Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Upaya Pengintegrasian Living Values Education (LVE) dalam Proses Pembelajaran IPA Siswa Kelas IV di MI Tunas Cendekia Cirebon Suci Muzfirah; Muqowim
eL Bidayah: Journal of Islamic Elementary Education Vol. 3 No. 1 (2021): el Bidayah, March 2021
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/jiee.v3i1.1560

Abstract

One of the problems in every learning process is the lack of life values for students, especially in science learning. The values of life or living values education are very important to be given to students so that the school can produce graduates who are not only superior in academia and cognitive, but in rustakter education and living values education (LVE). In this context, it is very important to review efforts to integrate living values education in the learning process of science grade IV at MI Tunas Cendekia Cirebon. In order to get the results of the research, the method carried out by researchers is a descriptive qualitative method. The resulting data source is the result of observation, interview, and documentation analysis. The entire data is processed and processed to be presented as a result of the research. The results showed that efforts to integrate living values education (LVE) in the learning process of science students in grade IV at MI Tunas Cendekia Cirebon are students able to understand the values of life and will affect the development of student character. Integration of Islamic education through living values education can also be done so that students can learn Islamic values in the process of science learning through living values education. [Salah satu permasalahan pada setiap proses pembelajaran adalah kurangnya pemberian nilai-nilai kehidupan bagi siswa, khususnya pada pembelajaran IPA. Nilai-nilai kehidupan atau living values education sangat penting untuk diberikan kepada siswa agar sekolah dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul di bidang akademisi dan kognitif, tetapi dalam pendidikan karatakter dan living values education (LVE). Dalam konteks inilah, sangat penting untuk mengkaji upaya pengintegrasian living values education dalam proses pembelajaran IPA kelas IV di MI Tunas Cendekia Cirebon. Agar mendapatkan hasil penelitian, metode yang dilakukan oleh peneliti adalah metode kualitatif deskriptif. Sumber data yang dihasilkan adalah hasil pengamatan, wawancara, dan analisis dokumentasi. Keseluruhan data diolah dan diredukasi untuk dipaparkan sebagai hasil dari penelitian. Hasil penelitian menunjukan, upaya pengintegrasian living values education (LVE) dalam proses pembelajaran IPA siswa kelas IV di MI Tunas Cendekia Cirebon adalah siswa mampu memahami nilai-nilai kehidupan dan akan berpengaruh pada perkembangan karakter siswa. Pengintegrasian pendidikan keislaman melalui living values education juga dapat dilakukan sehingga siswa dapat mempelajari nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran IPA melalui living values education]
Konsep Pendidikan Ki Hajar Dewantara dan Relevansinya dengan Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Edwin Firmansyah; Zubaedah Nasucha; Suci Muzfirah
Al - Azkiya : Jurnal Ilmiah Pendidikan MI/SD Vol 6 No 2 (2021): Al-Azkiya: Jurnal Ilmu Pendidikan MI/SD
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/al-azkiya.v6i2.3056

Abstract

This study focuses on the concept of Ki Hajar Dewantara's thinking for its relevance to education in Mi at this time. MI. Practically, this research is expected to provide clarity on the concept of education according to Ki Hajar Dewantara, thus providing a bright spot on its relevance to education at MI today, and can contribute to finding solutions to the problems that are being faced by the Indonesian nation. This research is a qualitative research with the type of library research, namely exploring Ki Hajar Dewantara's thoughts on education. The data collection technique that the author uses is to collect books, journals and others related to the subject matter. The data that has been collected was analyzed using descriptive methods, namely research methods that seek to reveal the facts of an event, object, activity, and process. The results of this study indicate that Ki Hajar's educational concept is still relevant today. Judging from his thoughts in accordance with the concepts that are still being implemented, namely education and teaching which is a deliberate effort to liberate the outer and inner aspects of humans.
TEORI BELAJAR KOGNITIF GESTALT DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Andi Setiyawan; Wulan Fitriani; Zubaedah Nasucha; Suci Muzfirah
ABDAU : Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 2 (2021): DESEMBER, ABDAU: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Prodi PGMI STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The success of an educator in carrying out learning one of them is influenced by the mastery factor of learning theory by the educator. Therefore an educator should need to understand and understand and have knowledge about learning theory so that later can apply it when educators carry out learning in school. The purpose of this article is to get to know and know what cognitive learning gestalt theory. After knowing the theory, the author will draw a link between the use of the theory with learning conducted at the elementary school level or madrasah ibtidaiyah. In this writing, using research methods of literature studies from various sources. The way data is collected in this authorship is carried out through a review of various books, literature, and reports related to both theories.
Analisis Kesulitan Belajar Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Cara Mengatasinya di SD / MI Suci Muzfirah; Anis Fitriani; Nurela Nurela
Khulasah : Islamic Studies Journal Vol. 5 No. 1 (2023): Khulasah: Islamic Studies Journal
Publisher : LPPM STAIS Dharma Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/kisj.v5i1.91

