Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Peternakan Ayam Petelur Menjadi Pupuk Organik sebagai Upaya Meminimalisir Pencemaran Udara di Desa Biting Kinasih, Dinnar Lambang; Nurjanah, Putri Wahyu; Sari, Yosita Purnawan; Hariyanto, Putri Dwi; Ardana, M. Fikram; Rosyady, David Akhyar; Maharika, Mayang; Lajuardi, Arini Maulidiya; Firdausi, Soraya
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i4.2617

Abstract

Desa Biting merupakan salah satu desa dengan populasi peternakan ayam yang cukup tinggi di Jember. Permasalahan yang dapat ditemui di peternakan ayam yang ada di Desa Biting ini adalah munculnya bau tidak sedap yang disebabkan oleh limbah kotoran ayam. Limbah kotoran ayam tidak diolah melainkan hanya dibiarkan selama beberapa waktu tertentu, sehingga menimbulkan masalah munculnya bau tidak sedap yang berpotensi menyebabkan pencemaran udara. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui upaya pemberdayaan oleh mahasiswa dengan memberikan solusi alternatif dan inovatif terkait penyelesaian masalah yang dialami oleh masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi dan pendampingan dengan jumlah peserta 15 orang. Pendampingan yang dilakukan meliputi beberapa tahap yakni persiapan, pengolahan limbah kotoran ayam menjadi pupuk organik, penyimpanan, dan pengemasan. Seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan selama 1 bulan di peternakan ayam petelur Nilul Marom. Instrumen yang digunakan pada kegiatan ini adalah wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik evaluasi yang digunakan adalah observasi langsung dan umpan balik terbuka. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta memiliki pemahaman terkait dampak penumpukan limbah kotoran ayam dan mampu menerapkan solusi yang diberikan yakni pemanfaatan limbah menjadi pupuk organik. Implikasi jangka panjang dari kegiatan ini diharapkan dapat meminimalisir pencermaran udara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat utamanya pekerja dan warga di sekitar usaha peternakan.
Problem-Based vs Design-Based Learning: Which Better Develops Computational Thinking in Middle School Science Students? Fadilah, Rizka Elan; Supeno, Supeno; Rusdianto, Rusdianto; Nuha, Ulin; Firdausi, Soraya; Prasetya, Ferry Budi; Izza, Nuril Ayyamil; Khasfiyatin, Siti
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 25, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Computational thinking has become a crucial skill for students because it gives them the tools to solve complicated issues using organized methods. Implementing Problem-based learning and Design-based learning in science learning has significantly enhanced students' skills. This research aims to ascertain which of the two models is better for facilitating computational thinking skills among middle school students in science learning. The study used a sample of 69 middle school students selected through random sampling. This research employs a quasi-experimental, multi-group, post-test-only design. The instrument utilized in this research is a computational thinking skills test comprising five questions. The data were analyzed using one-way ANOVA to test the hypotheses. Tukey test results indicate that the mean difference score between the PBL and DBL groups is 1.2609, with a significance value greater than 0.05. The study confirms that Problem-based learning is more effective than Design-based learning in facilitating students' computational thinking skills. However, the difference between the two is not particularly noteworthy. PBL and DBL represent viable pedagogical approaches that can enhance middle school students' computational thinking skills in science learning.         Keywords: problem-based learning, design-based learning, computational thinking skill. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v25i3.pp1214-1223
Pengaruh Faktor Pembaruan Kurikulum terhadap Proses Pembelajaran Siswa: Sistematik Review Utama, Aditya Satya; Yuliantin, Hebi; Fitriana, Intan; Putri, Gita Delinda; Astuti, Sri Rejeki Dwi; Yusmar, Firdha; Mahardika, I Ketut; Firdausi, Soraya
Pahlawan: Jurnal Ilmu Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 21 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v21i2.8

Abstract

Kurikulum pendidikan memiliki peran penting dalam menentukan arah dan kualitas pembelajaran di sekolah. Faktor pembaruan kurikulum memiliki dampak signifikan terhadap proses pembelajaran siswa, baik dari segi pemahaman materi, sifat aktif dan kreatif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pembaruan kurikulum terhadap proses pembelajaran siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melalui pendekatan studi literatur dengan model PRISMA dengan database Google Schoolar dan jurnal yang telah terakreditasi oleh SINTA. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menghimpun 32 jurnal yang peneliti cari sebagai referensi, dan didapatkaan 10 jurnal yang sesuai dengan topik yang dianalisis. Hasil observasi menghasilan data berupa faktok-faktor yang sangat berpengaruh terhadap pembaruan kurikulum pendidikan diantaranya adalah pemanfaatan teknologi, kualitas guru, sosialbudaya, serta tuntutan dunia kerja dalam era globalisasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembaharuankurikulum memiliki dampak yang signifikan terhadap proses pembelajaran siswa. Sebuah pembaruan yang ideal dapat terjadi apabila terdapat faktor- faktor pendukung yang melatarbelakangi suatu pembaruan.
Exploring Preservice Science Teachers’ Conceptual Understanding of Wave–Particle Duality through Prompt-Based Learning Jadnika Amrullah; Nur Ahmad; Sri Rejeki Dwi Astuti; Firdha Yusmar; Ika Dewi Sumiati; Soraya Firdausi; Bartolomeus Kristi Brahmantia Putra; Israel Ametepey
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipi.v12i1.96211

Abstract

This study aims to explore preservice science teachers’ conceptual understanding of wave–particle duality and to examine the role of prompt-based learning in supporting conceptual change. A qualitative-dominant mixed-methods design was employed involving 32 preservice science teachers enrolled in a physics education course. Data were collected through pre- and post-instruction open-ended conceptual tasks and written responses to structured prompts during instruction. Quantitative analysis was used to identify trends in conceptual understanding, while qualitative thematic analysis examined the nature and development of participants’ explanations. The results indicate that prior to instruction, most participants demonstrated classical or hybrid reasoning regarding wave–particle duality. After engaging in prompt-based learning, there was a significant increase in quantum-consistent conceptual understanding, accompanied by a shift from ontological to epistemic, model-based reasoning. The findings also reveal that explanation, reflective, and prediction–evaluation prompts played a key role in fostering conceptual coherence and metacognitive awareness, although some hybrid reasoning persisted. These results highlight the potential of prompt-based learning as an effective instructional approach for supporting preservice science teachers’ understanding of abstract quantum concepts.