Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengenalan Vegetasi Air Lemna sp sebagai Bahan Baku dalam Pembuatan Pakan Ikan di Kabupaten Aceh Singkil Hendri, Afrizal; Diansyah, Sufal; Saputra, Fazril; Samuki, Khairul; Syahril, Alfis
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Usaha budidaya perikanan air tawar skala kecil terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan di Kabupaten Aceh Singkil. Peningkatan ini terlihat dari tren produksi ikan air tawar yang meningkat seiring waktu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan vegetasi air Lemna sp. sebagai salah satu bahan baku potensial dalam pembuatan pakan ikan, dan memiliki pertumbuhan cepat dan kemampuan untuk menyerap nutrien dari air. Metode pengabdian yang dilakukan adalah (i) Pra-bimtek: melakukan asesmen awal menggunakan instrumen kuisioner; (ii) Bimtek dan praktik: transfer pengetahuan dan praktik langsung tentang cara pengolahan vegetasi Lemna sp menjadi bahan baku pakan ikan; (iii) Diskusi: memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan mengajukan pertanyaan terkait pemanfaatan Lemna sp. Hasil kegiatan pengabdian di Kabupaten Aceh Singkil terlihat bahwa peserta (pembudidaya ikan air tawar skala kecil) memahami keberadaan dan manfaat vegetasi Lemna sp untuk bahan baku pakan ikan (94%), dan dari sisi keterampilan, 98% peserta mampu dalam pengolahan/pemanfaatan vegetasi Lemna sp. Dengan demikian, pengenalan Lemna sp sebagai bahan baku pakan ikan dapat menjadi langkah awal menuju pemanfaatan sumber daya alam daerah Singkil yang berkelanjutan.
Penerapan CNN Arsitektur VGG16 untuk Deteksi Kesegaran Ikan Berdasarkan Citra Digital Suhendra, Rivansyah; Ayu, Ratih Sari; Qaisa, Rara Syifa; Juliwardi, Ilham; Astrianda, Nica; Arisna, Puput; Syahril, Alfis; Hasanah, Uswatun
Jurnal Teknologi Informasi Vol 4, No 1 (2025): Mei
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jti.v4i1.12301

Abstract

Kesegaran ikan merupakan indikator utama dalam menentukan kualitas dan keamanan produk perikanan. Penilaian secara manual masih bersifat subjektif dan memerlukan keahlian khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem klasifikasi tingkat kesegaran ikan secara otomatis menggunakan algoritma Convolutional Neural Network (CNN) dengan arsitektur VGG16. Data berupa 1.378 citra mata ikan dikumpulkan dari pasar ikan di Meulaboh dan Blangpidie, kemudian melalui proses preprocessing menggunakan teknik contrast stretching. Dataset dibagi menjadi data latih (80%) dan data validasi (20%). Proses pelatihan dilakukan dengan menerapkan augmentasi dan normalisasi data guna meningkatkan kemampuan generalisasi model. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model mampu mengklasifikasikan citra dengan akurasi, precision, recall, dan F1-score sebesar 100%. Analisis confusion matrix menunjukkan tidak adanya kesalahan klasifikasi pada data validasi. Temuan ini menunjukkan bahwa citra mata ikan merupakan fitur visual yang efektif untuk mengidentifikasi tingkat kesegaran. Sistem yang dikembangkan memiliki potensi untuk diimplementasikan dalam proses sortir dan kontrol mutu hasil perikanan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan jenis ikan dan pengujian dalam kondisi lingkungan nyata guna meningkatkan robustitas model.
EDUKASI PENGGUNAAN CAMPURAN AIR LAUT DAN AIR CUCIAN BERAS PUTIH SEBAGAI SUPLEMAN HARA BAGI TANAMAN PADA SISWA SMK PERIKANAN muktaridha, muktaridha; S, Irhami; Muliyana, Agusriati; Rahmayanti, Fitria; Febrina, Citra Dina; Hasibuan, M Barru Airil Fizra; Syahril, Alfis
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1735

