Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

KONFLIK SOSIAL DALAM ANTOLOGI PUISI ESAI: SERAT KEMBANG RAYA KARYA FATIN HAMAMA, DKK (TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA) Aji Septiaji
Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 1 (2017): Arkhais: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.101 KB) | DOI: 10.21009/ARKHAIS.081.02

Abstract

Sastra bersumber dari dalam masyarakat dan akan berdampak pengaruhnya pada masyarakat. Bahkan, adanya hubungan timbal balik antara sastrawan, sastra, dan masyarakat. Hubungan tersebut berupa konteks sosial pengarang, sastra sebagai cerminan masyarakat, dan fungsi sosial sastra. Puisi esai hadir sebagai genre sastra baru dalam khazanah kesusastraan Indonesia. Tahun 2012 menjadi kontroversi bagi puisi esai, yaitu kemunculan Denny JA sebagai konsultan politik yang menggagas antologi puisi esai Atas Nama Cinta yang sarat diskriminasi sosial. Puisi esai dianggap sebagai jelmaan pemikiran dan pengalaman terhadap kondisi sosial di masyarakat saat ini. Namun, tetap mampu dicerna oleh masyarakat. Adapun puisi esai harus memenuhi tiga syarat, yaitu (1) puisi esai mengeksplor sisi batin individu yang berada dalam sebuah konflik sosial; (2) puisi esai menggunakan bahasa yang mudah dipahami; dan (3) puisi esai adalah fiksi, boleh saja memotret tokoh ril yang hidup dalam sejarah. Namun, realitas tersebut diperkaya dengan aneka tokoh fiktif dan dramatisasi. Serta yang dipentingkan oleh puisi esai ialah renungan atas kandungan moral melalui sebuah kisah. Artikel ini mencoba meninjau dari aspek sosiologi sastra, yaitu hubungan antara pengarang, karya, dan masyarakat. Antologi ini berisi lima puisi esai, kisah yang ditampilkan beragam mulai dari dilema seorang pelajar SMA karena terenggut keperawanannya hingga berdampak kepada masa depannya; kisah seorang gadis desa yang merasa tersakiti hatinya atas kondisi ekonomi dan kisah cinta yang memprihatinkan; kisah seorang perempuan yang diberasarkan melalui kekerasan dalam keluarga; kisah keluarga tanpa sosok ayah, istri dan anaknya harus menelan kerasnya kehidupan; dan situasi sosial yang dialami pengarang yang berhubungan dengan manusia, alam, dan Tuhan. Kata Kunci: konflik sosial, puisi esai, sosiologi sastra
Gilligan’s Persfective Morality Toward Women in Short Stories Which Published in Kompas From 2010-2015 Aji Septiaji; Risma Khairun Nisya
AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2019): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 3 Nomor 2, Desember
Publisher : Indonesian Language and Literature Education Study Program and LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.228 KB) | DOI: 10.21009/AKSIS.030208

Abstract

This research focuses on Giligan’s morallity concept that relate to three aspects of woman’s attitude which include pre-conventional (individualist), conventional (willing to sacrifice), and pasca-conventional (determine of decision). This research used content analysis method. There were 23 of 130 short stories from Kompas that taken as data of this research. The result of this research indicates that individualist of woman attitude is caused by her ego, safety, and anxiety. Willing of sacrife attitude is caused by pity and carinng; determine of decision is caused by cause and effect relationship which support by guilty, happiness, doubt, tough, hopeless, and desperate. Keywords: morality, Gilligan, women, short stories, kompas Abstrak Penelitian ini berfokus pada moralitas Gilligan mengenai tiga aspek sikap perempuan yaitu prakonvensional (individualis), konv­ensional (rela berkorban), pascakonvensional (penentuan keputusan). Metode penelitian menggunakan analisis isi. Data yang dianalisis dari Kompas berjumlah 23 dari 130 cerpen tahun 2010-2015. Hasil penelitian menunjukkan sikap individualis perempuan disebabkan oleh kepentingan sendiri, rasa aman, dan khawatir. Sikap berkorban disebabkan oleh rasa iba dan kasih sayang; penentuan keputusan disebabkan oleh hubungan timbal balik dengan disertai rasa sesal, bahagia, bimbang, yakin, putus asa, dan pasrah. Kata kunci: moralitas, Gilligan, perempuan, cerita pendek, kompas
The Struggle of Woman in Novel Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar by Alberthiene Endah: Existensialist Feminism Studies Aji Septiaji; Yusi Nuraeni
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2020): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 4 Nomor 2, Desember
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/AKSIS.040217

