Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

INTEGRATION OF SOUTHEAST ASIAN STOCK MARKETS WITH THE WORLD STOCK MARKET: APPLICATION OF INTERNATIONAL ASSET PRICING MODEL Maksar, Muhammad Sofian; Setiawan, Kusdhianto; Adnan Hakim, Al Asy Ari
Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan (JIMAT) Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan (JIMAT)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.337 KB) | DOI: 10.36694/jimat.v13i1.381

Abstract

This study aims to determine the integration level of Southeast Asian stock market with the world stock market using an international capital asset pricing model. The countries that were sampled in this study were Indonesia, Malaysia, Philippines, Singapore and Thailand. The sample period starts from January 2000 until August 2016. This study uses an partially-segmented international capital asset pricing model by including the assumption of residual that were correlated between asset pricing equations. Because of this assumption, the seemingly unrelated regression (SUR) estimation method is more appropriately compared to the ordinary least square (OLS) method. The results of this study indicate that the integration level of Southeast Asian stock market varies. The Singapore and Thailand stock markets are fully integrated with the world stock market, the Indonesian and Malaysian stock markets are partially integrated with the world stock market, while the Philippine stock market is segmented with the world stock market. This finding shows the difference in the effectiveness of the stock market liberalization process in Southeast Asia
FACTORS AFFECTING THE USE OF DIGITAL PAYMENTS IN INDONESIA EVIDENCE FROM GLOBAL FINDEX DATABASE 2021 Yuan Swastika; Sofian Maksar, Muhammad; Cahyani, Eka Angelina
Journal Economics Technology And Entrepreneur Vol 3 No 3 (2024): ECOTECHNOPRENEUR : JOURNAL ECONOMICS, TECHNOLOGY AND ENTREPRENEUR
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/ecotechnopreneur.v3i3.1254

Abstract

Digital payment is a type of payment that uses electronic means such as Internet Banking. Digital payments have become an integral part of modern life, driven by technological developments, changes in consumer behavior, and the need for efficiency.. This study aims to determine the influence of demographic factors (gender, age, education, and area of residence) and economic factors (occupation, income, and internet access) on the use of digital payments in Indonesia. Based on the results of data processing using StataMp17 (64 bit), the results of the study show that demographic factors of gender, education, and area of residence have a significant influence on the use of digital payments, but demographic factors of age show results that do not have a significant effect on the use of digital payments. While economic factors of work and internet access have a significant influence on the use of digital payments, but economic factors of income show results that do not have a significant effect on the use of digital payments.
ANALISIS ASET SAFE-HAVEN UNTUK PASAR SAHAM DI INDONESIA : STUDI PADA EMAS DAN BITCOIN Wulan, Anjar; Ma’mun, Sitti Zakiah; Maksar, Muhammad Sofian
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 8 No 1 (2024): Edisi Januari - April 2024
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v8i1.3737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan logam mulia emas dan cryptocurrency bitcoin untuk berperan sebagai aset safe haven bagi pasar saham di Indonesia. Penelitian ini menggunakan model Dinamic Conditional Correlation-Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (DCC-GARCH) untuk menguji hubungan antara emas dan bitcoin terhadap pasar saham. Data yang digunakan merupakan data sekunder, yang terdiri dari 1.343 observasi harian dari harga penutupan saham (IHSG), emas dan juga bitcoin. Hasil dari analisis data menunjukan bahwa koefisien korelasi emas dan saham bernilai negatif pada kuantil 10% dan bitcoin menunjukan koefisien koreasi yang bernilai negatif pada kuantil 5%, sedangkan pada kuantil lainnya koefisien korelasi bernilai positif untuk kedua aset tersebut. Hasil ini menunjukan jika emas dan bitcoin hanya berperan sebagai sebagai aset safe haven bagi saham pada kondisi pasar tertentu saja. Selain itu, hasil analisis juga menunjukan bahwa, ketika terjadinya volatilitas pasar ekstrim seperti pandemi COVID-19, emas dan bitcoin tidak dapat berperan sebagai aset safe haven bagi pasar saham.
MENGUKUR CUSTOMER SATISFACTION PASIEN BPJS KESEHATAN DI RUMAH SAKIT PEMERINTAH Hamid, Nisrina; Maksar, Muhammad Sofian; Makmur, Muhammad Rizaldi; Thahir, An Najjar M
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 8 No 1 (2024): Edisi Januari - April 2024
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v8i1.3895