Abstract

Belajar adalah suatu usaha sadar yang dilakukan oleh individu untuk mencapai perubahan tingkah laku melaui pengalaman dan pelatihan. Dalam proses pembelajaran pasti ada siswa yang mengalami kesulitan belajar baik itu dari cara memahami bahan ajar maupun memahami materi yang disampaikan oleh guru. Guru berperan penting untuk membantu siswa dalam mengatasi kesulitan pembelajaran PAI, Sebelum mengatasi kesulitan belajar, guru melakukan diagnosis kesulitan siswa terlebih dahulu. Dengan demikian kesulitan belajar dapat diatasi Ketika seorang guru sudah mengetahui dimana letak permasalahannya, dan dari situ guru bisa mengambil langkah yang cocok untuk membantu siswa nya dalam mengatasi kesulitan belajarnya.
Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Pencak Silat Terhadap Pengembangan Karakter Siswa di MI Salafiyah Kota Cirebon Muzfirah, Suci; Nurhayati, Tati
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 2, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Train

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.001 KB) | DOI: 10.24235/ijee.v2i1.6712

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa yang merasa kuat, hebat, dan mengganggu temannya. Ketika ditelusuri, siswa tersebut mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pencak silat. Penelitian yang dilakukan peneliti ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) kegiatan ekstrakurikuler pencak silat di MI Salafiyah Kota Cirebon, 2) pengembangan karakter siswa di MI Salafiyah Kota Cirebon, dan 3) pengaruh kegiatan ekstrakurikuler pencak silat terdahap pengembangan karakter siswa di MI Salafiyah Kota Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metodepenelitian ex post facto. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, penyebaran angket dan studi dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan adalah uji validitas, reabilitas, normalitas, linearitas, determinasi, koefisien regresi dan hipotesis. Dari hasil penelitian rekapitulasi observasi siswa bahwa proses kegiatan ekstrakurikuler pencak silat adalah 77% dengan kriteria kuat (baik). Hasil angket pengembangan karakter adalah 83% dengan kriteria sangat kuat (sangat baik). Berdasarkan hasil uji regresi nilai signifikansi sebesar 0,000. Karena menurut hipotesis nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka Ho ditolak, artinya bahwa ada pengaruh kegiatan ekstrakurikuler pencak silat terhadap pengembangan karakter siswa. Adapun pengaruhnya yakni sebesar 37,9%, yang artinya pengaruh tersebut lemah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang lemah dalam kegiatan ekstrakurikuler pencak silat terhadap pengembangan karakter siswa di MI Salafiyah Kota Cirebon. Kata Kunci: Kegiatan Ekstrakurikuler, Pencak Silat, Pengembangan Karakter    AbstractThis research is motivated by students who feel strong, great, and disturb their friends. When traced, the student participated in pencak silat extracurricular activities. The research conducted by this researcher aims to describe 1) pencak silat extracurricular activities in MI Salafiyah Kota Cirebon, 2) character development of students in MI Salafiyah Kota Cirebon, and 3) the influence of pencak silat extracurricular activities on the character development of students in MI Salafiyah Kota Cirebon. This study uses a quantitative approach with ex post facto research methods. Data collection is done through observation techniques, questionnaires and documentation studies. The data analysis used is the test of validity, reliability, normality, linearity, determination, regression coefficients and hypotheses. From the results of the research recapitulation of student observations that the process of pencak silat extracurricular activities is 77% with strong (good) criteria. The results of the character development questionnaire were 83% with very strong criteria (very good). Based on the results of the regression test a significance value of 0,000. Because according to the hypothesis the significance value is smaller than 0.05, Ho is rejected, meaning that there is an influence of pencak silat extracurricular activities on the development of student character. The effect is 37.9%, which means that the influence is weak. So it can be concluded that there is a weak influence in pencak silat extracurricular activities on the character development of students at the MI Salafiyah Kota Cirebon. Keywords: Extracurricular Activities, Pencak Silat, Character Development 
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTRUKTIVISM DALAM MATA PELAJARAN PAI DI SEKOLAH DASAR Muzfirah, Suci; Habibah, Umi; Qurotun Ainy, Nuni
Waniambey: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2023): Desember, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53837/waniambey.v4i2.473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami implementasi pembelajaran konstruktivistik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat Sekolah Dasar. Dalam mencapai tujuan tersebut, penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan analisis deskriptif. Fokus utama pembahasan melibatkan konsep konstruktivisme, tujuan pendidikan agama Islam, dan penerapannya dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan konstruktivistik dalam pembelajaran PAI dapat meningkatkan aktivitas siswa, memfasilitasi pembangunan pemahaman baru, dan mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses belajar-mengajar. Pendekatan konstruktivistik di tingkat sekolah dasar menekankan peran siswa dalam pembelajaran, di mana mereka tidak hanya sebagai penerima pasif informasi, tetapi juga sebagai konstruktor aktif pengetahuan. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan konstruktivisme pada mata pelajaran PAI dapat memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa, memotivasi mereka untuk berpikir kritis, dan mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap ajaran agama Islam. Meskipun penelitian ini menemukan faktor pendukung seperti kesesuaian materi dan dukungan guru, terdapat pula hambatan, seperti keterbatasan alokasi waktu yang dapat menghambat proses pembelajaran. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan PAI dengan pendekatan konstruktivistik memerlukan upaya terpadu, termasuk pelatihan guru dan perbaikan infrastruktur pendidikan. Implikasi penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam konteks pendidikan agama Islam di tingkat dasar.
Pengelolaan Perpustakaan di SMP Maarif NU Wanasari Muzfirah, Suci; Septi_Rizqiana_Aji, Adilla; Melani_Sari, Yuni; Tamsikudin, Tamsikudin
Khulasah : Islamic Studies Journal Vol. 6 No. 1 (2024): Khulasah Islamic Studies Journal
Publisher : LPPM IAI Pangeran Dharma Kusuma Segeran Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/kisj.v6i1.177