Abstract

Literary work always presents variety of problem from the characters as roles in life that create the movement of a story, either male or female. This study focuses on the role of women who struggling to their lives so the readers can get different meanings and perspectives from female characters who are not victims of discrimination but as motivators to create their existence. The object of this research is a novel entitled Merry Riana: A Million Dollar Dream by Alberthiene Endah. This research employs qualitative method namely content analysis. The procedure in this research are intensive reading, identification, analysis, presentation, and conclusion. The focus of research on existentialist feminism are (1) women can work; (2) women can become intellectuals; (3) women can achieve socialist transformation; and (4) women can reject their motherhood nature. The result of this research is that the figure of a woman has the right to do or fight for something that is equal to men. The impact of the realization of ideals is to have a better life and give positive behavior. Keywords: woman, novel, existensialist feminism
NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT LUTUNG KASARUNG Ima Siti Rahmawati; Deden Sutrisna; Aji Septiaji
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan dan mendeskripsikan cerita rakyat yang merupakan cerita dari zaman dahulu yang hidup dikalangan rakyat dan diwariskan secara lisan yaitu cerita rakyat Lutung Kasarung sebagai objek penelitian. Hal-hal yang akan menjadi pembahasan, diantaranya (1) nilai-nilai kearifan lokal dalam cerita rakyat Lutung Kasarung; (2) nilai-nilai pendidikan karakter dalam cerita rakyat Lutung Kasarung. Penelitian ini menarik karena menganalisis cerita rakyat Lutung Kasarung berdasarkan kearifan lokal yang merupakan bagian dari budaya suatu masyarakat yang tidak dapat dipisahkan dari bahasa masyarakat itu sendiri, selain itu penelitian ini juga menganalisis berdasarkan nilai-nilai pendidikan karakter yang dapat membantu seseorang memahami, peduli, dan bertindak dengan landasan inti nlai-nilai etis. Secara sederhana, pendidikan karakter sebagai upaya yang dirancang secara sengaja untuk memperbaiki karakter para siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis isi. Teknik yang digunakan adalah teknik dokumentasi catat dan simak. Tahap pertama yaitu pengambilan data dari sumber data dengan cara disimak dan dicatat. Tahap kedua adalah penganalisisan data yaitu dengan teknik dokumentasi simak dan catat, maksudnya adalah setiap data yang didapat disimak baik-baik kemudian dicatat dan dianalisis nilai-nilai kearifan lokal dan pendidikan karakter dan struktur cerita dalam cerita rakyat Lutung Kasarung.  Analisis cerita rakyat Lutung Kasarung ini mengacu pada teori kearifan lokal Sibarani, dan teori nilai-nilai pendidikan karakter Kemendiknas.Kata Kunci: kearifan lokal, pendidikan karakter, cerita rakyat, Lutung Kasarung This study aims to identify and describe folklore which is a story from ancient times that lived among the people and was passed down orally, namely the folklore of Lutung Kasarung as the object of research. Things that will be discussed, including (1) the values of local wisdom in the folklore of Lutung Kasarung; (2) the values of character education in the folklore of Lutung Kasarung. This research is interesting because it analyzes the folklore of Lutung Kasarung based on local wisdom which is part of the culture of a society that cannot be separated from the language of the community itself, besides that this research also analyzes based on the values of character education that can help someone understand, care, and act on the basis of core ethical values. In simple terms, character education is a deliberate effort to improve the character of students. The research method used is content analysis method. The technique used is a note-and-see documentation technique. The first stage is collecting data from data sources by being listened to and recorded. The second stage is data analysis, namely by listening and recording documentation techniques, meaning that every data obtained is carefully listened to and then recorded and analyzed the values of local wisdom and character education and story structure in the folklore of Lutung Kasarung. This analysis of the folklore of Lutung Kasarung refers to the theory of local wisdom of Sibarani, and the theory of values of character education from the Ministry of National Education.Keywords: local wisdom, character education, folklore, Lutung Kasarung
PEMBELAJARAN BERBASIS IMINDMAP DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS WACANA ARGUMENTASI Aji Septiaji
Riksa Bahasa Vol 1, No 2 (2015): Riksa Bahasa Vol. 1 No.2 November 2015
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v1i2.8754

