Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERENCANAAN BISNIS KANTOR AGEN PROPERTI RUMAH IMPIAN AGENCY Meri Linawati Tanuwidjaja; Meriza Hendri
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.6024

Abstract

The property industry in the Greater Bandung area has shown significant growth, driven by the high demand for housing. Rumah Impian Agency emerges as a solution by integrating digital and personalized services in property marketing. This study aims to develop a business plan by analyzing market, financial, operational, and marketing strategy aspects. A qualitative method was used, with data collected through observation and secondary data analysis from industry reports and official statistics. The Business Model Canvas (BMC), SWOT analysis, and the Timmons entrepreneurial model were employed to evaluate business feasibility. The results indicate that the market growth rate reaches 18% annually. From the financial aspect, the Net Present Value (NPV) is positive at IDR 2,096,296,000, the Profitability Index (PI) is 2.77, the Internal Rate of Return (IRR) is 106%, and the Payback Period (PP) is 7.89 months, indicating high investment feasibility. The Gross Profit Margin is 50.09%, Net Profit Margin is 40.07%, and Return on Investment (ROI) stands at 217%, reflecting strong profitability efficiency. Rumah Impian Agency demonstrates promising business potential with a large market opportunity and solid financial performance. Digital marketing and technology-based services are the agency’s main strengths in facing competition. It is recommended that the company strengthen its digital marketing strategies, establish partnerships with property developers and financial institutions, and enhance after-sales services to build customer trust and loyalty. With the right strategies, Rumah Impian Agency has the potential to become a leading property agency in the region.
PERENCANAAN BISNIS PENGEMBANGAN HOTEL PURI MUTIARA SUMEDANG Irmayanty Irmayanty; Meriza Hendri
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.6165

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak besar terhadap sektor perhotelan dan pariwisata di wilayah Sumedang. Namun, seiring pemulihan ekonomi dan meningkatnya aktivitas tatap muka, permintaan terhadap fasilitas ruang pertemuan yang modern, fleksibel, dan terintegrasi dengan layanan penginapan semakin meningkat. Merespons kebutuhan tersebut, Hotel Puri Mutiara Sumedang menyusun rencana pengembangan layanan unggulan berupa Meeting Room dan Multi-Functional Modular Room, yang menyasar segmen instansi pemerintahan, dunia pendidikan, komunitas lokal, hingga pelaku UMKM. Perencanaan bisnis ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, studi dokumentasi internal, dan analisis data sekunder industri. Alat analisis yang digunakan mencakup SWOT, IFAS–EFAS, Business Model Canvas (BMC), Design Thinking, serta Model Kewirausahaan Timmons. Untuk menilai kelayakan investasi, digunakan indikator keuangan seperti NPV, IRR, Payback Period, ROI, dan Profitability Index. Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek ini memiliki potensi pertumbuhan pasar sebesar 23,07% per tahun dengan proyeksi pendapatan meningkat dari Rp 1,69 miliar pada tahun pertama menjadi Rp 3,87 miliar pada tahun kelima. Selama lima tahun, total laba bersih diperkirakan mencapai Rp6,56 miliar, dengan Net Profit Margin sebesar 25,45% dan Gross Profit Margin 38,12%. Investasi awal sebesar Rp 2,138 miliar dinyatakan layak dengan perolehan NPV sebesar Rp 3,23 miliar, IRR sebesar 52%, dan Payback Period 2 tahun 6 bulan. Nilai ROI tercatat 139,16%, sedangkan Profitability Index mencapai 2,51, menunjukkan potensi keuntungan tinggi dan efisiensi investasi yang sangat baik. Keunggulan kompetitif Hotel Puri Mutiara terletak pada lokasi strategis, kepemilikan aset bangunan, struktur biaya yang efisien, serta kemitraan yang kuat dengan sektor publik dan komunitas lokal. Strategi operasional yang terintegrasi melalui penguatan SDM, digital marketing, dan layanan adaptif memperkuat posisi hotel dalam ekosistem bisnis pariwisata daerah. Dengan pertimbangan aspek pasar, keuangan, dan operasional yang saling mendukung, proyek pengembangan layanan ini dinilai sangat layak untuk direalisasikan. Selain menjanjikan secara finansial, proyek ini juga berkontribusi pada pertumbuhan sektor pariwisata, dunia usaha lokal, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumedang.
BUSINESS PLAN TOKO ROTI SOES MERDEKA (PT. TIRTA RATNA) Pamungkas Utami Sofyan; Meriza Hendri
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6503