Abstract

Kesehatan adalah hak dasar setiap orang dan telah dijamin dalam UUD dan setiap orang berhak mengakses dan mendapatkan pelayanan kesehatan terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu tanpa terkecuali peserta BPJS Kesehatan sehingga penyedia layanan jasa kesehatan salah satunya RSUD Kota Kendari harus meningkatkan infrastruktur fisik yakni fasilitas dan non fisik yakni kualitas layanan dan consumer perceived value dalam upaya meningkatkan kepuasan konsumen (customer satisfaction). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan, fasilitas dan consumer perceived value guna mengukur customer satisfaction. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 170 responden dan untuk mengetahui pengaruah antar variabel menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas tersebut memiliki arah hubungan positif dengan consumer satisfaction dan berpengaruh positif dan signifikan yang berarti semakin baik kualitas layanan, fasilitas dan consumer perceived value di RSUD Kota Kendari, maka customer satisfaction semakin meningkat.
PENGARUH KEGUNAAN YANG DIRASAKAN, PENGARUH SOSIAL DAN KEAMANAN YANG DIRASAKAN TERHADAP NIAT UNTUK MENGADOPSI BRImo Sulfaeka, Sulfaeka; Maksar, Muhammad Sofian; Swastika, Yuan
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 1 (2025): Edisi Januari - April 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i1.4912

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat di berbagai sektor, termasuk sektor keuangan, khususnya perbankan. Salah satu bentuk perkembangan teknologi di sektor keuangan adalah munculnya teknologi finansial (fintech). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegunaan yang dirasakan, pengaruh sosial dan keamanan yang dirasakan terhadap niat nasabah untuk mengadopsi BRImo dengan menggunakan teori Technology Acceptance Model (TAM). Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan pendekatan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Form kepada 100 responden yang merupakan pengguna aplikasi BRImo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh sosial dan pengaruh keamanan yang dirasakan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap niat untuk mengadopsi BRImo, sedangkan kegunaan yang dirasakan tidak berpengaruh signifikan terhadap niat adopsi BRImo. Dengan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi, pihak perbankan dan perusahaan fintech diharapkan dapat terus berinovasi agar mampu menciptakan layanan yang lebih aman, mudah digunakan, dan diterima oleh masyarakat luas, sehingga dapat meningkatkan adopsi BRImo baik bagi pengguna baru maupun pengguna yang sudah ada.
ANALISIS VOLATILITY CONTAGION ANTARA MATA UANG KRIPTO, EMAS, MINYAK DAN PASAR SAHAM INDONESIA Alpinansyah, Nur; Yusuf, Muhammad; Maksar, Muhammad Sofian
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 1 (2025): Edisi Januari - April 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i1.5012

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh volatilitas Bitcoin, emas, dan minyak terhadap volatilitas pasar saham Indonesia selama periode 2014-2024. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh volatilitas Bitcoin, emas, dan minyak terhadap volatilitas pasar saham indonesia dalam jangka pendek dan jangka panjang, untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat volatility contagion dari Bitcoin, emas, dan minyak ke volatilitas pasar saham Indonesia, serta untuk mengidentifikasi apakah volatilitas Bitcoin, emas, dan minyak memiliki arah pengaruh yang sama terhadap volatilitas pasar saham indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah ekonometrika dengan model DCC-GARCH dan Wavelet Coherence. Data yang digunakan adalah data harga penutupan dan return harian dari Bitcoin, emas, minya k, dan pasar saham Indonesia yang bersumber dari investing.com. Hasil analisis DCC-GARCH menunjukkan bahwa volatilitas Bitcoin memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap volatilitas pasar saham Indonesia, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Volatilitas Emas memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap volatilitas pasar saham Indonesia dalam jangka panjang, tetapi tidak signifikan dalam jangka pendek. Volatilitas Minyak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap volatilitas pasar saham Indonesia, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hasil ini menunjukkan bahwa pasar keuangan saling terhubung dan dapat saling mempengaruhi, khususnya dalam hal volatilitas. Hasil Wavelet Coherence menunjukkan pasar saham Indonesia memiliki korelasi positif yang signifikan secara statistik dengan Bitcoin, emas, dan minyak. Ini menunjukkan bahwa pergerakan pasar saham Indonesia cenderung bergerak bersamaan dengan ketiga aset tersebut, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hubungan sinkron antara pasar saham Indonesia dan ketiga aset tersebut terlihat terutama pada tahun 2017, 2018, dan 2019. Ini menunjukkan bahwa selama periode waktu tersebut, pergerakan pasar saham Indonesia dan aset-aset tersebut cenderung bergerak bersamaan.
The Effect of Instrumented Financial Literacy on Young Generation Stock Investment Decisions: Countering Endogeneity Problem Purnamasari, Shresta; Fuad, Muhammad; Sofian Maksar, Muhammad; Sudarsana, Sudarsana
Management Analysis Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/maj.v14i1.21033