Abstract

Keterampilan menulis wacana argumentasi pada hakikatnya ditentukan melalui sebuah proses berkesinambungan. Penguasaan keterampilan berbahasa menyimak, berbicara, dan membaca adalah faktor penunjang dalam menguasai pengalaman keterampilan menulis. Menulis secara aktif turut melibatkan beberapa unsur, yaitu: penulis sebagai penyampaian pesan, isi tulisan, saluran atau media, dan pembaca. Hasil tulisan bisa dalam bentuk karangan ilmiah dan nonilmiah. Penulis menelaah karangan ilmiah yang dispesifikasikan ke dalam karangan argumentasi guna menuntut peserta didik terampil dalam mengelola informasi berdasarkan fakta, mampu memiliki argumen, dan berpikir kritis terhadap fenomena yang ada. Karangan argumentasi bertujuan membuktikan kebenaran suatu pendapat/kesimpulan dengan data/fakta sebagai alasan/bukti. Pengarang mengharapkan pembenaran pendapatnya dari pembaca. Karangan sebagai media penyampaian bahasa tulisan yang menuntut peserta didik mampu berkomunikasi perlu dibina secara sungguh-sungguh. Keterampilan dan kemampuan menulis ini harus ditumbuhkan secara terencana. Bentuk aplikasi tersebut yaitu melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis iMindMap. iMindMap merupakan perangkat lunak (software) dari model pembelajaran Mind Map (peta pikiran) yang membantu mempersiapkan peserta didik agar mampu memahami secara komprehensif dengan cara yang menyenangkan. iMindMap dikemas dalam bentuk software atau program sehingga lebih dapat memberdayakan kecerdasan ilmu pengetahuan khususnya pengembangan keterampilan menulis.Kata kunci: keterampilan menulis; karangan argumentasi; iMindMap.
PENGEMBANGAN MODEL EVALUASI KETERAMPILAN BERBAHASA MEMIRSA SISWA BERBANTUAN VIDEO INTERAKTIF BERBASIS HTML5 PACKAGE (H5P) Azzahra, Iis Siti Salamah; Septiaji, Aji
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v7i2.5277

