Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR): STUDI KOMPARASI LANDASAN FILOSOFIS KURIKULUM MATEMATIKA DI INDONESIA DAN SINGAPURA Rahmawati, Putri Melinda; Rosidah, Nanda Nur Indah Kamilatur; Mubarok, Moch Yazid; Hadi, Syaiful; Zahroh, Umy
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis landasan filosofis yang mendasari pengembangan kurikulum matematika di Indonesia pada Kurikulum Merdeka dan kurikulum matematika di Singapura. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Data diperoleh dari basis data Crossref dan Semantic Scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish, dengan kata kunci “filosofi pendidikan”, “kurikulum matematika”, “kurikulum merdeka”, dan “kurikulum Singapura” dalam rentang publikasi 2021–2025. Dari 319 artikel yang ditemukan, setelah proses seleksi berlapis berdasarkan kriteria inklusi-eksklusi, diperoleh 5 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui sintesis temuan dan visualisasi menggunakan VOSviewer dan WordCloud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa landasan filosofis kurikulum matematika di Indonesia dan Singapura sama-sama berakar pada pragmatisme, konstruktivisme, dan humanisme, namun berbeda dalam penerjemahannya. Landasan filosofis tersebut tercermin dalam komponen kurikulum matematika. Tujuan kurikulum matematika di Indonesia berorientasi pada abad 21 dan penguatan karakter. Sedangkan di Singapura pengembangan konsep, kemampuan metakognitif, serta kesiapan menghadapi tantangan modern. Konten materi di Indonesia meliputi bilangan, aljabar, geometri, hubungan dan fungsi, statistika dan peluang, serta kalkulus, sedangkan di Singapura meliputi bilangan, algebra, geometri, dan statistika. Pendekatan pembelajaran di Indonesia menggunakan pendekatan kontekstual dengan mengintegrasikan proyek kolaboratif, sedangkan di Singapura menggunakan Concrete Pictorial Abstract (CPA), model drawing, bar model, dan pembelajaran berbasis penguasaan. Indonesia dan Singapura memiliki asesmen yang sama yaitu formatif dan sumatif, namun dengan orientasi tujuan yang berbeda.
Augmented reality in the teaching of geometric solids for elementary school: Experience report in a public school Paulo Vitor da Silva Santiago; Umy Zahroh; Rani Darmayanti
Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Vol. 3 No. 2 (2023): Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education
Publisher : CV. FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/jasme.v3i2.285

Abstract

Background: Augmented Reality (AR) integrates virtual objects with the real world on smartphone screens, creating a seemingly seamless blend of both.Aim: This research aimed to explore the use of AR in teaching geometric solids to final-year elementary school students. An interactive tool, RA Solids, was employed, originating from a 2023 research experience in a 6th-grade class.Method: The study was conducted in a public school with students mostly classified as digital immigrants. The Didactic Engineering methodology was utilized for research.Result: The outcomes were positive, showing that the school environment was conducive to implementing the teaching and learning process of geometric solids using digital technology.Conclusion: The use of AR in education, specifically in teaching mathematics, demonstrates promising results in enhancing student engagement and understanding, particularly in the context of geometric solids.
STUDI KOMPARATIF IMPLEMENTASI STEM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI INDONESIA DAN TIONGKOK : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR) Vina Shofwatul Munawaroh; Ulfa Saikhul Munir; Syaiful Hadi; Umy Zahroh
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.669