Abstract

Studies show that financial literacy significantly influences financial decisions. Most research assesses current financial literacy based on past decisions, creating an endogeneity problem that leads to biased and inconsistent parameters, as financial literacy may have developed over time. This study examines endogeneity and its effects. It uses the financial condition of the oldest sibling as an instrumental variable to address endogeneity between young people's financial literacy and their decision to join the Government's stock investment program (Program Yuk Nabung Saham) during its early adoption. The respondents are graduate students from a reputable business school in Jakarta. The Control Function method is used to estimate the effect. Findings indicate that instrumented financial literacy significantly affects young people’s stock investment decisions. Individuals with low financial literacy have a minimal probability of investing, while those with all correct financial literacy have a 91.11% probability. Enhancing understanding of this issue will lead to a better basis for decision-making, even though these findings are intended to evaluate something other than that program.
Analisis Integrasi Dinamis Pasar Modal Indonesia terhadap Pasar Modal ASEAN Pasca Berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN Nia, Wa; Ma’mun, Sitti Zakiah; Maksar, Muhammad Sofian
J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) Vol 9, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jmas.v9i1.1704

Abstract

This research intends to understand the dynamic integration of the Indonesian capital market with the ASEAN Capital Market before and after the implementation of the MEA (ASEAN Economic Community) or AEC. The sample used in this observation is a series of data collected in the period January 2011 to December 2015 before the MEA was implemented and January 2016 to December 2022 after the MEA was implemented, while the capital markets studied were the Indonesian Stock Exchange, Kuala Lumpur Stock Exchange, Stock Exchange Singapore, Philippine Stock Exchange and Thai Stock Exchange. This research analyzes the dynamic integration of the Indonesian capital market towards ASEAN after the implementation of the MEA using the Orthogonal Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (OGARCH) method which can manifest the level of integration in a measurable way. The results of this research are that there is co-movement among the ASEAN capital markets studied, however, not all ASEAN capital markets are fully integrated. The results of this observation also found that the Indonesian Stock Exchange, Kuala Lumpur Stock Exchange, Thailand Stock Exchange and Singapore Stock Exchange were integrated but the Philippine Stock Exchange was not. The Philippine Stock Exchange tends to be segmented rather than integrated.
PELATIHAN MANAJEMEN MUTU PENGELOLAAN SENTRA IKM KOTA KENDARI Rabbani, Inayah Abdillah; Hamid, Nisrina; Maksar, Muhammad Sofian; Swastika , Yuan; Rizky, Selvi Diliyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v3i01.951

Abstract

Pelatihan manajemen mutu merupakan salah satu bantuk upaya untuk membekali para pelaku industri kecil menengah (IKM) mengenai pentingnya memahami standarisasi dan implementasi manajemen mutu secara komprehensif untuk menciptakan value added bagi usaha serta sebagai bentuk quality control. Pelatihan ini diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari sentra IKM pangan dan meubiler Kota Kendari. Pelatihan disajikan dalam bentuk pengenalan standar ISO 9001:2015 sebagai instrumen mutu yang berlaku secara internasional sehingga secara konvergen dapat diterapkan di area manapun pada usaha skala besar, menengah, maupun kecil. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa masih kurangnya pemahaman pelaku IKM akan manajemen mutu dan penerapan ISO 9001:2015 sebelum pelatihan diselenggarakan dan secara signifikan peserta menunjukkan perubahan yang lebih baik mengenai pemahaman manajemen mutu setelah mengikuti pelatihan. Hal ini mensiyalkan bahwa pelatihan dan pendampingan manajemen mutu lebih lanjut masih sangat diperlukan untuk pelaku IKM.
SOSIALISASI GREEN PRODUCT DI INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) TAHU DAN TEMPE DESA LAMBUSA KABUPATEN KONAWE SELATAN Rizki, Selvi Diliyanti; Thahir, An Najjar Madjiani; Hakim, Al Asy Ari Adnan; Shaleha, Waode Maratun; Maksar, Muhammad Sofian; Badia, Bahdin Ahad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 3 No 02 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v3i02.994

Abstract

The purpose of this socialization was to increase the understanding and awareness of tofu and tempeh small and medium industries (SMIs) in Lambusa Village about the concept and benefits of green products in producing environmentally friendly products. The methods used were lectures, discussions, and simulations of green product implementation in the tofu and tempeh production process. The results of the socialization activity showed an increase in participants' understanding of the concept and benefits of green products. Participants were also enthusiastic about implementing it despite constraints on limited capital and knowledge of environmentally friendly technologies. The service team provided affordable alternative solutions, such as waste utilization and energy savings. This socialization activity succeeded in raising awareness among tofu and tempeh SMIs about the importance of producing environmentally friendly products to increase competitiveness and business sustainability