Abstract

The purpose of this research is to find out whether this library has met library management standards and whether there are supporting and inhibiting factors in implementing library management standards in the school. This research is a type of qualitative research with a descriptive approach. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The techniques used in data analysis are data reduction, data presentation and drawing conclusions. Meanwhile, the sources of information in this research are the Head of the Library, the Head of the School and 1 Library Staff. The results of this research show that; 1) Planning the work program in managing the Library at SMP Maarif NU Wanasari is carried out by 1) preparing a work program; 2) organizing the library is carried out through coordination with the head of the library as coordinator in forming the organizational structure and is assisted by 1 staff member on duty; 3) Implementation of the work program in library management in accordance with what was planned at the planning stage; 4) the library carries out supervision every day, reporting library activities every 6 months. And evaluations are carried out at the end of every semester.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN EKSTRAKULIKULER PRAMUKA DI MI MUHAMMADIYAH TEGALURUNG Muzfirah, Suci; Afdal, Muhammad
Khulasah : Islamic Studies Journal Vol. 4 No. 1 (2022): Khulasah: Islamic Studies Journal
Publisher : LPPM IAI Pangeran Dharma Kusuma Segeran Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/kisj.v4i1.184

Abstract

This study aims to describe the implementation of Scout extracurricular activities at MI Muhammadiyah Tegalurung, along with the supporting factors and obstacles. Scout extracurriculars are scheduled once a week after Saturday afternoon. The Scouting education method is carried out classically on the grounds that it is more effective and efficient in terms of time and funding. Even so, MI Muhammadiyah won the top 10 Scout Jamboree for the last. In addition to that, the geographical factor and the distance between the school and the students' homes that are too close to the madrasa are easily seen by Covid-19 officers. Scout extracurriculars are a vehicle for instilling discipline values ​​which are reflected in learning, especially during a pandemic through health protocols, namely wearing masks, washing hands diligently and keeping your distance from teacher supervision. In addition, the activities of Madrasah Ibtidaiyah which are followed by students after learning contribute to forming religious character and noble character. Supporting factors for Scout extracurriculars include teacher human resources and sufficient facilities for training and participating in the Scout Movement Jamboree. The inhibiting factor is the cultivation of values ​​that have not been fully accepted by students. This is overcome by an appreciation approach for the effort obtained by the teacher who is also a Scout coach so that students are enthusiastic about participating in extracurricular activities and build self-confidence
Efektivitas dan Kendala Penggunaan Media Digital Dalam Pengajaran Bahasa Kusyana, Kusyana; Muzfirah, Suci; Haryadi, Rofiq Noorman
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 5 No 1 (2024): Vol. 5 No. 1, Mei 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Program Pascasarjana, Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/wistara.v5i1.13954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dan kendala penggunaan media digital dalam pengajaran bahasa di MTs Riyadhul Huda Cikalong. Latar belakang dari penelitian ini adalah meningkatnya integrasi teknologi dalam pendidikan, yang memicu perlunya evaluasi terhadap dampak media digital dalam proses belajar mengajar, khususnya dalam pengajaran bahasa. Dengan meningkatnya penggunaan media digital oleh guru dan siswa, namun