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan implementasi Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dalam pembelajaran matematika di Indonesia dan Tiongkok. Studi ini dilatarbelakangi tuntutan pendidikan abad ke-21 serta rendahnya pemerataan kualitas penerapan STEM di Indonesia dan perbedaan kesiapan ekosistem pendidikan kedua negara. Selain itu, kajian komparatif sistematis yang secara khusus membahas implementasi STEM pada pembelajaran matematika lintas negara masih terbatas. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review dengan pedoman PRISMA 2020. Pencarian dilakukan pada basis data Google Scholar dan Scopus terhadap publikasi tahun 2021 sampai 2025. Sebanyak 534 artikel diidentifikasi dan diseleksi melalui tahapan penghapusan duplikasi, penyaringan judul dan abstrak, serta telaah teks penuh hingga diperoleh 12 artikel yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Indonesia dan Tiongkok sama-sama menerapkan pembelajaran matematika berbasis STEM melalui strategi aktif seperti eksperimen, proyek, diskusi, dan pemecahan masalah kontekstual. Perbedaan utama terletak pada sistem pendukung implementasi. Indonesia masih bergantung pada inisiatif guru dengan keterbatasan fasilitas dan variasi kompetensi, sedangkan Tiongkok didukung kebijakan nasional, kurikulum terintegrasi, dan pengembangan profesional guru yang sistematis. Studi ini menyimpulkan bahwa penguatan kompetensi guru, konsistensi kebijakan, dan pemerataan akses teknologi merupakan kunci peningkatan mutu pembelajaran matematika berbasis STEM di Indonesia pada jenjang pendidikan dasar dan menengah secara berkelanjutan.
Studi Literatur: Pemanfaatan Animaker sebagai Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Diana Rosiyati; Rizqa Ahmadi; Umy Zahroh
Jurnal Didactical Mathematics Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v7i2.13727

Abstract

Learning media plays an important role, especially for students with low abilities who do not know how to think abstractly, as a result the material given by the teacher needs to be visualized in a concrete form. Therefore, education really means that learning media is used so that it becomes a more optimal and meaningful experience for students. The purpose of this writing is to find the effect of using animaker media in learning mathematics. Using the literature study method by carrying out stages starting from collecting references, reviewing theories, and analyzing the objects studied and collecting 10 articles in the past 3 years. Based on the results of the discussion of the literature study that has been reviewed, it is concluded that there is an influence of animaker media in mathematics learning which has an effect on improving numeracy skills, students' understanding of concepts, learning outcomes and media in learning. Social media influences students' interest in learning mathematics.
IMPLEMENTASI DAN DAMPAK PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Inez Noor Apsarini; Lutfi Fatma Hilmasari; Syaiful Hadi; Umy Zahroh
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh temuan yang tidak hanya bersifat deskriptif, tetapi mampu menunjukkan gambaran mengenai implementasi dan dampak pembelajaran berdiferensiasi terhadap kurikulum merdeka pada pembelajaran Matematika secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan Systematic Literatur Review (SLR) dengan protokol PRISMA untuk mengumpulkan, mengevaluasi, dan menganalisis beberapa penelitian yang dilakukan sebelumnya secara sistematis, terukur dan terarah. Data diperoleh dari basis data Scopus, Semantic Scholar, dan Google Scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish, dengan kata kunci “Independent Curriculum In Mathematics Learning” atau “Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Matematika” dan “Differentiated Learning” atau “Pembelajaran berdiferensiasi” dan “Mathematics Learning “ atau “Pembelajaran Matematika” dalam rentang publikasi 2022-2025. Dari 265 artikel yang ditemukan, setelah proses seleksi berlapis berdasarkan kriteria inkulis-eksklusi, diperoleh 40 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui sintesis temuan dan visualisasi menggunakan VOSviewer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran matematika pada Kurikulum Merdeka diimplementasikan melalui diferensiasi konten, proses, dan produk dengan tingkat penerapan yang bervariasi, di mana diferensiasi konten dan proses lebih dominan dibandingkan diferensiasi produk. Pembelajaran berdiferensiasi berdampak positif terhadap hasil belajar dan pemahaman konsep matematika, meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, serta mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, dan kemandirian belajar. Efektivitas pembelajaran berdiferensiasi dipengaruhi oleh kompetensi guru, penggunaan asesmen diagnostik, ketersediaan sarana pendukung, serta dukungan kebijakan dan manajemen sekolah.