Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

The Development of Socio-Emotional Inventory for Stanted Children in Indonesia: Rasch Model Analysis Budiman, Nandang; Khusumadewi, Ari; Zikra; Sukmawati, Indah; Afdal; Imaddudin; Ibrahim Al Hakim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i01.8606

Abstract

Stunting is commonly perceived as a physical issue in children, yet it also affects their psychological growth, particularly socio-emotional development. This study aims to construct a valid and reliable socio-emotional inventory for stunted children aged 4–5 years. Employing a cross-sectional quantitative design, the study involved 311 participants observed by early childhood teachers, primary school teachers, and parents, selected through convenience sampling. Data were analyzed descriptively using the Rasch model in Winstep 3.73. Findings revealed 24 valid statement items for assessing the socio-emotional aspects of stunted children. Reliability was established through person–item interaction, with a Cronbach’s Alpha of 0.73, categorized as “good”. The inventory covers dimensions of self-awareness, responsibility toward self and others, and prosocial behavior. Results suggest that the socio-emotional inventory for stunting cases demonstrates strong psychometric qualities, making it suitable for evaluating socio-emotional conditions of stunted children, and offering a useful tool for early intervention and educational planning. Keywords: stunting, socio-emotional development, inventory validation, rasch model, early childhood education
WISATA LITERASI DIGITAL : PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN KONTEN KREATIF WISATA LITERASI DIGITAL BAGI FORUM (TBM) TAMAN BACAAN MASYARAKAT KOTA BEKASI Imaddudin, Imaddudin; Alida Apriliana, Tri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3444-3451

Abstract

Wisata literasi digital merupakan sarana rekreasi berupa informasi dan edukasi dalam membangun pemikiran untuk belajar sekaligus berekreasi dengan kemampuan individu penggunaan alat dan fasilitas digital. Forum TBM (Taman Bacaan Masyarakat) Kota Bekasi menjadi wadah dalam memperkenalkan wisata literasi digital baik kepada khalayak lebih luas, sehingga pemahaman masyarakat dapat mampu mencari solusi atas masalah yang terjadi secara mandiri. Melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan konten kreatif wisata literasi digital ini menjadi sarana membuka cara baru yang berkelanjutan untuk bisa diadaptasi dengan mudah dalam situasi apapun dan dimanapun. Sehingga literasi bisa dikonsumsi secara berkelanjutan dan menjadi sebuah konten yang menjadi bahan pendukung wisata literasi. Metode pelaksanaan secara diskusi terkait brainstorming, pelatihan dan pendampingan hingga memonitoring hasil konten kreatif menjadi lebih berkualitas dan layak disebarluaskan. Hasilnya menunjukkan seluruh peserta dari Forum TBM Kota Bekasi dapat memahami dan mengimplementasikan kedalam konten kreatif penunjang wisata literasi digital dengan segala keterbatasn perangkat namun dapat memaksmal potensi untuk dijadikan sumber wisata literasi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat masih membutuhkan keberlanjutan dikemudian hari, dengan pendalaman wisata literasi digital dari berbagai aspek.