masih terdapat perbedaan dalam pemanfaatan yang efektif serta berbagai kendala yang dihadapi. Kurangnya studi yang mengkaji secara mendalam tentang efektivitas dan kendala penggunaan media digital dalam pengajaran bahasa di tingkat madrasah. Sehingga, penekanan pada konteks lokal MTs Riyadhul Huda Cikalong, yang memberikan wawasan khusus mengenai tantangan dan keberhasilan implementasi media digital di lingkungan pendidikan madrasah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran (mixed methods), yang menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta kuesioner. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital dalam pengajaran bahasa di MTs Riyadhul Huda Cikalong cukup efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dan memudahkan pemahaman materi. Namun, terdapat beberapa kendala yang signifikan, seperti keterbatasan akses internet, kurangnya pelatihan bagi guru, dan minimnya fasilitas teknologi yang memadai. Meskipun media digital memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pengajaran bahasa, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan yang perlu diatasi. Rekomendasi untuk ke depan termasuk peningkatan infrastruktur teknologi, penyediaan pelatihan yang lebih intensif bagi guru, dan pengembangan strategi yang lebih komprehensif untuk mengatasi kendala yang ada. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamika penggunaan media digital dalam pendidikan bahasa di lingkungan madrasah dan menawarkan arah untuk perbaikan di masa mendatang.
Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap Hasil Belajar IPA di Kelas V MI Muhammadiyah Tegalurung Muzfirah, Suci; Fitriyani, Anis; Oktaviani, Nuni
Wulang: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2024): Wulang Jurnal Pendidikan Guru Madarasah Ibtidaiyah
Publisher : Study Program of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education at Institut Agama Islam Pangeran Dharma Kusuma Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/wjp.v1i2.306

Abstract

This research wa motivated by improving science learning outcomes in class V of MI Muhammadiyah Tegalurung. So far, the teaching and learning process has only been carried out conventionally, such as lecturing, taking notes from the blackboard written by the teacher withous using learning media. To improve science learning outcomes, you need to use the right methods and media, one of which is using tools in the from of audio-visual media. This research aims to determine the effect of audio-visual media on science learning outcomes in class V MI Muhammadiyah Tegalurung. This research uses a quantitative method with a pre-experimental design type in the form of a one shot case study, namely an experiment that only involves one experimental class without a comparison class (control) and is carried out pnly using the final test, namely the test after the experimental class is given treatment (posttest). The subjects of this research were 26 students as a trial class for using audio-visual media. In taking samples, this research used the Non-Probability sampling technique with a purposive sampling model. The results of this research indicate that the use of audio-visual media is effective in class V MI Muhammadiyah Tegalurung, which can be seen from the R square value of 0,390 or 39%. The average value of science learning outcomes is 82,1. With a standard devination of 6,1. From these results, there were 25 students (96,16%) who had achieved the minimum completeness score (KKM) and 1 student (3,84%) had not reached the minimum completeness score (KKM). The results of data analysis using the t test with a significance of 0,05 are tcount 3,913 which is greater than ttabel 1,705. So it can be concluded that Ha is accepted and Ho is rejected. This means that the use of audio visual media influences science learning outcomes in class V MI Muhammadiyah Tegalurung.