Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Diglosia

DISKRIMINASI SOSIAL DALAM ANTOLOGI PUISI ESAI ATAS NAMA CINTA KARYA DENNY JA (Penelitian Analisis Isi) Aji Septiaji
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 1, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.761 KB)

Abstract

Puisi esai dianggap sebagai jelamaan pemikiran dan pengalaman terhadap kondisi sosial di masyarakat saat ini. Meskipun memiliki peran berbeda dalam ragam bentuk sastra. Namun, tetap mampu dicerna oleh masyarakat. Puisi esai harus memenuhi tiga syarat, yaitu (1) puisi esai mengeksplor sisi batin individu yang berada dalam sebuah konflik sosial; (2) puisi esai menggunakan bahasa yang mudah dipahami; dan (3) puisi esai adalah fiksi. Boleh saja memotret tokoh ril yang hidup dalam sejarah. Namun, realitas tersebut diperkaya dengan aneka tokoh fiktif dan dramatisasi yang dipentingkan oleh puisi esai adalah renungan serta kandungan moral yang disampaikan lewat sebuah kisah, bukan semata potret akurat sebuah sejarah. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan teknik analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini ialah antologi puisi esai Atas Nama Cinta karya Denny JA. Melalui puisi esai ini akan diteliti mengenai permasalahan sosial berupa diskriminasi yang dialami manusia pada umumnya, seperti diskriminasi terhadap paham beda agama, gender, kaum Tiong Hoa, dan lain-lain. Kisah-kisah yang disajikan seolah membuka wawasan tentang sisi lain dari kisah cinta manusia pada umumnya yang bernuansa romantik dan berbunga-bunga. Keadaan sosial dan budaya diskriminasi merangkul masyarakat secara nyata. Bahkan, menjadi cerminan kondisi sosial masyarakat pada umumnya di era globalisasi dan informasi.  Kata Kunci: diskriminasi, sosial, puisi esai
PENGEMBANGAN NILAI-NILAI KARAKTER DALAM TEKS SASTRA TRADISIONAL MELALUI MEDIA PETA PIKIRAN DIGITAL SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN BAGI GURU PENDIDIKAN DASAR Aji Septiaji
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 2, No 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.697 KB)

Abstract

Sastra selalu memikat perasaan dan pikiran kepada setiap pembaca. Penulisnya meramu hasil ciptaan dari sebuah gagasan melalui sebuah tulisan. Gagasan yang tercipta bukan hanya sebatas imajinasi melainkan dari kenyataan sebuah peristiwa yang dialami. Sastra dapat dikatakan sebagai media pembangun kesadaran. Setiap pembaca mampu meresapi aneka peristiwa yang tersaji dengan berbagai daya imajinasi. Sastra dapat dinikmati oleh semua kalangan termasuk anak-anak. Nilai-nilai karakter dalam sastra merupakan kekuatan yang dapat dimunculkan dalam berbagai cerita, meliputi tokoh, alur cerita, ataupun pesan yang ada di dalamnya. Nilai-nilai karakter yang dimaksud meliputi religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokrasi, rasa ingin tahu, kebangsaan, menghargai prestasi, ramah/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, berpikir logis, dan tanggungjawab. Guru sebagai aktor utama dalam menghadirkan, menyajikan, dan mengimplementasikan pembelajaran kepada peserta didik perlu memiliki inovasi dalam pelaksanaan pembelajaran. Sastra sebagai dunia imajinasi bagi anak-anak perlu ditanamkan dan dieksplorasi oleh guru yaitu dengan menyajikan cerita-cerita yang mendidik dan berkarakter sehingga dapat berpengaruh pada pola karakter anak. Terdapat beberapa faktor permasalahan dalam pembelajaran terutama bidang sastra, yaitu penggunaan media pembelajaran, pengelolaan kelas, dan penyajian bahan ajar. Penyajian bahan ajar sastra kepada siswa bukan hanya melalui teks sebagai medianya melainkan perlu media lain berbasis teknologi sebagai penunjang keberhasilan. Siswa bisa mudah memahami, memiliki daya tarik, dan dapat melatih kemampuan berpikir secara kreatif. Media peta pikiran digital (iMindMap) bisa sebagai solusi kreatif dan menyenangkan bagi siswa dalam memahami teks sastra tradisional terhadap isi teks. Bentuk media pembelajaran tersebut berupa perangkat lunak (software) dari model pembelajaran Mind Map. Kata Kunci: nilai-nilai karakter, teks sastra tradisional, peta pikiran digital, inovasi pembelajaran
DIMENSI CINTA PEREMPUAN DALAM ANTOLOGI 135 PUISI ROMANTIS KARYA PENULIS GRUP PEDAS: PENDEKATAN EKOFEMINISME Dede Septiyadi; Aji Septiaji
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.115 KB)

