleh sikap ahli gizi, sikap pramusaji, cita rasa makanan. Tujuan: menganalisa hubungan hubungan sikap ahli gizi, sikap pramusaji dan cita rasa makanan terhadap kepuasan pasien. Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 responden dengan teknik quota sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner sikap, citarasa dan kepuasan. Hasil: uji statistik Spearman menunjukkan ada hubungan sikap ahli gizi (p-value = 0,001; r = 0,580), aroma lauk hewani (p-value = 0,011; r = 0,465), rasa lauk hewani (p-value = 0,010; r = 0,335), tekstur lauk hewani p-value = 0,001; r = 0,556), warna lauk hewani (p-value = 0,012; r = 0,452) terhadap kepuasan pasien. Tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap pramusaji terhadap kepuasan pasien (p-value = 0,963; r = -0,009). Kesimpulan: Peningkatan skor sikap ahli gizi dan skor cita rasa makanan berhubungan signifikan dengan peningkatan kepuasan pasien.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Konsumen di Warung Seblak Mamang Ndut Malang Setyaningrum, Yahmi Ira; Choirunisa, Ratnani; Nirbaya, Arindra
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v7i2.908

Abstract

Kepuasan konsumen penting untuk menumbuhkan loyalitas konsumen. Oleh karena itu dilakukan analisis terhadap faktor yang berpengaruh. Tujuan penelitian untuk menganalisa pengaruh faktor perilaku konsumen, penampilan makanan, cita rasa, harga makanan, kualitas pelayanan, dan lokasi terhadap kepuasan konsumen. Desain penelitian cross sectional, dengan sampel sebanyak 119 konsumen. Kriteria inklusi sampel yaitu usia 17-50 tahun, membeli hidangan dan dimakan di tempat serta dalam keadaan sehat. Instrument pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil uji statistik dengan Gamma d’Somers adalah semua variabel yang diteliti berpengaruh terhadap kepuasan konsumen. Nilai koefisien korelasi (r) perilaku konsumen (0,365), penampilan makanan (0,580), cita rasa (0,605), harga makanan (0,472), kualitas pelayanan (0,619) dan lokasi (0,527). Dari hasil tersebut faktor yang memiliki pengaruh dominan adalah variabel kualitas pelayanan, dimana nilai (r) 0,619 (hubungan kuat) dan variabel cita rasa dengan nilai (r) 0,605 (hubungan kuat). Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor yang dominan yang mempengruhi kepuasan konsumen pada variabel kualitas pelayanan dan cita rasa.
Pelatihan Pemanfaatan Bekatul Sebagai Snack Bar Sumber Serat di Desa Rojopolo Nusa, Cassandra Permata; Nurhayati, Aprinia Dian; Nirbaya, Arindra
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2024: Membangun Masyarakat Berkelanjutan melalui Penerapan Teknologi di Era Society 5.0
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bekatul, produk turunan padi merupakan salah satu sumber pangan lokal di Desa Rojopolo yang belum optimal pemanfaatannya. Seringnya bekatul digunakan masyarakat sekitar sebagai pakan ternak. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang potensinya, terbatasnya akses teknologi dan pengetahuan pengolahan, serta belum tersedianya pasar yang mendukung. Bekatul berpotensi untuk dikembangkan karena tinggi protein, serat, mineral, dan senyawa nutraseutikal. Pengolahan bekatul sebagai limbah pangan juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs ke-12 yaitu zero waste product. Pengabdian kepada masyarakat di Desa Rojopolo bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat sekitar terkait pemanfaatan bekatul sebagai snack bar sumber serat. Snack bar dipilih karena sifatnya yang praktis dan mudah dibawa sebagai camilan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Kegiatan ini diawali dengan pemberian materi edukasi tentang bekatul dan kandungan gizinya, kemudian dilanjutkan dengan praktek pembuatan produk, dan sesi tanya jawab. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta antusias dengan pelatihan tersebut ditandai dengan aktifnya peserta yang bertanya. Sebanyak 36 orang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dan beberapa peserta langsung mempraktekkan cara pembuatan snack bar bekatul. Keterampilan ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan masyarakat setempat terkait limbah pangan dan dapat meningkatkan perekonomian lokal melalui produksi snack bar bekatul. Kata kunci—bekatul, pengabdian masyarakat, snack bar, sumber serat, zero waste product
Seni pemanfaatan limbah plastik melalui ecobrick sebagai upaya pengelolaan sampah berkelanjutan di sekolah Utomo, Muhammad Andry Prio; Witjoro, Agung; Rakhmawati, Yunita; Lelitawati, Mardiana; Lestari, Sri Rahayu; Maslikah, Siti Imroatul; Daniarsih, Ajeng; Pratiwi, Zahra Anggita; Nirbaya, Arindra; Rudianto, Rony
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 3 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i3.19418

