Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Using Computational Thinking to Enhance Problem-Solving in English for Specific Purposes Classrooms Suhendra, Erwin; Muhid, Abdul; Tanashur, Panji
Humanitatis : Journal of Language and Literature Vol. 11 No. 1 (2024): Humanitatis: Journal of Language and Literature
Publisher : LPPM Universitas Bumigora Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/humanitatis.v11i1.4660

Abstract

In the evolving landscape of English for Specific Purposes (ESP) education, integrating computational thinking (CT) offers a systematic approach to addressing the cognitive and analytical challenges posed by technical texts. This study investigates the impact of CT strategies—decomposition, pattern recognition, and abstraction—on enhancing ESP learners’ reading comprehension and problem-solving skills. A classroom action research (CAR) framework was employed with second-semester management and engineering students at Universitas Bumigora. A mixed-methods approach combined pre- and post-tests, classroom observations, and reflective journals to measure outcomes and capture qualitative insights. The results revealed significant improvements, with reading comprehension scores rising from 59% to 79% and problem-solving scores increasing from 59% to 80.1%. Large effect sizes (Cohen’s d > 1.1) underscored the efficacy of CT strategies. Qualitative findings highlighted increased student confidence, effective use of decomposition and pattern recognition, and the transferability of skills to other contexts. However, challenges with abstraction persisted, indicating a need for additional scaffolding and instructional support. These findings demonstrate the potential of CT to bridge linguistic and analytical gaps in ESP education. Future research should explore longitudinal impacts and expand the application of CT across diverse ESP fields and teaching methodologies.
Kesetaraan Gender Dalam Pendidikan: Peran Proyek Pengabdian Masyarakat Dalam Menciptakan Kesempatan Yang Adil Tanashur, Panji; Andaru, Bidari; Miswaty, Titik Ceriyani; Alawiyah, Rosidah; Wardhana, Helna
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat IPTEKS Vol. 1 No. 1: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat IPTEKS, Desember 2023
Publisher : CV. Global Cendekia Inti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jppmi.v1i1.28

Abstract

Belajar matematika sangat penting bagi anak usia sekolah dasar (Cornelius dalam Abdurahman, 2003: 253), oleh karena itu perlu dilakukan suatu perencanaan dan perbaikan cara belajar yang dapat meningkatkan pemahaman bagi anak usia sekolah dasar berdasarkan kebutuhan belajar mereka. Di Desa Wali Ate masih banyak anak usia sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam mempelajari matematika khususnya pada materi operasi bilangan bulat, operasi bilangan desimal dan operasi pada bilangan Pecahan (bilangan rasional). Berdasarkan masalah di atas, maka perlu dilakukan pembelajaran berhitung bilangan bulat, bilangan desimal dan bilangan pecahan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep operasi pada bilangan bulat, bilangan desimal dan bilangan pecahan bagi anak usia Sekolah Dasar di desa Wali Ate. Adapun Tahapan awal yang akan dilakukan adalah pemberian pretets. Setelah pemberian pretes, selanjutnya diberikan perlakuan yaitu pengajaran operasi bilangan bulat, operasi pada bilangan desimal dan bilangan pecahan (bilangan desimal) dan selanjutnya pemberian posttest. Berdasarkan hasil posttest di atas, terlihat bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemahaman berhitung pada anak usia sekolah dasar di desa Wali Ate. Dari hasil pretest dan posttest tersebut, dapat menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran ini memberi manfaat yang baik bagi anak-anak usia sekolah dasar di desa Wali Ate dalam memahami materi tentang perhitungan dasar.
Investigating the Effectiveness of Kahoot Quizzes in Grammar Learning Alawiyah, Rosidah; Elthia, Memy Wardani; Tanashur, Panji
IJLHE: International Journal of Language, Humanities, and Education Vol. 7 No. 2 (2024): IJLHE: International Journal of Language, Humanities, and Education
Publisher : Master Program in Indonesian Language Education and The Institute for Research and Community Service STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/ijlhe.v7i2.1608

