Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENINGKATAN KAPASITAS PETANI MUDA PAGAR BERSEMI KAB. GROBODAN DALAM PENGOLAHAN LIMBAH TERNAK KELINCI MENJADI PUPUK ORGANIK PADAT Murrinie, Endang Dewi; Arini, Nindya; Widyastuti, Winda
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i6.2054

Abstract

Saat ini kondisi sumber daya manusia di sektor pertanian terjadi pergeseran usia petani yang ditunjukkan dengan rendahnya jumlah petani muda. Petani muda atau petani milenial Indonesia pada rentang umur 19-39 tahun memiliki proporsi yang rendah yaitu sekitar 21,93% dari keseluruhan petani di Indonesia. Kelompok Tani Muda Pagar Bersemi di Desa Tanjungharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah merupakan aset yang harus dipertahankan dan ditingkatkan produktivitasnya sehingga menarik minat generasi milenial yang ada di lingkungannya untuk ikut berusaha di sektor pertanian. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan dan memperkuat kapasitas Kelompok Tani Muda Pagar Bersemi di Kabupaten Grobogan dalam peningkatan produktivitas dan pendapatan melalui pemanfaatan limbah ternak kelinci menjadi pupuk organik kompos. Metode Kegiatan yang dilakukan melalui beberapa tahapan kegiatan. Kegiatan pertama adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang teknologi pengolahan limbah ternak kelinci menjadi pupuk organik padat/kompos. Kegiatan kedua yaitu praktik pengolahan limbah ternak kelinci menjadi pupuk kompos dan terakhir yaitu pendampingan hasil sosialisasi. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, didapatkan informasi bahwa seluruh peserta (100%) memerlukan informasi terkait cara pembuatan pupuk organik yang berasal dari kotoran kelinci. Antusias dari mitra pengabdian cukup tinggi, hal ini terlihat dari persentase peningkatan yang signifikan terhadap pengetahuan mitra dalam pengolahan limbah ternak kelinci menjadi kompos yaitu sebesar 28,40%. Mitra pengabdian yang beranggotakan petani muda membuat diseminasi pengetahuan lebih mudah dan diterima. Adanya peningkatan yang signifikan mengindikasikan proses transfer pengetahuan telah diterima baik oleh mitra.
PERTUMBUHAN BIBIT KAWISTA PADA BEBERAPA KOMBINASI MEDIA TANAM DAN DOSIS PUPUK POSPAT Murrinie, Endang Dewi; Jannah, Nisaul
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v3i2.14920

Abstract

Populasi tanaman kawista saat ini semakin menurun, karena itu diperlukan upaya peningkatan populasi yang diawali dengan pembibitan yang baik. Namun, informasi teknologi pembibitan kawista masih terbatas. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh media tanam dan dosis pupuk pospat terhadap pertumbuhan bibit kawista. Penelitian merupakan percobaan faktorial dengan rancangan acak lengkap. Faktor pertama kombinasi media tanam, terdiri tiga taraf yaitu tanah: pasir (1:1); tanah: pupuk kandang sapi (1:1); dan tanah: pasir: pupuk kandang sapi (1:1:1). Faktor kedua dosis pospat, terdiri empat dosis yaitu 0 g P2O5 /polibag; 2,5 g P2O5/polibag; 5 g P2O5/polibag;dan (4) 7,5 g P2O5/polibag. Pengamatan dilakukan terhadap pertambahan tinggi bibit, diameter batang, dan jumlah daun majemuk, serta jumlah daun total, bobot segar akar, bobot kering akar, panjang akar primer, bobot kering tajuk, bobot kering total bibit. Data dianalisis dengan Anova dan dilanjutkan Uji Jarak Berganda Duncan 5%. Hasil penelitian menunjukkan penambahan pupuk kandang sapi pada media tanam meningkatkan pertumbuhan bibit kawista yang ditunjukkan pada pengamatan pertambahan diameter batang, pertambahan jumlah daun majemuk, jumlah daun total, dan bobot segar akar. Meskipun penambahan pupuk kandang sapi tidak nyata meningkatkan bobot kering total bibit, namun bobot kering bibit meningkat 14,14% bila dibandingkan tanpa pupuk kandang sapi. Pemberian pupuk pospat meningkatkan pertumbuhan bibit kawista dibandingkan tanpa pupuk pospat. Dosis pupuk P yang direkomendasikan untuk pembibitan kawista adalah 5 g P2O5/polibag yang secara konsisten memberikan pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter batang, bobot segar akar, bobot kering akar, bobot kering tajuk, dan bobot kering total lebih tinggi dibandingkan dosis 2,5 dan 7,5 g P2O5/polibag.
Pendampingan Pembuatan dan Penggunaan Aplikasi Instagram sebagai Media Pemasaran bagi Petani Perempuan Jamur Tiram Putih di Desa Kandangmas Kabupaten Kudus Purwaningrum, Jayanti Putri; Bhakti, Sugoro; Murrinie, Endang Dewi
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i2.15128