Abstract

Sampah plastik masih menjadi pokok permasalahan dalam krisis lingkungan. Plastik juga menjadi penyumbang terbesar dalam kategori sampah anorganik. Pencemaran lingkungan oleh sampah plastik tidak hanya merusak tekstur permukaan tanah, tapi juga beresiko menyebabkan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), jantung dan kanker. Ecobrick menjadi salah satu alternatif metode penanganan sampah plastik ramah lingkungan. Tujuan pengabdian adalah untuk mengenalkan pengelolaan sampah berkelanjutan di lingkungan sekolah melalui ecobrick. Pelatihan ini dilakukan menggunakan metode learning service, dengan memberikan pembelajaran polusi plastik di lingkungan dan pelatihan pembuatan ecobrick. Pada akhir pelatihan peserta diminta untuk mengisi kuesioner. Kegiatan diikuti oleh 40 siswa perwakilan kelas VIII SMP Islam Maarif 2 Sukun. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang polusi plastik di lingkungan dan ecobrick sebagai alternatif mengurangi sampah plastik di lingkungan yang awalnya 57,5% menjadi 100%, 95% peserta berminat untuk memanfaatkan ecobrick dikemudian hari, 70% peserta ingin melanjutkannya sebagai peluang usaha. Peserta menilai kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan sangat baik.
Studi Pendahuluan Korelasi Kadar Hemoglobin dengan Kadar Protein ASI pada Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungkandang, Kota Malang Dwi Oktavia Wahyuningsih Prastiwi; Aprinia Dian Nurhayati; Cassandra Permata Nusa; Arindra Nirbaya; Zahra Anggita Pratiwi; Vivi Viranda Sania Putri; Hanna Eklesia Manik; Cindy Elysia Elora; Afinatul Jannah; Wildan Agatha Saputra; Rizka Romadona; Kholidah Nur Aini
PHARMADEMICA : Jurnal Kefarmasian dan Gizi Vol 6 No 1 (2026): April - September
Publisher : LPPM-KI - POLTEKKES PIM (Formerly AKAFARMA-AKFAR PIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54445/pharmademica.v6i1.196

Abstract

Anemia pada ibu menyusui masih menjadi masalah kesehatan yang berpotensi memengaruhi kualitas Air Susu Ibu (ASI), khususnya kandungan proteinnya yang penting bagi pertumbuhan dan imunitas bayi. Namun, masih terbatas studi yang secara khusus melakukan analisis hubungan antara tingkat hemoglobin ibu. Kadar hemoglobin yang rendah dapat menghambat proses pertumbuhan bayi sehingga meningkatkan risiko terjadinya stunting. Sumber utama zat gizi bagi bayi berasal dari ASI yang diberikan oleh ibu menyusui dengan protein yang terkandung dalam ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara kadar hemoglobin pada ibu menyusui dengan kadar protein dalam ASI di wilayah kerja Puskesmas Kedungkandang, Kota Malang. Penelitian ini menerapkan pendekatan observasional melalui desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu 30 ibu menyusui dengan bayi berusia 0-6 bulan. Penjelasan terkait maksud serta tahapan penelitian telah disampaikan kepada partisipan sebelum penandatanganan informed consent. Pengukuran kadar hemoglobin dianalisis menggunakan metode hematologi, sedangkan kadar protein ASI dianalisis menggunakan metode Kjeldahl. Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar hemoglobin sebesar 12,35 g/dL yang berada dalam kisaran normal, serta rerata kadar protein ASI yaitu 1,29 g/100 mL. Hasil analisis korelasi Spearman Rank pada IBM SPSS Statistics versi 27 menunjukkan hubungan negatif yang lemah antara kedua variabel (r=- 0,278) serta tidak signifikan secara statistik (p>0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa kadar hemoglobin ibu menyusui tidak memiliki hubungan signifikan dengan kadar protein ASI.
PENYULUHAN ASPEK MORFOLOGI, PENYIMPANAN SALAK DAN ANALISIS KANDUNGAN GIZI PRODUK SALAK SUWARU (Salacca zallacca var Suwaru) di P4S INTAN Yahmi Ira Setyaningrum; Arindra Nirbaya; Sri Hapsari Suhartono Putri
Jurnal Abdi Inovatif : Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Inovatif : Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/jai.v2i1.437