Abstract

This research investigates the effectiveness of Kahoot, a game-based learning platform, in enhancing motivation for learning grammar among university students. Recognizing the challenges faced by non-native English speakers in mastering grammar, the study explores the potential of gamification as an innovative teaching approach. A survey method was employed to collect data from 10 English university students using both structured and unstructured questionnaires. The findings reveal that Kahoot significantly enhances student motivation, engagement, and enjoyment in learning grammar. Students report higher satisfaction and improved understanding of grammar concepts compared to traditional teaching methods. However, the study highlights challenges, such as increased anxiety due to the competitive atmosphere and technical issues like internet connectivity. These results suggest that while Kahoot is an effective tool for grammar instruction, careful implementation is required to address its limitations and optimize its effectiveness. This research offers valuable insights for educators and researchers seeking to harness technology to improve grammar learning outcomes
Optimalisasi Pembelajaran Bahasa Inggris Pariwisata Berkelanjutan Melalui Aplikasi Duolingo Muharis; Widhi, Bidari Andaru; Muhid, Abdul; Muhlisin; Miswaty, Titik Ceriyani; Tanashur, Panji; Ahmadi, Yusril
Abdimas Awang Long Vol. 8 No. 1 (2025): Januari, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v8i1.1461

Abstract

Melalui pengabdian ini, kami akan mengeksplorasi potensi dan manfaat penggunaan Duolingo dalam pembelajaran bahasa Inggris pariwisata berkelanjutan. Penulis telah menganalisis efektivitas aplikasi dalam meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris peserta didik dan bagaimana aplikasi ini dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan pariwisata serta dapat dipraktikan secara langsung ketika sudah memasuki dunia kerja. Hasil dari pengabdian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan rekomendasi praktis belajar bagi pendidik dan institusi pendidikan dalam mengoptimalkan pembelajaran bahasa Inggris pariwisata melalui teknologi digital. Metode yang dilakukan dengan pendekatan sosialisasi yang mana diberikan stimulus untuk saling berbagi informasi dan memberikan solusi untuk kendala yang saat ini dihadapi serta memberikan ulasan (umpan balik) untuk mengetahui hasil dari pemberian sosialisasi dan pelatihan. Dengan adanya pelaksanaan pengabdian, masyarat setempat dan anak usia sekolah mendapatkan perbedaan dalam pembelajaran menggunakan aplikasi dan tidak menggunakan aplikasi. Ketika belum mengenal aplikasi duolingo, siswa merasakan kendala dalam kecakapan bahasa inggris terutama kosa kata dalam istilah pariwisata dan dengan beriringnya waktu aplikasi sudah diperkenalkan maka berasa lebih efisien, tidak terlalu menghabiskan banyak waktu, biaya yang dikeluarkan juga cukup murah selain itu dengan aplikasi duolingo bisa diakses dimanapun berada tidak harus di dalam ruang kelas atau berada di lingkup pendidikan formal maupun informal, di rumah juga bisa menggunakan aplikasi duolingo.
The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students Tanashur, Panji; Lail, Nuralfi; Suhendra, Erwin
Humanitatis : Journal of Language and Literature Vol. 10 No. 2 (2024): Humanitatis: Journal of Language and Literature
Publisher : LPPM Universitas Bumigora Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/humanitatis.v10i2.3535

Abstract

The need for learning English as a foreign language is rising due to the interconnectedness of today's globe, where English is the universal language of academics, commerce, entertainment, and culture. This has raised interest in the automatic approach to evaluating spoken language competency. In this sense, learning grammar is one of the most important components of language competency. This study aims to analyze the grammatical speaking errors made by the second-year Universitas Bumigora students learning English as a foreign language in the Speaking 3 course. The methodology involves a qualitative research design using the surface strategy taxonomy to analyze and classify the data collected from 20 English literature students. The errors are categorized into omission, addition, disordering, and selection. The types of errors identified include plural and singular nouns, subject-verb agreement, part-of-speech word orders, regular and irregular verb usage, and word order. Data were obtained through two cycles; in the first cycle, the participants receive feedback on their errors, and their insight on the errors is also considered in cycle 2. Data analysis on both cycles reveals that there were significant errors in singular and plural pronoun usage of above 20%; the subject-verb agreement has an increasing percentage of errors (4.16%) after being given feedback on the first cycle; part of speech has significantly lower errors (8.03% and 1.09%); the usage of articles is similar to subject-verb agreement errors, there was slight increasing percentage of errors (1.8% and 0.20%). Thus, the data revealed that learners are significantly influenced by both the interference of their first language and the challenges inherent in acquiring a second language. Therefore, errors in spoken articulation still existed, though learners were able to comprehend the grammar in written text.
Examining the Impacts of Virtual Reality (VR) on Self-Directed Learning in EFL: A Mixed-Methods Study Tanashur, Panji; Oktavia, Sonia; Aprianto, Dedi
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 13 No. 3 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v13i3.13444