Abstract

Puisi pada saat ini mengalami perkembangan begitu pesatnya. Itu semua dikarenakan puisi menjadi media penyampai ide atau pemikiran yang sastrawan sering gunakan. Selain lebih praktis dalam menentukan waktu menciptakannya, puisi juga menjadi media yang paling menarik bagi sastrawan baik sebagai penulis atau penyair begitupun pembaca dan penikmat sastra. Penulis memilih antologi 135 puisi romantis ini dengan memilih beberapa sampel puisi yang berkaitan dengan ekologi (lingkungan) dan perempuan di dalamnya atau biasa dikenal dengan ekofeminisme. Ekofeminisme sendiri dibagi ke dalam beberapa jenis salahsatunya kritik sastra marxis, feminis ideologis, kritik sastra ginokritik, dan masih terdapat beberapa lagi. Dalam hal ini, penulis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan ekofeminisme ginokritik yang didalamnya mengkaji karya sastra yang dihasilkan oleh penulis perempuan. Kata Kunci: perempuan, puisi, ekofeminisme Poetry is currently experiencing rapid development. This is all because poetry is a medium for conveying ideas or thoughts that writers often use. Apart from being practical in determining the time to create it, poetry is also the most attractive medium for people who are either writers or poets who are readers and connoisseurs of literature. The author chooses this anthology of 135 romantic poetry by selecting several samples of poetry related to ecology (environment) and the women in it or commonly known as ecofeminism. Ecofeminism itself is divided into several types, one of which is Marxist literary criticism, feminist ideology, gynocritical literary criticism, and there are several more. In this case, the authors in this study use a gynocritical eco-feminism approach which examines literary works produced by female writers. Keywords: women, poetry, ecofeminism
TOKOH-TOKOH PEREMPUAN PEDULI LINGKUNGAN DALAM NOVEL PARTIKEL KARYA DEE LESTARI: PENDEKATAN EKOFEMINISME Yusi Nuraeni; Aji Septiaji
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.732 KB)

Abstract

Kajian mengenai lingkungan alam (ekologi) dan peranan perempuan (feminisme) dinamakan ekofeminisme. Ekofeminisme merupakan salah satu aliran pemikiran dan gerakan feminisme yang berusaha untuk menunjukkan hubungan antara semua bentuk penindasan manusia, khususnya perempuan, dan alam. Objek dalam penelitian ini ialah novel Partikel karya Dewi Lestari. Ekofeminisme memandang bahwa perempuan secara kultural dikaitkan dengan alam. Oleh sebab itu, tokoh perempuan merupakan bagian dari sebuah cerita dalam karya sastra. Seperti halnya tokoh laki-laki, tokoh perempuan juga memiliki peranannya sesuai dengan jalan cerita yang telah ditetapkan oleh penulis. Peranan perempuan dalam karya sastra selalu menjadi hal yang menarik terutama jika tokoh tersebut memiliki karakter atau penokohan yang sangat unik seperti adanya perjuangan dalam menuntut pendidikan, pelestarian lingkungan serta memperjuangkan hak sebagai perempuan. Tokoh perempuan identik dengan kajian feminis atau kritik feminis. Dominasi laki-laki di dalam kehidupan juga terlukiskan pula di dalam karya sastra, bukan hal yang aneh bahwa dominasi patriarki seringkali menjadikan tokoh perempuan sebagai tokoh yang tertindas atau tokoh yang hanya akan didominasi oleh tokoh laki-laki.Kata kunci: perempuan, lingkungan, novel, ekofeminisme The study of the natural environment (ecology) and the role of women (feminism) is called ecofeminism. Ecofeminism is one of the schools of thought and feminist movement that seeks to show the relationship between all forms of human oppression, especially women, and nature. The object of this research is the novel Partikel by Dewi Lestari. Ecofeminism views women as culturally associated with nature. Therefore, female characters are part of a story in literary works. Like male characters, female characters also have a role in accordance with the storyline set by the author. The role of women in literary works is always interesting, especially if the character has a very unique character or character, such as the struggle to demand education, environmental preservation and fighting for women's rights. Female figures are synonymous with feminist studies or feminist criticism. The dominance of men in life is also depicted in literary works, it is not strange that patriarchal domination often makes female characters as oppressed figures or figures that will only be dominated by male characters.Keywords: women, environment, novels, ecofeminism
HUJAN BULAN JUNI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO: KRITIK SASTRA MIMETIK Ayum Yayah Sefia; Aji Septiaji
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 2, No 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.591 KB)