Abstract

Pendahuluan: Kebutuhan pendampingan dan penggunaan media sosial dalam rangka promosi dan pemasaran usaha jamur tiram putih pada petani perempuan. Studi ini bertujuan untuk melakukan digitalisasi dalam pemasaran produk jamur tiram putih di Desa Kandangmas melalui pemanfaatan aplikasi Instagram yang kekinian Metode: Analisis situasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Hasil: Pelatihan ibu-ibu PKK Desa Kandangmas yang menjadi petani perempuan dengan usaha budidaya jamur tiram putih di Desa Kandangmas terkait pentingnya pemasaran digital, kelebihan Instagram sebagai media pemasaran digital, cara membuat akun Instagram, dan cara mengubah akun Instagram pribadi menjadi akun Instagram Business. Kesimpulan: Kegiatan ini dapat membuka wawasan petani perempuan yang menjadi pengusaha jamur tiram putih di Desa Kandangmas terkait pemasaran digital melalui aplikasi Instagram dan dapat menerapkan serta memanfaatkan aplikasi tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
PENGARUH KONSENTRASI IAA DAN JUMLAH DAUN ENTRES TERHADAP PERTUMBUHAN SAMBUNG PUCUK BIBIT JAMBU AIR (Syzygium aqueum) VAR. LUMUT KAYEN Saputro, Joko; Murrinie, Endang Dewi; Arini, Nindya
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i2.4726

Abstract

Lumut Kayen Variety Guava is a local variety of guava from Pati Regency with a greenish color, a fruit weight of 60-100 g, and a sweet taste. Research on the application of auxin and the number of entres leaves on the graft shoots of the Lumut Kayen variety has never been carried out, therefore a study was carried out to determine the effect of Indole Acetic Acid (IAA) concentration and the number of entres leaves on the growth of the graft of the Lumut Kayen variety guava shoots. The research was carried out in Jatimulyo Village, Wedarijaksa, Pati in June - August 2023. The research is a two-factor factorial experiment using a Complete Randomize Block Design. The first factor is the concentration of auxin, consisting of three levels, namely: 0, 100, and 200 ppm. The second factor is that the number of entres leaves consists of three levels, namely: 0, 2, and 4 leaves, so that 9 combinations of treatments are repeated three times. The results showed that IAA concentration had an effect on the time of bud appearance, but had no effect on the number of shoots and the number of leaves. The fastest budding time was obtained at IAA concentration treatment of 200 ppm, which was 8.22 days. The number of entres leaves affects the time of bud appearance, the number of buds, and the number of leaves. The number of 4-leaf entres gives the fastest budding time (7.65 days), the number of shoots, and the highest number of leaves at 8 weeks after grafting, which is 7.46 buds and 20.89 leaves respectively. There was no interaction between IAA concentration and the number of entres leaves on the growth of guava seedlings.
PENGARUH JENIS BAHAN CAMPURAN DAN DOSIS KOMPOS AMPAS TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans) Arini, Nindya; Murrinie, Endang Dewi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 1 (2022): edisi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i1.1495

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2021 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan kangkung (Ipomoea reptans) terhadap berbagai dosis kompos ampas tahu dan bahan tambahan yang digunakan dalam pembuatan kompos ampas tahu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah variasi dosis yaitu 0 g/plot, 75 g/plot, 150 g/plot, 225 g/plot dan 300 g/plot. Faktor kedua adalah campuran bahan pembuatan kompos yaitu dedak (A) dan pupuk kandang (B). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, dan bobot kering total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara takaran kompos dengan bahan campuran yang digunakan dalam pembuatan kompos ampas tahu terhadap semua parameter pengamatan. Tanaman kangkung dengan dosis kompos ampas tahu sebesar 300 g/plot dan bahan campuran dedak signifikan memiliki pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, bobot kering yang paling tinggi. Kata kunci : ampas tahu, dedak, kompos