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta masuknya era Society 5.0 memberi dampak yang signifikan bagi perkembangan kemampuan berbahasa siswa, tidak terkecuali pada kemampuan memirsa. Keterampilan ini melibatkan kemampuan untuk memahami dan menanggapi pesan yang disampaikan melalui media visual, seperti gambar, video, dan animasi. Namun demikian, diperlukan sebuah cara untuk mengukur tingkat keberhasilan memirsa siswa yang tidak hanya efektif untuk digunakan tetapi dapat dilakukan bersamaan dengan kegiatan memirsanya itu sendiri sehingga teras lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran sebuah model evaluasi berbantuan video interaktif berbasis HTML5 package atau H5P. Metode penelitian yang digunakan adalah RnD (Reasearch and Development). Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi, lembar observasi, angket, validasi produk, dan tes. Hasil validasi media terhadap pembelajaran bahasa menunjukkan persentase 95,6% % dari tiga ahli dan 93% dari hasil ujicoba. Luaran penelitian membuat pembelajaran kemampuan berbahasa memirsa d di kelas semakin menarik, melatih siswa berteknologi dan juga mendapatkan gambaran hasil pemahaman siswa dalam memirsa.
KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DALAM NOVEL SENJA DI JAKARTA KARYA MOCHTAR LUBIS SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA Septiaji, Aji; Nurhidayat, Ifan Adi
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i2.5990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya kajian sosiologi sastra berupa aspek sosiologi sastra, aspek sosial dan moral, serta relevansi bahan ajar apresiasi sastra. Adapun alasan pemilihan novel sebagai objek penelitian dikarenakan bahan ajar yang terdahulu lebih sering menggunakan contoh novel yang tidak asing. Oleh sebab itu, pada penelitian ini menggunakan novel yang jarang diketahui oleh peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, karena penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata lisan atau tulisan. Hasil penelitian ini adalah terdapat aspek sosiologi sastra. Bahwasanya ketika telaah tersebut ada pada novel Senja di Jakarta dengan total 61 data termasuk di dalamnya, data Etika 16; data Keadaan Ekonomi 12; data Ketaatan Beragama 20; data Latar Belakang Pendidikan 5; data Cinta Kasih 8. Dengan didapatkannya data tersebut bisa di jadikan pembelajaran bagi peserta didik pada mata pelajaran apresiasi sastra, bahwa dengan terdapatnya data Nilai Etika, Keadaan Ekonomi, Ketaatan Beragama, Latar Belakang Pendidikan, dan Cinta Kasih bisa membentuk evaluasi bagi karakter peserta didik saat pembelajaran apresiasi sastra. Adapun hasil analisis pada aspek sosial dan aspek moral pada tokoh di dalam novel Senja di Jakarta dengan total 27 data dari data keseluruhan.Kata Kunci: Sosiologi Sastra, Novel, Senja di Jakarta, Bahan Ajar, Apresiasi Sastra.This study aims to determine the existence of a sociology of literature study in the form of aspects of sociology of literature, social and moral aspects, as well as the relevance of teaching materials for appreciation of literature. The reason for selecting the novel as the object of research is because the previous teaching materials used more familiar examples of novels. Therefore, in this study using a novel that is rarely known by students. The research method used is descriptive qualitative method, because this research produces descriptive data in the form of spoken or written words. The result of this study is that there are sociological aspects of literature. Whereas when the study was on the novel Senja di Jakarta with a total of 61 data including Ethics 16 data; data on the State of the Economy 12; data on Religious Obedience 20; educational background data 5; Loving-Kindness data 8. Obtaining this data can be used as learning for students in the subject of literary appreciation, that with data on Ethical Values, Economic Conditions, Religious Obedience, Educational Background, and Love can form an evaluation of the character of students when literary appreciation learning. As for the results of the analysis on the social and moral aspects of the characters in the novel Senja di Jakarta with a total of 27 data from the overall data.Keywords: Sociology of Literature, Novels, Dusk in Jakarta, Teaching Materials, Literary Appreciation. 
Translator’s Strategies in Delivering The Content of Novel Entitled The Old Man and the Sea Written by Ernest Hemingway septiaji, aji
Journal of English Language Learning Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : English Language Education Department, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jell.v8i2.11814

Abstract

Various methods of translation support a writer in mastering the structure, form, and meaning that exist in variety works both in printed (text) and electronic (online). In translating a sentence, a writer can use several methods. The use of a method can affect the meaning of the source language. Through translation, the readers in general can distinguish texts between the original and translated texts, understand the origin of the works in the source language, for example, the work of Indonesian language which translated from English, or vice versa. The existing translation methods are divided into seven categories namely, borrowing, calque; literal; transposition / shifted; modulation; equivalent; and adaptation. The result of this research shows that there are three methods which used by the author in translating the novel written by Ernest Hemingway entitled The Old Man and the Sea which is transtlated into Lelaki Tua dan Laut. The methods are literal, equivalent, and borrowing.
ACADEMIC IDENTIFICATION OF CHILDREN WITH SPECIAL NEEDS THROUGH INDIVIDUAL LEARNING PROGRAMS IN INCLUSIVE EDUCATION SCHOOLS IN MAJALENGKA REGENCY Septiaji, Aji; Rahmawati, Ima Siti
Jurnal Visipena Vol 16 No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v16i1.3164