Abstract

AbstractSalak suwaru is one of the typical local potentials of Malang, which P4S Intan utilizes to make salak chips and lunkhead. P4S Intan is a training center for agricultural products, which is also a small business that produces various snacks from local potential. Based on the situation analysis, there needed to be material on the morphology and storage of salak in the training program. In addition, the packaging does not contain information on nutritional content. The purpose of this community service program is to increase knowledge about the morphology and storage of salak fruit and also to provide assistance with nutrient analysis. The method was conducted in an in-depth discussion until it compiled the morphology and storage of local salak suwaru. The ITKM Bachelor of Nutrition Science carried out nutritional content analysis assistance to complete information on the nutritional content of salak chips and salak dodol products. The results of this program can increase knowledge about the morphological aspects and storage of salak on the part of partners so that a handout can be used as additional material in the training program. The importance of including information on nutritional content on product packaging was also conveyed to partners. The results of the healthy content test are submitted to the P4S Intan owner, which is expected to be included in the packaging.Keywords: Salak, Morphology, Storage, Nutrition AbstrakSalak suwaru adalah salah satu potensi lokal khas Malang yang dimanfaatkan oleh P4S Intan untuk membuat keripik dan dodol salak. P4S Intan merupakan salah satu pusat pelatihan produk pertanian, yang juga UKM yang memproduksi berbagai cemilan dari potensi lokal. Berdasarkan analisis situasi didapatkan fakta belum ada materi morfologi dan penyimpanan salak dalam program pelatihan. Selain itu, pada kemasan belum tertera informasi kandungan gizi. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang morfologi dan penyimpanan salak, dan juga memberikan pendampingan analisis zat gizi. Metode dilakukan secara diskusi mendalam sampai tersusun materi morfologi dan penyimpanan salak lokal suwaru. Pendampingan analisis kandungan gizi dilakukan oleh S1 Ilmu Gizi ITKM untuk melengkapi informasi kandungan gizi pada produk keripik salak dan dodol salak. Hasil program ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang aspek morfologi dan penyimpanan salak pihak mitra, sampai tersusun suatu hand out yang dapat digunakan sebagai materi tambahan dalam program pelatihan. Pentingnya pencantuman informasi kandungan gizi pada kemasan produk juga disampaikan pada pihak mitra. Hasil uji kandungan gizi disampaikan kepada pemilik P4S Intan yang selanjutnya diharapkan akan dicantumkan pada kemasan.Kata Kunci: Salak, Morfologi, Penyimpanan, Nutrisi.
Enhancing Healthy Eating Knowledge Through Visual Narratives: A Comic-Based Intervention Through “Isi Piringku” Guidelines Among Elementary Students Zahra Anggita Pratiwi; Arindra Nirbaya; Noer Sholeh Krisna; Zahra Alifia Yuwaida
Journal of Community Empowerment for Health Vol 9, No 2 (2026)
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jcoemph.108724

Abstract

Introduction: Establishing healthy eating habits during childhood is vital for supporting optimal growth, cognitive development, and long-term well-being. However, conventional teacher-centered nutrition education methods often fail to engage young learners effectively. This study explores the development and effectiveness of comic-based learning media to improve elementary students’ knowledge of healthy eating aligned with Indonesia’s “Isi Piringku” (My Plate) guidelines. Methods: A pre-experimental one-group pretest-posttest design was conducted involving 54 fourth-grade students at SDI Khoirru Ummah Malang. The comic media was co-developed through focus group discussions with teachers and parents, followed by expert validation assessing content, construction, and language using a structured rubric. Inter-rater reliability was evaluated using Cohen’s Kappa. The intervention included a 60-minute session with guided comic reading and interactive discussions. Knowledge improvement was measured using a 10-item multiple-choice questionnaire before and after the intervention. Data were analyzed using paired sample t-tests (p < 0.05). Results: Validation showed feasibility scores of 60% (Expert 1) and 90.67% (Expert 2), indicating “fairly feasible” to “highly feasible” ratings. The reliability test revealed slight agreement (K = 0.093), prompting revisions to enhance clarity and age-appropriateness. Post-intervention analysis showed a significant improvement in nutrition knowledge (mean pretest = 5.26; posttest = 7.04; p = 0.0001). The comics successfully engaged students, facilitated comprehension, and supported knowledge retention. Conclusion: Comic-based learning media is a valid and effective tool for delivering nutrition education to elementary school children. It enhances engagement, simplifies complex concepts, and aligns well with developmental learning theories. Future research should investigate its long-term behavioral impact and integration with digital or gamified learning platforms.
ANTIBACTERIAL ACTIVITY OF USED COOKING OIL-BASED LIQUID SOAP AGAINST ESCHERICHIA COLI AND STAPHYLOCOCCUS AUREUS Rokhmad Fajar Setiyo; Zahra Anggita Pratiwi; Arindra Nirbaya; Puji Putri Isnaini
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 10 (2026): SEPTEMBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.23135149

Abstract

Used cooking oil can be turned into liquid soap by saponification, but soap made only from oil and KOH contains no added antibacterial agent. This study aimed to analyze the antibacterial activity of used cooking oil-based liquid soap with added lemongrass (Cymbopogon citratus) against Escherichia coli and Staphylococcus aureus. A laboratory experiment with a completely randomized design used four formulations: F0 (no lemongrass), F1 (1%), F2 (2%), and F3 (3%). Activity was tested by well diffusion, with chloramphenicol and distilled water as positive and negative controls and pure lemongrass essential oil as a comparison; inhibition zones (mm) were measured in triplicate. All formulations inhibited E. coli, with mean zones increasing from 4.95 ± 0.80 mm (F0, weak) to 6.13 ± 0.5 mm (F3, moderate), indicating a dose-response pattern. Against S. aureus, all formulations showed only weak activity (3.03–3.83 mm) without a clear concentration trend. The soap base alone showed some inhibition, and responses differed between bacteria, possibly because of interactions between surfactants and lemongrass essential oil in the soap matrix.