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kejenuhan konsumen terhadap konsep bakery modern yang seragam, kurang inovasi, dan kualitas produk yang tidak konsisten. Di sisi lain, tren berkembangnya bakery dan coffee shop bergaya heritage telah menciptakan permintaan akan pengalaman yang lebih autentik, personal, dan bernuansa emosional. Kondisi ini membuka peluang bagi Soes Merdeka untuk melakukan ekspansi dengan mendirikan cabang baru yang mengusung konsep heritage bakery & coffee shop. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengembangan bisnis Soes Merdeka dari aspek manajemen, lingkungan bisnis, pemasaran, operasional, sumber daya manusia, digitalisasi, keuangan, manajemen risiko, inovasi, dan legalitas; memvalidasi model bisnis menggunakan Design Thinking dan Lean Canvas serta mengevaluasi kelayakan cabang baru dari perspektif strategis dan finansial. Rumusan masalah penelitian ini Adalah Bagaimana Soes Merdeka dapat mengembangkan bisnis bakery & coffee sejalan dengan aspek manajemen dan kewirausahaan, Bagaimana penerapan Design Thinking dan Lean Canvas dalam merumuskan strategi bisnis, Apakah ekspansi bisnis ini layak secara finansial dan strategi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Kerangka analisis yang digunakan mencakup Design Thinking, SWOT, Lean Canvas, serta analisis kelayakan finansial (NPV, IRR, dan Payback Period). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kekuatan utama Soes Merdeka adalah brand heritage dan loyalitas pelanggan, namun masih membutuhkan inovasi produk yang lebih kuat serta daya tarik bagi konsumen muda. Penerapan Design Thinking dan Lean Canvas terbukti efektif dalam mengembangkan model bisnis yang berorientasi pada konsumen. Proyeksi keuangan menunjukkan NPV positif, IRR di atas 15%, dan periode pengembalian modal sekitar satu tahun setengah, yang mengonfirmasi kelayakan ekspansi tersebut.
PERENCANAAN BISNIS KEDAI PAGI NGIDER.IND DI KOTA BANDUNG Salma Nurul Fathinah; Meriza Hendri
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.7233

Abstract

Penelitian ini bertujuan menyusun perencanaan bisnis Kedai Pagi Ngider.ind sebagai usaha mikro roti dan kopi dengan produksi berbasis rumah dan konsep layanan grab-and-go di Kota Bandung. Objek penelitian difokuskan pada pengembangan model bisnis usaha sarapan yang menyasar konsumen kawasan permukiman dan area sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan paradigma interpretatif. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan pelaku usaha sejenis, calon konsumen, dan praktisi bisnis, observasi lapangan, serta diskusi dengan ahli sebagai validasi konseptual, yang didukung oleh data sekunder dari literatur dan laporan industri. Analisis dilakukan secara bertahap dengan mengintegrasikan pendekatan design thinking untuk memahami kebutuhan konsumen, Lean Canvas untuk memetakan model bisnis, serta Model Timmons untuk mengevaluasi kelayakan usaha berdasarkan keseimbangan peluang, sumber daya, dan tim wirausaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedai Pagi Ngider.ind memiliki peluang pasar yang prospektif pada segmen sarapan praktis berbasis komunitas lokal, dengan model bisnis yang sederhana namun relevan terhadap kebutuhan konsumen. Analisis kelayakan menunjukkan bahwa usaha layak dijalankan secara strategis dan operasional, serta memiliki potensi keberlanjutan apabila didukung oleh pengelolaan operasional yang efisien dan strategi pemasaran berbasis lingkungan sekitar.