Abstract

Sastra adalah bentuk kreasi imajinatif dengan paparan bahasa tertentu yang menggambarkan dunia rekaan, menghadirkan pemahaman, dan pengalaman tertentu, serta mengandung estetika yang bisa dibuat oleh anak-anak maupun orang dewasa sesuai dengan kegemarannya. Sastra sebagai karya imajinatif turut menghadirkan polemik antara khayalan, mimpi, dan realitas. Melalui kritik sastra, setiap karya dapat menjadi representasi kehidupan yang dialami oleh tokoh dalam suatu cerita. Mimetik suatu pendekatan dalam kritik sastra mengulas sudut pandang bahwa isi karya sastra mengenai tiruan atau rekaan atas kehidupan yang sebenarnya. Penelitian ini menggunakan analisis isi. peneliti ini menginterpretasikan dan berusaha memahami realita yang terdapat pada kumpulan puisi Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono. Kata Kunci: kumpulan puisi, hujan bulan juni, pendekatan mimetik, kritik sastra
NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT LUTUNG KASARUNG Ima Siti Rahmawati; Deden Sutrisna; Aji Septiaji
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan dan mendeskripsikan cerita rakyat yang merupakan cerita dari zaman dahulu yang hidup dikalangan rakyat dan diwariskan secara lisan yaitu cerita rakyat Lutung Kasarung sebagai objek penelitian. Hal-hal yang akan menjadi pembahasan, diantaranya (1) nilai-nilai kearifan lokal dalam cerita rakyat Lutung Kasarung; (2) nilai-nilai pendidikan karakter dalam cerita rakyat Lutung Kasarung. Penelitian ini menarik karena menganalisis cerita rakyat Lutung Kasarung berdasarkan kearifan lokal yang merupakan bagian dari budaya suatu masyarakat yang tidak dapat dipisahkan dari bahasa masyarakat itu sendiri, selain itu penelitian ini juga menganalisis berdasarkan nilai-nilai pendidikan karakter yang dapat membantu seseorang memahami, peduli, dan bertindak dengan landasan inti nlai-nilai etis. Secara sederhana, pendidikan karakter sebagai upaya yang dirancang secara sengaja untuk memperbaiki karakter para siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis isi. Teknik yang digunakan adalah teknik dokumentasi catat dan simak. Tahap pertama yaitu pengambilan data dari sumber data dengan cara disimak dan dicatat. Tahap kedua adalah penganalisisan data yaitu dengan teknik dokumentasi simak dan catat, maksudnya adalah setiap data yang didapat disimak baik-baik kemudian dicatat dan dianalisis nilai-nilai kearifan lokal dan pendidikan karakter dan struktur cerita dalam cerita rakyat Lutung Kasarung.  Analisis cerita rakyat Lutung Kasarung ini mengacu pada teori kearifan lokal Sibarani, dan teori nilai-nilai pendidikan karakter Kemendiknas.Kata Kunci: kearifan lokal, pendidikan karakter, cerita rakyat, Lutung Kasarung This study aims to identify and describe folklore which is a story from ancient times that lived among the people and was passed down orally, namely the folklore of Lutung Kasarung as the object of research. Things that will be discussed, including (1) the values of local wisdom in the folklore of Lutung Kasarung; (2) the values of character education in the folklore of Lutung Kasarung. This research is interesting because it analyzes the folklore of Lutung Kasarung based on local wisdom which is part of the culture of a society that cannot be separated from the language of the community itself, besides that this research also analyzes based on the values of character education that can help someone understand, care, and act on the basis of core ethical values. In simple terms, character education is a deliberate effort to improve the character of students. The research method used is content analysis method. The technique used is a note-and-see documentation technique. The first stage is collecting data from data sources by being listened to and recorded. The second stage is data analysis, namely by listening and recording documentation techniques, meaning that every data obtained is carefully listened to and then recorded and analyzed the values of local wisdom and character education and story structure in the folklore of Lutung Kasarung. This analysis of the folklore of Lutung Kasarung refers to the theory of local wisdom of Sibarani, and the theory of values of character education from the Ministry of National Education.Keywords: local wisdom, character education, folklore, Lutung Kasarung
PENGEMBANGAN MODEL EVALUASI KETERAMPILAN BERBAHASA MEMIRSA SISWA BERBANTUAN VIDEO INTERAKTIF BERBASIS HTML5 PACKAGE (H5P) Azzahra, Iis Siti Salamah; Septiaji, Aji
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v7i2.5277