Abstract

The most abundant natural resource on earth is sea water, because most of the earth's surface is covered by oceans. This resource can be utilized by farmers to reduce pressure on increasingly limited freshwater resources. As well as the increasing need for efficient and sustainable fertilizer. Sea water is rich in nutrients such as nitrogen (N), phosphorus (P), and potassium (K), which act as essential nutrients for plant growth. Utilization of sea water can be an effective alternative to conventional fertilizer. Students can introduce seawater as fertilizer for the community from an early age. This is a good step to take because students are still open to accepting new things as innovations in the agricultural sector. Based on this, this service aims to provide information to students about the benefits of sea water as a source of complete nutrition for plants. This community service activity was carried out on August 12 2023 at SMK Negeri 1, Meureubo District, West Aceh Regency. This activity was filled with socialization and education activities on making plant nutritional supplements using seawater solutions. Apart from that, there was also a demonstration of making plant nutritional supplements using seawater solutions. Based on the activities that have been carried out, these students show very high activity and enthusiasm. This can be seen from students' positive responses to reporting new understanding obtained after the learning process was completed. Carrying out this service will also help open up new insights for students to be more creative and critical in thinking about utilizing and protecting their environment.
PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT MELALUI WORKSHOP PENENTUAN STANDAR MUTU HASIL PERIKANAN BERBASIS UJI ORGANOLEPTIK Irhami S; M Barru Airil Fizra Hasibuan; Alfis Syahril; Fitria Rahmayanti; Farah Diana; Dini Islama; Citra Dina Febrina; Agusriati Muliyana; Muktaridha; Khairul Samuki
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10796

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Ranto Panyang Timur, Aceh Barat, dalam menentukan standar mutu hasil perikanan berbasis uji organoleptik. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya literasi mutu ikan segar, sehingga masyarakat sering mengalami kerugian finansial dan risiko kesehatan akibat mengonsumsi ikan yang telah mengalami pembusukan. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: (1) penyuluhan tentang karakteristik kesegaran ikan dan mekanisme pembusukan; (2) workshop pelatihan teknis uji organoleptik menggunakan parameter mata, insang, lendir, tekstur, dan bau berdasarkan SNI 2729:2013 serta pendekatan Quality Index Method (QIM); dan (3) evaluasi efektivitas melalui pre-test, post-test, serta praktik langsung penilaian dua sampel ikan (A dan B). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan. Peserta mampu membedakan ikan segar (total skor 18, kategori "sangat segar") dan ikan tidak segar (total skor 12, kategori "cukup") dengan tingkat akurasi tinggi. Sebanyak 85% peserta berhasil memberikan skor yang tepat (deviasi ≤1 poin) pada minimal 4 dari 6 parameter. Kegiatan ini berhasil mentransformasikan paradigma masyarakat dari konsumen pasif menjadi konsumen cerdas yang mampu melakukan kontrol kualitas mandiri.
Pelatihan Pembuatan Pakan Berbasis Bahan Baku Lokal pada Kelompok Budidaya Ikan di Kabupaten Aceh Singkil Khairul Samuki; Afrizal Hendri; Fazril Saputra; Sufal Diansyah; Alfis Syahril
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 6, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v6i1.8871

Abstract

Pelatihan pembuatan pakan ikan berbasis bahan baku lokal di Kabupaten Aceh Singkil dipilih karena pentingnya mengatasi masalah ketersediaan dan harga pakan ikan komersial yang tinggi, yang menghambat budidaya ikan dan berdampak negatif pada lingkungan. Dengan memanfaatkan bahan baku lokal, seperti tanaman dan limbah pertanian, pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada pembudidaya ikan, membantu mereka memproduksi pakan ikan mandiri yang berkualitas. Ini diharapkan akan meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan budidaya ikan, serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, yang pada akhirnya memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat di Kabupaten Aceh Singkil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terbagi menjadi 3 tahapan diantaranya: Survey Lokasi Kegiatan, Pelatihan Pembuatan Pakan dan Evaluasi Kegiatan berupa ujian  (pre-test) dan (post-test) sebagai indikator keberhasilan program. Hasil kegiatan mencerminkan pencapaian yang signifikan terhadap pengetahuan dan praktik pembuatan pakan. Peserta pelatihan berkomitmen untuk memanfaatkan bahan baku lokal untuk pembuatan pakan yang berkelanjutan.
Identification and resistance profile of pathogenic bacteria in Nile tilapia (Oreochromis niloticus) againts antibiotics in the waters of the Meureubo River, West Aceh District M. Barru Airil Fizra Hasibuan; Irhami S.; Khairul Samuki; Alfis Syahril
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica, Vol. 13: No. 2 (August, 2026)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v13i2.24913