Abstract

The study examines how VR enhances self-directed learning in EFL by overcoming traditional methods’ limitations, boosting autonomy and engagement. While previous studies highlighted VR's positive effects on student engagement in language learning, its impact on SDL remains underexplored, with limited quantitative evidence and scarce qualitative insights into subjective experiences. This study used a mixed-methods approach, combining quantitative analysis to identify measurable trends and qualitative insights for a deeper understanding of VR’s influence on SDL. A survey of 194 EFL students used VR and SDL questionnaires, analyzed through simple linear regression. To enrich findings, semi-structured interviews with 13 participants explored their experiences. The findings showed that there is a positive effect of VR use on SDL, as indicated by the regression coefficient of 0.945, meaning that a 1% increase in the level of VR use is related to a 0.945 increase in self-directed learning p<0.05. The ANOVA results confirmed the reliability of the regression model in explaining the relationship between VR and SDL, with a significance of 0.000. R-squared value of 0.927, indicating that 92.7% of SDL variability is explained by VR. This demonstrates VR’s strong enhancement of SDL in EFL students, improving their autonomy and engagement in language learning. Adjusted R-squared value of 0.926 further confirms VR’s significant impact on SDL. Qualitative findings identified three key benefits of VR: higher engagement and motivation, improved access and flexibility, and cognitive reflection through self-reflection. The findings highlight VR's effectiveness as an active learning strategy that promotes independent learning by enhancing learner autonomy and engagement. In EFL contexts, VR-based strategies support interactive, self-paced learning, contributing to increased motivation and language retention. 
TOEFL Upgrading Program untuk Guru Bahasa Inggris di Wilayah Nusa Tenggara Barat Suhendra, Erwin; Widhi, Bidari Andaru; Herawat, Baiq Candra; Tanashur, Panji; Soraya, Siti
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat: In-Progress
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v6i2.5650

Abstract

Kompetensi TOEFL guru Bahasa Inggris SMA/SMK krusial bagi daya saing global siswa, namun kemampuan guru di daerah seringkali masih dasar. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas program TOEFL Upgrading berbasis Participatory Action Research (PAR) dan Presentation–Practice–Production (PPP) pada guru di Lombok Tengah. Menggunakan metode campuran (kuantitatif-kualitatif), hasil menunjukkan peningkatan skor signifikan dari rata-rata 371,14 (pre-test) menjadi 447,15 (post-test). Peningkatan terbesar terjadi pada aspek listening dan reading, disertai kenaikan kepercayaan diri dan terbentuknya Community of Practice. Model PAR–PPP terbukti efektif meningkatkan skor tes sekaligus memperkuat ekosistem pengembangan profesional guru di daerah. 
Peningkatan Produktivitas dan Kualitas Budidaya Jamur Tiram melalui Pelatihan Teknologi Smart Mushroom Growing Berbasis Internet of Things di Kampung Tampeng Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah Zulfikri, Muhammad; Thonthowi Jauhari, Muhammad; Tanashur, Panji
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2502

Abstract

Budidaya jamur tiram di Kampung Tampeng (Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat) menghadapi masalah ketidakstabilan suhu–kelembapan kumbung, penyiraman manual, serta literasi teknologi yang belum merata pada komunitas Petani Jamur Milenial. Program pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas mitra melalui pelatihan dan pendampingan penerapan Smart Mushroom Growing (SMOG) berbasis Internet of Things (IoT) untuk pemantauan dan pengendalian lingkungan kumbung secara real-time. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Agustus 2024 (sosialisasi manfaat IoT) serta 27–28 Agustus 2024 (pelatihan penerapan IoT dan pendampingan operasional). Evaluasi menggunakan observasi, dokumentasi, pre–post test sederhana, dan kuesioner respons peserta (n=15). Hasil menunjukkan peningkatan produktivitas rata-rata 0,70 menjadi 0,85 kg/baglog (≈21,43%) dan peningkatan pendapatan bulanan mitra dari Rp3,5 juta menjadi Rp4,2 juta (≈20%). Peningkatan pemahaman pengendalian faktor lingkungan kumbung naik dari 6,7% menjadi 100% (N-gain=1,00), disertai efisiensi waktu kerja harian dan meningkatnya kesiapan adopsi teknologi (minat menggunakan IoT: 66,7% “ya”, 33,3% “belum yakin”). Program juga menghasilkan SOP operasional, penunjukan local champion, dan rencana pemeliharaan perangkat sebagai strategi keberlanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi transfer teknologi dengan capacity building mempercepat adopsi IoT dalam budidaya jamur tiram berbasis komunitas.