Abstract

Pendidikan inklusif bertujuan untuk memberikan kesempatan belajar yang setara bagi semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Salah satu aspek penting dalam Pendidikan inklusif adalah identifikasi akademik yang bertujuan untuk memahami kebutuhan belajar ABK guna merancang Program Pembelajaran Individual (PPI) yang sesuai. Dalam praktiknya, banyak sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusi masih menghadapi tantangan dalam mengidentifikasi akademik siswa ABK secara optimal sehingga bisa ditemukan solusi atas permasalahan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini secara masif mengkaji bagaimana identifikasi akademik dilakukan di sekolah dasar inklusif serta bagaimana implementasi PPI dapat membantu meningkatkan perkembangan akademik ABK. Dengan sistem identifikasi yang baik diharapkan setiap siswa ABK mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhannya. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui masalah akademik dan strategi akademik terhadap anak berkebutuhan khusus melalui program pembelajaran individual di sekolah penyelenggara pendidikan inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa mengalami hambatan pada kemampuan literasi, numerasi, koordinasi motorik, dan adaptasi perilaku dengan kecenderungan gaya belajar visual. Program Pembelajaran Individual yang berbasis media visual, metode konkret, aktivitas kinestetik, serta dukungan sosial-emosional terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan akademik dan adaptasi sosial siswa sebab berbasis pada kebutuhan individual, penggunaan media pembelajaran adaptif, latihan psikomotorik terstruktur, pendekatan sosial-emosional yang intensif serta pelatihan guru dalam pendidikan inklusif. Inclusive education aims to provide equal learning opportunities for all children, including children with special needs. One important aspect of inclusive education is academic identification, which aims to understand the learning needs of children with disabilities in order to design an appropriate individualized learning program. In practice, many primary schools offering inclusive education still face challenges in optimally identifying the academic needs of children with disabilities so that solutions can be found. Therefore, this study examines how academic identification is carried out in inclusive primary schools and how the implementation of PPI can help improve the academic development of children with disabilities. With a good identification system, it is hoped that each student with disabilities will receive an education that suits their potential and needs. This research method uses qualitative with a case study approach. The purpose of this research is to find out the academic problems and academic strategies for children with special needs through individualized learning programs in schools that provide inclusive education. The results showed that the majority of students experienced barriers in literacy, numeracy, motor coordination, and behavioral adaptation with visual learning style tendencies. Individualized learning programs based on visual media, concrete methods, kinesthetic activities, and social-emotional support proved effective in improving students' academic skills and social adaptation because they are based on individual needs, the use of adaptive learning media, structured psychomotor exercises, intensive social-emotional approaches and teacher training in inclusive education.
HEROIC NARRATIVES OF GREEK MYTHOLOGY IN THE MOVIES CLASH OF THE TITANS AND WRATH OF THE TITANS: A COMPARATIVE LITERATURE APPROACH Septiaji, Aji; Choerunnisa, Nanis Regina; Siti Aliyah, Neci; Silvia, Novi; Rahmawati, Erna
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 3 (2025): Vol. 2 No. 3 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i3.871

Abstract

This study aims to analyze the representation of heroic narratives in two movies adaptations of Greek mythology, Clash of the Titans (2010) and Wrath of the Titans (2012), through a comparative literature approach and Vladimir Propp's narratology. The main character Perseus is the center of attention in the study of narrative structure because of his role as a mythological hero who faces a series of challenges that are full of values of courage, sacrifice, and determination. Propp's theory is used to identify narrative functions such as dispatch, magical agent, struggle, and transfiguration that appear in both movies. The method used is qualitative with content analysis technique by comparing the stories, characters, and moral messages as well as narrative functions in the two movies with the theme of Greek mythology. The results show that the comparison of the narrative structure of the two movies with the character Perseus has strengths in the dramatic aspects of heroic attitudes in accepting choices and fighting for life so that the integration of heroic material can be adapted to literature learning involving character values. This finding confirms that the narratological approach through comparative literature can be an important pedagogical tool to teach story structures with character values through popular media. This research recommends the utilization of mythological movies in literature learning and character education at various levels of education as a means of strengthening narrative literacy and understanding moral values.