Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Keadilan Sosial Dalam Pendidikan: Analisis Filosofis Terhadap Akses Dan Kualitas Belajar Di Era Globalisasi Said, Khaeruddin; Wardi, Muhammad Musfiatul; Ali, Mustapa; Hayati, Mardiyah; Mappanyompa, Mappanyompa
Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Vol 10, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ibtidaiy.v10i2.36115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keadilan sosial dalam pendidikan melalui pendekatan filosofis, dengan fokus pada akses dan kualitas pembelajaran di era globalisasi. Keadilan sosial dipandang sebagai prinsip dasar yang mengharuskan distribusi yang adil atas kesempatan pendidikan tanpa melihat latar belakang sosial, ekonomi, atau budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, di mana data dikumpulkan dari filosofi literatur, kebijakan pendidikan, dan studi sebelumnya yang relevan. Analisis dilakukan melalui interpretasi kritis dan pemahaman konsep keadilan yang diusulkan oleh filsuf seperti John Rawls dengan prinsip keadilan sebagai keadilan dan Paulo Freire dengan gagasan pendidikan sebagai praktik pembiayaan. Temuan menunjukkan bahwa globalisasi memiliki dua sisi: di satu sisi, ia memperluas akses ke sumber daya pembelajaran digital dan jaringan internasional; Di sisi lain, ia memperdalam ketidaksetaraan akibat ketimpangan ekonomi dan kesenjangan digital. Kualitas pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kemampuan sistem pendidikan untuk menyeimbangkan tuntutan global dengan nilai-nilai lokal sambil memperhatikan kelompok-kelompok yang terpinggirkan. Oleh karena itu, pendidikan adil yang harus inklusif, transformatif, dan kontekstual, memungkinkan terciptanya ruang pembelajaran yang adil dan mendorong perkembangan masyarakat yang adil secara sosial di tengah arus globalisasi.
Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Islam di Era Digital: Kajian Literatur terhadap Integrasi Ilmu dan Teknologi said, Khaerudin; Wardi, Muhammad Musfiatul; Aqodiah, Aqodiah; Mappanyompa, Mappanyompa; Astini, Baiq Ida; Hayati, Mardiyah
Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Vol 11, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ibtidaiy.v11i1.39226

Abstract

Kurikulum pendidikan Islam di Indonesia menghadapi tantangan substantif dalam merespons perkembangan teknologi digital yang berlangsung dengan sangat cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif rekonstruksi kurikulum pendidikan Islam di era digital dengan fokus pada integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur sistematis (systematic literature review) dengan pendekatan analisis kritis-interpretatif. Sumber data meliputi literatur-literatur klasik dan kontemporer tentang teori kurikulum, pemikiran pendidikan Islam, dan integrasi ilmu-teknologi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten dengan kerangka pemikiran integratif-interkonektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi kurikulum pendidikan Islam memerlukan lima dimensi transformasi: pertama, reorientasi epistemologis yang mengintegrasikan wahyu, akal, dan pengalaman dalam kerangka ontologi keilmuan Islam; kedua, restrukturisasi konten kurikulum yang menyeimbangkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dengan literasi digital; ketiga, revitalisasi metodologi pembelajaran yang mengombinasikan pendekatan tradisional dan digital; keempat, pengembangan sistem evaluasi yang autentik dan berbasis teknologi; kelima, penguatan kapasitas pendidik dalam literasi digital. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi ilmu dan teknologi dalam kurikulum pendidikan Islam harus berlandaskan pada paradigma integratif-interkonektif yang mempertemukan tradisi keilmuan Islam dengan perkembangan teknologi kontemporer tanpa kehilangan identitas spiritual dan moralnya
The Effect of Lecture-Based and Interactive Tauhid Learning Models on Students' Cognitive Learning Outcomes in Islamic Elementary Education Hijratul Hasri; Muhammad Musfiatul Wardi; Mappanyompa Mappanyompa; Noel Jimbai Balang
Bidayatuna Vol 9 No 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat - Islamic Institute of Syarifuddin Lumajang, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/bidayatuna.v9i1.3863

Abstract

Strengthening the understanding of Tawhid in elementary schools is important because its abstract concepts require effective learning strategies. With the dominance of lecture methods that minimize student involvement, an interactive approach is needed to encourage active participation and cognitive deepening. This study examines the individual and combined effects of lecture-based Tawhid instruction (X1) and interactive Tawhid instruction (X2) on students’ cognitive learning outcomes (Y) among 58 fifth-grade students at an Integrated Islamic Elementary School selected via census sampling. This study employs an explanatory quantitative design. The independent variables were operationalized using a 15-item structured questionnaire on a Likert scale that measured the quality of implementation of each learning model as experienced by the students, with construct validity confirmed through corrected item-total correlations (r ≥ 0.30) and Cronbach’s Alpha coefficients (α = 0.84 for X1; α = 0.81 for X2; α = 0.87 for Y). Cognitive learning outcomes were measured through documentation of daily cognitive test scores obtained directly from subject teachers, including pre- and post-implementation scores. Data were analyzed using paired-sample t-tests and multiple linear regression at α = 0.05. The results of the paired-sample t-test indicated a statistically significant increase in cognitive scores (t = −5.406; df = 57; p < 0.001). Both models simultaneously explained 16.1% of the variation in cognitive learning outcomes (F = 5.261; p = 0.008; R² = 0.161). The interactive model showed a significant positive effect (β = 0.343; p = 0.022), while the lecture model did not reach significance (β = −0.303; p = 0.071). The findings advance a theoretical implication that interactive pedagogical strategies mediate the translation of abstract Tawhid concepts into measurable cognitive achievement, highlighting the necessity of active engagement frameworks in Islamic elementary learning. This conceptualization contributes a refined understanding of instructional effectiveness, offering guidance for future curriculum design that integrates traditional and interactive learning paradigms.
ETIKA DAN STRATEGI PUBLIKASI ILMIAH BAGI MAHASISWA KELAS RISET FAI: DARI PENULISAN HINGGA SUBMIT KE JURNAL TERAKREDITASI NASIONAL Mukhlishin Mukhlishin; Ahmad Hulaimi; Syaharuddin Syaharuddin; Suhadah Suhadah; Sukarta Sukarta; Muhammad Musfiatul Wardi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Vol 5 No 1 (2026): in progress
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/join.v5i1.2079

Abstract

Scientific publishing skills are one of the important competencies that students must have, especially in the digital age, which demands high academic literacy and writing ethics. This activity aims to improve students' hard skills and soft skills in writing, managing references, and understanding the ethics and procedures of scientific publishing. The methods used in this program are workshops and hands-on practice, which are designed to be practical so that participants can apply the material in real-world contexts. This activity was attended by 45 research class students from the Faculty of Islamic Studies who already had a foundation in academic writing but were not familiar with the process of publishing in reputable scientific journals. The activity was evaluated through questionnaires and direct observation of participants' skills before and after the training. The evaluation results showed an average increase in competence of 82.33%, with the highest achievement in the aspect of mastery of digital publication tools (83.72%) and the lowest achievement in the aspect of understanding article submission procedures (79.53%). Overall, this activity proved to be effective in improving students' abilities in ethics, strategies, and technicalities of scientific publication based on SINTA journals.