Abstract

This study aimed to identify pathogenic bacterial species and analyze their antibiotic resistance profiles in Nile tilapia (Oreochromis niloticus) collected from the Meureubo River, West Aceh Regency. The research was conducted through several stages, including fish sampling, bacterial isolation, and culturing on Nutrient Agar, Tryptic Soy Agar, and MacConkey Agar media, followed by Gram staining, biochemical characterization, and antibiotic susceptibility testing using the Kirby–Bauer disk diffusion method. The results indicated significant water quality degradation at the midstream (L2) and downstream (L3) stations, characterized by decreased dissolved oxygen (DO) and increased ammonia levels. From fish samples exhibiting clinical symptoms (ulceration, fin rot, hepatomegaly), five major bacterial genera were isolated: Aeromonas hydrophila, Streptococcus agalactiae, Edwardsiella tarda, Flavobacterium columnare, and Pseudomonas spp. Antibiotic resistance testing revealed that amoxicillin (AMX) and erythromycin (ERY) showed the highest resistance levels among the isolates, whereas enrofloxacin (ENR) and kanamycin (KAN) remained highly effective. The Multiple Antibiotic Resistance (MAR) index values ranged from 0.0 to 0.4, with Edwardsiella tarda and Flavobacterium columnare classified as multidrug-resistant. These findings confirm that increasing anthropogenic activities around the Meureubo River contribute to the emergence of pathogenic bacteria and antibiotic resistance. Overall, this research provides essential scientific insights for managing tilapia health and controlling antimicrobial resistance in public freshwater ecosystems. Keywords: Antibiotic Resistance; Meureubo River; MAR index; Oreochromis niloticus; Pathogenic Bacteria
Effectiveness of Clove Oil (Syzygium aromaticum L.) as a Natural Anaesthetic in Seurukan Fish Juvenile (Osteochilus vittatus) Khairul Samuki; Nazariah Nazariah; Citra Dina Febrina; Fitria Rahmayanti; Irhami S; M Barru Airil Fizra Hasibuan; Alfis Syahril
JURNAL AKUAKULTURA Vol 10, No 1 (2026): JURNAL AKUAKULTURA UNIVERSITAS TEUKU UMAR
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v10i1.16313

Abstract

Seurukan fish (Osteochilus vittatus) is a freshwater fish of economic value whose supply still relies heavily on wild catches. In aquaculture, particularly during grading, transportation and research, anaesthetics are needed to reduce stress and to improve survival. Common synthetic anaesthetics may leave residues and harm the environment, so that safe natural alternatives are required. Clove oil (Syzygium aromaticum L.), which contains eugenol, is known to have anaesthetic and sedative properties in fish. This study aimed to determine the effect and the optimal dose of clove oil as a natural anaesthetic for seurukan juveniles. It was conducted in October 2025 at the Hatchery of the Faculty of Fisheries and Marine Science, Teuku Umar University, using a completely randomised design with four treatments and three replications: a control without clove oil (P0) and doses of 0.02 ml/L (P1), 0.04 ml/L (P2) and 0.06 ml/L (P3). The parameters observed were induction and sedative time, blood glucose, operculum opening frequency, survival and water quality. Clove oil had no significant effect on survival or blood glucose (P>0.05), but it lowered the operculum opening frequency and accelerated induction. A dose of 0.04 ml/L was the most effective, giving an optimal anaesthetic response, a good recovery time and the highest survival (96.67%).