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta masuknya era Society 5.0 memberi dampak yang signifikan bagi perkembangan kemampuan berbahasa siswa, tidak terkecuali pada kemampuan memirsa. Keterampilan ini melibatkan kemampuan untuk memahami dan menanggapi pesan yang disampaikan melalui media visual, seperti gambar, video, dan animasi. Namun demikian, diperlukan sebuah cara untuk mengukur tingkat keberhasilan memirsa siswa yang tidak hanya efektif untuk digunakan tetapi dapat dilakukan bersamaan dengan kegiatan memirsanya itu sendiri sehingga teras lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran sebuah model evaluasi berbantuan video interaktif berbasis HTML5 package atau H5P. Metode penelitian yang digunakan adalah RnD (Reasearch and Development). Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi, lembar observasi, angket, validasi produk, dan tes. Hasil validasi media terhadap pembelajaran bahasa menunjukkan persentase 95,6% % dari tiga ahli dan 93% dari hasil ujicoba. Luaran penelitian membuat pembelajaran kemampuan berbahasa memirsa d di kelas semakin menarik, melatih siswa berteknologi dan juga mendapatkan gambaran hasil pemahaman siswa dalam memirsa.
KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DALAM NOVEL SENJA DI JAKARTA KARYA MOCHTAR LUBIS SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA Septiaji, Aji; Nurhidayat, Ifan Adi
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i2.5990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya kajian sosiologi sastra berupa aspek sosiologi sastra, aspek sosial dan moral, serta relevansi bahan ajar apresiasi sastra. Adapun alasan pemilihan novel sebagai objek penelitian dikarenakan bahan ajar yang terdahulu lebih sering menggunakan contoh novel yang tidak asing. Oleh sebab itu, pada penelitian ini menggunakan novel yang jarang diketahui oleh peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, karena penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata lisan atau tulisan. Hasil penelitian ini adalah terdapat aspek sosiologi sastra. Bahwasanya ketika telaah tersebut ada pada novel Senja di Jakarta dengan total 61 data termasuk di dalamnya, data Etika 16; data Keadaan Ekonomi 12; data Ketaatan Beragama 20; data Latar Belakang Pendidikan 5; data Cinta Kasih 8. Dengan didapatkannya data tersebut bisa di jadikan pembelajaran bagi peserta didik pada mata pelajaran apresiasi sastra, bahwa dengan terdapatnya data Nilai Etika, Keadaan Ekonomi, Ketaatan Beragama, Latar Belakang Pendidikan, dan Cinta Kasih bisa membentuk evaluasi bagi karakter peserta didik saat pembelajaran apresiasi sastra. Adapun hasil analisis pada aspek sosial dan aspek moral pada tokoh di dalam novel Senja di Jakarta dengan total 27 data dari data keseluruhan.Kata Kunci: Sosiologi Sastra, Novel, Senja di Jakarta, Bahan Ajar, Apresiasi Sastra.This study aims to determine the existence of a sociology of literature study in the form of aspects of sociology of literature, social and moral aspects, as well as the relevance of teaching materials for appreciation of literature. The reason for selecting the novel as the object of research is because the previous teaching materials used more familiar examples of novels. Therefore, in this study using a novel that is rarely known by students. The research method used is descriptive qualitative method, because this research produces descriptive data in the form of spoken or written words. The result of this study is that there are sociological aspects of literature. Whereas when the study was on the novel Senja di Jakarta with a total of 61 data including Ethics 16 data; data on the State of the Economy 12; data on Religious Obedience 20; educational background data 5; Loving-Kindness data 8. Obtaining this data can be used as learning for students in the subject of literary appreciation, that with data on Ethical Values, Economic Conditions, Religious Obedience, Educational Background, and Love can form an evaluation of the character of students when literary appreciation learning. As for the results of the analysis on the social and moral aspects of the characters in the novel Senja di Jakarta with a total of 27 data from the overall data.Keywords: Sociology of Literature, Novels, Dusk in Jakarta, Teaching Materials, Literary Appreciation.